Monday, May 02, 2005

sMile .. Smile.. sMile

Smile 1

Pada dasarnya, semua orang bisa tersenyum, namun kadangkala karena ketidakseimbangan baik fisik apalagi mental membuat sebagian orang sulit untuk tersenyum. Dalam ajaran Islam, tersenyum dianggap sebagai suatu ibadah, Rasulullah saw bersabda, "Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah," (HR Muslim).

Senyum adalah sedekah, karena orang yang tersenyum adalah orang yang mampu memberikan rasa aman dan rasa persahabatan pada orang lain. Senyum juga menggambarkan karakter kondisi si pemberi senyum bahwa ia mempunyai sifat lembut, ramah, dan bersahaja. Untuk memotivasi para sahabat, suatu hari Rasulullah saw berpesan, "Janganlah kalian menganggap remeh kebaikan itu, walaupun itu hanya bermuka cerah pada orang lain," (HR Muslim).

Orang yang selalu bermuka cerah, tentu akan mendapat tempat dan disukai oleh banyak orang, sebaliknya orang yang hanya cemberut saja, mudah tersinggung dan marah akan dijauhi banyak orang. Kondisi yang terakhir justru akan merusak keseimbangan fisik, tekanan darah naik, detak jantung tidak menentu dan lekas tua. Dalam dunia kesehatan ditemukan bahwa orang yang tersenyum, tertawa tidak berlebihan, membuat jasmaninya sehat terutama dapat mengendorkan ketegangan otot wajah, wajahnya selalu terlihat berseri dan indah dipandang.

Secara filosofi, senyum adalah ekspresi optimisme dan harapan. Sedangkan marah adalah ekspresi keputusasaan dan ketidaksabaran. Senyum adalah sikap membangun, marah adalah sikap merusak. Menyikapi kondisi carut-marut bangsa ini, layaklah kita tersenyum. Sikap marah hanya akan memperkeruh kondisi, kemarahan bisa berbuah dendam, bisa menyulut pertikaian, bisa mengubur ukhuwah. Ringkasnya, marilah tersenyum dan hindari marah. "Orang yang pantas dipuji ialah orang yang masih sanggup tersenyum dalam keadaan serba menyayat memilukan hati" (Ella W Wilcox). Waallahu 'alam.

Smile up man...


Smile 2

Sudah menjadi pengalamanku bahwa senyum mendatangkan keuntungan yang tidak pernah disangka-sangka. Misalnya ketika kita berjualan, dalam suasana yang penuh senyum, alhamdulillah akan ada saja pelanggan yang datang. Akan tetapi, jika kita berjualan diwarnai dengan cemberut, biasanya karena boss marah, maka, biasanya tidak akan lancar.

Psikologinya mudah aja, ketika kita tersenyum, maka ini menandakan penerimaan kita kepada orang lain. Siapapun orangnya akan mau menerima senyuman yang tulus. Senyum yang tulus akan diterima dengan hati yang tulus. Coba anda bayangkan orang yang paling anda benci, maka anda akan membencinya. Dan sekarang coba bayangkan orang yang anda benci tersebut tersenyum kepada anda, dengan senyum yang tulus tentunya. Maka biar bagaimanapun juga, hati anda akan sedikit tenang. Dan sebenci-bencinya anda kepada orang tersebut, ketika ia senyum maka akan terasa lebih menarik anda melihatnya. Itulah rahasia senyum, sampai orang cina bilang, jika kamu tidak pandai tersenyum janganlah buka toko atau berjualan. Karena memang akan terasa berat dagangan anda untuk laku.

Terbayang kan kalau anda belanja ke toko, kemudian pelayan toko cemberut kepada anda. Kira-kira di waktu yang lain apakah anda akan mau lagi datang ke tokonya? Saya rasa tidak deh, karena ini juga pernah saya alami. Yang diatas itu beberapa manfaat senyum jika dihubungkan dengan rejeki, dengan dagang atau dengan uang. Sebenarnya masih banyak lagi manfaat senyum. Mungkin anda pernah mendengar istilah motion create emotion, yang kurang lebih jika diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia maksudnya adalah seperti ini: gerakan menimbulkan emosi. Sebagai contoh, ketika anda sedang marah maka biasanya wajah anda akan cemberut, mulut dimonyongkan ke depan, alis diturunkan, dan jika anda coba lihat diri anda di depan cermin, maka anda akan melihat saudara anda sendiri yang paling jelek di dunia. Nah dalam situasi ini, anda perlu mengubah emosi anda, dalam hal ini adalah kemarahan.

Jadi bagaimana caranya? Mudah aja kok. Ingat rumus motion create emotion. Nah saat anda sedang dongkol, sedang marah, coba deh tarik bibir anda ke samping, selebar-lebarnya. Minimal 10 cm ke samping kiri dan 10 cm ke samping kanan. Maksud saya adalah coba anda tersenyum. Dan apa yang anda rasakan? Seketika pikiran anda akan cerah, setidaknya sedikit tercerahkan. Kedongkolan itu akan hilang diganti dengan kelegaan hati. Hanya dengan tersnyum maka emosi anda berubah. Tidak ada satu manusiapun yang dalam keadaan tersenyum dan dalam keadaan itu hatinya marah, sedih, kesal. Tidak ada satupun, senyum dan kemarahan adalah hal yang bertolak belakang. Maka tidak akan pernah bisa ketemu. Alih-alih anda cemberut, yang memerlukan banyak otot yang tentunya akan membuat anda lebih cepat tua, kan lebih baik senyum.

Disamping gratis, seyum itu sehat.

Dan senyum itu sedekah.

No comments: