Sunday, February 19, 2006

Merebut Hati

Trik-trik merebut hati:

1. KENDALIKAN PERASAAN CINTA

Inilah langkah pertama yang sangat penting dan menentukan. Meskipun anda sangat menyukai dan ingin memilikinya, anda harus selalu mengingatkan diri anda bahwa dia bukan segala-galanya. Semakin baik anda mengendalikan perasaan cinta anda, maka akan semakin siap anda untuk memburunya. Sebaliknya, kalau anda merasa sangat membutuhkannya dan seakan-akan tidak bisa hidup tanpa dia, anda berada dalam kondisi yang kurang prima untuk merebut hatinya. Mengapa? Sebab dia tidak tertarik pada kebutuhan anda akan cintanya. Dia lebih terpikat pada pribadi yang bisa memberinya kebahagiaan cinta.

2. HARGAILAH DIRI ANDA

Sadarilah bahwa anda sangat layak untuk dicintai dan memiliki cinta yang pantas untuk dimilikinya. Caranya ? Tunjukkan padanya betapa anda sangat menyayangi diri anda sendiri. Dengan cara itu anda membuktikan betapa berharganya diri anda dan cinta anda.

3. BERSIKAP MANIS

Buatlah dia merasa senang berada didekat anda. Bersikaplah ramah, lakukan hal-hal kecil yang bisa membuat senang. Hindari pembicaraan yang terlalu serius, keluhan dan gosip.

4. PERSIAPKAN KENCAN ANDA

Persiapan diperlukan untuk menghindari terjadinya kevakuman suasana dan pertemuan yang membosankan. Bila anda belum berpengalaman, rencanakan acara kencan anda dengan matang. Pikirkan bahan obrolan yang atau humor yang menarik. Pergilah ke tempat-tempat yang menyenangkan, carilah game yang bisa anda mainkan berdua, pesanlah makanan yang bisa anda nikmati bersama...

5. BUATLAH DIA MERINDUKAN ANDA

Mengapa anda jadi penasaran ketika adegan telenovela berakhir dengan tulisan 'bersambung' ? Sebab adegan berakhir ketika anda sedang asyik menikmatinya. Gunakan taktik yang sama untuk membuatnya merindukan kembali kehadiran anda. Akhiri pertemuan sebelum anda atau dia mulai merasa kehabisan bahan obrolan dan sebelum muncul rasa lelah. Semakin pandai anda mengakhiri kencan anda, akan semakin besar kerinduannya pada anda.

6. BERUSAHALAH MENYESUAIKAN DIRI

Penuhilah keinginannya dalam batas kemampuan anda. Bangkitkan minat anda pada hal-hal yang sangat disukainya. Hindari melakukan apa saja yang kurang disukainya. Pada taraf awal mungkin terasa berat dan kaku, namun lama kelamaan anda akan terbiasa.

7. BUATLAH DIA BERGANTUNG PADA ANDA

Bayangkannlah seorang pemuda yang semula tidak suka merokok tapi akhirnya kecanduan rokok. Dia menjadi sangat tergantung pada rokok lebih dari keinginannya pada makanan. Mengapa? Karena setiap hari dia menikmati rokok. Inilah rahasia untuk membuat dia bergantung pada anda. Puaskanlah kebutuhan emosionalnya, maka dia akan bergantung pada anda. Caranya? Beri dia perhatian, royallah memujinya secara tulus, tunjukkan sikap yang penuh pengertian....

8. BERSIKAPLAH JINAK-JINAK MERPATI

Kadang-kadang anda bersikap seakan-akan mudah untuk dimiliki, tapi sewaktu-waktu anda sulit untuk digapai. Kembangkanlah pelajaran ini sesuai dengan situasi dan kondisi anda. Semakin dia merasa sulit mendapatkan cinta anda, semakin besar dia menghargainya. Sebaliknya, bila dia merasa terlalu mudah untuk mendapatkan cinta anda, dia akan cenderung kurang menghargainya.

9. MAJULAH SELANGKAH DEMI SELANGKAH

Tidak usah tergesa-gesa untuk meyakinkan dia bahwa anda mencintainya. Dan tidak perlu terburu-buru mengharapkan dia merespon cinta anda. Biarkan bunga cinta itu bersemi pada waktunya. Yang penting anda terus menyiraminya dan memupukinya.

10. BERTAHANLAH TERUS

Bila anda merasa bertepuk sebelah tangan, jangan mudah frustasi. Bahkan seandainya dia tampak menolak, anda tidak perlu putus asa. Ingat langkah nomor 1 diatas! Kendalikan perasaan cinta anda. Intropeksilah, mungkin ada sikap anda yang perlu diperbaiki. Mundurlah sejenak untuk mengambil ancang-ancang agar langkah anda selanjutnya lebih mantap. Ingatlah bahwa daya tahan anda terhadap penolakkannya bisa menjadi daya tarik tersendiri dihatinya. Keteguhan hati anda membuktikan kesungguhan cinta anda padanya. Dalam hal ini wanita perlu lebih bijak. Umumnya pria kurang suka wanita yang terlalu agresif. Bertahanlah dalam kelembutan.

No comments: