<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919</id><updated>2012-02-17T04:05:25.062+07:00</updated><category term='penghasilan tambahan'/><category term='pohon uang'/><title type='text'>The Lucky Life Stories</title><subtitle type='html'>Hidup ini saya rasakan penuh dengan keberuntungan yang tak pernah diduga-duga sebelumnya, makanya saya namakan blogger ini "The Lucky Life Stories". Blogger ini saya dedikasikan untuk menyimpan informasi penting yang baru saya dapatkan. Teman-teman yang memerlukan informasi di sini boleh memanfaatkannya. Jika ada kekeliruan yang terdapat di dalamnya mohon dikoreksi, silahkan masukkan di bagian "Komentar Anda" nanti akan saya perbaiki.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>72</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-6046604621676173393</id><published>2010-03-03T21:14:00.006+07:00</published><updated>2010-08-15T22:42:42.835+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pohon uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penghasilan tambahan'/><title type='text'>Pohon Uang Untuk Anda</title><content type='html'>&lt;div class="post clearfix homepage-post"&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kalau anda seorang pegawai, apakah anda sudah merasa gaji anda sudah cukup dan tidak perlu ditambah lagi? Kalau anda seorang pedagang/pebisnis, apakah anda merasa hasil dari bisnis yang anda lakukan selama ini sudah cukup? Apakah anda sudah merasa puas dengan kondisi keuangan anda saat ini?&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;a href="http://www.marketiva.com/index.ncre?page=landing-three-ways-ind&amp;amp;gid=372&amp;amp;gsite=pohon-uang" target="_blank"&gt;&lt;img style="width: 128px; height: 116px;" class="alignright" title="pohon uang " src="http://marketiva5dollar.com/wp-content/uploads/2010/02/money.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kalau jawaban dari pertanyaan di atas adalah tidak, tidak dan tidak,  anda sudah menemukan &lt;a href="http://www.marketiva.com/index.ncre?gid=372" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;solusinya di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memperkenalkan pohon uang yang akan memberikan anda panen uang yang besar dengan jumlah yang tidak terbatas, hasilnya tergantung usaha yang anda lakukan dalam menjalankannya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;FOREX TRADING (valas trading)&lt;/strong&gt; merupakan pasar terbesar di dunia diukur berdasarkan nilai total transaksi. Menurut survei BIS (Bank International for Settlement-bank sentralnya bank-bank sentral seluruh dunia), yang dilakukan pada akhir tahun 2004, nilai transaksi forex mencapai USD 1,900 miliar per hari. Dengan demikian, prospek investasi di perdagangan forex adalah sangat bagus.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pertukaran Mata Uang Asing (Forex) merupakan pasar terbesar di dunia, dalam jumlah dana yang ditransaksikan, dan termasuk yang ditransaksikan antar bank-bank besar, bank-bank sentral, spekulan mata uang, perusahaan multinasional, pemerintah, dan pasar finansial beserta institusi lainnya. Trader forex secara serempak membeli satu mata uang dan menjual yang lainnya dan mata uang tersebut diberi harga dan ditradingkan secara berpasangan. Tidak ada pusat pertukaran secara fisik, dimana transaksi Forex terjadi semenjak trading bebas dilakukan antara counterparties, secara perorangan, dengan telpon atau online.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dengan berkembangnya teknologi internet, sekarang ini siapapun bisa melakukannya dari rumah. Ditambah lagi dengan sistem margin trading dengan menggunakan leverage dan nilai kontrak yang sangat kecil, memungkinkan anda menjalankan bisnis ini dengan dana yang relatif kecil. Di &lt;a title="Start Trading With As  Little As $1!" href="http://www.marketiva.com/index.ncre?gid=372" target="_blank"&gt;Marketiva&lt;/a&gt; Anda bahkan bisa mulai dengan $1 saja!&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam rangka promosi, kami akan berikan reward $5 di live trading desk anda ketika mendaftar, dan juga mendapatkan account demo dengan dana $10000 untuk melatih strategi-strategi trading yang bagus.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Ingat, promosi ini terbatas, jika kuota telah terpenuhi, promosi ini akan dihentikan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Ayo, bergegaslah silakan kunjungi &lt;a title="Isi  formulir pembukaan  Account Marketiva Sekarang..!" href="https://www.marketiva.com/index.ncre?page=open-account&amp;amp;gid=372" target="_blank"&gt;https://www.marketiva.com/index.ncre?page=open-account&lt;/a&gt; untuk membuat account kemudian download program yang diperlukan untuk  trading (Streamster) di &lt;a title="Download  Platform Trading Marketiva  Sekarang!" href="http://www.marketiva.com/index.ncre?page=downloads&amp;amp;gid=372" target="_blank"&gt;http://www.marketiva.com/index.ncre?page=downloads &lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Yang perlu anda siapkan untuk tahap awal hanyalah scan KTP, SIM atau passport (boleh salah satu saja) untuk verifikasi kalau anda betul-betul real person, setelah account anda diverifikasi anda bisa melakukan withdrawal, dan mengakses account dari mana saja tanpa resiko kena suspend.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Jika anda sudah mendaftar dan ingin  mengupload KTP/SIM, silahkan klik di sini &lt;a href="https://www.marketiva.com/index.ncre?page=identification&amp;amp;gid=372" target="_blank"&gt;https://www.marketiva.com/index.ncre?page=identification&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Meskipun anda belum pernah deposit, dan hanya trading dengan uang reward $5 itu, kalau profit yang diperoleh sudah melebihi biaya withdrawal ($7 dengan e-currency), anda bisa mengambilnya kapan saja anda suka. Menarik bukan?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Ayo bergegaslah daftarkan diri anda  sekarang juga!  &lt;a title="Isi formulir pembukaan Account Marketiva  Sekarang..!" href="https://www.marketiva.com/index.ncre?page=open-account&amp;amp;gid=372" target="_blank"&gt;KLIK DI SINI DAN ISI FORMULIR PENDAFTARANNYA&lt;/a&gt; sekarang juga!&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika anda mengalami kesulitan, tim support kami bersedia membantu melalui chanel chat 24 jam sehari 5 hari kerja (senin 05:00 WIB – sabtu 05:00 WIB).&lt;/p&gt; &lt;h1&gt;&lt;a title="Bertanya langsung pada tim Support marketiva" href="http://www.marketiva.com/_nsssupport.ncre?gid=372" target="_blank"&gt;Live   Chat dg Tim Support&lt;/a&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.marketiva4u.com/pohon-uang-untuk-anda/"&gt;http://www.marketiva4u.com/pohon-uang-untuk-anda/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-6046604621676173393?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/6046604621676173393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=6046604621676173393&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/6046604621676173393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/6046604621676173393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2010/03/pohon-uang-untuk-anda.html' title='Pohon Uang Untuk Anda'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-3443681871618269258</id><published>2008-08-05T22:02:00.001+07:00</published><updated>2008-08-06T12:30:52.095+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Cara Belajar Forex Trading, Saham, Index, dan Komoditi Paling Dahsyat Tahun 2008!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Bagaimana Belajar Forex Langsung Praktek dan Langsung Bisa Dalam Lima Menit atau Kurang, Atau Gratis $5! Kami Tunjukkan caranya!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dalam rangka&lt;/span&gt; memberikan pendidikan kepada seluruh masyarakat agar &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Melek Finansial&lt;/span&gt;, kami menyelenggarakan kursus cepat cara belajar valas atau belajar forex dalam Bahasa Indonesia yang sangat efektif dan efisien sehingga belajar forex / valas, saham, komoditi, dan index, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;dalam 5 menit atau kurang&lt;/span&gt; anda dijamin sudah langsung bisa, atau anda akan mendapat &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;bonus uang langsung senilai $5&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Anda Perlu Belajar Forex atau Belajar Valas? &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Karena dengan Belajar Forex anda akan bisa mengetahui&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Bagaimana cara agar bisa &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Melek Finansial&lt;/span&gt; dengan cepat!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimana belajar dengan cepat cara trading Saham, Forex / Valas, Komoditi, dan Index.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengapa menabung bukanlah cara yang cepat untuk menjadi kaya!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengapa uang di tabungan anda selalu berkurang nilainya!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengapa Lebih baik menyimpan dalam bentuk emas daripada tabungan di bank!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengapa bisnis (baca Bisnis Forex / Valas) jauh lebih baik daripada menabung!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan masih banyak lagi &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Pelajaran Melek Finansial&lt;/span&gt; lainnya!&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Anda akan belajar sejarah uang dan belajar bagaimana caranya mengamankan kondisi finansial Anda agar &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;KEKAYAAN&lt;/span&gt; anda bertahan kekal sekarang, besok, dan selama lamanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Apa yang anda perlu siapkan? Cukup dua hal:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Scan KTP untuk identifikasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komputer dengan Koneksi Internet yang stabil. Anda bisa menggunakan komputer di rumah, kantor, warnet atau di tempat tempat lain yang penting ada koneksi internetnya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Sisanya kami yang sediakan mulai dari Modal, Support Sistem, Tenaga Pengajar, dan Materi Pembelajaran. Semua Kami ajarkan secara langsung langkah demi langkah terperinci dengan chatting langsung dengan para tenaga pengajar kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="https://www.marketiva.com/index.ncre?page=open-account&amp;amp;gid=372" target="blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Isi formulir pendaftaran sekarang juga&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Dalam waktu kurang dari tiga menit anda sudah bisa praktek trading valas. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Kami pandu anda sepenuhnya dengan Bahasa Indonesia&lt;/span&gt; lima hari kerja dalam seminggu (24/5), &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;SAMPAI BISA!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Cara Mendaftar Langkah demi Langkah silakan &lt;a href="http://tutorial-marketiva.blogspot.com/2005/09/keistimewaan-forex-dibanding-investasi.html" target="blank"&gt;Klik Disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;P.S:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="https://www.marketiva.com/index.ncre?page=open-account&amp;amp;gid=372" target="blank"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Daftar sekarang juga&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan anda berhak mendapatkan bonus gratis uang mainan senilai 20,000 USD dan uang betulan senilai 5 USD.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Penawaran dan bonus ini terbatas&lt;/span&gt;, apabila kuota telah terpenuhi penawaran dan bonus gratis tersebut bisa kami cabut setiap saat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Satu orang hanya boleh membuat satu account saja!&lt;/span&gt; Pastikan anda memasukkan data data yang benar sesuai KTP. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Perhatian!&lt;/span&gt; Penawaran ini berlaku hanya bagi yang serius saja, apabila anda memasukkan data yang tidak benar atau asal asalan maka akan langsung kami hapus dari sistem, dan apabila masih mengulangi lagi maka akan kami masukkan ke daftar hitam. Hal ini kami lakukan untuk memberikan kesempatan kepada orang lain yang lebih serius.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Pembelajaran Dilakukan langsung di platform&lt;/span&gt;, dengan cara chatting langsung dengan para tenaga pengajar kami.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-3443681871618269258?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/3443681871618269258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=3443681871618269258&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/3443681871618269258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/3443681871618269258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2008/08/cara-belajar-forex-trading-saham-index.html' title=''/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-116292975913855780</id><published>2007-06-06T03:01:00.000+07:00</published><updated>2007-06-21T05:59:16.882+07:00</updated><title type='text'>Pengenalan Trading Valas / Forex Trading</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/5041/3292/1600/forex-img.0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5041/3292/320/forex-img.0.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FOREX&lt;/span&gt; Trading atau yang lebih dikenal dengan Bursa Valas (Valuta Asing) merupakan suatu jenis perdagangan/transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan. Mengingat tingkat likuiditas dan percepatan pergerakan harga yang tinggi, Forex trading telah menjadi alternatif yang paling populer karena ROI (Return Of Investment atau kembalinya nilai investasi yang telah kita tanam) serta profit yang akan didapat bisa melebihi rata-rata perdagangan pada umumnya (biasanya rata-rata return berkisar lebih dari 5% - 10% per bulannya, bahkan bisa mencapai lebih dari 100% per bulannya untuk professional trader).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-body"&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Akibat pergerakan yang cepat tersebut, maka trading valas/forex trading juga beresiko tinggi apabila anda tidak mempunyai pengetahuan yang cukup serta pengaturan manajemen keuangan dengan baik. Investasi perdagangan valas (forex trading) online, memberikan alternatif income yang menjanjikan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;Mempunyai skala global yaitu mengikuti kemajuan teknologi. &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;Mudah karena bisa dilakukan langsung via Internet menggunakan  komputer &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;Murah karena modal minimal tidak sampai puluhan juta rupiah  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;Fleksibel karena dimanapun anda berada asal terhubung ke  jaringan anda bisa berbisnis &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;Unik karena banyak dari masyarakat kita yang belum  mengetahuinya sehingga mempunyai prospek yang bagus. &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mata uang apa yang diperdagangkan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Yaitu semua mata uang dunia yang memiliki daya jual tinggi. Contoh: USDollar, Yen, Euro, Franc, Poundsterling (EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, USD/CHF) dan lain-lain. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;Bagaimana proses transaksinya?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Apa itu â€œBeli/Jualâ€ dalam bursa valuta asing ini? Di bursa valas ini anda dapat membeli ataupun menjual mata uang yang diperdagangkan. Secara obyektif adalah untuk mendapatkan profit atau keuntungan dari posisi transaksi yang anda lakukan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Contoh: jika anda membeli (BUY/Offer/Long) suatu mata uang dan pergerakan harga mata uang tesebut menunjukkan grafik kenaikan yang signifikan, maka anda dapat mengambil keuntungan dari perbedaan harga tersebut dengan menutup posisi beli anda, begitu pula sebaliknya apabila anda melakukan menjual (SELL/Bid/Short) dan kemudian pergerakan harga mata uang tersebut mengalami grafik penurunan, maka anda juga dapat mengambil keuntungan dengan menutup posisi jual anda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;Apakah di FOREX itu "Two Ways Opportunities?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ya! Transaksi di FOREX dapat dilakukan dengan cara 2 arah dalam mengambil keuntungannya. BUY (beli) dahulu, lalu ditutup dengan take profit SELL Liquid (jual) ataupun sebaliknya melakukan SELL (jual) dahulu, lalu ditutup dengan take profit BUY Liquid (beli).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;Bagaimana cara menghitung hasil transaksi saya di  FOREX?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah caranya: Untuk FOREX yang terhadap USDollar  tersebut ada 2 macam jenis currency utama yaitu Direct dan  Indirect&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;Direct : GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dan lain-lain (pokoknya  yang .../USD) &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;Indirect : USD/JPY, USD/CHF, dll ( USD/.... ) &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p align="justify"&gt;Dan untuk perhitungannya: Semisal kita memulai trading Forex ini dengan modal awal sebesar US$5000 (account regular), kemudian cara hitungan transaksi kita adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mata uang Direct: misal kita trading di jenis account regular Forex yang kemudian kita inputkan quantity contract sizenya = US$100,000 dan kita melakukan Buy di EUR/USD di posisi 1.2000 dan kemudian di close Sell (take profit) di posisi 1.2010, maka kita akan profit sebesar: (1.2010 - 1.2000 ) x 100000 = $100 (profit) atau sebaliknya kalau loss juga sama hitungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mata uang Indirect: misal kita trading di jenis account regular Forex yang kemudian kita inputkan quantity contract sizenya = US$100,000 dan kita melakukan Sell di USD/JPY di posisi 110.10 dan kemudian di close Buy (take profit) di posisi 110.00, maka kita akan profit sebesar: (110.10 - 110.00 ) x 100000) / posisi liquid 110.00 = $90.91 (profit) atau sebaliknya kalau loss juga sama hitungannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Arti Pergerakan  Grafik&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jenis Mata Uang: Direct (..... / USD) Pergerakan Grafik:  Naik Arti (..... terhadap USDollar): Menguat&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;img alt="index saham melemah" src="http://marketivaindonesia.googlepages.com/index-saham.gif" border="0" height="70" width="410" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jenis Mata Uang: Direct (..... / USD) Pergerakan Grafik:  Turun Arti (..... terhadap USDollar): Melemah&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;img alt="index saham menurun" src="http://marketivaindonesia.googlepages.com/index-saham-menurun.gif" border="0" height="53" width="410" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jenis Mata Uang: Indirect (USD/ .....)&lt;br /&gt;Pergerakan  Grafik: Naik&lt;br /&gt;Arti (..... terhadap USDollar): Melemah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Mata Uang:  Indirect (USD/ .....)&lt;br /&gt;Pergerakan Grafik: Turun&lt;br /&gt;Arti (..... terhadap  USDollar): Menguat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;Berapakah modal yang dibutuhkan untuk bisa trading  FOREX?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Deposit minimum yang bisa anda masukkan adalah $1, namun begitu tidak ada keharusan untuk deposit uang sejumlah tertentu agar bisa memulai live trading (Modal BEBAS), dan bila anda tidak mempunyai modal sama sekali tetapi masih ingin mencoba, maka anda akan diberikan secara cuma-cuma extra modal sebesar US$5 ketika membuka account (GRATIS dan bukan simulasi), dan profit yang anda dapat juga akan masuk ke kantong (account) anda secara penuh, sedangkan kalau loss maka anda juga tidak beresiko apa-apa. Anda juga bisa membuka Real Live Trading jenis Mini Forex dengan modal deposit awal yang dianjurkan sebesar US$500 ataupun Regular Forex dengan modal deposit awal sebesar US$5000.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Modal dan Maximum Quantity Leverage  (Contract Size) yang dianjurkan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal: $5&lt;br /&gt;Contract Size:  $100&lt;br /&gt;Nilai pergerakan point (/pips): $0.01 (eq: EUR/USD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal:  $100&lt;br /&gt;Contract Size: $2,000&lt;br /&gt;Nilai pergerakan point (/pips): $0.2 (eq:  EUR/USD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal: $500 (mini)&lt;br /&gt;Contract Size: $10,000&lt;br /&gt;Nilai pergerakan  point (/pips): $1 (eq: EUR/USD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal: $5,000 (regular)&lt;br /&gt;Contract Size:  $100,000&lt;br /&gt;Nilai pergerakan point (/pips): $10 (eq: EUR/USD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan: Nilai Margin = 1% dari quantity contract size Quantity Contract Size di kami adalah fleksibel dan bisa anda input secara manual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Contoh:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa menginput Quantity Contract Size=$1001 atau $2123 atau $10, dll. Dalam arti lain yaitu kita bisa menyesuaikan dengan kondisi kekuatan modal kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bagaimana cara  bertransaksinya dan dimana?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Segala transaksi FOREX anda dilakukan oleh anda sendiri secara online via internet (bisa di rumah, warnet, hotel, cafe, dll) dengan melalui software online trading yaitu Streamster.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di dalam software kami tersebut juga terdapat berbagai macam fasilitas seperti real time quotes and chart, forum diskusi/chatting dengan trader lain, free trading signals, laporan hasil transaksi, berita-berita terkini, layanan support 24 jam dalam bahasa indonesia dan bahasa lain, dan fasilitas canggih lainnya. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-116292975913855780?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/116292975913855780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=116292975913855780&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/116292975913855780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/116292975913855780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/11/pengenalan-trading-valas-forex-trading.html' title='Pengenalan Trading Valas / Forex Trading'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-116508517809394495</id><published>2007-05-05T01:42:00.000+07:00</published><updated>2007-06-21T06:01:05.674+07:00</updated><title type='text'>Grow Your Value</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hari yang lalu saat sedang berjalan-2 di Mall Taman Anggrek - Jakarta, saya kebetulan masuk di sebuah toko perhiasan dan selintas melihat percakapan yang menarik antara seorang pembeli dan penjual. Mereka sedang terlibat tawar menawar sebuah kalung mutiara yang cukup indah, dan kelihatannya termasuk salah satu koleksi unggulan dari toko tersebut. Setelah tawar menawar beberapa saat, si pembeli akhirnya memutuskan untuk keluar dari toko itu, karena dianggapnya harga barang tersebut mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa menit kemudian, ada pembeli lain yang masuk, dan kemudian mengamati kalung mutiara yang tadi.&lt;br /&gt;Dia kemudian mencoba sejenak di lehernya, dan setelah dirasa cocok, tanpa tawar menawar langsung dibayarnya barang tersebut dan keluar. Apa yang menarik dari kedua kejadian tadi ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang yang sama, tapi dipersepsikan berbeda oleh dua orang. Tentu, yang membedakan persepsi keduanya adalah uang yang dimiliki oleh masing-2 orang. Semakin banyak uang yang anda miliki, tentu semakin murah harga barang tersebut dimata anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tertarik untuk membahas justru dari sisi orang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kira-2 dilakukan oleh orang tadi setelah gagal menawar barang tersebut?&lt;br /&gt;Bila dia memang serius ingin membeli barang tersebut, mungkin dia akan mulai masuk ke toko-2 lain, mencari-2 yang lebih murah. Bila setelah `berjuang' keliling mall dan tidak juga menemukan barang yang harganya sesuai dengan isi kantongnya, mungkin dia mencoba mencari di tempat lain, atau mungkin juga mengurungkan niat untuk membelinya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus dari orang pertama ini adalah lebih kepada jumlah uang yang dia miliki, dibanding dengan nilai dari barang tersebut bagi dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika merujuk kepada teori RichDad-nya Kiyosaki, dikatakan disana bahwa orang rata-2 melihat dari seberapa besar pendapatannya, lalu menekan pengeluarannya, sedang orang sukses melihat dari sisi pengeluarannya, lalu meningkatkan pendapatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lingkup kehidupan, bukankah sebagian besar dari kita juga memiliki Sikap seperti orang pertama itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita menghadapi masalah, kita selalu mengeluh mengapa kita yang `kecil' ini mendapat masalah seberat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;James Gwee dalam Ultimate Power Motivation di Senayan kemarin mengatakan, BAHWA YANG MENJADI POKOK PERSOALAN BUKAN BESAR KECILNYA MASALAH, TAPI BESAR KECILNYA VALUE ANDA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu value anda ditingkatkan, maka masalah tersebut akan menjadi kecil di mata ,bukankah anda saat ini sudah sangat mahir makan dengan sendok dan garpu, suatu hal yang menjadi masalah besar saat anda berusia dua tahun ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bukankah anda saat ini sudah sangat mahir bermain internet, sehingga anda bisa ikut milis dan membaca newsletter ini, suatu hal yang mungkin sangat asing dan sukar beberapa tahun yang lalu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, di dunia di mana kita tinggal ini, tidak semua orang mau berusaha untuk meningkatkan value di dalam diri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada berusaha capek-2 meningkatkan value, mereka lebih memilih untuk `menetapkan standard' mereka sendiri terhadap dunia ini. Sebagai contoh, ada dari mereka yang mungkin berkata ,"Karena kemampuan bahasa Inggris saya jelek, saya jadi tidak tertarik membaca buku bahasa Inggris. Kalau ada terjemahannya, mungkin saya mau baca". Standard bahasa Inggris mereka sudah dipatok di nilai tertentu, dan daripada meningkatkan value standardnya, mereka lebih memilih buku terjemahan yang `lebih sesuai' dengan standard mereka. Di sisi lain, ada juga mereka yang berusaha `meningkatkan value' standard mereka dengan memaksa diri membaca buku bahasa Inggris sambil membuka-2 kamus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang salah dengan pilihan anda, apakah mau mematok standard atau meningkatkan standard value anda. Ini semua hanyalah pilihan anda pribadi dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, apabila anda mematok standard anda di satu titik tertentu, jangan mengeluh terhadap kerasnya kehidupan dan masalah yang datang kepada anda. Ingat, bukan besar kecilnya masalah yang menjadi pokok dalam kehidupan ini, tapi besar kecilnya value anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ada satu prinsip yang luar biasa yang dikatakan oleh Andrie Wongso tentang hal ini, "KALAU ANDA KERAS TERHADAP DIRI ANDA, MAKA KEHIDUPAN AKAN LUNAK KEPADA ANDA. SEBALIKNYA APABILA ANDA  LUNAK KEPADA DIRI ANDA, MAKA KEHIDUPAN AKAN KERAS KEPADA ANDA". Jadi, lakukan pilihan yang terbaik, dan dapatkan hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: Soulfully Newsletter&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-116508517809394495?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/116508517809394495/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=116508517809394495&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/116508517809394495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/116508517809394495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/12/grow-your-value.html' title='Grow Your Value'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114581367603253834</id><published>2007-04-06T00:31:00.000+07:00</published><updated>2007-06-21T06:05:57.132+07:00</updated><title type='text'>Making money from your website using advertising</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;You have managed to get your website to that magical point where you have established popularity, traffic, loyalty and a community of fans. Your site contains a wealth of information, resources and services that you provide free because that’s just the kind of person you are. You may not have intended to make money from your site but now that you have an audience you realise that it’s possible, or perhaps you have to start thinking about generating income because your costs to manage the site have increased and it’s starting to hurt. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;You have been diligent over the years to build up your community, but now you wonder how to go about making some revenue by leveraging this audience (as the marketers would say, you want to &lt;strong&gt;monetise your site&lt;/strong&gt;). Maybe you have some big dreams and plan to one day generate advertising income from your new web project. This is a very common plan for online business given people tend to expect information and services to be free on the web. Advertising may be one of the only revenue generation strategies available to you.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;How much traffic do I have to have to make money?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;In my experience once you have about 500-1000 unique visitors per day to your site *at least* before you can start to make real money. You can make &lt;em&gt;chimps change&lt;/em&gt; from day one from your 50 hits, but this article is targeted at those that have a larger audience, or perhaps are constructing a business plan (either real or in your head) and would like to know how to go about monetising your website. If you get more then 1000 unique visitors a day chances are you already make money from your site (if not you should be!) but my points are still relevant.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;As per usual I will illustrate my article using real world examples from what I did to make money. Over about five years I managed a hobby site that started off as a very local site focusing on people in my area that played the game &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Magic:_The_Gathering"&gt;Magic: The Gathering&lt;/a&gt;. I wrote reports and did news coverage for the game. Later I expanded the site to Australia and eventually opened it to the world although it remained mostly Australian with a good chunk of Asians and New Zealanders. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Banner programs&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;At around the time I was getting 500 unique visitors a day I decided to start playing with advertising methods. This was before the advent of &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/iclk?sa=l&amp;num=0&amp;amp;client=ca-ref-pub-3958475258988057&amp;adurl=http://www.google.com/adsense%3Fai%3DBk_5PQLJ5RqrXIoiosgLpnuDxDIXP5if505aEAsWNtwEAEAEg0cfFBjgBUI3dibMBYOmq4oPkDZgBmaAGoAGXlcj9A7IBGjd2YWxhcy1vbmxpbmUuYmxvZ3Nwb3QuY29tyAEC2gEiaHR0cDovLzd2YWxhcy1vbmxpbmUuYmxvZ3Nwb3QuY29tL4ACAagDAw&amp;amp;ai=BaMVGQLJ5RqrXIoiosgLpnuDxDIXP5if505aEAsWNtwEAEAEg0cfFBjgBUNHSzf_______wFg6arig-QNmAGZoAagAZeVyP0DsgEaN3ZhbGFzLW9ubGluZS5ibG9nc3BvdC5jb23IAQLaASJodHRwOi8vN3ZhbGFzLW9ubGluZS5ibG9nc3BvdC5jb20vgAIBqAMD"&gt;Google Adsense&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; (more on this later) but there were &lt;a href="http://www.google.com.au/search?hl=en&amp;safe=off&amp;amp;rls=GGLD%2CGGLD%3A2004-44%2CGGLD%3Aen&amp;q=banner+networks&amp;amp;meta="&gt;many banner programs&lt;/a&gt; available that paid either on cost per click (CPC) or per impression basis. An impression is a banner being displayed to a user once, a click is someone clicking the banner and visiting the site being advertised. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;These networks act as a middle man between business that want to advertise and people like me that have an audience and want to make some money by displaying banners. Unfortunately these programs display banners that often don’t match your audience. I tried a few but it was a short lived experiment that made me a few dollars if that.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;I recommend you avoid any banner programs. If you are confused about what I am talking about regarding banner programs take a look at &lt;a href="http://www.burstmedia.com/"&gt;Burst Media&lt;/a&gt; to get a grasp of how they work. For small sites they just don’t make much money. For large sites there are much better ways to make money. I’m sure there are people out there that make good money from these programs (I’m sure the program owners do!) but in my experience a little effort to find the right type of advertising can yield much better results.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;I decided the best way to make money was to really leverage the demographics of my audience. I had a fairly focused niche, card game playing young males. I started by emailing all the local and international card game shops and asked if they were interested in exposure to my market. Instantly I had responses but I had to come up with a pricing structure first.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;How much should you charge?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;By this time my site was getting close to 1000 unique visitors per day, with about 300,000 impressions per month. I had done my research and I knew that advertising on websites was usually via a standard &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Banner_advertising"&gt;468×60 banner&lt;/a&gt; so I would start with that. I also knew that many companies charged by what is called &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cost_Per_Impression"&gt;CPM&lt;/a&gt; or cost per 1000 impressions. Back then this was by far the most commonly used scale for pricing of web advertising and you could expect to earn anywhere from $0.10 to $10.00 CPM. I never liked this method of advertising because it didn’t guarantee any visitors. Charging by click-throughs is a far better method, but didn’t become mainstream until later. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;I decided that in order to keep my advertisers I had to offer value so I went for a blanket approach. I started charging a flat rate of $30 per month to have a banner on my site which offered as many impressions that my traffic could provide. I signed up my first few advertisers at this rate. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Banner management software&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;In order to “rotate” different banners across my site I needed some special software that would dynamically place banners. This allowed me to have more than one advertiser banner in a single location so I could optimise my adspace and make sure my audience didn’t get too bored from seeing the same banner over and over again. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Let me save you some time, &lt;a href="http://phpadsnew.com/two"&gt;phpAdsNew&lt;/a&gt; is the best banner management software out there. It’s under an open source license and has all the features you could ever wish for at a price you can’t beat, it’s free. If you don’t believe me and absolutely have to try searching elsewhere try &lt;a href="http://php.resourceindex.com/Complete_Scripts/Advertisements/"&gt;this category&lt;/a&gt; at the &lt;a href="http://php.resourceindex.com/"&gt;PHP Resource Index&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;There is a learning curve with phpAdsNew and you do have to install it on your own server. If you are like me and you do things like this yourself most of the time you shouldn’t have too much trouble. Otherwise you might try contacting your favourite ITGeek and get them to give you a hand.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Statistics are important&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;The best feature with phpAdsNew is that it allows you to provide a unique user login for your advertisers to check their banner statistics in real time. This means at any point in time they can learn how many impressions and clicks their banners are receiving from your site. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Before you start searching for advertisers you should be very familiar with the statistics of your site. Do you know how many unique visitors you get? How many hits you get? How many impressions? Do you even know what the differences are between these? Try this &lt;a href="http://www.tamingthebeast.net/articles/webtraffic.htm"&gt;stats terminology primer&lt;/a&gt; on for size if you don’t.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Most web servers come with a statistics package. Ask your web host if you don’t know. The most common are &lt;a href="http://awstats.sourceforge.net/"&gt;Awstats&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://awstats.sourceforge.net/cgi-bin/awstats.pl"&gt;demo&lt;/a&gt;) and &lt;a href="http://www.mrunix.net/webalizer/"&gt;Webalizer&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://www.mrunix.net/webalizer/sample/index.html"&gt;demo&lt;/a&gt;) which often are preinstalled on many hosting packages. Become familiar with these packages so you can accurately assess your site traffic.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Increasing ad revenue&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;I now had the foundations laid and was serving the ads of my first few advertisers. From the point onwards I went to work attracting more advertisers by directly emailing North American online card stores and other related sites. I kept an excel file to track which websites I had emailed and their responses so I could follow up in a timely manner. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;I created new &lt;a href="http://www.mtgparadise.com/resources/advertising.shtml"&gt;banner positions&lt;/a&gt; and started initiatives like a newsletter to generate more revenue. I created monthly packages that combined newsletter advertising and different banner positions and offered them at $500 per quarter. I increased the top prime banner position fee to $50 per month and started offering a tower banner position for $50 as well. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Eventually I had to limit the number of banners I could take in the prime positions to avoid dilution. I had a guarantee in place that offered at least 30,000 impressions per month (averaging 40,000-60,000) to advertisers so that they always received a good equivalent CPM rate. I even had some advertisers purchase the rights to “own” a position for a certain period to make sure no other advertisers banners would be displayed.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Eventually I reached a point where I was averaging $500 per month and peaked at $1000 in one month. Some advertisers came and went quickly but many stayed loyal and in fact still advertise today though I sold the site a long time ago. The niche for the site was so focused that it became the pre-eminent site for Australia in it’s marketplace and consequently some Australian advertisers simply stuck their banners up as a branding exercise. They knew that the exposure from the site would help to align their business as one of the pre-eminent retailers or event organisers for the game. Some advertisers stopped caring about click through stats and kept advertising purely for the branding exposure.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/iclk?sa=l&amp;num=0&amp;amp;client=ca-ref-pub-3958475258988057&amp;adurl=http://www.google.com/adsense%3Fai%3DBk_5PQLJ5RqrXIoiosgLpnuDxDIXP5if505aEAsWNtwEAEAEg0cfFBjgBUI3dibMBYOmq4oPkDZgBmaAGoAGXlcj9A7IBGjd2YWxhcy1vbmxpbmUuYmxvZ3Nwb3QuY29tyAEC2gEiaHR0cDovLzd2YWxhcy1vbmxpbmUuYmxvZ3Nwb3QuY29tL4ACAagDAw&amp;amp;ai=BaMVGQLJ5RqrXIoiosgLpnuDxDIXP5if505aEAsWNtwEAEAEg0cfFBjgBUNHSzf_______wFg6arig-QNmAGZoAagAZeVyP0DsgEaN3ZhbGFzLW9ubGluZS5ibG9nc3BvdC5jb23IAQLaASJodHRwOi8vN3ZhbGFzLW9ubGluZS5ibG9nc3BvdC5jb20vgAIBqAMD"&gt;&lt;strong&gt;Google adsense&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;At some point &lt;a href="http://www.google.com/adsense?hl=en_US&amp;sourceid=aso&amp;amp;subid=us-et-ads"&gt;Google Adsense&lt;/a&gt; popped up and I was in with other early adopters to try it out. My results were okay. The money wasn’t nearly as good as the established relationships with advertisers I had, however the ads being displayed were a lot more targeted than banner networks I had tested early on. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;I eventually stopped using Adsense because I could better monetise the adspace with my traditional advertisers. However that was before Google went to work providing such a variety of banner sizes and display options. Nowadays Google Adsense is a viable income source for many websites so I definitely suggest you look into it as a possible option for generating revenue, but remember it’s not the only means and you can earn more if you get busy chasing targeted advertisers.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Ongoing maintenance&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;I wouldn’t call web advertising income passive, but it sure is close. The systems I had in place handled everything automatically. While I did have to manually create advertiser accounts, pursue advertisers and control billing, once the systems were in place, in particular phpAdsNew, I didn’t have to do much. Of course depending on your website often the maintenance of your community is were the labour is involved, but chances are if you started the site you either enjoy it or have plans in place to eventually remove yourself from the maintenance role. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;In the end I sold my site but if it wasn’t for the advertiser revenue my asset would not have been valued nearly as highly as the final sale price. Investing in advertising is like investing in any asset, the time and labour you put in today will lead to benefits in the future.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Yaro Starak&lt;br /&gt;Web Entrepreneur &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114581367603253834?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114581367603253834/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114581367603253834&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114581367603253834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114581367603253834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/04/making-money-from-your-website-using.html' title='Making money from your website using advertising'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-5124938364000220368</id><published>2007-04-05T02:25:00.000+07:00</published><updated>2007-04-05T02:27:55.730+07:00</updated><title type='text'>PITARUAH AYAH (CALON PENGHULU)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Assalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam jo sambah kami kapado sugalo niniak mamak nan gadang basa batuah, kapado angku-angku alim ulama suluah nan tidak kunjuang padam. Angku-angku cadiak pandai pasak jo kungkuang di nagari. Dubalang jo ampang limo parik dalam pagaran kokoh bundo kanduang samo di dalam. Karanggo di batang kapeh manitih daun silasiah lalai kabujuak silaronyo. Indak bainggo jo babateh bukan basibak jo basisiah, di lingkuang sambah jo kasadonyo. Ama ba’du, adopun kamudian dari pado itu alah nan ka manjadi buah parsambahan. Pihak dek kami rang balerong pimpinan datuak parapatiah lahlamo taragak jo takana nasa di hati nan tapandan kaua di batin nan tasimpan kinilah baru talabuahnyo. Komah kan lah samo mamak caliak pita kaset sadang balenong batutua salingka adat itu nan utang dilansaikan. Disusun-susun diatok dikarang diatua panjang lalu dituang karekaman. Tanama namo studio, etan di jalan perak kosong di dalam Ranah Kota Padang. Satantang tema nan diangkek, alamaik sasaran kato, iyolah kapado calon panghulu tuneh pimpinan di nagari kandidat pucuak dalam kaum. Kami tatiangkan dalam kaset bungkuihnyo pitaruah ayah barisi pasan amanah. Dilahia kapado anak, dibatin untuak rang banyak, langsuang di sampaikan dek angku Yus Datuak Parpatiah kumandan balerong di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jo kok diindang di paberai, dietong dikaji-kaji raso lancang kami katangah mak, sabab baalah dek baitu panghulu banyak nan batuah tuangku banyak nan kiramaik, dubalang banyak nan sati. Rumik barundiang jo nan pandai, bak makan dakek mintuo. Tapi walaupun nan bak kian mak, saguruah-guruah hari nan kapa di lauik juo, sa rusuah-rusuah hati nan bana disabuik juo. Mako dijambaukanlah sapanjang tangan di juluak sapanjang galah, disabuik sado nan dapek. Alang jo kekek bari makan barilah makan kaduonyo, sangka tagantuang-gantuang juo. Panjang jo singkek diulehkan, kok tak sampai apo ka dayo. Tenggang dek mamak jo bicaro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akia kalam sudahan kato kalelawa di pulau rimbang anan ruso mati tadabiah. Kok gawa toloanglah timbang, kok doso ampunan labiah. Kami nan bukan cadiak pandai, ilmu di Allah tasimpannyo. Kok lamak mohon dibilai, tando panghulu saandiko. Di lubuak tarantang pukek, kanailah anak ikan rayo, duduaklah sutan arek-arek kami ka mulai babarito.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirahmanirrahim,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manolah nak kanduang jo nyo Ayah, kamari-mari anak duduak ado rundiangan ka di sabuik. Ayah ingin bamuko-muko, basurah batutua panjang bakato bamuti-muti. Ndak lapeh sasak di dado, nak lansai utang tabayia, jan nyo takalang-kalang juo ibaraik duri di dalam kuku, bak tulang di karongkongan kini malah ayah lafaz kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waang kan alah tau juo nak, dalia nan sakah keadaan satantang badan diri ayah, umua samakin laruik juo bak hari bajawek sanjo, lah sirah cayo muntari manunggu luluih ka tabanam. Tubuah lapuak kudaraik abih, darah dingin batin lah kandua paratian lah lamo puda. Sungguah dipasak labiah ranggang, satiok kabek labih lungga, serak baserai jo bagian itu nan lazim pado alam. Apo nan lazim pado alam dahulu inyo tiado, kudian baru nyo ado akhianyo lanyap tak basiso. Jo kok diliek ka nan lahia nak, di pandang-pandang dalam camin, umua ayah indak ka lamo, antah beko antah barisuak ajadulah datang manjapuik, nan punyo tibo mamanggia, dari tanah suruik ka tanah, pulang ke asa mulo jadi, dunia balipek hanyolai. Dek sabab karano itu nak, mananti aja balun sampai tarago nyawa dalam tubuah, salagi angok turun naiak. Nak ayah sudahkan karangko cinto nak lansai bangkalai kasiah sayang nak tibo di gunjainyo, sinan salasai palangkahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oo nak kanduang sibirang tulang ubek jariah palarai damam sidingin tampa dikapalo, buah hati limpo bakuruang gantuangan ayah jo bundo. Anak mudo salempang dunia, sumarak kaum caniago, pamenan suku rang sikumbang bungo ka kambang di nagari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dangalah molah elok-elok nak, simakkan bana nyato-nyato. Nak jaleh maa nak paham maa nak saiah sasaran kato. Piliahi sado nan taserak kampuangkan kok nyo taganang. Ambiak nan boneh ka tinaman, nan ampo bialah anyuik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manolah nak kanduang ayah, dalam sapakan duo nangko nak, kaba barito ayah danga, curito saiah dalam kampuang apolah bunyi pakabaran. Kan iyo bardiri rajo sapakaik alam baitu undang dalam adat tabuhua takabek arek sampai kini alun barubah. Mako di dalam kaum pasukuan nan babuku bakaratan nan basimpang basapiahan. Alah satanai salatak’an alah satapak sapija’an murai tak ado nan bakicau rantiang indak badatiak lai. Ko non waang ka digadangkan nak, mamaciak tampuak jo tangkai pucuak pimpinan pasukuan iyolah panghulu tu namonyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Syawal tahun di muko di hari baiak bulan baiak, ombak tanang angin salasai hujan taduah kabuik pun tarang ayuang balaia di musimnyo. Sinan lah alek ka dipancang tagak marawa dalam kampuang gaba-gaba baradai panjang, malatuih badia pusako bagua tabuah larangan tando rang gadang naiak nobat. Mako dilapeh kulansiang ka nagari, dibantai kabau panjang tanduak, disaat kutiko itu nak, dialek jamuan adat disandang gala dilewakan, anak ayah jadi panghulu rang gadang pasa batuah. Gadang di payuang sapatagak, basa di dalam pasukuan batuah pulo di nagari. Alhamdulillah baiak lah itu syukur nikmat pado Allah sananag lah ayah mandanganyo. Baa lah bana sanang hati nak, dek malin indak tabacokan dek tukang alun talukihkan raso mandi di anak sungai, nan bak trumpuik di timpo rinai. Namun nan salampih nan dari pado itu nak, jo kok dibaliak bak mamandang kalau diulang bak manyapuah diinok lalu dimanuangkan, siko tagamang hati ayah, tukujuik runggo hati bundo. Sabab baalah dek baitu nak, nyato bak pantun-pantun urang, apolah bunyi pantunyo si saliah mangkuto ameh, mandaki mudiak kilangan, lah buliah mangkonyo cameh, mandapek raso kahilangan. Mangko baitu kato ayah, sapanjang nan ayah tahu suriah sipasin dalam adat contoh nan sudah di nagari. Ado pun nan ka manjawek warih panghulu, bukan urang sumbarang urang, urang pilihan lua dalam. Nan rimbun rampak jo adat babuah labek jo pusako mandeh kayo bapak batuah, mamak disambah urang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mako kok dibandiang-bandiang diukua adok ka badan diri waang ko, jauah lah panggang dari api nak, awak gapuak tabaok lamak kok tinggi ditunjang rueh lagak dibaju gadang palasuran gadang jo bareh rang baanduak. Pitih sayuik sikola tangguang, ilmu bakurang-kurang pangalaman marapek alun. Tapek bak isi buah pantun, sakalai ambiak ka salendang pambaok anak turun mandi, jo adaik awak mangapalang jo syarak jauah sakali. Kok mahapik basi jo bilah beko yuang tak baban batu di galeh upah tajawek kabau pincang raso mambulang itiak patah siko ta cameh hati ayah. Tapi pulo nak, banyak pituah nan badanga tuturan urang cadiak pandai apolah bunyi nasihatnyo, nyampang nan luhak lai katatimbun nan munggu makanan tajak paham jo ranah balikuhan sinan tabantang jalan rayo, alun nan jauah tak tajalang. Ayah yakin nak, asahkan di niaiak baiak cito elok paham mamutuah do’a jo usaho. Sinan hidayah katurunyo. Tak ado kunci tak tabukak nak, sabab takalo tacetak kuro-kuro, urang mambuek anak kunci. Carilah sampai basuo di maa lataknyo anak kunci. Dek itu ayah ingekkan, kok nak tau rajin batanyo nak pandai sungguah baraja nak arih kuaik manyimak nak mulia tapati janji nak tuah di budi baiak nak kayo pandai baimek. Kok iyo prang ka dihadang ampang amanah batarimo langkok-langkok sanjato diri nak, pagaran laia dengan batin tuntuik ilmu sampai ka ateh. Asahkan namuah manyimak, guru baserak bakuliliang alam takambang tatuladan. Barajalah ka bakeh pisang, ba’a bana rasio pisang nak, iduik hanyo sakali joak, umua nan tidak panjang amaik. Tapi bapantang mati mangarisiak sabalun buah mangalupak walau jantuangnyo ka taulua. Pagi di pancuang patang tumbuah dipapek bataruak juo, cako rogek kini badaun. Paneh ba musim tak nyo layua, dek ribuik haram tabokekkan sampai maurai bungo mandak. Tumbuah isuak babuah labek manyirah sabalik tanda, dimakan urang sanagari buruang jo pipik barasaki. Dek lah sampai niat mukasuik mambari guno bakuliliang tarago indak ka disintuah nak inyo ka tumbang rabah surang rilah mati tunduak ka bumi. Umua usai tugas salasai, jariah indak dikana lai bia nan satu manilainyo. Sebentar tapi berkesan, sekali penuh kenangan. Baitu falsafah hiduik pisang lukisan hadis pado alam khairunnas yamfa’unas “Sebaik-baik manusia, ialah manusia yang memberi manfaat untuk orang lain”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau baguru pulo ka baringin nak, tumbuah manangah-nangah padang dari jauah jadi pedoman lah hampia jadi tumpuan tampek bapuhun dagang singgah. Daun rimbun manyusun siriah ibaraik atok ka bataduah umpamo payuang ka balinduang. Dahan gampa baurek tunjang manyatu hunjam ka bumi, kok sakah pantang maimpik, buah nan indak labek bana gadang sakiro makan punai. Nyampang lareh buhua ditampuak jatuah manimpo urang lalu, alun manyeso nan dibawah. Diurek malantai tanah indak nan tumbuah lua rumpuik. Rumpuiknyo gatia-gatialan co lapiak perdani hijau aluih lunak bak bulu kuciang tampek musafir lapeh harat. Itulah sifat dek baringin nak, walau bapaneh kahujanan tumpuan angin jo limbubu maliuak di timpo badai, namun ba’alah bana panangguangan nak, dek janji ikarar taguah ikhlas sabagai payuang panji, sinan hakikat bahagia. Contoh nan sudah pado alam nak tuladan bagi pamimpin, suko jo rila dipabanyak saba tawakal dilabiahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tasabuik tantang panghulu, adopun asa namo panghulu dari pangka sarato hulu, tampuak tangkai gagang pamacik sinan hinggoknyo mato ladiang bakeh punco arek mangungkuang. Kok lai tampan tabaok urek like kareh bamatan dagiang bapilin silang siua tukang salasai mambantuaknyo dilangkuang makanan rawik dilarik tunangan ukia, putiang sanang bawa mamuji simpai malilik sanang hati sapakaik lilin jo ambalau. Ujuik ma’ana kasimpulan nak, kok nak jadi panghulu juo pangka jo ulu dalam adat tampuak jo tangkai do nagari pambalo anak jo kamanakan. Taguah-taguah bapandirian, jaleh-jaleh tanah bapijak, yakin-yakin kama dawah, itu ciek. Arati kareh bamatan, berprinsip dalam bersikap konsisten dalam bicaro, tangung jawab dalam bertindak baitu baso rang kini. Bantuak tampan roman manakah, mukasuiknyo tahu jo anak buah, piduli jo masalah, cepat tanggap dengan aspirasi arus bawah. Usah cuek kato rang kini, masa bodoh kecek rang Jawa, buto sambilan baso awak. Jaan nyo putiang malarak ulu takanak simpai jo bawa pangungkuang pangabek arek. Itulah iman dengan takwa nak, agamo pagaran batin syariat pidoman iduik suluah di dunia jo akhiraik. Sataguah-taguah ulu sabik nak, satajam-tajam mato ladiang nyampang ambalau tak marapek, alamaik lungga dipakuakkan pancuang jan arok ka mamutuih. Itulah inyo kasiah sayang nak, mangabek jo tali budi babungo santun jo ibo, pamor datang susah mandapek kharisma ka tibo surang sinan wibawa tapampangnyo. Adopun hiasan jo ukiran mangko manih dipandang mato sajuak hati saleso batin banamo baramah tamah. Banyaklah sengeang dari galak dapek sanjuang indak malantiang kanai upek pantang mangaluah karitik jadi vitamin. Kayo musikin tak basisiah nan kurang sapo dahulu nan lai kama kapai. Tapi kok tak basuo nan sado nantun nak, kalau kaulu-ulu tibarau bawa kajai simpainyo dawai jo bantuak indak manakah jo kilek jauah sakali elok tinggakan mato sabik. Kato kok urak-urak ungkai barundiang taranjak-anjak, patang pakek barisuak caia budi tasingik di nan rami agamo mangulik dasun tiok disapo tak babunyi asa diimbau tak manyauik suko mamanciang jo balango, nan runciang nyo rawik juo. Itulah pantang cilakonyo nak, jadi panghulu pucuk bulek pimpinan dek urang banyak. Jauahkan bana tu nak kanduang upek sarapah nan katumbuah doso lah anak nan ka dapek, Ayah tak rila tantang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O… nak kanduang imbauan ayah, agak parapek molah duduak nak nyato ujuik kato-kato. Pado jangko takaran umum ukuran pasa nan biaso, sawajah tantang panghulu, pamangku adat di nagari manaruah saraik pamakaian kriteria kecek urang ado sabaleh bilangannyo, manolah jinih nan sabaleh, partamo Islam, kaduo musti laki-laki, katigo banda tajunan aia, kaampek baligh berakal, kalimo sehat lahia batin, kaanam urang arih babudi aluih, katujuah piduli jo anak buah, kasalapan, kasiah jo ibo pado adat, kasambilan manaruah jiwa pemimpin, kasapuluah adil sarato jujur dan nan kasabaleh ringan muluik lamak barundiang. Satantang Islam agamonyo itulah saraik pokok pangka, salua agamo Islam tartulak jadi panghulu saraik sapuluah tak balaku. Sabab baitu kato ayah, nan jadi landasan adat urek tunggang tali mariahnyo nyatolah hadis jo Qur’an adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Kok nyato inyo urang kapi ataupun murtad baliak gagang, gugua sugalo kewajiban tangga rangkaian adatnyo. Usahkan ka jadi datuak nak baban panghulu ka dipangku manjadi sutanpun tak mungkin. Punah warihnyo jadi minang babasuah jajak di pusako haram mamakai namo suku talantiang di rumah gadang. Baitu bunyi undangnyo dalia nan indak ragu lai pasang sudah paku lah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu nan partamo. Nan kaduo, urangnyo musti laki-laki sabab sapanjang ukuran syarak laki-laki nyato pamimpin babateh pado parampuan. Arjalu kawamun ‘alannissa, baitu ayat mangatokan landasan hukum syariatnyo. Nan katigo babanda tajunan aia, jaleh pusako pawarisan nyato basasok bajarami basuo pandam pakuburan bukan inggok bukan mancakam bukan pulo urang malakok talukih di dalam ranji. Nan kaampek baligh berakal, alun sampai ukuran umua urang tabilang anak-anak dilua saraik tu namonyo. Diadaik Koto Piliang dek karambia tumbuah dimato arihnyo langsuang dari mamak buliahlah gala dilewakan walau datuaknyo paja ketek namun mamacik tampuak andiko talimpah bakeh nan patuik sampai mananti inyo gadang. Nan kalimo, sehat lahia sehat di batin. Kok badan sakik-sakitan, sakik nan tidak kunjuang cegak salah bao kurang anggoto cacat pisik bak kecek urang dilua bilangan adat atau gilo dalang jo pasiak kandua sabalah tali gitarnyo nyato baluhak kurang panuah indak baruang bakeh masuak lakeklah palang pasak adat pangkek panghulu balarangan. Nan kaanam babudi akhlak bataratik, walau mungkin di pandang mato bantuak lai takah pun ado tapi kok iduik ndak babudi laku parangai busuak anyia akhlak indak manaruah, ilang patuik jadi pamimpin. Nan bak manitih kayu lapuak ibaraik manompang biduak tirih hanyuik sarantau anak buah. Nan katujuah, piduli jo anak kamanakan, sapantun gubalo tangah padang ingek taranak takucawai siang jago malam batanggang pandang caliak nyariang pandanga alih diarek ka malantiang. Alun sakik panawa tibo, baru tagamang lah bajawek tiok tangih makan pujuak baitu sifaik rang gubalo. Nan kasalapan, kasiah jo cinto pado adat babaiak sangko jo pusako undang-undang bajunjuang tinggi, kok nyampang ragu jo adat hati bainggan manarimo dalam nan inyo baindakkan antilah jadi panghulu urang munafik tu namonyo. Santano lai ka mangawik adat di saik dpakainyo. Jo kok taraso mambarek-i tibolah cacek tak babandiang dikatokan adat lah kuno lah tingga caro bapikia mahambek garak pambangunan. Di tangannyo adat ka caia tu nak, bapitaruah antah ka mancik musang manjadi induak ayam. Nan kasambilan leadership, pandai manyusun jo maatur, bijak malenggang ka talenggok sasuai agak jo ajiah dek aluih karajo tukang indak bakasan sambuang paran. Nan bungkuak makanan tarah, nan kasek makanan rawik, sasuai mangko takanak talatak suatu dimakannyo. Nan kasapuluah, adil sarato jujur, adil dalam mahukum jujur dalam manimbang di tangah latak tulang pungguang. Sakadar manimbang samo barek nak, jo kok maukua samo panjang tibo mambagi samo banyak. Alun sampai hakikat adil jujur nan patuik diragukan. Sabab baitu kato Ayah, samo barek ameh jo perak ganiah marekan saukuran dagiang satandiang jo galeme. Itulah zalim banamokan. A… cubo Ang pikia Ang ranuangkan nak, dek ingin babuek adil jujur nan luruih-luruih tabuang ang karek kayu samo panjang, rumah apo nan katagak? Ka baalah bantuak rumahnyo kalau tunggak jo paran samo panjang rasuak sapanjang itu pulo taruih kapado kusen pintu anak janjang kasau jo laeh hinggo ka pasak pintua dapua, ukurannyo ampek-ampek meter, lai ka jadi rumah? Nah dek anak baradiak kakak, nan adiak sadang di TK nan kakak nyato SMA diagiah jajan samo banyak dibari saribu surang, mako kejamlah waang ke nan gadang, indak sampai samangkuak bakso. Lobo namonyo ke nan ketek, jajaj pemen tigo ratuih, minum mambaok dari rumah. A… baa makonyo adil, dimaa talatak kajujuran? Agiah nan ketek limo ratuih bari nan gadang tigo ribu, itu baru nyo sadang elok. Mako hakikat adil kajujuran nak, iyolah malatakkan suatu pado tampek tapakai alua jo patuik, seimbang serasi dan selaras. Di jari lataknyo cincin, di langan takanak galang maliek jo mato batin. Nah iko saraik kasabaleh nan panghabisan banamo pamimpin tauladan basambuang ateh jo bawah sapaham baliak batimba komunikatif kecek rang kini. Baalah elok bunyi rabab nak dek pakak urang mandanga baliau malengah sajo mako paralu basiang ateh tumbuah mamandang di ateh rupo cito lalu mukasuik sampai sasuai umpan jo ikan biduak santondan jo pandayuang itulah sabaleh saraik nak, itu pulo pandapek ayah sapanjang ilmu nan tasimpan, mungkin di tambo tak basuo dek rang cadiak balain sabuik dek nan pandai batuka bunyi ujuiknyo kasitu juo. Ayah mambaco nan tasirek tingga dek waang mamahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didulang sadulang lai pandulang ameh malako ayah ulang saulang lai panyambuang nan putuih cako. Sapanjang paparan ayah tadi nak, bilangan saraik dek panghulu ado sabaleh parkaro tapi kalau dikampo naknyo kucuik dilipek diguluang-guluang jadilah inyo ampek macam baitu sapanjang adat. Kok ado urang batanyo manga kok sampai ampek sajo, indak tigo ataupun limo, tujuah lapoan jo sapuluah? Jawabnyo sasudah iko ayah tarangkan, kini rundiangan ditaruihkan nak, yaitu satantang syaraik panghulu batasan kecek rang kini kriteria bahaso aluihnyo. Ado papatah mangatokan tiok lasuang ba ayam gadang tiok munggu babalamau kalau dirunyuik dipanjangkan diambiak ka ujuik paham mako dapeklah di ma’anakan, bahwa satiok kapa ba nahkoda tiok pasukan bakumandan tiok jamaah ba imamah tiok kumpulan bakatua satiok PT. punyo dirut satiok suku bapanghulu. Makonyo ayam bapamisa nak, babaliak ke undang tadi tiok lasuang ba ayam gadang, indaklah lain mukasuiknyo di tangah galanggang lasuang, ayam gadang nan bakuaso. Lasuang adlaah lambang komunitas sebuah unit masyarakat nan punyo wilayah mamurakyat langkok pimpinan perangkatnyo. Walaupun duo – tigo baayam gadang sikua sajo nan bakuaso, nan lain patuah ka kumandan. Itulah inyo panghulu urek tunggang, pucuak nan bulek pusek jalo pupunan ikan, mamaciak taraju di kaumnyo. Mako mancari sosok panghulu nak, ideal cakak mamimpin panutan umat dibawahnyo, ado ampek kriteria. Ditamsilkan ka ayam gadang nan batando ba pembawaan punyo karakter kharismatik yaitu partamo nan sirah ranggahnyo kaduo nan bakilek bulunyo, katigo nan badarai kukuaknyo, kaampek dilasuang pamainannyo. Sadangkan nan panjang susuah indak tamasuak panilaian doh sabab hakikat susuah jo taji adolah simbol kakarasan disiko otak nan paralu bukan jo otot bapanggakkan. Nah mari koti bacokan ciek-ciek. Kok ayam baranggah sirah tandonyo indak bapanyakik, kalaulah hitam ranggah ayam gilo makuak-akuak surang berak kapua angok bagarau mato layua bulu maramang ikua kulai paruah ka tanah cubadak mudo ka kawannyo. Mukasuiknyo nak, urang nan sehat lahia batin langkah kamek garak nyo lapeh utak janiah jiwa barasiah baru salasai pimpinannyo. Juo barikuik pola pikir, kinerja kebijakan dan kepekaan sadonyo sehat terkondisi. Kuniang bukan karano kunik, lamaknyo bukan dek basantan indak ciluah bebas KKN urang barasiah lua dalam lahia coga batin salasai, itu ciek tu. nan kaduo nak nan bakilek bulunyo, yaitu gagah necis pede jantan banyali besar kalau loyo kuyu marumuak makai indak sandereh di maa wibawa ka tumbuahnyo. Lagak bukan di kain maha nak gagah bukan dek banyak baju. Tapi nilainyo di penampilan sumbernyo di dalam jiwa membayang lalu ka paroman digarak nampak cahayonyo, mako nan disabuik bulu bakilek bukanlah hanyo licin seganyo tapi basinar panji-panjinyo. Pantulan nur nan di dalam tidak punya beban, baitu istilah populernyo. Salanjuiknyo pulo pilihan nan katigo yaitu badarai kukuaknyo, lantang kalau mangecek barasiah buah tutuanyo, jaleh irama vokal baseni baintonasi buah katonyo bama’ana ibaraik padi boneh satangkai sarimah haram bana nan ampo tatunggang ditampuang urang taserak makanan piliah. Tapi samantang pun baitu nak, nan didanga bukan nyanyian urang mamandang nan balagu. Tiok kalua dari hatim hati lah pulo manarimo kalau maluncua dari muncuang sakadar malayok di talingo nilai rangkaian kato-kato bukan manih lamak batutua indak sorak badantang-dantang tapi buah isi katonyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabanaran nan tahan bandiang luruih nan makanan tiliak bukti nan bisa dikakokkan. Itulah beda antaro ota jo pituah antaro pidato jo ceramah antaro kampanye jo pangajian. Mako nan dimukasuik kukuak badarai indak lain indaklah bukan kato manganduang kabanaran disampaikan jo muluik manih. Lamak tibo di talingo sajuak tajun di hati tapakua batin manarimo. Komunikatif, nyambung istilah di Betawi, bahakimah caro lamonyo. Nah, iko nan panghabisan, nan kaampek di lasuang pamainannyo. Jo kok pamain tapi banda raok ilia tabang ka mudiak tiok paga tiok bakukuak. Lasuang tingga musang maintai taranak gaduah baciok-an pamimpin kapunduang tu namonyo, lah sasek mamiliah bapak ayam. Padohal takalo maso dahulunyo, saat amanah batarimo bajawek jo pasatiran basumpah jo demi Allah bajujuang kitab Qur’an, nyampang dikana ta’alia-nyo nak ikarar sumpah nan babaconan ipuah nan tidak katawaran, biso nan bukan alang-alang Allahu Rabbi nan katahu. Mandanga lafaz-nyo sajo misa kapado kayu mati, manggaga pitalah bumi bagoyang langik nan tujuah gumanta alam bakuliliang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cubo ang pikia nak, nyampang khianat jo amanah janji sakadar buah muluik sumpah nyo ganti gulo-gulo, tangguang jawab dibaok lengahkan taranak indak tagubalo, anak buah serak baserai, mako padahannyo kaateh indak bapucuak, kabawah indak baurek, ditangah digiriak kumbang. Awak indak baurek lai, badan mumuak sabaliak batang, pucuak rogek badaun indak, tagak juo mamancang bumi baralah kabarek panangguangan nak, nyampang barantiang salai daun dapek bagayui kalelawa tansano rabah tabalintang disapo juo dek tindawan. Tapi apo kadayo kayu mati nak, taseso di tangah padang basinggam jo matohari pupuik angin jo ribuik. Kok siang batuduang awan, kok malam salimuik ambun. Itu barulah kieh kato bayang, ko non pulo ditapasiakan dibaco ujuik maripaiknyo Allahu’alam parasaian. Kaateh indak bapucuak, aratinyo putuih gantuangan tali langik, murka Allah nyato manimpo. Kabawah indak baurek, tangga hubungan dengan bumi, manyumpah umat nan dipimpin. Di tangah digiriak kumbang, punah wibawa namo baiak mancibia mungkadukallah itulah dalia nan sakah nak, kalau panghulu mengkhianat, pamimpin urang kualat pajabat mancakiak rakyat, tangguang dek angku kutuak urang sapantun kayu mati tagak merana sepanjang masa, derita tiada tara hina dina di alam maya. Na’uzubillah tsumma na’uzubillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini rundiangan diganjua suruik nak, panjapuik nan tingga cako satantang ampek maampek. Adopun angko ampek angko batuah, angko pusako jak dulunyo sukatan adat Minang Kabau. Tiok suatu tabagi ampek, tajalin di undang-undang talukih dalam limbago sampai kini barubah indak. Cubo ang simak jaleh-jaleh, adat tabagi pado ampek, yaitu adat nan sabana adat, adat nan taradat, adat nan diadatkan dan adat istiadat. Kato ampek bagiannyo, yaitu kato pusako, kato mufakat, kato dahulu batapati kato kudian kato bacari. Aturan tabagi ampek, aturan adat, aturan syarak, aturan undang dan aturan cupak. Pamimpin ado ampek urang nak, banamo urang ampek jinih, yaitu ado bapanghulu, ado malin, ado manti cukuik kaampek jo dubalang. Kabinet pagaruyuang banamo basa ampek balai. Bandaro di sungai tarab, indomo di siruaso, mahkudum di sumaniak, tuan kaji di padang gantiang. Ampek pasa buliah manggadai yaitu maik tabujua tangah rumah, gadih gadang indak balaki, rumah gadang katirisan, adat indak badiri. Arah bajalan ampek macam, partamo jalan mandaki, kaduo jalan mandata, katigo jalan manurun nan kaampek jalan malereang. Nak, siriah langkok pun ampek juo nak. Yaitu badaun siriah, babuah pinang, basadah, bagambia. Ramuan ubek ampek daun, kumpai, cikarau, sitawa, sidingin. Kok tibo mambuek samba, balado, bagaram, babawang, baasam. Sasukek ampek cupak, sacupak ampek gantang, sagantang ampek omok. Rumah gadang bagonjong ampek, pantun satanggak ampek-ampek, saraik nagari bakaampek suku, baitu sataruihnyo jihad nan ampek, suok, kida, muko, balakang, ateh, baruah, ilia jo mudiak, utara, selatan, timur, barat, api, aia, angin jo tanah. Sampaipun nak, kapado parmainan ampek juo. Silek balangkah ampek, saluang bagirik ampek, kudo dilapeh ampek-ampek, main domino ampek urang, bakoa barampek juo. Pendeknyo sugalo ampek nak, ampek, ampek, ampek jo ampek. Banyak lai kalau dibilang ayah cukuikkan sado nan tun dietong bahabih maso. Itulah sabab karanonyo, jo kok tak tahu jo nan ampek, tacacek di dalam adat tacalo di masyarakaik, pakak, mada, bungkuk sarueh indak manangkok antenenyo, indak tahu jo nan ampek, ma’ananyo indak tahu jo aturan.  Sabab undang-undang sakabek ampek, kok lai paham jo paraturan, dikatokan urang maampek baitu aturan rang saisuak nak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Rasulullah, adolah lambang kapemimpinan tuladan nan tidak kunjuang usang. Baliaulah king of king, panghulu dari sugalo panghulu, di barat atau di timur, dari dulu taruih bak kini sampai balipek alam nang ko. Indak lamo jadi panghulu, tigo baleh musim tapakai mamaciak tampuak suku Arab, batuka colok dunia ko, dari bakabuik tarang jilah bakisai adat Jahiliah tatagak adat islamiah. Ilia sanang mudiak santoso, sumarak alam bakuliliang, mardeso sugalo umat, itulah sabab karanonyo nak, diantaro saratuih rang pilihan, baliau surang nan tabilang nan lain buliah diindakkan baitu paparan buku karangan pujangga urang Barat Nasrani pangikuik Nabi Isa, ndak urang Islam mangatokan doh, sapanjang surah guru-guru, manuruik kaji nan badanga nak, sabagai Rasul ikutan pidoman urang akhir zaman, baliau mamakai ampek sifaik. Sifaik nan patuik kito tiru jalan tabantang kaditampuah dari dunia lapeh akhirat. Kok manyimpang sasek arah, indak ragian nan batiru. Mako sakapa pasisia taniayo nan kodoh hanyuik dahulu handam karam indak batumpang. Manolah sifaik nan ampek nak, partamo siddik, kaduo amanah, katigo fatanah, kaampek tabligh. Mari kito tapak ciek-ciek, amanah aratinyo mambanakan, mambanakan satu kabanaran, kabanaran mutlak nan tak tabandiang nyato datangnyo dari Allah. Alhaqqu mirrabbiq falatakunna minal muntarimu, satiok nilai kabanaran timbangannyo ka Al-Qur’an, walau logika manulaknyo. Suaro banyak tak jaminan, ruang dan waktu tak mambateh, nan bana tataplah bana, bia sakaum maragukan. Itulah sikap Abu Bakar. Dek mambanakan di salah Nabi baliau dapek galaran Siddiq, Abu Bakar Siddiq ra. Mangkonyo nak, mancari kabanaran ado takaran timbangannyo. Silahkan rapek sanagari, barundiang urang cadiak pandai pakaikan alua dengan patuik, mancari bana nan sabuah, tapi tunggu dulu mamakaikannyo sabalun naiak ka timbangan, sabalum syarak mambanarkan. Kok lah sapakaik maiyokan indak balawan jo syariat itulah bana nan hakiki. Itu pulo nan dikatokan syarak mangato, adat mamakai. Kok kamanakan barajo ka mamak, batua, mamak barajo ka panghulu, buliah, panghulu barajo ka mufakat, musti, mufakat barajo ka alua jo patuik, iyo, alua jo patuik barajo ka bana, harus, bana bardiri sandirinyo, tunggu dulu dong. Masiah tagantuang urusannyo lanjuikkan karajo bana yaitu Allah SWT. Mangkonyo samparono nak, kamanakan barajo ka mamak, mamak barajo ka panghulu, panghulu barajo ka mufakat, mufakat barajo ka alua jo patuik, alua jo patuik barajo ka bana, bana barajo kapado Al-Haq. Inyo nan badiri sandirinyo, itulah baru samparono adat. Kasimpuylannyo nak, sifaik siddiq mukasuiknyo, mambanakan satiok nan bana, walaupun rumik mangatokan, “ulil haq walau” muran katokan nan bana walaupun pahik baitu wasiat Rasulullah. Nah, kini nan kaduo. Nan kaduo amanah, amanah aratinyo jujur, jujur ke diri surang, jujur ke urang lain dan jujur kapado Allah. Itulah sifat Rasulullah, sahinggo baliau bagala Aminu, Muhammad Al-Aminu, baitu tarekh mangawakan. Tando urang bajiwa jujur nak, satiok pasan dipasampai, satiok pakirin dipalalu, satiok pataruah dipaliharo. Kalau mangecek indak panduto, kalau nyo bajanji ditapati, ikarar ditaguahinyo, tansano tasasek arah inyo baliak ka pangka jalan, sasek mamakan mamuntahkan, salah ambiak mangumbalikan, tadorong cotok malantiangkan. Pangka batulak kajujuran adolah nurani dalam hati, talago fitrah dalam jiwa, labuahannyo ikhlas lapang dado, tawakal saba jo rilah. Nurani kok kalah dek napasu, timbua khianat jo munafik, sinan bamain aka ciluah, cadiak buruak urang namokan. Dituka baruak jo cigak, maimbuah saikua karo urang tagagau nyo marusuak. Nyampang baliau rang panggaleh, timbangan bakarajokan, basuo jo niniak mamak pusako tinggi dilegonyo, tibo dek hakim jo jaksa undang jo hukum nan dirawik. Kok inyo pajabat kantua, pambukuan direkayasa, nyampang tatumbuak jo ulama ayat Tuhan dikarek-karek halal jo haram dipalungga. Kalau ang lah tau nak, musuah satiok kajujuran adolah lobo sarato tamak, sombong jo takabua. Indak nan tinggi dari pucuak, indak nan gadang dari baniah, awak sianu jo nyo awak. Salero tunggang ka nan lamak, kok mato condong ka nan rancak, itu wajar itu manusiawi, tapi dek hati paliangan Allah dek mato paliangan setan, punyo urang disantuang juo. Tibo godaan dek napasu datang bisikan dek dubilih aa katonyo, kalau iko contoh barangnyo sarik buliah jarang basuo beko urusan di bulakang. Dima baranak dima dibuai, dima tumbuah dima disiang, kok tak kini pabilo lai. Mako tarambaulah inyo ke maksiat, lah karam baru manyasa. Adang jo jatuah di nan data nak, barasiah hati dari awak elok niatan dahulunyo. Tapi dek tabukak pintu rasaki, basuo kijang tauik batamu anau mintak sigai, sinan baputa baliang-baliang, ilang jujur tabik khianat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dek itu ayah ingekkan, usah bamain tapi jurang nak, ijan panagak di nan cupiang, hati-hati manjago diri, hanyuik kok indak kapintasan. Adil-adil kalau mahukum, jujur-jujur pagang amanah, arek-arek mamacik janji. Kok iyo saluak ka dikanakkan itulah baban dikapalo nak, baban nan usah dicayahkan barek ringan, musti dijujuang. Kok karih ka ang pasisik sinjato bisa makan tuan, runciangnyo mancucuak pinggang mato tajam baliak batimba, biso nan indak katawaran ipuah nyo racun manyeso ang. Ang ndak tau contoh jujur, ba’a bana caronyo jujur? Caliaklah jujur tukang pangkeh nak, guntiang nan runciang dikacanyo, kapalo bulek basarahkan, pisau nan tajam diganggamnyo lihia sabatang bahonyokan, karano apo, karano tatanam kayakinan raso inyo jujur jo tugasnyo, bandiangkan jo rang gilo mamaciak rantiang, sakampuang urang maandok sabalik urang mainda sanjato di tangan rang tak jujur. Paham ang mukasuik nyo yuang. Nah, nan katigo fatanah. Fatanah artinyo cadiak, pintar, intelektual. Cadiak paralu dalam hiduik, bia untuak diri sendiri, kok kunun mamimpin urang banyak. Kalaulah cadiak nan bamain, kabek nan arek jadi lungga, ruang nan sampik jadi lapang, rusuah batuka gadang hati, tak luluak nan tak katanaman, alun ditanyo lah bajawab, aso disabuik duo dapek, tigo takanak ampek sudah, tabu sarueh jadi saparak. Tapi caadiak nan lia tak bakakang, mularaik ka urang banyak, manyeso ka masyarakaik nak, ganas balabiah bak harimau, sabuas-buas binatang, makannyo sakanyang paruik lah kanyang nyo lalok panjang. Tibo nan cadiak masuak rimbo, asah manjala disembanyo, hutan baluka disasoknyo, jo urek aua dikuihnyo. Cadiak nan maa tu nak, cadiak buruak. Cadiak nan dimukasuik jo fatanah, iyolah cadiak tahu pandai, lamak dek awakkatuju dek urang, awak mandapek urang ndak kahilangan. Padang ditampuah tak barangin lauik dikundak tak bariak rumpuik tarang bilalang dapek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katahuilah nak, adopun cadiak karajo utak, mandapek parentah dari hati, zat iradat nan bakandak, lalu diracik ditarawang, diolah, dianalisa. Tibolah ide jo gagasan, manjadi rencana nan tepola tatuang di rekayasa. Kok tatumbuak di jarak jauah, dicari jalan babaliak pokok ketek labonyo gadang, tali sayuik pangabek arek tapak buruak tagadai maha. Lah, lah sudah utak bapikia, lalu dibaok turun ke bawah ditimbang ka sanubari, disinan raso bamainnyo itulah tahu rang namokan. Salain diusua dipareso, luluih saringan aka budi, tagaknyo lai di nan data jalannyo alah di nan luruih arahnyo batua di nan bana. Baru taujuik dalam garak, basuo dalam amalan, itulah pandai kanamonyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sari kato isi rundiangan nak, urang nan cadiak tau pandai baputa kincia-kincianyo bamain raso di dalam sinan basuo bijaksano. Raso dibaok naiak, pareso dibaok turun, itu pituah dek nan tuo. Maananyo apo kandak hati nan dibawah dibao naiak kakapalo, karajo utak nan diateh, dobaok turun masuk dado. Mako nan cadiak iyolah utak, nan tau ariah jo raso nan pandai garak cando kio. Atau pikiakan jo utak, timbanglah jo nurani, ujuikkan jo amalan. Itulah inyo urang nan cadiak, tau jo pandai. Jo kok diambiak dalia nangko nak, dapeklah ayah katokan baraso golongan urang cadiak pandai indak indentik jo sikola doh. Status sarjana intelektual alunlah jaminan urang pandai. Nan jaleh baliau hinggo cadiak, tingga nan duo langkah lai baru tibo di cadiak pandai. Nah, iko nan panghabisan, nan kaampek tabligh. Tabligh artinyo manyampaikan, sabagai utusan Allah baliau wajib manyampaikan, manyampaikan sugalo pasan nan datang dari nan manyuruah, tak ado tasuruak tarsambunyi sadonyo kameh dipalalu hinggo salasai samparono. Mako dek kito umaik baliau wajib maniru manuladan mangikuik sunah Rasulullah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-5124938364000220368?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/5124938364000220368/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=5124938364000220368&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/5124938364000220368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/5124938364000220368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2007/04/pitaruah-ayah-calon-penghulu.html' title='PITARUAH AYAH (CALON PENGHULU)'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-4056822771470978708</id><published>2007-04-03T02:17:00.000+07:00</published><updated>2007-04-05T02:25:37.416+07:00</updated><title type='text'>PITUAH AYAH 2</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kampuang duduk sinan taratak dahulunyo batanang-tanang anak duduak ayah maansuo jo bicaro elok-elok buyuang kaparak tutuah lah dahan jua ambiek ka hulu tangkai ladiang elok-elok buyuang manyimak kok lai tasabuik dinan bana ambiek kaguru kapambandiang nyampang bukan nan tabaco lah dek binguang badan juo tinggakan jadi sarok laman ka Tuhan subananyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu lah Ayah sabuik juo, baraso mangko manusia dijadikan untuak pamimpin di alam ko “khlifatullah” jabatannyo wakia Tuhan di muko bumi. Kamudian nan dari pado itu, kapado kito laki-laki dibari pulo tugas khusus sabagai pamimpin perempuan “arijalu kallahu na ‘alla nissa’” (laki-laki itu pemimpin bagi wanita), baitu bunyi surek Nissa’ ayat ka tigo puluah ampek. Di ayat lain Allah firmankan “ku amfusakum wa ahlikum nara” (peliharah diri mu dan ahli mu dari api neraka). Siapo nan ahli manuruik syarak, partamo istri, kaduo anak, katigo nan dibawah parwalian. Merekalah nan kadisalamaikan lahia batin dunia akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mako dek sabab karano itu nak, sabagai anak laki-laki nan dimaso kutiko nantik lamo lambek katibo juo. Waang ka jadi urang gadang mamikua baban tangguangjawab mamimpin di rumah tanggo. Bukankah jadi gubalo nak, sajak parentah nan sabuah taruih larangan nan sapatah caro mauruih anak bini, lai kok taracak dalam bana indak manyimpang dari hukum. Tantangan apakah mambarikan, nasi sarimah nan basuo, aia satitiak nan bataguak, pitih sakupang ka balanjo, kain sabanang nan bapakai. Lai kok di jalan Allah atau bacampua barang haram. Sadonyo ka ditanyo nak, sadonyo ka disudi ka disiasek, di pareso di meja hijau dihadapan  kadil mujalil. “kulukum raim wa kul raim mas’un harrahim yati” setiap kamu pemimpin, dan setiap pemimpin akan ditanya tentang kepemimpinannya baitu Rasulullah baparingek. Mako jaan pado laknati, payah bana nak. Upah tajawek kabau pincang dihalau bahabih hari utang lah nyato batungguan. Kini-kini ayah kanakan, hati-hati mancari jodoh. Jaan basuo bakato urang, babaju kasungguah lusuah, katak-katak di langan, lahguyah mangkonyo rusuah, mandapek raso kahilangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tansano mamiliah kayu ka bajak, mako carilah nan lantiak landai, nan bungkuak agak malaua, jan rumik bana manarahnyo. Piliah dagiangnyo nan bapilin bamatan bamato-mato, batarek baurek-urek. Mungkasuiknyo, kok tasorong bajak ka batu sah maliuk mato singka, kabau nan indak payah amaeik. Satantang mamiliah parampuan, ado anam nan ka dipandang. Manolah wajah nan anam, partamo rancak ruponyo, kaduo mulia bansonyo, katigo banyak haratonyo, kaampek tinggi sikolanyo, kalimo haluih budinyo, nan kaanam taat agamonyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Carilah sabaliak kampuang yuang, pareso bilang nagari bak mamiliah baniah satampang. Nan rupo elok rawiknyo rancak kok kuniang putiah barasiah, kok itam manih manjalinok, gadang nan indak gadang bana, gapuak tangguang, kuruih tak jadi, langkahnyo tagonyek-gonyek, lenggoknyo cando baukua caliak taguah pandang mandanyuik. Pado galak senggeang balabiah ndak basikek manih juo (he he ..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah itu nan banso tinggi badarah biru, anak rajo turun tamurun anak puti sulik basulik. Ibu dosen, bapak pejabat, mamak cadiak urang tapandang minantu lareh daulunyo. Piliahlah pulo nan kayo banyak harato, sawah bajanjang turun bukik parak laweh tumpak batumpak bantian jo kabaua tabilang. Rumah mewah oto balirik, tokonyo sabalik pasa, tiok bank badepoosito, jo remot mambukak laci. Satantang sikolanyo, urang tadidik tapalaja S-1 di bidang Hukum Pascasarjana Ekonomi Doktor Anda (Dra) bagayuik pulo kini MA. nan diangannyo. Bahaso inggris baaia tajun bahaso jerman indak maangok, kono japang jo mandarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alun sampai di sinan sajo yuang, nan baradat babudi aluih, pituah lunak kato marandah, gayanyo anggun kaibuan. Lincah supel basopan santun, tapakai tata krama kode jo etik pergaulan, sahinggo maadok ka bawah tak manakua diateh pantang kalinduangan kayo musikin tak basisiah. Panghabisan nak, gadih muslimah pakai jilbab, iman taguah amalan ta’at, juara umum MTQ pengurus remaja masjid pandai dakwah jo ceramah. Itu kok kandak buliah pintak balaku tu buyuang. Tapi manuruik pandapek ayah, raso tak mungkin ka batamu sarik buliah larang basuo antah di dalam kato-kato. Kadang-kadang iyolah dapek nan dihati, tapi tak dapek bakandak hati, nan bak ibarat pantun urang “Patah silaro junjuang siriah maraok ka rumpun bambu, daun nan duo tigo alai digatia anak dari maso, satokoh kain dipiliah, alah lah dapek nan katuju banang haluih coraknyo kanai, sayang baginjai kapalonyo”. Kok tidak  basuo nan sado nantun, diantaro nan anam kadicaliak usah tatumpu ka nan ampek. Tapi utamokan nan duo macam yaitu budi jo agamo. Sabab akibaiknyo nak, rancak rupo indak baiman, itu pangka cilako dalam kampuang manggata dalam nagari. Buliah banso babudi indak, congkak takabua tantangannyo manjajok di masyarakat. Urang kayo jauah agamo, tumbuah lah tamak jo sarakah, jo pitih urang diagonyo. Ilmu tinggi akhlaknyo kurang, alamaik cadiak nak manjua nagara, digadaikannyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabaliaknyo nak, rupo kurang tampan manangah, awak bansaik sikola tangguang urang darai banso dibawah sudah yatim piatu pulo. Tapi inyo babudi elok baso iman taguah ibadah taat, itulah urang ka dipiliah. Sasuai jo hadis Nabi “fa’alika bizati tinni wal khuluk faribat jaminu’ (hendaklah kamu memilih istri yang baik agama dan akhlaknya kalaulah tidak demikian niscaya kamu kecewa) Hadis Sayyah riwayat Ahmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah kurun kian nambah kian ayah saran ayah anjurkan, ambiaklah nan elok ditangah latak tulang pungguang sabab malabiahi ancak-ancak mangurangi sio-sio sapanjang tubuah bayang-bayang, yang sedang-sedang saja baitu syair lagu dangdut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok mato kan iyo condong ka nan rancak, nak salero tumbang ka nan lamak itu wajar sajo itu manusiawi. Mako carilah nan elok rupo, manih dipandang, ubek jariah palarai payah, pamenan mato patang pagi. Tapi usah nan rancak jo pangamek nak, bintang kampus bungo nagari idola anak mudo-mudo jangan, isuak diri ang disesonyo, picayolah ke ayah. Apo sabab, dek awak manaruah balamau tantu sabalik buruang maangguak tiok lalu, tiok mamatiak, urang singgah manjujai juo, di maa katahan sangkak pimpi ang yuang raso kalapeh dari tangan, ibo ayah nasib ang beko nak, tarumuak bak kalah main, makan hati barulam jantuang, gilo bamato kabalakang. Satantang asa katurunan caliak lah urang baiak-baiak kaji salampih nan diateh. Kok lai barasiah jo ulunyo barasiah juo ka muaro. Bapak balang anaknyo kuriak tibo di cucu rintiak juo. Maliek ragi katurunan itu paralu nak, paralu. Namo nan dipandang usah bansonyo bukan badarah rajo-rajo, turunan lareh angku damang, ndak paralu. Sabab baitu kato ayah. Dek awak urang biaso, ayah takuik ayah kuatir, waang dipandang remeh urang, bak pantun-pantun rang pagurau koe “basimpang jalan ditembok, tatumbuak di pintu kabun kakida ka kampuang cino, urang siriah awak karakok yuang lai bana saroman daun di raso balain juo”. Kok dapek mamiliah jodoh nak, usah nan kayo rayo bana. Tapi satingkek beda salisiah diateh awak sabanang, kok lai  bagian samo bansaik, bajaso tiok baragiah tau jo syukur jo nan ado. Walau kito nan mambalikan labiah balenang nan di urang tapi jo nan kayo kumari bedo diseokan rumah sapetak eloklah gudang rang gaeknyo. Dipadianyo mangontrak kunun pulo mambali rumah awaklah nyato urang manompang raso tajajah lahia batin. Taroklah kini lai saulah, tapi dimaa batandan karambi tuo basobok samo pambaean awaklah kulai kucuik dulu malangkah tauntuak-untuak mangecek bak pita kusuik. Indak kanaiak panji-panji ang yuang. Dibae pulo manjauah, manyisiah dari nan banyak disinan mangko tambah parah, tajarak silaturahmi kasihan jo anak-anak inilah korban pasenjangan. Kasimpulannyo nak, si Maya gadih rang Bayua bintang SMA Panyinggahan bamiang lalok di kasua sanang di lapiak panjamuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satantang jo pandidikan, iyo handaknyo urang sikola gadih tadidik tapalajar, sabab dimaso-masi bak kini kalaulah hanyo tamaik SD konon tak pandai tulih baco, alamaik ka sampik alam deknyo cangguang di dalam pargaulan. Kok dapek pintak jo pinto, sahamba-hamba ujuang tabu, marasai duduak di SMA andaknyo. Kok alah sabantuak itu mudah-mudahan manangkok parabolanyo indak ka binguang memble banak. Sungguah pun baitu nak, ado ciek nan kadiingek, yaitu jaan tinggi sikolanyo dari awak, andaknyo satingkek di bawah awak, atau sataraf sakadudukan. Jampang tapaso tinggi juo usah manyuruak jauah bana. Sabab tinggi kalau nan dipimpin dari nan mamimpin, di maa wibawa dilatakkan, nan bak bilah panggiriak basi baa bana kuek manggisa bilah ka tingga bilah juo, tuah taimpik sajak dulunyo. Caliaklah ayam baranak itiak, sajak talua lah diarami, tibo wakatu ditatehkan bakaja mambaok turun diaja mancotok-cotok, sasampai di tapi tabek anak itiak tajun ka aia baranang ilia jo mudiak ibo awak nasib jo ayam nak, mamanggia bakotek-kotek balari sabaliak kolam itiak nan tidak acuah lai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujuang kato buah rundiangan, adopun mamiliah parampuan nan mamanuhi rukun jo syarat untuak jadi pasangan hiduik mustilah mamandang unsur nan anam. Yaitu unsur kecantikan, unsur keturunan, pendidikan, ekonomi, moral dan agama. Kok indak panuah ka ateh, panuah ka bawah jadi juo asal jan sirah nilai rapornyo. Misalnyo, indak usah nan rancak bahenol bana sabantuak artis pragawati, tapi usah pulo nan pencuik basagi-sagi dimaalah sayang disangkuikkan, haa…. Oo soal keturunan, ndak baa doh urang biaso kabanyakan, nan paralu bapaknyo bukan pamaliang, mande pun bukan perek indak pulo asa palasik. Kok ka bansaik, bansaik molah. Tapi usah nan bansaik banyak utang. Sahinggo baru sapakan bini awak urang lah antri pai managiah, ijan tu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok pandidikan pulo minimal tamaik SMP satingkek jo Sanawiah, cukuiklah itu. Sudah itu akhlak, aa iko mutlak paralu. Carilah gadih sopan urang saulah, nan tau baramah tamah, nan paragiah jo pamurah, nan paibo pasidakah, nan panyantun ka urang susah tapi ikhlas karano Allah. Baa pulo jo agamonyo, bialah ndak siak bana, cuman nan limo wakatu ndak tingga, puaso ibadah wajib, nan sunat banyak saketek, tatap takarajokan. Istimewa nan ciekko nak, rancak labiah bini dari awak. Supayo apo, supayo takalok lai manjagokan, kok lupo ado ka mangingekkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahubuangan masalah nangko nak, ado rumus diagiah Nabi kiro-kiro kato baliau dalam bahaso caro awak, adolah ampek kriteria cri-ciri istri tauladan. Maa nan ampek, yaitu apobilo dipandang hati awak sanang, apobilo disuruah nyo capek pai, apobilo dibari gadang hatinyo, apobilo tapisah elok laku. Itu, sabaliaknyo pulo nak, tando-tando istri cilako nan partamo panampilannyo bantuak cimutu samak-samak mato mamandang (heh…), badan kumuah rambuiknyo kusau, ba kain ndak sandereh, muko masam suko pambudek, katiaknyo babaun padiah, atu, tu. Nan kaduo, kalau disuruah inyo pambantah. Asa dilarang dilangganyo, diajai bantuak rang cadiak, namuah batangka bakaluak arang, badebat batagang ariah, ciek dek awak saribu dek inyo. Nan katigo, kandaknyo barapi-api, mamintak tiok sanyenyek tak piduli di mungko urang, tapi dibalikan nan murah masak cacek, diagiah nan maha tak nyo rajan. Nan gadang indak badaso, nan panjang cumeehkan awak talengahkan disembanyo heh…. Aa iko nan panghabisan, nan panghabisan pangguntiang dalam lipatan, pamanciang dalam balango, penghianat saiahnyo bana. Diadok-an cando saulah, bapurak-purak setia mesranyo alahurabbi. Tibo di baliak pambulakangan, kasiah pindah sayang bapaliang, biliak ditunggu urang lain. Nan bak pantun lah disuaian basaubin anak rang kamang, belok ka Batam pulang pai di pasa banto pamainan, apo katenggang induak samang, di sangko oto di garasi kironyo urang manambangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nak, itulah bunyi pitaruah ayah nak, tantang mamiliah parampuan untuak diambiak ka jadi istri. Jampang kok tibo partanyaan, baa caro manyalidikinyo. Jawabnyo mudah sajo, masalah rupo jo rawik badan bisalah dipandang langsuang. Sawajah asa katurunan kondisi dek ekonomi latar balakang pandidikan, buliah dicari informasi, ditanyo kian kamari, basiasek bakeh kawannyo. Tapi soal pribadi pambaoan, ataupun amal jo ibadah, bayangnyo nampak di parangai caliak korelah tingkah laku sinan kasiah gambarannyo. Kok baitu malah surah ayah, tantu kalian bapandapek, supayo siang nan bak hari, supayo tarang nan bak bulan, nak nyato hitam putiahnyo, tantu pajatu digauli bana. Dibaok bakawan arek, dipacar bacewek-cewek, barulah dapek dipahami. Kok ampo bialah nak tabang, boneh naiakkan ka rangkiang, hati nan tidak ragu lai, he . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabanyo nak soal pacar mamacar ko, ba pole istilah lamo,  bagandak caro saisuak. Di hati ketek kami rang tuo, samiang haram ndak katuju malah cilako tantangannyo. Sabab apo, sabab diliek contoh ka nan sudah nak, kalau api jo bensin lah barampia nan katidak nyalo tabaka, suliklah bana manjagonyo antah dibateh dindiang kaco. Tansano lai hiduik manggajolak yuang, rumah nyalo, kampuang tapanggang, kalam nagari diasok-I, jangguik ayah ang dilalahnyo. Tapi samantang pun baitu, karano dek anak mudo kini, batin maaja indak pa’arek radar lamah amper bakarek tak paham ciek juo jo korenak, kok itu namonyo to the point, tembak tupai bacokok mariah silahkan bacewek, bapacaran, apo boleh buat. Tapi awas, jago jarak ingek jo diri. Martabat di paliharo, anak urang disalamaikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok wakuncar kecek kalian, wajib kunjung pacar kapanjangannyo atau pai apel jo malam minggu, musti tau aturan lalu lintas, mangarati jo rambu-rambu jan sampai awak kanai tilang. Elok-i urang sarumah, sayangi adiak-adiaknyo, muliakan rang gaeknyo, baso-basoi dunsanaknyo. Kecek urang kan alah tandonyo arok jo tinaman, siang tarangi di rusuaknyo, pataguah paga bakuliliang jan lupo jo pupuak kandang. Kok maota basantai-santai baoklah duduak di baranda, mangecek maagak-agak, galak usah marahe-rahe, pulang malam jan laruik bana. Nyampang ingin kalua rumah, bajalan-jalan rekreasi musti saizin bapak mandehnyo batantu kama batujuan, sate sabungkuih itu wajib tu, he . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeknyo mukasuik maajuak urang, awakpun ka kanai ajuak. Ingek-ingek tamakan umpan nak, kononlah pulo bedonyo tukang panciang dijujuik ikan galang gadang mamandanyuik. Sopan-sopan dalam bagaua pantangkan tasingik budi paliang cilako anak bujang lasak tangan tadorong jago-jago resek panja kumari awai, indak luluih EBTANAS nak, drop out kasudahannyo picayolah ang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ado ciek nan manggamang nan mahantu-hantu di pikiran, yaitu dek asik cubo ka cubo, gilo dirintang hati gadang hilang tujuan nan usali, ibarat urang mambali kudo ko nak, baa urang bali kudo, dicubo nan kareh runggo dipakaikan palano sirah lalu diracak ka galanggang, lari sabaliak duo baliak lah panek kudo balapehkan. Dicakau tangguli anguih dipasangi pangaik bendi, cacek tibo salah batimpo, tinggalah kudo jo nasibnyo. Disemba pulo nan bacak putiah inyo nan bantuak rajo bajalan. Kasudahannyo lah marasai kudo sakandang kudo kuku caia pungguang malaleh, bulu kusuik ikua lah regek, ulah dek ciluah salah niat janji mukia jo bali orong sumpah bagumam baidokkan. Usah tajadi tu anak oi…. Utang lah nyato tapabuek tu nak, hukum karma lah mananti anak cucu ang pambaianyo, na’uzubillahhimin zallik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saketek nak, taserak ka ayah piliah, tacicia ka di japuik sawajah umua jo pangkeknyo, ado bana rumus jo ukurannyo. Slisiah umua nan ideal yaitu saparo ditambah tujuah. Aratinyo, umua padusi nan sadang elok satangah umua laki-laki ditambah bilangan tujuah. Umpamo awak baumua duo puluah, nan padusi andaklah sapuluah ditambah tujuah tapeknyo baumua tujuah baleh. Baitupun kok marapulai umua duo puluah anam, anak daro musti saparo dari duo puluah anam tigo baleh ditambah tujuah duo puluah. Umua duo puluah sadang elok, atau kok ka labiah jan banyak bana kok kurang jan sampai jauah, nak saimbang kabau jo padati. Tinggi badan pun dikaji pulo, mangko sarasi bapasangan nak elok roman baiak dipandang, jan tinggi padusi dari awak. Satidak-tidaknyo beda satampo ataupun samo saukuran. Nah itulah nak, lah ayah surahkan caro-caronyo baa manilai rang padusi ko aa cubolah nalarkan jo pikiran satitiak jadikan lauik kok sakapa turun gunuangkan sado nantun ilmu ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katahuilah nak, salain kodrat nan duriah nikah kawin ko ajaran syarak parentah langsung dari Nabi, hukumnyo wajib fardhu ‘ain nilainyo ibadah amal saleh asal kan Lillahi Ta’ala atau karano Allah, sabuah hadis mangatokan maananyo sajo ayah baco “Hai para pemuda, kato Bagindo Rasul kawinlah kalian kalau sudah mampu karena perkawinan akan menundukkan pandangan nan menjaga kehormatan, tapi kalau belum sanggup berpuasa-lah sebab puasa akan menjadi penawar”, Hadis Riwayat Bukhari Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukuik jaleh cukuiklah tarang bukan, bahwa gunonyo kawin diwajibkan untuak tujuan jo mukasuik manjinakkan nafsu syahwat, gejolak batin nan bakobar mahampeh gairah insan nan bak ombak parang jo pasia musim pabilo kalarainyo. Mako perkawinan adolah muaro, perkawinan adolah banda aliran bakeh lapeh saluran mandapek ridha Allah. Tapi pulo, nyampang kok jauah tak tajalang, kok ampia indak taturuik, indak mampu indak takao, ulah dek bansaik badan diri mako kito disuruah bapuaso. Dengan puaso mananggang makan kurang zat api dalam tubuah manurunkan spaning ibaraik listrik manyuruik-i kayu dalam tungku nak taduah angeknyo baro walau tak sampai mamadamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakku, nafsu sabagai rahmat adolah anugerah Allah Ta’ala nan tak dapek dek Malaikat patuik ditarimo disyukuri malalui nikah parkawinan. Sinanlah latak kamuliaan nak, sinanlah nilai ketaqwaan mencapai derajat jo martabat, insan nan kamil sejatinyo. Tapi, nak kok indak jalanan pasa nan batampuah labuah nan golong nan baturu, mambali barang baecer manyeo sakali pakai maminjam basuko-suko alamaik panyakik nan ka buliah nak, tangguang lah AIDS jo HIV atau pun fisik nan samo lapeh kawin yes nikah no, mako jatuahlah awak ka tingkek hewan kumpua kabau jo kumpua kambiang itu istilah paliang cocok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satantang masalah nangko nak, harapan ayah basampaikan. Nyampang isuak umua lah cukuik sihat adoh pitih manaruah alah bamampu lahia jo batin usah ang mananti lamo bana hiduik mambujang tak babini. Sabab baalah jo baitu kok lamo biduak di kualo basauah di bawah tabiang baban indak muatan kosong angin kancang aruih bapesong lidah ombak malapia juo. Ayah takuik nak, biduak ang karam di tapi maratok pulau di subarang hanyo kok buliah pintak jo pinto, lapehkan dulu adiak padusi, awak mairiang di bulakang, baitu sifaik laki-laki hiduik di alam Minangkabau. sasuai jo zaman kutikonyo, di masyarakat alam Minangkabau sampai manjalang jo ka masuak soal jodoh kawin bakawin monopoli di tangan mamak, kok gadih lah mulai gadang satumpak umua limo baleh mulailah mamak bausaho siapolah urang ka dijapuik untuak pasangan kamanakan. Sakirolah nampak nan diangan alah basuo nan  katuju sasuai pulo paretongan, mako langsuanglah batunangan. Cupak tatagak kaji si ragian takambang kaditiru hukum nyo syaraik kadipanuhi sapanjang adat nan bapakai. Parsatujuan nan kapunyo ndak paralu, ndak paralu katuju ndak katuju kok gaek baranak tujuah awak lah calon nan kaampek, tarimo sajo. Pantang bapatah kecek mamak, cilako gadih banyak cencong. Sabab indak nan cadiak dari mamak, indak nan tuo dari kako pasang sudah paku lah mati tak buliah dianjak lai. Nyampang sarupo rang anggan barani manggeleang panjang mahambuang-hambuangkan diri, mako bagilia urang mahariak batitik jo tangkai sapu atau diarak jo limau tawa disambua jo pinang tuo, dikatokan paja lah kanai urang malapeh kapandaian santuang pilalai tu agaknyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baa satantang jo ayah paja, status baliau urang sumando, tugas nyo cuman manikahkan. Soal jodoh soal baralek itu urusan mamak rumah sutan tingga mangamek-ngamek. Datang tamu duduakkanlah, urang makan dibasoi, paruik sandirilah malapiak maluncua pulang karanggai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun nan bujang-bujang, jo kok dibandiang jo nan gadih. Agak mardeka pilihannyo. Hanyo dimaso kawin jolong, mamak mambari kato mati tibo maulang kaduo kali bebas mamiliah nan katuju tingga malapor ka famili. Tapi kok ado silang sangketo antaro kaum kaduo pihak, tibo parentah mancaraikan lapatkan talak sinan juo walau sadang bakasiah sayang. Itu dulu nak, dulu sangkek jaman panjajah. Alun banyak urang marantau maso adat basajaluah. Kini kok ayah liek ayah pandangi, bia di kampuang atau dirantau, nan ajuang nan darai samo sajo lah jauah bana parubahan sarupo siang dengan malam. Maso talangkai lah balipek pasangan cari surang-surang, induak bapak tingga maangguak, mamak kanduang tak dapek bunyi dunsanak tagak mahaminkan. Kok adoh pihak nan mambantah, nan tuo mahampang jalan, nan cadiak gilo mambujuak nan mudo jo karek kayu rencananyo ka jalan taruih kawin lari kini lah mode. Manga wak, atau sangajo pakai kaluan dipauik saeto tali baa nyo rang mambatakan pajalah hanyo tigo bulan tapaso baralek juo. Nan bedonyo nak, nan bedonyo dek cinta mako lai juo, cinta buto indak mancaliak marumbu dimaa tibonyo sampai disalah tak barampun urang kapia nan dipiliahnyo bakarek rotan jo famili. Ditabang kayu nan landai indak dikabuang-kabuang lai, pucuk tatanam di pamatang tabang kalian jo parangai indak kana-kana lai banyak nan ketek nan ka gadang. Jo kok dicaliak sacaro jujur nak, diukua jo pola rukun Islam sasuai pulo jo sandi dasar hak-hak asasi manusia mako sistem perkawinan urang dulu kurang adil kurang manenggang. Kabebasan wanita alah tapasuang, hak bapak dirampeh mamak urang sumando ndak bapungsi sasuai ungkapan jo kacikak urang sumando baa buliah katumbuah namun sunatullah tatap barlaku. Zaman baputa maso bareda barubah nilai bageser sakali aia gadang sakali tapian baranjak baitu papatah mangatokan. Kini panantuan jodoh di tangan anak, tangguang jawab bapak lah bulek panuah dominasi mamak lah lamo runtuah, baliau hanyo tingga lambang hak sakadar dibari tahu bukan maitam mamutiahkan. Tapi sayang, sayang baribu kali sayang ibaraik maukia talampau rawik, bak baragiah tasorong karuak. Generasi kalian kini lah malampau ukua jo jangko makan tabu jo urek-urek mandabiah manampuang darah. Sudah keterlaluan, nglunjak bahaso Betawinyo. Cobu pikia, dengan alasan hak asasi, kalian malenggang jalan surang mangikuik datak kato hati, biarkan anjing menggonggong namun khafilah jalan terus itu motto nan bapakai. Tapi kamipun ibu jo bapak mampunyai pulo hak asasi, nan kalian lanyau baok lalu. Barulah gapuak bagarundang kubangan raso awak punyo rupo jo loncek di pamatang apokah itu adil?. Bukankah latak ridho Allah diateh ridho urang tuo? Katahuilah nak, mangkonyo sampai sayang bapak inyo sarahkan anak gadihnyo ka tangan pamuda baiak-baiak panyambuang tangan asuhan. Mangkonyo cukuik samparono kasiah mande bakeh si bujang, nyo nak mayakinkan parampuan kapanyiliah badan dirinyo malanjuikkan kasiah tabangkalai. Disinilah cucuanyo curahan rila atau tapaku aliran restu nan manjadi miliak ayah bundo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Santano kalian rompak paga kami apo ka dayo urang tuo baluluah tangih bakaluahkan. Dan baalah jadinyo isuk, jo kok tagunjam dalam ibo hati, takana jariah manggadangkan Tuhan kok berang mambangih “nazubillahi minzallik”. Dek sabab karano itu, supayo nan pai hati nak elok, nan tingga hati nak sanang, kito tarah bagian pangka disisak arah ka ujang, nan tangah samo diambiak. Caro lamo saik salayang caro baru guntiang sasiba, bapilin rila jo maaf sinan tarantang kaadilan. Yaitu, katuju dek urang ka mamakai sasuai jo urang kamamandang, itu rumusnyo. Katuju sajo dek kalian ndak sasuai jo ibu-bapo adolah mungkin pasangkan, sabaliaknyo sasuai bana jo kami ndak katuju dek kalian mustahil bisa dilangsuangkan. Mangkonyo elok nak, barilah-rilah jo mandeh kanduang basuko-suko anak jo bapak sahayun angguak famili, itulah sandi jo pondasi tampek bapijak pangka tiang tunggak nan kokoh rumah tanggo. Lamak kalian nan mamakai sanang hati kami nan mamandang sumarak nampak di nagari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini nak ayah bilang ayah papakan, siapo nan haram dikawini sapanjang hukum syariat Islam, ataupun nan tacacek jo tacalo manurut adat Minangkabau, ado tigo baleh parampuan nan tidak  boleh dinikahi. Yaitu, Satu Ibu nan manganduang nan malahiakan tarmasuk ibu dari ibu dan ibu dari ayah atau nenek kanduang. Nan kaduo, anak kanduang tarmasuak cucu dan katurunannyo kabawah. Tigo, dunsanak kanduang bia saibu balain ayah, atau saayah balain ibu. Nan kaampek, dunsanak padusi dari ayah. Nan kalimo, dunsanak padusi dari ibu. Nan kaanam, anak padusi dari dunsanak laki-laki atau anak pisang. Nan katujuah, anak padusi dari dunsanak padusi yaitu kamanakan. Nan kalapan, ibu nan manyusui barikuik ibu dari ibu baliau. Sambilan, dunsanak padusi sasusuan sarato anak cucunyo kabawah. Sapuluah, ibu dari istri atau mintuo, salamonyo ndak buliah. Nan kasabaleh, istri dari anak atau minantu, walaupun lah bacarai. Nan kaduobaleh, anak tiri walaupun ibunyo alah maningga ndak buliah. Nan katigobaleh, dunsanak padusi dari istri kacuali indak dipasumbayankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itulah urang-urang nan tidak buliah dikawini, di zaman Rasulullah dan sahabat diharamkan juo mangawini para jando Rasulullah pun terlarang mengawini perempuan nan masih dalam iddah. Adopun bagi urang Minangkabau nan baradat basandi syarak, basyarak basandi kitabullah, salain dari urang nan tigo baleh ado pulo urang salapan nan bapantang sapanjang adat. Yaitu satu, urang badunsanak ibu; nan kaduo, badunsanak ayah; nan katigo jando dunsanak kacuali  kalau dunsanak lah maningga; nan kaampek jando mamak bia bacarai iduik atau bacarai mati indak buliah; nan kalimo jando panghulu dalam suku aratinyo panghulu awak sandiri; nan kaanam sahabat karib ibu; nan katujuah kiliran subalah manyubalah tu lah dianggap dunsanak; nan kasalapan urang sapasukuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun didalam larang pantangan indaklah samo tiok nagari, ado nan labiah dari salapan. Ado nan buliah sapasukuan asakan panghulu la balain, ado tu. Ado pulo parjanjian duo suku nan tak buliah ambiak maambiak. Atau lain sabagainyo, manuruik paraturan suatu nagari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nantik di suatu maso nak, tibo di janji nan bakarang tibo di padan nan baukua sinan marawa nan baturiah kato buatan batape’i. Waang ka duduak di majlis barado’an jo tuan kari di lingkuang urang nan banyak. Di situ hadir ibu-bapak mamak jo bako handaitolan karib kerabat langkok sugalo nan patuik-patuik urang kaduo balah pihak. Salasai katubah dibacokan mairiang istighfar jo syahadat, mako di dalam bajawek salam ganggam-baganggam samo arek waang pun maucap kabul manjawek ijab calon mintuo ikolah bunyi lafaznyo:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku terima nikahnya dengan mas kawin yang tersebut tunai”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakalimat ndak buliah putuih sahangok ndak buliah carai. Itulah ikarar janji satia. Itulah panobatan bagi rajo-rajo, itulah pelantikan caro pejabat, SK turun tugas dimulai status awak kini suami komandan di rumah tanggo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sasudah baijab kabul panyarahan tugas jabatan dari mintuo ka minantu lalu dibaco sumpah jabatan nan banamo ta’lil nikah, kanduangan isi di dalamnyo yaitu mambari hak kapado istri mamintak pasah talak satu kalau basuo palanggaran, apo nan dilangga yaitu anam bulan tak pulang-pulang kaba indak barito indak. Nafkah lahia tak dibari nafkah batin tak diagiah ataupun manyaki’i lahia jo batin main tangan sumpah sarapah. Kok ka jo a nyo diluluihkan nyo baia pitih saribu uang iwat tu namonyo mako jatuahlah carai sandirinyo. Mako lah lakek hitam jo nan putiah bateken batando tangan, barulah do’a dibacokan, maamin urang nan hadir maikuik sagalo Malaikat, Allah mandangan dari Ar-Rash. Saibarat malapeh kabalaia, kami nan hadir balirik di dermaga mamandang kalian naiak sampan nan surang lah tagak di nan kodoh, nan surang lah duduak di kamudi sambia badayuang ka subarang. Tangan malambai do’a mambubuang sampailah kalian ka pantai bahagia. Mandapek ampunan ridha Allah rasaki malimpah ruah, anak nan saleh dan saleha Amin, Amin Allahuma Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok itu tajadi isuak nak, nan paralu ayah ingekkan musti nampakkan parubahan didalam laku jo parangai gaya jo sikap pambawaan. Kapatang awak ramaja kini lah jadi rang dewasa gala pusako lah bapakai. Untuak itu kok mangecek maliek-liek bagarah magak-agak bacaruik sakali jangan. Nampakkan wibawa ka nan ketek samo gadang di baso basi jo nan tuo mulia baistilah. Kalem kecek rang sinan tapi kok ota samakin dareh, ruok ka bubu balabiahan namuah bagaluik di nan rami alun patuik manyandang gala doh. Asa manampak anak gadih nan kamek nan kuniang kuak mato bak alang ka manyemba lidah nyo taulok-ulok tangannyo mangapa-ngapa tandonyo nikah ndak barakaik. Ibaraik urang baliak dari makah koee alun mandapek haji mabrur, jikok pagawai karyawan kurang loyal randah komite marusakkan korp persatuan. Ingeklah awak ko suami urang, masyarakat umum jo lingkungan lah mambao duduak samo randah tagak samo tinggi sa martabat jo pergaulan. Kanalah awak ko minantu urang, kapamenan ka babanggakan, kabacaliak-caliak dari jauah, sadarilah awak ko sumando urang, awak ko baipa bisan, awak ko basangkuik pauik, tenggang nan banyak ka gauik gapai ulah dek miang badan awak. Kok iyo awak calon pamimpin, ka jadi kapalo rumah tanggo. Pahami bana nan ka di pimpin corak tabiat jo parangai watak karakter nan padusi. Tarlabiah dahulu katahuilah tantang riwayat kajadian asa muasa samulonyo, bahwa takalo maso saisuak sangkek Adam surang diri mauni Eden Taman Firdaus, sadang nan lamak-lamak lalok Tuhan patahkan tulang rusuaknyo bagian nan kida paliang bawah, mako tarjadilah Hawa. Baitu Tuhan manarangkan, sacaro filosofi kejiwaan, sifat-sifat padusi indak jauah barubahnyo jo sifat asa kajadian. Tulang rusuak itu panjangnyo sajangka labiah lawehnyo sajari kurang bangunnyo bungkuak salayang, diluruihkan raso tak mungkin dibengkokkan bapantang pantah, lunak-lunak kareh malantiang, sabantuak busua induak panah. Itulah isyarat klisenyo baoan watak parampuan. Inyo kareh tapi mahayuak bak per wajah basusuk inyo pendek tapi lajangnyo jauah malayang, inyo egois, inyo manjo, cengeng, paraso hati, paijok, ingin dilinduangi. Mangko kok lai bapakai sifaik saba malakok jo kasiah sayang pahami kiek manjinak-i mako dibaliak nan lamah lambuik tasimpan daya kakuatan labiah bak bom jo mariam jan dek awak manembakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nan kausah sakali jangan, mamaso jo kakarasan main tangan balapuak lapak main kato manyumpah-nyumpah. Di muko bakcando takuik dihati nio mambarontak, tubuah nyo dapek dipasuang batin tak mungkin di tunduakkan itulah inyo parampuan. Untuak mambuka palang hati nak masuak ka ruang jiwa, ado pitiuah ka dipakai yaitu ampek tagah jo larangan, ampek pulo suruahannyo. Adopun ampek nan terlarang, partamo usah panyabuik padusi lain pambandiang-bandiang jo nan dulu, pacar lamo cewek saisuak kawan samaso bujang-bujang nostalgia sangkek sekolah, usah. Kunci areklah dalam-dalam simpan di gauang lubuak hati bak bunyi sibuah pantun koto ka ciek jo balai belo tigo jo kampuang paninjaiuan usah tabatiak tabarito bialah luluah di ganggaman. Paliang sakik dek ang padusi kalau miliaknyo digaduh-gaduh punyo sarikaik jo nan lain walau bayangan namo sajo, itu ciek. Nan kaduo, usah pamuji bataruih tarang, atau pancacek bakaleperan. Kalau istri disanjuang-sanjuang dipuji bamuko-muko, alamaik ka tinggi gabubunyo bisuak kok lupo jo daratan tibo sombong ongeh takabua, sabaliaknyo nyampang basuo tak katuju nan laia atau nan batin usah dicacek tembak lapeh. Tarumuak bana pikirannyo datang lah minder randah diri bak ayam kalah jo sabuang. Tapi kok manyanjuang salayang sajo ijan bakasan sambuang paran kok mancacek maagak-agak jo sindia lalu karundiang lapia baliau sambia galak, tu. Nah nan katigo, usah palecehkan di muko rami, ko no lah dakek dipabisan sabagai misal jo umpamo dikatokan  pajako tinggi rasakiee ko mah sajak babaua udi taruih galeh susuik jua bali kandua raso tabali kabau punco. Ndak buliah tu nak, ndak buliah. Kalaulah awak marandahkan urang lalu sato malanyau, jatuah merek kabua raginyo sadangkan masih kadipakai laki nan pandia kecek urang. Nan kaampek, usah ringan tangan, iko nan paliang ayah bandi ko. Sajak sahari dalam rahim taruih manganduang malahiakan induaknyo taseso siang malam bapaknyo marasai cari makan kini lah gadang gadih rancak diagiahkan nyo elok-elok tibo dek awak dilampangi, biadap. Ang tau, inyo tu banyak nan punyo tu, salain dari mandeh jo bapak inyo tu punyo kaumnyo, inyo tu punyo negara, inyo tu punyo Tuhan Allah. Lamak-lamak sajo manangani, taroklah dosonya ndak taampunkan, ulahnyo malampau bateh, ndak mungkin tabantuak lai sarahkan baliak ka bapaknyo, pulangkan mandat kanan punyo. Tapi usah disakik-i urang, ijan dilampang-lampang anak urang, sabab istri bukanlah hewan nan tahan pukua tapi manusia nan tahan kieh, ingek tu dek ang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamudian nan dari pado itu, adopun ampek nan basuruah. Partamo, turun tangan kalau nyo sasak. Antaro suami di satu pihak dengan istri di pihak lain, lah batantu bidang karajo lah nyato tugas surang-surang. Suami mencari nafkah, nan jauah kadiampiakan, nan tidak kadiadokan, batenggang usaho jo kalakah. Istri mauruih rumah, mamasakkan barang nan matah, manyusun, maatok jo maatun, mambagi, maagak, maagiahkan. Mako tagaklah di kakok masiang-masiang, usah sarupo gotong royong kian gamak kumari kaca, nan papa mancingok paja, nan mama mangapiang kayu, jaan tu. sumbang jo jangga dipandangi. Akan tetapi, nyampang istri kurang sehat, lamah-lamah baru basalin atau karajo talampau sibuk bangkalainyo duo jo tigo, cucian sadang batumpuak, nasi lah patuik di kadangi, samba anguih, tareka iduik, paja nan ketek digendongkan uni nyo gilo maranyah, nan tuo mintak jajan, apaknyo manonton tipi itu namonyo bapak mada. Saat-saat ndak bak nantun nak, kito mustilah turun tangan tanggulangi apo nan mungkin paliang kurang manyapu-nyapu manggiliang lado ndak salah manyuci piriang patuik sajo apolai manggosok manareka prihatinlah jo bini awak, payah jadi rang padusi tu. Aa iko ciek lai, alah manjadi kodrat alam nak, kok istri mulai manganduang banyak lah tingkah jo parangai barubah sifaik sakutiko ulah cando babuek-buek kadang-kadang katonyo awak busuak, manjajok satangah mati, ado kalonyo sayang bakalabiahan ndak buliah kalua rumah, kandaknyo tak masuak aka, tangah malam mintak es krim, taragak jo ampiang dadiah kama dicari di jakarta, alah musim mintak durian susu kudo tolong carikan minyak bensin bajilek-jilek, pendeknyo macam-macamlah parangainyo. Nyampang basuo nan baitu nak, musti saba yo nak, saba. Itu ujian calon ayah tu, bak palonco di mahasiswa mamutuih silek jo pandeka. Makonyo ayah ingekkan, usah batangka basiarak, kok non baganyi jo bacarai karano urusan tetek bengek. Patah kamuniang junjuang siriah, jelo-bajelo kailaman, sapatah kaji basalisiah usahlah surau ditinggakan. Nan katigo, aja bagaua jo ipa bisan, suruah inyo bamasyarakat, jarang bana urang nan mampu marukunkan istri jo mandehnyo. Itu sababnyo timbua kacikak kahandai-handai di tapian katonyo antaro induak jo bini urang jo batin basumbaean. Apo sababnyo, sababnyo karano mereka nan baduo raso samiliak samo punyo barabuik kasiah diri awak, hak ibu raso talenggang dek tibo padusi lain padohal inyo nan manggadangkan. Istripun raso mamiliak-i. Sacaro hukum jo syarak sapanjang adat jo undang, suami hak dek istrinyo indak siapo ka mamisah. Kaduonyo batua, kini satu daerah duo tuan surang kasiah nan ciek sayang ibu ingin maatur anak istri mandeen mangapalo baenjo-enjo kaduonyo. Iyokan kecek rang gaek, batabua-tabua laki-bini diacuahkan amai paja durako ka mandeh kanduang ndak ciek jo nan ka elok. Mako ayah ingekkan pandai-pandai jadi gubalo nak, usah kandua tagang salapik paharek pilin silaturahim. Di aja makan sadaun tapi usah sakandangkan, ma’ananyo adil-adil tagak di tangah jan oleang bapindirian pakaikan sifaik bijaksano adokan pendekatan psikologis ratangkan jambatan batiniah, hanyo usah talampau kareh kok non pulo iduik sarumah, arek-arek lungga mangkonyo elok. Nah caro baipa jo babisan, biasokan jalang manjalang, tanamkan raso ukhwah sahinggo hilang kacimburuan terwujud keserasian dalam keluarga besar ipa-bisan. Nak nyo batumbuah kapandaian batambah pangalamannyo, istri diaja bamasyarakaik apo kok itu darmawanita, di PKK, di perkumpulan, di pengajian majlis ta’lim atau di kegiatan olah raga di arisan di julo-julo, pendeknyo asalkan basifaik positif palapeh. Tantu sajo dimonitor dari jauah jan kumat panyakik induak-induak. Aa panyakik induak-induak, partamo bajoak, batandiang lagak, nan kaduo bagunjiang mancukia urang. Dek asik ota ka ota lupo tugas di rumah tanggo, tapaso makan kalapau sinan bamulai basisangek, hati-hati nak. Lah, aa iko nan panghabisan nan kaampek bakato baiyo bajalan bamulah pakaikan sifaik musyawarah, walaupun awak pamimpin kecek awak, pucuak bulek di rumah tanggo bisa maitam mamutiahkan tapi indak buliah bakato surang mandeen bahati ciek, jangan. Mamakan usah mahabiahkan, manabang indak buliah marabahkan. Diktator awak tu namonyo, sadangkan adat bawasiat, nak tuah kato sapakaik, cilako kaji baselang. Syarakpun ado manyuruah, “syura bainahum” bermusyawarahlah antara kalian, itulah inyo demokrasi caro negara baiyo-iyo bahaso awak disinan rahmat ka turun. Apopun langkah ka ditampuah, rencana proyek gadang soal rumah soal usaho, atau urusan ketek-ketek mamiliah warno kain saruang, umpamonyo. Sadonyo musti jo mufakaik jo musyawarah. Nyampang putusan lah diambiak dek awak nan tau masalahnyo. Atau dek sifatnyo darurat musti diambiak kasimpulan, musyawarahpun paralu walau sakadarn formalitas. Saindak-indaknyo mambari tahu. Bahkan, bahkan kok anak kalaulah gadang wajib diajak bamufakaik usah dibaok lalu sajo. Insya Allah nak, kok nan ampek tagah lai tainda, ampek suruah lai tapakai, lidah masin kato badanga wibawa tumbuah di keluarga suami teladan kecek urang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baitulah nak, dek hari lah laruik juo. Ayah tak lamo ka mangecek lah hampia tibo di jangkoan jam habih kutiko sampai rundiang usai di caro tamaik surah baranti nyo lai. Tapi sabalun bakasudahan terakhir ayah ingekkan adopun laki-laki di tanah Minang, mamikua banyak tangguang jawab, disampiang istri jo anak-anak, ado dunsanak kamanakan, sarato bakaum famili, taruih bakampuang bahalaman. Basuo dalam pantun papatah, kaluak paku asam balimbiang, timpuruang lenggang-lenggangkan, dibaok nak rang saruaso, anak dipangku kamanakan dibimbiang, urang kampuang dipatenggangkan, tenggang nagari jan binaso. Aratinyo, samantaro mauruih rumah tanggo nan mutlak wajib paralu kito dituntuik sacaro moral mambela dunsanak kamanakan, bahkan sacaro materil kalau kaadaan nan mangandak-i. Masyarakatpun disambiakan nak, caro balabuah batapian, caro bakampuang banagari, urusan sosial jo lingkungan, usah awak nak iduik surang, usah. Asa lai beres anak bini, urusan urang masa bodo. Dusanak marando tak diuruih rang gaek tarlantar tak piduli alek urang indak dituruik kamatian pantang manjanguak. Gotong royong sakali haram jangan nak. Usah, ayah tak suko tantang itu, singkek langkah sampik bakisa kucuiklah bumi alam nangko, tibo giliran waang susah langau ijau tak ka mangarongong, pitih nan indak laku lai picayolah ka ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satantang diri badan ayah, usah dihirau dikhayakan salagi bagarak tulang nangko alun kamakan rumpuik ragek kalian nan indak dibabani. Namun, kok umua singkek capek baminto ayah bapulang labiah dulu, amak ang ameik dicayahkan itu pitaruah dari ayah tu. Kok waang nak tau juo nak, tigo puluah tahun kami babahua banyaklah tangih dari galak, rintang jo bansaik nang ko juo dek senjang kumari sayuik dunia urang indak tabandiang. Balahia manapi-napi, katangah takuik jo galombang, jo tangan kami bakayuah nak, abiah sampan ganti jo upiah, sampai lah kalian di sumbarang. Walau baitu panangguangan saseyuik baliau tak mangaluah, sadaceh indak panyasalan. Ayah pun manenggang lahia batin lalu ta darek jo tahariak alun tajantiak sasek tangan ko nan hati nyo tasaki’i, demi Allah alun pernah. Dek sabab karano itu bela amak ang sampai-sampai uruih jo jari nan sapuluh haram rilah ayah tak rila dunia akhirat haram tak izin nyampang kasiah basarayokan di panji jompo inyo bagaluang, awas waang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iko nan panghabisan nak,  tutua habih kalimaik sudah rundiang indak barulang lai, dangalah sabuah nangko. Yaitu, kok tasabuik hiduik ka mati tabayang nasib di akhirat, cameh tibo gamang pun datang antah kabaa kok isuaknyo. Lorong di badan ayah tapek bak pantun-pantun urang, maninjau di lingkuang bukik tampak nan dari puncak lawang di dunia bansaik malilik ka mati amalan kurang. Sapanjang kaji nan badanga hadis nan saiah dari Nabi kok sampik mungkin malapangi barek kok lai maringankan, hanyo tigo nan ka manolong nak. Manolah jinih nan tigo, partamo sadakah jariah, kaduo ilmu nan bermanfaat, katigo doa anak nan salihah. Dek seso sapanjang hari indak talakik basidakah untuak kalian sajo tak cukuik konon mangana urang lain. Tasabuik ilmu nan baajakan itu nan jauah sarik bana, sikola tangguang mangapalang mangaji tak sampai katam, pangalaman bakurang-kurang. Antah kok lai nan katigo nak, do’a kalian nan baarokan kok buliah pintak jo pinto sakadar sataguak aia pangipeh angek di kubua tanyo kok lai tapalapeh, kirimi do’a sapatagak. Apolah lafaz do’anyo waang kan alah tau juo. Rabbighfirli wali walidayya warhamhuma kama rabbayani saghira “Ya Allah ya Tuhan ku, ampunilah dosa-dosa ku, ampunilah kedua orang tua ku dan sayangilah mereka sebagaimana mereka telah menyayangiku sewaktu aku kecil”. Tolong yo nak, tolong ciek nan tu lah pintak ayah, nan lain kalian tak barutang ridha jo maaf pamanuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sakian sajolah, disiko sayok patah tabang baranti, paelang marapek di kualo pasan cukuik wasiat sampai pitaruah sagitu sajo tiang dek anak maaf-maafkan. Wassalamu’alaikum Wr.Wb&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-4056822771470978708?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/4056822771470978708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=4056822771470978708&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/4056822771470978708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/4056822771470978708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2007/04/pituah-ayah-2.html' title='PITUAH AYAH 2'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-8696005032414518923</id><published>2007-04-01T01:55:00.000+07:00</published><updated>2007-04-05T02:24:50.116+07:00</updated><title type='text'>PITARUAH AYAH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="" style="display: block;" id="formatbar_JustifyFull" title="Justify Full" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 13);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;/span&gt;Mempersembahkan sebuah bidaran minang, berjudul “Pitaruah Ayah”. Disusun dan disampaikan sendiri oleh Angku Yus Datuak Parpatiah. Pesan-pesan kaset ini khusus diperuntukkan buat anak kemenakan-ku, generasi remaja Minang Kabau, semoga ada manfaatnya. Harapan kami, atas segala kekhilafan dan kekurangan mohon diberi maaf yang sebesar-besarnya. Terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirahmanirrahim&lt;br /&gt;“Rabbish srahli sadri wayasirli amri wahlul u’k datam millisani yaf kahu kauli.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O… nak kanduang sibirang tulang, buah hati limpo bakuruang, ubek jariah palarai damam, sidingin tampa di kapalo. Kamari-mari molah duduak, ado rundiang ayah Sampaikan.&lt;br /&gt;Kalau diliek dipandangi nak, dicaliak umua nan tapakai, badan Ayah baransua tuo, kini manjalang anam puluah. Hari patang mantari turun, awan di barat merah sago, malam nan tidak lamo lai. Nyampang tibo saruan Allah, aja sampai capek paminto umua alah tibo dijangkauan. Tabuah digoa tigo-tigo, badan baganjua baliak pulang katampek asa mulo jadi suruik ka tanah nan sabingkah. Badarun aia pamandian, ba lasia bunyi cabiak kapan, dikocong dikabek limo, cukuik satanggi jo aia bungo. Bararak tandu ka surau, tibo di surau dibujuakan, mairiang shalat ampek takbir. Kini manuju ka pusaro, iyo ka pandam pakuburan. Tagolek di liang lahat, tanah sakapa bapakalang, mahereang mahadok ka kiblat, dibateh papan nan sahalai. Badaro tanah panimbunan, tatagak mejan nan duo, manyalo ciluang hitam, do’a dibaco panghabisan. Tujuah langakah mayik di kubua, nak datang malaikaik pai batanyo. Tapi jangankan tanyo ka tajawab, usaha ndak hawa katabandiang, utang ke anak nan takana, kasiah tagaiang alun sampai.&lt;br /&gt;Jo kok basuo nan bak nantun nak, taradok pusako ka bajawek ataupun warih ka di baia, usah diarok dari ayah. Sabab baalah baitu, salamo dunia di tunggu, Ayah diseso parasaian, gilo diarak-arak untuang. Tapi kaganti ameh, bak di urang timbalam, pitih nan babilang, hanyo pitaruah batinggakan, banamo pitaruah Ayah. Itulah tando kasiah sayang, utang nan nyato pado anak, kini ayah lansaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dangakan molah anak kanduang, simakkan bana nyato-nyato. Satitiak usah lupokan, sabarih janganlah hilang, ganggam arek, paciak tantaguah. Siang ambiaklah ka patungkek, kok malam jadikan suluah pidoman patang jo pagi.&lt;br /&gt;Takalo maso dulunyo, awal mulonyo san kalahia, bundo di dalam pasawangan sadang dilamun-lamun ombak, angin badai, lauik manggilo, kilek patuih hujan basabuang, kalam nan bukan alang-alang. Lua ke Allah, bagantuang indak kamano ka manggapai. Dek lamo lambek badayuang, sapueh-pueh panangguangan sampailah juo di Kualo. Tali turun sauh dibuang, kapa marapek di tapian balabuah surang pasisianyo. Sawajah kapado urang nantun nak, mandi darah sakujua badan, kakinyo malajang-lajang, taganggam tangan nan duo, bunyi pakiak sapanuah kampuang cando pandeka dapek lawan. O . . . buyuang, kok ang nak tahu, itulah anak manusia nan lahia ka bumi Allah nangko lahia sarato jo untuangnyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adopun tujuan jo mukasuiknyo, mangko jo darah samo tibo, sirah hati pakek panganan lambang barani, lahia batin indak manaruah gamang-takuik. Mangapa tangan suok kida mandongkak, manyipak-nyipak, itu ma’ana urang bagak, medan galanggang nan nyo hadang cakak nan tidak kunjuang damai. Pakiak bukan sumbarang pakiak, sorak kumando dilewatkan ibaraik badia jo mariam, tando nagari dalam parang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mako pado hakikatnyo nak, hiduik adolah perjuangan dan satiok perjuangan bakandak manang. Kamanangan janjang ka istana manuju kirisi di partuan. Sasungguahnyo manusia adolah rajo, badaulat di muko bumi Allah bana nan manobatkan, “Inni ja’ilu fil ardhi khalifah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuak itu Ayah pasankan nak, usah manjadi rajo kalah. Nan bajalan manakua-nakua. Mangecek tatagun-tagun, hilang banso punah martabat. Manambah gantang tatanakkan, manyamak dalam nagari. Kalau Waang nak tau juo nak, iduik nangko indaklah lamo, dunia hanyo sakijok mato. Caliaklah contoh jo ibaraik, maso laia di songsong abang, mati di anta dek sumbayang. Antaro abang jo sumbayang, sinan kamat dibacokan hinggo itulah jatah umua. Bakato Muhammad Iqbal, apolah kato dek baliau:&lt;br /&gt;“Umur bukan ukuran masa, hidup tidak takaran zaman, sehari singa di rimba, seribu tahun bagi si domba”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ma’ana manjadi singo nak, bukan manggadang bakato darek bakitabullah di tangan, kandak badannyo awak surang. Indak nak, bukan baitu filsafahnyo, tapi bialah satahun jaguang, pagunokan maso nan pendek, bapacu marabuik buko mambuek amal kabaikan. Baguno ka diri surang, tapakai di masyarakat, manfaat salingkuang alam. Untuak apo panjang bajelo, hinggo batungkek saluang api, kalau awak kiliran tangan masak lacuik, makan parentah. Kok kunun pulo, kuma bamiang manggata di dalam kampuang, cilako hiduik tu namonyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salampiah nan dari pado itu, umua bukan sabateh kubua, hiduik bukan salacuik abiah. Tapi adoh hiduik sasudah hiduik. Panjang nan tidak kaujuangan nak. Itulah hiduik di akhirat, kamari tujuan sabananyo. Takalo insan di alam roh, janji-lah sudah tapabuek, patimbang muluik dengan Allah, makhluk kata An-Khalik nyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kito mamaciak tali kamba nak, usah kandua tagang salampiah, dunia akhirat satimbangan. Nyampang kok putuih kaduonyo sinan tahanyuik handam karam. Kini di rintang angan-angan, isuak diseso panyasalan. Di dunia rintang jo ratok, di akhirat gilo jo gagau, kalamlah jalan ka sarugo. Mangana sakah nan bak kian nak, Ayah bapasan, bawasiat, rantangkan banang ka langik, hubuangkan diri jo Tuhan. Jalin kulindan ateh bumi, paharek buhua jo manusia. “Hablum minallah wa hamblum minannas”. Itulah cancangan duo sagarajai, kapa nan duo salabuahan, samo dek awak kaduonyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mano nak kanduang jo nyo Ayah, ijanklah bosan mandangakan, mangecek indak ka lamo, taga dek seso manyimpannyo. Jikok anak taruih mamandang, simak jo daliah mato batin. Adopun tubuah manusia tarbangun dari tigo rungo. Partamo, runggo diateh, kaduo runggo di tangah, katigo runggo di bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nan dimukasuik jo runggo ateh, iolah ruang di kapalo, bakandak isi pangatahuan, ibaraik dinamo masin kapa, ulu tanago baliang-baliang, pambalah aia di lauik-tan. Tasabuik runggo di tangah, yaitu dado rumpun hati, sangka iman lubuak agamo, ikolah pidoman juru mudi, kaganti kompas di nan kodoh. Jan sampai sasek palayaran, hilang tujuan tanah tapi. Salorong runggo do bawah nak, paruik nan mintak dikanyangkan, umpamo parka tampek barang. Tansano muatan kosong alamaik oleang jalan kapa, dihampeh ombak jo galombang, manantang karam tak batumpang. Atau kalaulah buliah Ayah misalkan kapado alam Minang Kabau tardiri dari tigo luhak. Partamo, luhak nan tuo. Lambang kuciang warnanyo kuniang. Kuciang itu binatang lihai, tinggi pangaruah, berwibawa. Kuniang tando kamanangan. Tujuannyo, urang cadiak adi kuasa, sumber ilmu pangatahuan, “Sains Tekhnologi” kato rang kini. Kaduo, luhak nan tangah. Simbol sirah harimau campo, barani karano bana, hukumpun tidak makan bandiang banamo parentah syarak. Calak alah tajam pun ado, tingga dek bawa manyampaikan. Adaik alah syarak pun ado, tingga dek awak mamakaikan, moral, spiritual, istilah baru. Nan katigo, luhak nan bungsu. Corak hitam lambangnyo kambiang, rila jo saba bausaho, rumpuik nan indak pantang daun, dek padi mangko manjadi, dek ameh mangkonyo kamek. Mangecek iyo jo pitih, bajalan tantu jo kain, karajo tantu jo nasi, ekonomi baso canggihnyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah tadi sahalai pilin tigo, tungku tigo sajarangan. Kok waang nak samparono nak, manjadi urang baharago. Sajundun jasmani jo rohani, dunia dapek akhirat buliah. Mako sarek-kan kapalo jo pangatahuan, panuahkan dado jo ugamo, gasaklah paruik jo harato.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ateh tungku nan tigo, sinan tajarang kahidupan, masak hakikat manusia insan nan kamil sabatangnyo. Tapi usah senjang, barek subalah nak, rumik naraco manimbangnyo. Kok cadiak sajo dibanggakan, hiduik bansaik tangan di bawah, tagigik lidah bapituah. Ameh hurai nan Ang sambuakan Yuang, loyanglah juo kecek urang. Tapek bak bunyi buah pantun, kok rintiak bana kalodeta, lakek talilik di kapalo, kok cadiak bana kalau suka, kecek timpik di nan kayo. Baitupun awak binguang, maraso cadiak, kecek indak bakarunciangan. Disangko pitih pasak lidah, sombong takabua muaronyo. Gekang-bagekang siliah rarek, indak tau tampuak lah layua, lonjak-balonjak labu anyuik, isi gaja, ampo di dalam mahajan, tuah tarnamokan. Di baliak nan dari pado itu nak, kok di ateh isilah panuah, cadiak alah pandai pun inyo, nan di bawah muatan sarek, pitian sambua, bando malimpah. Tapi pasak ditangahnyo lungga, iman goyang, agamo tipih, hilang pidoman kapa basi. Andaknyo, kok kayo suko dmakan, ringan tangan manolong urang, rajin bazakaik, basidakah. Kok tumbuah awak urang cadiak, kusuik sato-lah manyalasaikan, karuah baringan mampajaniah. Maha cacek murah nasihat. Sinan nagari mako aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mako dari itu nak, satiok kakok ka diawai, rundiang sapatah ka disabuik. Bulek lah bana kato hati, sasuai dalam kiro-kiro, naiak-kan dulu ka daraik, caliak timbangan hukum syarak lai kok dalam ridha Allah. Itulah naraco nan tak paliang nak sarato bungkah nan piawai, indak mangicuah salamonyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak kanduang balahan nyao, jarek samato Ayah-Bundo putuih tak jo-aa ka diuleh, sapihak ka b adan diri Ayah, urang nan bukan cadiak pandai, ilmu kurang sikola tangguang, mangaji tak sampai katam, rumik lah Ayah babarito. Ndak mungkin si bisu ka banyanyi, mustahil si lumpuah ka manari, baa rang buto ka mambimbiang. Hanyo dek sungguah rajin manyimak dari alam dapek baguru di sinan tibo pangajian. Mari kito cari rasionyo. Dibalun sabalun kuku, dikambang saleba alam, alam takambang jadi guru, bumi jo langik ado di dalam. Kini nak Ayah curai Ayah papakan, tuah cilako nan talukih, dicaliak jo mato batin, diambiak ka ujuik paham sinan tasaiah ma’ananyo. Ado ampek suruhan, ampek tagah nak. Nan partamo iduiklah bak rumpun aua, usah dicontoh bak tibarau. Nan kaduo, tiru baringin tangah padang, jauahkan sifaik bak kiambang. Nan katigo, simaklah anau dalam rimbo, pantangkan jadi bio-bio. Dan nan kaampek, jadilah sarupo paku, ijan saroman jo binalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baa kakanyo rumpun aua, tapuntalang buluah bambu, nyampang tumbuah hitam tapi lereang tanah suko, tabiang mamuji. Kok indak lah urek nan mangungkuang taban bandaro sadionyo. Bukik pun indak taseso, lurah di bawah talinduangan, gagang manjelo dapek junjuang, maso rabuang carian urang, kok gadang banyak manfaat, lah tuo paguno juo. Baitu sifat ka dipakai nak. Dimanapun bumi dipijak, bila di kampung atau di rantau mambao rahmat ka rang banyak. Pandai-pandai jo masyarakat, tau-tau manenggang raso usah pamaha takuik rugi. Kok mangecek ma’agak-agak, pikiakan tiok ka bakato, tapi usah katokan nan tapikia. Sabab luko di pisau tampak darah, nak duo tigo taweh panawa, sanang nan tidak tampak bakeh, tapi luko di lidah sulik ubeknyo mandanyuik ka ubun-ubun, manggaga ka rantai hati. Di lua mungkin tak bakasan, di dalam manaruah kasam. Nan bak kain dimakan nyangek, lipek patahnyo tak barubah, dikambang nyanyai tiok ragi. Bak kato-kato rang tuo ko’ee “kaki tataruang inai badahannyo, muluik tun taloncek ameh tantangannyo”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salain nan dari pado itu, satinggi-satinggi batang batuang, pucuaknyo runduak ka bawah, manyilau bumi tampek tumbuah, guno nan tidak talupokan, sambia babisiak bakeh rabuang kok sampai kalian gadang isuak usah lupokan jaso tanah, tau mambaleh budi baiak. Lamahnyo pulo kadikatokan, maliuak di puta angin, manggerai dipupuik ribuik. Bak cando-cando ka tumbang, jangan ka patah ratak tido. Tapi tibo tapaso inyo kareh bisa malantiang ka udaro indak siapo ka manahan. Satiok rueh basambilu, tiok buku bamatang pulo langkok jo duri jo miangnyo, namun tabungkuih dalam kalupak, dari lua tak nampak rupo. Aratinyo, samantang awak diateh, usah pan-den palabiak dado kujua takabua tu namonyo. Balarang bana jo ugamo nak, tacacek sapanjang adaik. Urang iduik banyak batuah, urang mati banyak kiramaik. Lauik sati rantau babego taluaknyo baranjau pulo. Ikhlas-ikhlas kalau manolong, suko-suko kalau baragiah mahamun sakali jangan. Sabaliaknyo, usah palupokan jaso urang, walau sahaluih bijo bayam, gadang faedah manfaatnyo, pamaaf saba jo rilah habiskan dandam kasumat. Bia urang baniat buruak awak babudi baiak juo. Pakaikan bana tu nak kanduang, usah dicayah dilengahkan, itu tantang buluah jo bambu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ba’alah pulo jo tibarau. Cubo Ang danga Ang simakkan nak dapek paham hakimahnyo. Iduik tibarau barumpun-rumpun, batangnyo barueh-rueh, badaun panjang bakalupak. Kalau dipandang dari jauah, saroman bana bantuak tabu. Tapi di mamah ramba raia raso amba indak batantu, pangicuah gadang kironyo. Tarau ketek sabantuak jaguang, disilau indak babuah, bungo sahalai tak manaruah. Kalau-inyo tumbuah di lereang atau di tanah katinggian sinan tabukak rasionyo. Barambuih angin ka mudiak, tibarau madok ka mudiak, kok bakisa arah ka ilia inyo baputa kian pulo. Nyampang ditumpu dari ateh, lah sato maangguak-angguak urang diam inyo marumuak. Kian iyo, kamari iyo, lawan jo kawan samo iyo. Pendeknyo sagalo iyo, indak ado nan tidak iyo. Tibo Golkar lah masuak Golkar, urang P-3 inyo P-3, kampanye PDI paliang di muko, indak bapendirian. Aa kasudahannyo jadi anti mambungkuak, masuak karanjang tak baetong, kok pai indak manukuak, pulang indak maluahi, arago bara diri awak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam bahaso nasional tapeklah kok dikatokan bahwa inilah lambang kepalsuan, penuh kepura-puraan tanpa motivasi dan munafik sulit dipercaya. Awak ko musti jujur Nak, kok indak katokan indak kok lai tunjuakkan lai, usah takah-takah spuluik alun ditanak lah badarai, manipu diri sendiri. Lagak bak cando urang kayo, mangecek pantang di bawah, baa jeneang baa lah mantiak perak basapuah dijarinyo, sarawa bagantiak juo. Padohal baju basalang balagakkan yuang, tiok kalapau tiok utang cah bon, cah pinjaman, sakali indak babayaran, ditunggu urang diariaknyo. Anak cacak tabang ka benteang, tibo di benteang makan padi, awak rancak putiah, celeang diresek saku tak barisi. Jauahkan bana nan bak nantun nak. Hongeh kecek urang kampuang, bagunjiang urang suok kida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ado pulo nan sok urang cadiak, manggaleh inyo nan santiang, impor ekspor buah tutua-nyo, bursa efek nan tau bana. Baisuak kawan disantuangnyo (heh…). Jo ugamo inyo nan paham, nak musarab Mantiak Maani tafsir khazen Imam Ghazali, kasurau tiok hari rayo. Jo politik tau daulu sajak nan dari orde baru, soal KBJ pembangunan sampai ke Irak ke Bosnia, ulu nuklir tanago atom Amerika, Asean juo (heh …). Awak bagak jo aruh balai, sihia jo gayuang ilmu batin, kungfu, karate, silek tuo sadonyo putuih dek baliau, di garegak lai basunguik nyo. Kok ota soal baguru pulo, anjiangnyo paliang batuah, lupak gerai nan hitam kulik, dado lapang jangkia tagantuang, pilang-pilang bapaneh pulo, sambilan bukik kajarannyo, kakandiak kakijang lamo, lah tigo liang kanai saiang, kabangkai sakali balun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baitupun nak, ado mangaku santiang jo adat, pantun papatah mahia bana luhak tigo larek nan duo, kato ampek undang duo baleh, pacahan undang duo puluah. Dima-alek inyo lah nampak, kamek manitah pasambahan, ayam kinantan di galanggang. Tapi parangan bacilapuik, tibo kusuik maenjo-enjo, datang karuah maundak-undang, barundiang nak manang surang, mufakat pantang mangalah, bakato indak baistilah. Nan sahandak sabuliahnyo nak, kok iyo awak urang cadiak, cadiaknyo bisa tapakai. Kok awak urang indak tahu usah bapurak-purak tahu. Ikolah nan di katokan dek konghuchu “Orang yang paling bodoh ialah orang yang tidak tahu bahwa dia tidak tahu”. Urang nan tahu baraso inyo indak tahu iko bisa dibari tahu, tapi nan susah nak, indak sadar kalau inyo pandia, aa iko panyakik abih ubek tunggu mananti aja-lu lah, sifaik cadiak tak dapek dituruikkan, bodoh tak bisa diajari. Itulah sifaik cilako, buangkan bana jauah-jauah nak, usah ditiru dituladan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aa kini caliaklah pulo kayu gadang, baringin di tangah padang. Baurek cukam ka tanah, jauah taunjam ka pitalo, panuahlah bumi di rumpunnyo. Dek gampo indak tabukek-kan, dek badai alun ka ta-oleang, ko-no lah goyang manilalu. Taguah jo pandirian, istiqamah dengan tauhid, beprinsip tegar dan kokoh. Kalau yakin tumbuah dipaham, sajangka duduak tak bakisa, satampok tagak tak bapayuang, walau baalah bujuak rayu, haram kuniang karano kunyik pantang lamak ulah dek santan. Rugi jo pitih ndak ditumang nak, jariah payah pasa biaso, tapi jaan diago martabat urang. Lompek-salompek ambua tibo indak baserap kato duo, tak iduik mati pun jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayu baringin bapucuak cewang ka langik, tinggi malepai awan biru, pidoman musafir lalu. Daun rimbun buliah bataduah, bakeh balinduang kaujanan, paneh kaganti payuang panji, ureknyo tampek baselo, batang nan gadang kasandaran, dahan nan rampak ka bagantuang. Aratinyo panutan di masyarakat, cadiak ka bakeh rang batanyo, kayo-ka tampek rang batenggang, bagak tumpuan ka mangadu. Satitiak katonyo di lauiktan, garak dibari jadi contoh, sifat ka suri jo tuladan, sumarak urang di nagari. Perduli dnegan lingkungan, baitu ungkapan maso kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguahpun beringin tinggi manjulang, tapi tingginyo manungawi bukan maimpok nan dibawah. Walau gadangnyo tabirumbun, gadang manenggang ka nan ketek, urang nan indak takuik talendo. Itulah sifaik pamimpin nak, samantang bapisau tajam indak sumbarang dirawikkan doh, jikok manembak baalamat jaleh sasaran makan pelor. Tapi kalau daram atteh lah nyo kabawah, karusuak siku bamain kamuko manggadang sipak, atau lah runciang juo nan barawik, lah nyato lurah tak babatu, marasau sajo dari ateh, bukanlah sifaik dek baringin nak. Ingeklah apo bilo kayu lah rabah, baa bana lah kagadangnyo, batang lapuak daun karegek usah diarok ka bapucuak, antah tindawan ka bungonyo. Tuah nan lamo ilang lalek jo loncek-loncek ka batonggok urang mancibia bakuliliang tangguang lah doso salamoko. Pahamkan bana tu Nak kanduang, ubek makan pantangan dikana jauah bala jo panyakik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nan kaji baringin tangah padang, baa pulo nasib kiambang. Jikok kiambang ka dibaco itulah samalang-malang untuang nak. Iduik nyo manyisiah-nyiah kok ingok manapi-napi, katangah takuik dek galombang. Lai baurek indak cukam, tajuntai kapalang turun. Walaupun tumbuah di aia tapi tarandam-randam nyo tak basah, tarapuang-rapuang nyo tak anyuik. Biduak lalu awak basibak, dek angin badan batundo, kok kunun riak mahampehkan. Kiambang adolah simbol manusia rapuah, lamah darah bamental loyo. Sadangkan iduik ko parsainga nak, parang ganas medannyo kejam, tekad mambantu nan partamo, mansiu nan kaduo. Ragu-ragu dalam basikap bimbang satiok kaputusan, alamaik awak mati, satokok lah kalah sabalun parang. Urang panggamang mati jatuah nak, urang pandingin mati anyuik, takuik jo bayang-bayang surang. Dek sabab karano itu, yakin-yakin jo pandirian. Jaan bak payuang tagajai pasak co alang-alang lamah bingkai, sasiuik angin mandatang sasambua rinai manimpo awak lah kucuik mati aka. Tapi naiakkan panji-panji Ang yuang, bangkikkan Nur Muhammad kipehlah baro tungku batin. Sakali masuak ka galanggang, pantangkan babaliak pulang. Patah sayok batungkek paruah, lagu nan usah tabangkalai, cilako ayam disabuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikok sapancuang alun putuih kalau salangkah indak sampai, kini gagal bisuak ulangi. Dibaliak-baliak ba-mamanggang baru nyo masak lua dalam, diulang-ulang bak manyapuah sinan tatampak mangileknyo, sabab “kegagalan adalah sukses yang tertunda” baitu kecek cadiak pandai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simaklah pulo anau jo rimbo nak, tumbuah tak rago urang tanam barabuik sigaek nak mamanjek indak suatu nan tabuang. Batangnyo manganduang sagu, makanan urang sa nagari jo kudo-kudo malamakkan, ruyuang diambiak ka pincuran, kok dikabuang dibalah-balah, elok ka kasau jo kalantai, ka paga nan rancak bana. Daun nan tou jadi atok nan pucuak ka daun rokok lidih disusun jadi sapu. Ijuaknyo elok ka tali, saga pun banyak kagunoan. Buah lamak nirunyo manih. Dimasak jadilah gulo, diparam tuak namonyo, kok rasan itulah cuko. Sampai-pun ka miang palapahnyo, tapakai ka rauak api, sabalun datang Kewe jo Ronsul jatuih dakek urang namokan. Sungguahpun awak urang batuah banso anau indak takabua sifaik sombong jauah sakali. Tagaknyo manjauah-jauah, indak mamiliah tampek tumbuah, di bukik, di lurah dalam, di nan lereang atau nan data. Bia di gurun tanah lakuang inyo basanang hati juo. Daun nyo ndak rampak bana, kok gugua salero tuo, jatuah barungguak ka rumpunnyo, indak tagaduah kiri-kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Santano manusia mancontoh anau nak, batang sampia namo asiangnyo. Pastilah, nagari aman kampuang santoso gemah ripah loh jenawi, barek lurah tanam manjadi. Itulah masyarkat nan adil makmur, di bawah ampun ridha Allah. Mako tacapailah nagari nan “baghdatun tayyibatun warabun ghafur”. Sabab baalah yo baitu nak, satiok urang bapancarian mampunyoi padok surang-surang tak ado istilah pangangguran. Tatimbun jurang kamiskinan, hilanglah bingik ke nan kayo, kecemburuan sosial kato rang kini. Sadonyo berpotensi, sadonyo aktif produktif, nan buto panghuni lasuang, nan pakak palapeh badia, nan lumpuah panggaro ayam, nan binguang suruah-suruahan. Inilah sumber daya manusia modal utama pembangunan baitu pemimpin mangatokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niro ndak buliah sombong ka lidih, kok indaklah karajo sapu batumpuak sarok di laman. Walau hanyo miang palapah usah dileceh diremehkan. Sabab dek rabuak kaiduik api sanggup mambaka rimbo rayo. Mako kalaulah sampai tak paguno nak, ilia santai mudiak bamain, lah gadang bagelong juo, iduik bagantuang ka ranggaek. Malulah awak bakeh anau, urang lah pulo dari sampiak. inok manuangkan tu nak kanduang, bao pikia dalam-dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaba baraliah, inyo lai sungguah baraliah sinan juo dikaji, tantang bio-bio. Nan dikatokan bio-bio nak, bagagang mamanjek samak, biaso tumbuah di baluka roman saujuik kacang paga. Buahnyo baduyun-duyun, kulik bakilek kuniang hamek haluik babulu anak kuciang, itulah miang sabananyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mako salain banamo bio-bio kacang miang namonyo juo jarang lah urang nan tak tau. Dek inyo bagagang panjang, bio-bio manjala tanah, supayo tagak bak urang pulo tapaso malilik batang bagantuang ka rantiang kayu. Banyak kacang pakaro kacang, kacang miang paliang manggata. Gata dek miang bio-bio taseso sabatang tubuah, jantuang lah mintak gawiak pulo. Ba’a bana sakik padiahnyo nak sulih lah Ayah mangatokan, antah kok urang nan marasai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumpah, kutuak, caci-makian, upek caraco, caruik kungkang, dibanci salamo hiduik. Jangankan ka mandakek, mandanga namo sajo lah jajok. Kok kunun maliek ka pamenan. Jo api mamunahkannyo nak tunggua dikikih dilantiangkan, baitu doso kacang miang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampang kok kito manusia mamakai sifaik bio-bio, sakampuang kanai miangnyo manggata turun-tamurun. Jauahkan laku nan baitu nak, buliah salamaik hiduik awak. Cubo wa’ang bayangkan, ulah dek asuang jo pitanah, gunjiang kian kincah kamari, bisa mararak kasiah sayang urang balaki di sibaknyo. Tibo didagang panggaleh lahabiah di timpo kabakaran, tansano api nan mamakan tingga juo puntuang baronyo. Taga dek bingik dangki urang toke manjadi anak buah. Santano kantua ditimponyo direktur masuak pinjaro, manajer dipecat tagak, sekretaris tabaok rendong. Untuak itu Ayah ingekkan, hati-hati dalam bagaua, banyak batamu bio-bio nak ulek bulu namonyo juo. Karena bak cando jujur muluik manih baso katuju, awak talen parlente pulo panampilan pun mayakinkan. Ado kalonyo potongan dukun paham rasio dalam batin pandai manakok hati urang. Kadang-kadang bantuak ulama, hadihnyo balapiah-lapiah, ayatnyo bak ilia-ilia, iko dalia iko ma’ana. Ado juo rupo sarjana tau jo pasal undang-undang hukum pidana jo perdata. Geleknyo baragam, kicuah jo kecoh nan nyato inyo manyerak miang cundang kabaji nan nyo agiah. Pura-pua ibo, kasihan katonyo ingin nak manolong barisuak urang batagak gaua gawik gapai sapanjang jalan baliau mangakeh di subaliak.&lt;br /&gt;Ma adoh iyo urang macam itu nak, adoh sifaik nan ka dipakai, yaitu manjauah. Ibaraik marambah bio-bio kok hanyo dioyak dari bawah atau diruntun diratehi alamaik miangnyo batebaran badan ang juo nan kagata. Kalau ka tangguang-tangguang masuak sakadar badebat manumpalak eloklah manyisiah sajo. Sabab dek aluih makan jarumnyo, rumik mancari jajak masuak. Indak batali ka diri atau tampuaknyo ka dijinjiang salain dandam parang batin batinju kasudahannyo. Basuo bak pantun-pantun urang, jam gadang di Bukittinggi talatak di Pasa Ateh, tukang palindih daulunyo. Haluih karajo urang kini mangarang bungo jo karateh dek kumbang basosok juo. Nak duo pantun sairiang, babuah rambai di puguak, bungo disasok barau-barau, ulah parangai kayu bungkuak, caia malaleh kuduak kabau. Pahamkan bana tu nak kanduang, jago diri ang kanai miang, apolai manjadi miang, samo tak elok kaduonyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adopun paku ataupun pakis tarmasuak bangso suku rumpuik. Sajak dulu di ranah minang paku takato jadi sayua sampai kini musaua juo. Malah ndak sajo di kampuang awak, lapeh ka Jawa, ka Malaysiam ka Ambon, ka Kalimantan, sampai Brunei Darussalam, populer katupek gulai paku, lontong Padang namonyo sinan. Nan paliang lamak dicampua jariang, serak-serakan udang bariang, asamnyo, asam balimbiang, bungo sambuang konconyo bana. Kok nak tau jo lamak paku nak cubo diulang maangek-i, lah masiak mangkonyo sero. Tapi ado saketek nan maibo, manuruik pituah angku doktor, paku ndak manganduang gizi, sanasib pulo jo cubadak, manganyang indak bavitamin (he …). Bialah ka ba’a pulo (heh …). Nan nyato itulah budaya awak, gulai pusako Minang Kabau. Samanjak alun barabalun, maso lauik sacampak jalo, marapi sagadang talua itiak, paku cubadak alah juo. Hidup paku jo cubadak, maju terus pantang mundur (he…).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A . . . kito tinggakan satu taminak, ditala’ah sifaik-sifaik-nyo tu ambiak ka jadi guru. Dari pangalaman ilmu paku ado bana nan kadi tiru. Yaitu, perjuangan manantang hiduik, “Strange for life”, kato si bule. Yakin, gigiah, pecaya diri tapi jujur. Itu nan patuik kito contoh. Cubo ang like, ang pandangi. Indak sajo di tanah lambuak, di tanah lapa inyo iduik, di salek batu jadi juo. Malah indak pun di ateh bumi di dahan kayu tumbuah paku, di batang karambia bisa subur sampai ka pucuak-pucuak, atok paku ko tatap iduik mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguah manjadi pengembara, hinggoknyo indak manyeso, makannyo mancari surang, pantang manggaduah urang lain, bak cando limau di binalu. Mandiri, itu nan patut ka ditiru, suri tauladan ka dipakai. Satantang gigiah jo gagah caliaklah parjuangannyo, walau dihalang, dirintangi, baluka mahambek paneh, angin pun tak dapek lalu ulah dek angkuah kayu gadang. Inyo mampu batahan iduik di bawah bayang kesombongan. Baru kapatang kanai sabik, pagi cako di lanyau kabau, atau diimpok kayu mati, sahinggo punah tingga tunggua, bisuak pagi tuneh tacogok sa-pakan lah rimbun pulo. Panek batauik tak mamba’a, diparun alun ka’abih, antah kok urek nan tacabuik. Tapi, salagi rumpun tak binaso nan paku, bapantang mati. Sadangkan maklhuk tumbuhan tu nak, indak baraka, indak baraso, indak pulo punyo napasu lai gigiah mancari hiduik. Manga kalian kok manganggur, haa. Banyaklah contoh Ayah like, taganda di parantauan, ta tumbuak usaho galeh pondoh poroh pulang ka kampuang. Pangacuik, kok ka gadang raso tak mungkin, pokok tandeh kadai lah lapeh. Carilah mato lokak lain ba’ako lari dari porong. Kandas galeh, lompek ka tukang, ndak lanteh cubo mangantau salek juo ka maojek. Saindak-indaknyo jadi cingkariak, manguli manjawek upah. Pendeknyo usaho, tidak satu jalan ke Roma kato rang sinan. Nan ka usah, kalau ba CV. Duo Jari, ma’agen manjua ganja, manempe jo tante girang, adaik malarang, undang managah, isuak basinggang di narako. Kok lai baliak ka kampuang, basawah mambuka landang, baparak, taranak ayam, syukur bana turun ka tani. Ha… iko indak sawah tingga, ladang marimbo, hutan kosong, lahan talantar, inyo nak sungguah di palantah. Tangah hari di lapau juo, domino balapia-lapia, gurau jo kincah nan utamo. Sahinggo di luluak tajak balariah, pinggan tak cukuik. Pamaleh, kanker jo tumor dalam hiduik nan panyagan, pambarek tandan, pamalu lambek bakisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantang cilako kami dulu, bagayuik ka urang tuo, babaliak makan ka pusako. Apo lai marengek-rengek, pacar den lah gadang juo, kawin ka ba’a ko den lah Ayah, itu haram bagi anak Minang. Baitupun taradok palajar, mahasiswa nan pacah mental, pangaluah panjang, patuik baraja dari paku. Mantang-mantang anak kuliah, gengsi bana turun ka pasa, namuah manjadi kutu rumah. Panganggur intelek bahaso trend-nyo, rumus nan dipakai-nyo. Tujuan sikola jadi pegawai, cari karajo ilia mudiak, masuak kantua kalua kantua, lamar kian kamari, mohon kamari. Sahinggo lah tipih tapak sipatu, tabuak sarawa, tenteang ikua, batarimo ka indak juo. Tidak ada lowongan atau tunggu saja panggilan, baitu jawab pesonalia. Mako dek bosan gilo mananti umua samakin gaek juo. Kasudahannyo, baputuih aso, tibo depres, frustasi, mamanuang, panggalak surang. Dicarak lai kaleang baigon, babuih muncuang dalam kamar. Cengeng, mako dari itu nak, karano waang lah SMA nan Insya Allah tanago Ayah kuek juo, talakik manyambuang ka fakultas, kini-kini Ayah pasankan nyampang kok jadi mahasiswa, sampai-tak sampai di wisuda, jaan pasang jarek samato jadi pagawai di kantua-kantua. Karano pitiah tiok mangarik, sogok-manyogok lah biaso atau dek sabab karano lain indak manabuak cito-cito. Mako, bukak-lah usao surang, bewiraswasta, bahaso kalian. Jaan tagoda baman jo pagawai, kok indak di kantua indak ka makan, badasi juo ndaknyo, musti sanggup mandiri, bedikari. Ingek kato Bung Karno “Kesempatan itu bukan ditunggu tapi diciptakan”. Kalau hanya hiduik manunggu, samo awak jo lawah-lawah, sifaik pasif tu mah namonyo. Sadangkan awak harus agresif, progresif dan dinamis. Baitu karakter urang Minang, watak pusako dari dulu, kini kalian mawarisi. Adopun nan ka di pantang ka dihindari, laku parangai dek binalu, sifaik cilako dibaoknyo. Takalo bamulo, inggok manempe di kulik dahan, duduak di ujuang-ujuang rantiang. Eloklah baso batang limau, urang bataduah di baok naiak, dijamu dibari makan, tamalam diagiah lapiak. Dek lamo lambek manompang mulai bapucuak salai daun, kian hari batambah rimbun, urek manjala-jala juo kini malilik mangulampai. Akia kato sudahan kalam, nyo barantiang badahan rampak, badaun babungo kambang, batang gampa urek mancakam, kalahlah nan asa dek nan tibo. Kini limau tingga jo namo, ujudnyo nyato la binalu, sumpah bagumam batangguangkan. Jauahkan sifaik nan baitu nak, gadanglah doso mudaratnyo. Tahu-tahu iduik manompang, awak buliah urang tak rugi, usah kalamak dek awak surang, cadiak buruak tu mah namonyo. Licik, kato urang subarang, diagiah hati, bakandak jantuang, nan bak Balando mintak tanah. Buruak laku, jaek parangai, aka ciluah busuak pangana, niaik tak lain maniayo. Banasehat para pujangga, “Jangan ciptakan kebahagiaan di atas penderitaan orang lain” atau bahaso populer Minang Kabau “Lamak dek awak katuju dek urang”. Kok raso dibaok naiak, pareso dibaok turun itulah timbangan rang babudi. Santano budi nan lah pupuah, nak alam sampik langkah tatumbuak. Sulik batenggang bakalaka, badan disisiah urang banyak. Dangalah pantung urang dulu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dek ribuik rabahlan padi,&lt;br /&gt;dicupak datuak Tumangguang,&lt;br /&gt;kalau iduik indak babudi,&lt;br /&gt;duduak tagak kumari cangguang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Babelok babilin-bilin,&lt;br /&gt;di cako padi ka tabiak,&lt;br /&gt;dek elok urang tak ingin,&lt;br /&gt;dek baso urang manggarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok tumbuah ba induak samang,&lt;br /&gt;tenggang amanah tabinaso,&lt;br /&gt;pitaruah dipaliaro,&lt;br /&gt;martabat dijunjuang tinggi,&lt;br /&gt;caliakkan raso budi baiak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ijan samantang urang lah picayo,&lt;br /&gt;awak kuli disangko toke,&lt;br /&gt;ba’a kalatiak ujuang jari,&lt;br /&gt;angek lah tagah dari cangkia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampang anak iduik di rantau agak-agak di kampuang urang,&lt;br /&gt;bumi dipijak usah lambang,&lt;br /&gt;lauik ditampuah jan bariak,&lt;br /&gt;manyanguak indak mangaruahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turuik-kan adaik caro sinan,&lt;br /&gt;isi cupaknyo nan tatagak,&lt;br /&gt;tiru ragian nan takambang.&lt;br /&gt;Kok bakato di bawah-bawah,&lt;br /&gt;usah pangieh jo panggisia,&lt;br /&gt;kecek maikua itiak jantan.&lt;br /&gt;Lah nyato si pontong tak bajari,&lt;br /&gt;cincin ameh baparagokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urang lah mati indak makan, rimah disapu ka ilaman, pantangkan bana tu nak kanduang. Mambunyikan tipi jo radio, usah sahabiah-habiah puta, tenggang subalah-manyubalah. Mungkin anaknyo baru lalok, tagaduah urang sadang damam, pikiran samak-samak ibo. Samantang awak naiak honda, kanalah urang jalan kaki, kanai potong indak mamba’a, nak nan bedo kabuik di balakang, bunyi knalpotnyo nan manyeso. Kasimpulannyo, walau binalu nan tatuduah ambiak ibaraik jo itibar usah manari di ateh bangkai, Ayah tak suko tantang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O… nak kanduang badan dek Ayah, lah panjang Ayah batutua, bajelo kisah tafsiran, mangaji rasio alam. Tapi ba’awal kato bamulai, Ayah bukanlah cadiak pandai, buto do dalam pangatahuan, rabun di tantang pangalaman. Mako, ibaraik si buto dapek gajah. Nan taresek baru ikuanyo, alunlah tubuah sabatangnyo. Kok lai namuah mambaco, nak manyimak mamparatikan, di alam kuliliang kito nagko batabua suri tauladan, banyaklah contoh jo ibaraik. Jo kaharibaan bisa disauak, paham di batin manampuangkan, sinan basuo lubuak ilmu aia janiah, sayak nan landai tampek baranang aka budi. Dek sabab karano itu, rajin-rajin anak baguru, maliek bayang nan tasirek. Cubolah jawab tako-taki, kiat isyarat dari alam dan itu anjuran dalam syarak tu nak. Tuhan bana nan manyuruahkan, batanyo Allah jo firman-Nyo:&lt;br /&gt;“Apakah kamu tidak memperhatikan betapa bumi dihamparkan dan langit di sungkupkan, apakah kamu tidak memperhatikan pegantian siang dengan malam, apakah kamu tidak memperhatikan keberadaan binatang unta dan lain sebagainya ?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah tanyo baruntun dari Tuhan kapado kito manusia :&lt;br /&gt;Afala tubbsirun, afala ta’kilun, afala ta’lamun, afala tattafakkarun Ya Ulil Albab?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satiok tanyo bakandak jawab, nak pudulah pulo tanyo Allah. Hampia sajam Ayah basurah, kini dihimpun ciek-ciek, diambiak pati santannyo. Dari sapanjang tutua tadi tigo sajo isi pidoman, yaitu hubungan diri samo diri, hubungan diri jo manusia, hubungan diri dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari disabuik satu-satu. Adopun hubungan diri jo diri indaklah lain mukasuiknyo mambantuak watak jo karakter dalam mancari kepribadian, adolah limo rasionyo, nak. Nan partamo, tujuan hiduik, motivasi jo nawaitu. Dari mano datangnyo awak, sadang di mano kito kini, kamano arah ka dituju. Batanyo ka diri, untuak apo waang ko iduik? Ka manga datang ka dunia-ko? Kok indak tau jawabannyo, Tuhan manolong manjawabkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wama akhlaktul jinni wal insa illa liyak buduni”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidaklah aku jadikan jin dan manusia kato Allah, kecuali untuak mengabdi kepada-Ku saja. Untuak itu Rasulullah pun batitah, iduiklah sasuko hati, tapi ingek salamo iduik musti ka mati, karajokan apo nan taragak, tapi ingek satiok karajo akan ditanyo, cintoilah apo nan dihati, tapi ingek satiok pertemuan ado perpisahan, itu nan partamo. Nan kaduo, bapandirian taguah, berprinsip nan jaleh istiqamah yakin ke diri. Arek-arek kalau bapacik, taguah-taguah bakeh ka tagak. Usah baganggam-ganggam baro, raso kahangek dilapehkan. Kalaulah tagak di nan bana, ijan ragu manantang bandiang. Nyampang nan hak dirabuik, rampeh, martabat dilanyau urang, pantangkan mundur satapak Yuang, haram bumi  bakeh Ang lari. Syahid membela kebenaran daih mangalah dengan salah. Nan katigo, jujur jo amanah. Di dalam hati manusia ado zat nan paliang adil, itulah inyo kalbu kato rang siak, nurani kecek rang pandai, raso pareso keceknyo adat. Musuahnyo, iyolah napasu, sadangkan akal kumari masuak. Mako satiok kakok ka diawai, tanyolah dulu nan di dalam lai kok izin hati nurani. Biasonyo pikia sakali, mananglah nafsu, akal mandorong jo usaho, badan mambantu jo karajo. Tapi baoklah maranuang dalam-dalam, duo tigo ulang bapikia. Kalbu nan suci akan manang, picayolah. Kompasnyo indak jauah-jauah, yaitu hukum cacak jangek. Piciaklah diri awak dulu, sakik dek awak, sakik dek urang. Nah, nan kaampek, dinamis, ligat kato rang medan, lasak kato rang Minang. Usah layua pandingin darah, talampau banyak agak-agak, suko mananti garah alah. Kalau cameh jo gamang lah dahulu, ragu jo bimbang, takuik kanai alamaik karajo tak manjadi. Tapi kok lah habih tenggang jo kalaka nan di juluak ndak jo dareh, nan dijapuik ndak kunjuang tibo, baru tawaqal pado Allah, takdir tu mah namonyo. Hadapilah dunia dnegan senyum, baitu kato ahli fikir. Nan tarakhir, nan kalimo. Yaitu, basifat saba jo rillah. Nan Ayah mukasuik dengan saba, bukan mambatu muko tembok, kanai lampang pipi nan suok, diagiahkan pulo pipi kida, bukan baitu. Tapi, indak cameh wakatu susah, indak takabua di nan lai. Hindakan tamak jo lobo padokan apo nan ado, syukuri barian Allah. Nan manjadi sifat dari napasu, adolah salalu maraso kurang, ha . . . . Tansamno Marapi jadi perak, Singgalang jadi suaso, nyo mintak andikek jadi ameh, Gunuang Sago manjadi intan. Baitu kandak dek napasu. Untuak itu, ado rem nan paliang pakam, yaitu sifat kana’ah. Aratinyo, sifat kana’ah memanfaatkan dan merasa cukup dengan apa yang diperoleh. Kok urang baparabola, dek awak tipi hitam putiah, usah manonton ka subalah. Tapi, nikmatilah nan awak punyo karano itu baru nan ado. Dek ranggaek nan tidak mampu, maraso banggalah tamat SMA gunokan ilmu nan didapek, itulah inyo sifaik kana’ah. Ba’a pulo hubungan diri jo manusia, dek kito makhluk sosial nan hiduik sanda-basanda, mangko paeloklah hubungan jo masyarakaik. Ba’alah kacadiak awak, baralah kabanyak pitih, kito paralu jo manusia. Saindak-indaknyo paja sirah baru ka laia. Kalau wa’ang mangecek surang, galak-galak indak bakawan, Ayah antakan ka padang gaduik, tandonyo utak nan lah kanai. Katahui-lah nak, sahino-hino hiduik, kalau awak disisiah urang ilia lalu, mudiak tak singgah, ka tangah tarapuang-apuang, ka tapi tapenda-penda. Banyak pintu caro bagaua, kuncinyo hanyo sabuah. Yaitu, hormati orang lain, sakali urang dimuliakan, balipek gando kabalehnyo. Ciek jari manunjuak, tigo nan untuak awak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ado limo nan musti dipakai. Manolah caro nan limo, Partamo, panyapo,; Kaduo, pamuji; Katigo, panolong; Kaampek, pamaaf; Nan Kalimo, panyuko. Tagua sapo dimaa basuo, ibaraik asahan silaturrahim, batin tajam, budi bakilek. Paramah baso katuju, muluik manih kucindan murah, sopan jo santun dilabiahkan. Nan elok, nan rancak bana awak dulu mulai manyapo nan bansaik, sapo dahulu piliah-piliah manyapo gadih, tanyo-batanyo ka sia tantang hobi, tantang usaho, tantang dnsanak familinyo. Kok anak tingga di kampuang, sapo satiok urang lalu, usah disibak jo di sisiah. Pangkek rang gaek dipa-apak, patuik ba amak imbau amak, ba-inyiak atau ba-angku, ka nan ketek baitu pulo. Nyampang awak di rantau urang, asal kenal wajib disapo. Paliang indak, angguak ketek, bahalo, baangkek tangan, itu kapalo baso-basi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adopun sifaik dek manusia nak, ingin dipuji, dikagumi, diumbuak, disanjuang-sanjuang, bataruih-tarang nyo nan sagan. Siapopun ingin panjang umua, tapi takuik manjadi tuo. Mako sananglah bana dihatinyo, dikatokan baliau awet mudo, umua gaek, kaniang bakilek, taimpik galombang anak bujang, ha . . . . Pujilah nan disayanginyo, anaknyo nan kamek, lincah, galeknyo nan tagak tali, tapi ijan dipuji inyo rancak, balapia tinju dihiduang ang. Agak-agak maanjuang urang nak, usah malimbak, malabiahkan, overdosis ibaraik ubek. Bisa malonjak anak bayi, babaliak aruah panabangan, nak tuah dapek cilako. Sasudah itu suko manolong, malang mujua, sakik jo sanang, indak kalapeh dari tangga, kini urang bisuak kok awak. Bakato Buya Hamka :&lt;br /&gt;“Jangan tetawakan orang jatuh, tapi bersyukurlah kalau anda tidak jatuh, dan sebaik-baik pekerjaan adalah menolong orang dalam jatuh”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok sanang jalang-manjalang, kok sakik silau-manyilau, kok mati janguak-manjanguak. Banyak caro manolong urang, tolong jo pitih jo harato, tolong jo jariah jo tanago, saindak-indaknyo tolong tolong jo aka pikiran, jo do’a jadi juo. Sauleh rimah dalam litak labiah lah gadang manfaatnyo dari sakancah nasi, katiko kanyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nan katuju dek Rasulullah, pamaaf indak pandandam. Sampilik mambari maaf, pamaha jo karilahan, itulah urang rendah budi. Mambayang ka paroman-nyo, muko karuah, kaniang bakaruik, hati kasek, bantuaknyo sanga, lah pupuih Nur-Hidayah. Sadangkan Adam lai nyo khilaf, talampau pantang makan khuldi, Tuhan mambari kaampunan, kok kunun-lah kito makhluk. Manuruik dalih biasonyo, nak apobilo urang pabaso tando ceke, apobilo pacimburuan tandonyo jahek, urang pasumpah tando ciluah, pandandam tando takabua, setan basarang di hatinyo. Awak barasiah tak badoso, urang lah salah kasadonyo, namuah batahun ndak manyapo, jo dunsanak bakarek rotan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baparingek Nabi jo hadis-nyo, duo nan ka diingek, duo pulo nan ka dilupokan. Nan kadiingek, salah awak ka urang lain, jaso urang ka diri awak. Dan nan ka dilupokan, jaso awak ka urang lain, salah urang ka diri awak. Nyampang sunsang tabaliak pasang nak, cabiak-cabiak silaturrahim, caia ukhwah islamiah, sinan ka turun murka Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini nan kalimo, nan kalimo yaitu panyuko, barasiah hati, kok urang mandapek rahmat sato basyukur, bagumbira, nyampang kok bala manimponyo, prihatinlah di nasib kawan. Usah sabaliaknyo nak, manampak kawan barasaki, awaklah masam kurang bunyi, hatipun paneh manggalagak, mancaliak kadai urang kayun, dek awak susuik jua-bali. “Ayam batino nan batalua, ikuanyo padiah dahulu”. Jauahkan sifaik nan baitu nak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baitupun usah pamatahkan kecek urang, suko maudi, marandahkan, manunggu utang, di nan rami mamasang pitih barakuak.indak saide sapandapek, balain tapi katagokkan, itu biaso dalam rapek. Tapi agak-agak kalau badebat, iyokan dek urang nan tasampai, lalukan dek awak jo daliahnyo, indak bakasam sambuang parak. Manyubarang di aia dareh adolah bana rasionyo. Ambiak ancang agak kahulu, turuikkan hiliran aia, manyerong ansua ka mudik, malereng geser haluan, biduak ka sampai di subarang. Usah disongsong aruih sungai, karam di riam, diputanyo hanyuik kok indak bamuaro. Manyanangkan hati urang itulah resep pergaulan indak karasan salamonyo, picayolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AdApun hubungan timba baliak antaro makhluk dengan Khalik ibaraik ikan dengan aia. Kok nyampang ikan tapisah, carai talantiang dari aia, alamaik hiduik ka sansaro, tak kama manggapai lai. Tapi sabaliaknyo nak, aia indak manganduang ikan, haram kok inyo ka tagamang, samiang alun ka ta came. Baitulah pulo dengan Tuhan, walau manusia kapia sadonyo, langik engka, bumi durako, indak ka sumbiang martabat-Nyo, zat Allah tatap mulia. Dek sabab karano itu nak, ijan manjauah dari Allah. Hubuangkan diri jo nan satu. Salamo jantuang badanyuik, salagi angok turun-naiak, Tuhan nan ambek dilengahkan. Kalau diri sudah manyatu, dakek nan tidak baantaro, jauah nan tidak bajara’an, sinan hidayah turunnyo. Sahamba-hamba tabu nak, limo kali dalam sahari tamui Tuhan jo talipon, mangecek langsuang samo surang. Mintaklah apo ka di mintak, kadukan nasib parasaian, tangih jo ratok ka bapujuak, tagamang lai ka bajawek Rahman jo Rahim salamonyo. Adopun kok Ang nak tau satantang nomor talipon-Nyo, hanyo sabanyak tigo angko. Yaitu, 24434. duo rakaat shalat subuah, ampek rakaat waktu luhua, ampek pulo dimasuak asar, tigo rakataan di mugarib, ditambah ampek shalat isya. Aratinyo, sumbayang nak, sumbayang, sumbayang, sumbayang, usah ditinggakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manuruik sifaik jo janji-janji-Nyo Allah itu Maha Pengampun, murah maaf, maha jo dandam. Tapi ado duo nan tak bahampunan, partamo murtad, kaduo syirik. Nan dimukasuik dengan murtad nyato-nyato mamutuih tali, maurak buhua gagang iman, kato jo ruek mambulakang, katie sirah urang namokan. Sawajah tantang pado syirik, dalam nan inyo baindakkan, hati nan ragu, ragu bimbang. Dilaia lai maangguak, di dalam batin manggeleng. Tauhid saparo sudah, mancari Tuhan salain Allah. Kok itu sfat nan bapakai, berang Allah sampai ka gunjai tunggu jahannam, hari isuak. Jangankan pado Tuhan Allah, manusiapun lai pandai berang. Kok ati bini alah manulak, tubuahnyo lah mambulakang, tandonyo indak nio awak, caraikan istri sanan juo. Atau di dalam inyo basuami, mancari pulo laki lain, wajib ditalak salamonyo. Mamakai istri nan baitu gayuik hukumnyo dalam Syarak, tacacek bana di nagari, layua talingo kecek urang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mako kini Ayah ingekkan, hati-hati manjago iman. Taguah-taguah paciak tauhid, usah sumbiang, usahlah cakak. Kok bulek indak bapasagi, picaknyo indak basuduik, runciangpun indak bajipang. Walau ba’alah badai mahampeh, lauik gilo tapan mangamuak, kamudi usah dilapehkan. Hanyo Allah tampek balinduang nak, bukan dukun, bukanlah datu, bukanlah pulo tukang tanuang atau mamintak bakeh kuburan, kok kunun ka setan jo ubillih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iyya kanak budu wa iyya kanasta’in, kapado allah kito manyambah kapado-Nyo pulo mintak tolong”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah… itulah nak, itulah pitaruah Ayah. Kok nasehat ko lah namonyo, kok pituah ka Ang katokan. Nan nyato utang ka anak lah taansua. Lain hari Ayahlansaikan.&lt;br /&gt;A . . . baa Ang kini, karano hari lah laruik malam, badan latiah, mato takantuak, kito baganjua lalok dulu. Insya Allah bisuak kok lai iduik juo, disambuang guliang, ditamatkan surah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sagitulah da’ulu, sakian sajo. Mudah-mudahan sedikit waktu lagi akan kami susunkan Pitaruah Ayah serial ke-2. dalam format dan judul yang sama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-8696005032414518923?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/8696005032414518923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=8696005032414518923&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/8696005032414518923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/8696005032414518923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2007/04/pitaruah-ayah.html' title='PITARUAH AYAH'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-8054030695407479149</id><published>2007-02-19T09:21:00.000+07:00</published><updated>2007-02-19T09:24:42.786+07:00</updated><title type='text'>Muhammad SAW &amp; Napoleon Hill</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua pecandu sukses hampir dipastikan pernah baca buku klasik karya Napoleon Hill: Think &amp; Grow Rich yang ditulis tahun 1937. Melalui buku ini Napoleon Hill kemudian diakui sebagai salah satu pelopor dari ilmu sukses di Amerika Serikat. Saya pertama kali mengenal buku ini versi terjemahannya dulu jaman saya kuliah. Namun waktu itu saya tidak membacanya secara sungguh-sungguh. Kemudian belakangan saya juga mendownload versi asli nya dalam bentuk ebook dan baru mulai membaca secara lebih serius. Ternyata buku ini memang luar biasa. Di dalam nya termuat garis besar kaidah-kaidah untuk sukses. Mulai dari DESIRE sebagai kunci awal, kekuatan FAITH, pentingnya AUTO-SUGGESTION, kegunaan IMAGINATION, melakukan ORGANIZED PLANNING dan take DECISION, pentingnya PERSISTENCE, hingga soal kelompok MASTER MIND (ini yang belakangan sering disebut2 oleh rekan2 pebisnis di TDA) sampai bagaimana mengalahkan FEAR, semua ada di buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali membaca, sebagai muslim saya cukup kaget karena sebagai contoh ilustrasi soal PERSISTENCE, Hill memuat riwayat Nabi Besar Muhammad SAW. Suatu contoh yang menurut saya sangat tepat. Meskipun cara penuturan nya sangat "sekuler" dan sedikit bombastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin sewaktu ke toko buku, saya tertarik dengan versi baru terjemahan buku klasik ini. Apalagi dibumbui embel2 "Edisi Revisi &amp;amp; Update Untuk Abad 21". Saya pun langsung membeli. Ternyata memang betul buku nya sudah di update oleh Arthur R. Pell. Alasan nya masuk akal, karena pembaca modern akan lebih mudah memahami jika ilustrasi yang diberikan adalah dari contoh2 kisah sukses modern. Maka Arthur Pell pun menyelipkan kisah-kisah ikon sukses modern seperti Bill Gates, Ray Kroc, Steven Spielberg, Arnold Swazheneger, Howard Schultz, dsb. Penambahan tersebut membuat buku ini terasa semakin relevan bagi pembaca modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya sayangkan adalah, Arthur Pell menghilangkan kisah Nabi Besar Muhammad SAW dari Bab 9 tentang Ketekunan (PERSISTENCE). Sebagai ganti nya ada kisah sukses Howard Schultz pemilik Starbuck. OK. Kisah Howard Schultz cukup inspiratif, tapi kisah Muhammad sang entrepreneur, sang filosof, sang politisi, sang jendral dan sang pembaharu sejati yang telah memperlihatkan persistensi dan dedikasi luar biasa menurut saya amat sangat layak disimak. Kalau kita terbiasa mengutip kisah luar biasa dari Mother Theressa atau Mahatma Gandhi, menurut saya kita juga jangan sungkan mengutip kisah kegigihan Muhammad.&lt;br /&gt;Kalau Anda baca kisah Muhammad versi Karen Armstrong misalnya, dapat kita rasakan betapa beliau telah menjadi teladan kegigihan yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sayang Arhur Pell menghilangkan narasi tentang Muhammad, padahal dalam versi asli nya Hill sendiri mengatakan:&lt;br /&gt;"Consider, for example, the strange and fascinating story of Mohammed; analyze his life, compare him with men of achievement in this modern age of industry and finance, and observe how they have one outstanding trait in common, PERSISTENCE!"&lt;br /&gt;Lebih jauh, kisah Muhammad digambarkan oleh Hill sebagai: "story of one of the most astounding examples of the power of PERSISTENCE known to civilization."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bayangkan, betapa sayangnya generasi sesudah saya nanti jika membaca buku Napoleon Hill tidak menemukan kisah yang demikian inspiratif. Tapi its OK lah, sebagai ganti nya di bawah saya kutipkan versi asli penutup Bab 9 buku Think &amp; Grow Rich, semoga meskipun cerita ini dihilangkan dari buku nya, namun akan tetap menjadi inspirasi di hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;THE LAST GREAT PROPHET&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;Reviewed by Thomas Sugrue&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;"Mohammed was a prophet, but he never performed a miracle. He was not a mystic; he had no formal schooling; he did not begin his mission until he was forty. When he announced that he was the Messenger of God, bringing word of the true religion, he was ridiculed and labeled a lunatic. Children tripped him and women threw filth upon him. He was banished from his native city, Mecca, and his followers were stripped of their worldly goods and sent into the desert after him. When he had been preaching ten years he had nothing to show for it but banishment, poverty and ridicule. Yet before another ten years had passed, he was dictator of all Arabia, ruler of Mecca, and the head of a New World religion which was to sweep to the Danube and the Pyrenees before exhausting the impetus he gave it. That impetus was three-fold: the power of words, the efficacy of prayer and man's kinship with God.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;"His career never made sense. Mohammed was born to impoverished members of a leading family of Mecca.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;Because Mecca, the crossroads of the world, home of the magic stone called the Caaba, great city of trade and the center of trade routes, was unsanitary, its children were sent to be raised in the desert by Bedouins. Mohammed was thus nurtured, drawing strength and health from the milk of nomad, vicarious mothers.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;He tended sheep and soon hired out to a rich widow as leader of her caravans. He traveled to all parts of the Eastern World, talked with many men of diverse beliefs and observed the decline of Christianity into warring sects. When he was twenty-eight, Khadija, the widow, looked upon him with favor, and married him.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;Her father would have objected to such a marriage, so she got him drunk and held him up while he gave the paternal blessing. For the next twelve years Mohammed lived as a rich and respected and very shrewd trader.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;Then he took to wandering in the desert, and one day he returned with the first verse of the Koran and told Khadija that the archangel Gabriel had appeared to him and said that he was to be the Messenger of God.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;"The Koran, the revealed word of God, was the closest thing to a miracle in Mohammed's life. He had not been a poet; he had no gift of words. Yet the verses of the Koran, as he received them and recited them to the faithful, were better than any verses which the professional poets of the tribes could produce. This, to the Arabs, was a miracle. To them the gift of words was the greatest gift, the poet was all-powerful. In addition the Koran said that all men were equal before God, that the world should be a democratic state— Islam. It was this political heresy, plus Mohammed's desire to destroy all the 360 idols in the courtyard of the Caaba, which brought about his banishment. The idols brought the desert tribes to Mecca, and that meant trade. So the business men of Mecca, the capitalists, of which he had been one, set upon Mohammed. Then he retreated to the desert and demanded sovereignty over the world.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;"The rise of Islam began. Out of the desert came a flame which would not be extinguished— a democratic army fighting as a unit and prepared to die without wincing. Mohammed had invited the Jews and Christians to join him; for he was not building a new religion.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;He was calling all who believed in one God to join in a single faith. If the Jews and Christians had accepted his invitation Islam would have conquered the world. They didn't. They would not even accept Mohammed's innovation of humane warfare. When the armies of the prophet entered Jerusalem not a single person was killed because of his faith. When the crusaders entered the city, centuries later, not a Moslem man, woman, or child was spared. But the Christians did accept one Moslem idea— the place of learning, the university."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;Source: http://fauzirachmanto.blogspot.com/&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-8054030695407479149?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/8054030695407479149/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=8054030695407479149&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/8054030695407479149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/8054030695407479149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2007/02/muhammad-saw-napoleon-hill.html' title='Muhammad SAW &amp; Napoleon Hill'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-7169987637142749438</id><published>2007-02-01T09:26:00.000+07:00</published><updated>2007-02-19T09:44:11.771+07:00</updated><title type='text'>The Secret</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film yang berdurasi sekitar 90 menit ini diproduseri oleh Rhonda Byrne dan disutradarai oleh Drew Heriot. Tidak ada jalan cerita yang perlu diikuti secara bertele-tele, karena the Secret dibuat dengan format “kuliah” dari para master dalam bidang filsafat, spiritualitas, motivasi, pengusaha, ahli keuangan, ahli fisika kuantum, dsb. Diselingi dramatisasi singkat atas topik yang diulas. The Secret di Amerika Serikat cukup ramai dibicarakan. Selain mendapat ulasan yang luas di media, the Secret juga antara lain pernah tampil pada acara Larry King November lalu, dan awal Februari 2007 ini akan tampil pada acara Oprah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Film ini diawali dengan adegan seorang wanita yang sedang mengalami masalah hidup, kalau tidak salah diperankan Rhonda Byrne sendiri. Kemudian dia menemukan sebuah buku yang mengungkapkan rahasia terbesar sepanjang jaman. Yang merupakan jawaban atas segala persoalan yang sedang dia alami. Kemudian, karena penasaran, dimulailah pencarian akan the Secret itu sendiri, yang ternyata di masa lalu dikuasi oleh orang-orang yang telah memberikan sumbangan besar kepada dunia, seperti Newton, Emerson, Beethoven, Edison, Einstein, dsb. Byrne kemudian menemukan beberapa Secret Teacher masa kini, yang akan membeberkan rahasia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tampil-lah Bob Proctor memberikan pengantar tentang the Secret. Kemudian satu per satu Secret Teacher yang lain tampil memberikan penjelasan dari berbagai sudut pandang. Diantaranya John Assaraf, Rev. Michael Beckwith, John Demartini, Jack Canfield, James Arthur Ray, Joe Vitale, Lee Brower, Marie Diamond, Mike Dooley, Bob Doyle, Hale Dwoskin, Cathy Goodman, Morris E. Goodman, John Gray, John Hagelin, Bill Harris, Esther Hicks, Ben Johnson, Loral Langemeier, Lisa Nichols, David Schirmer, Marci Shimoff, Denis Waitley, Neale Donald Walsch, dan Fred Alan Wolf. Lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apakah sebenarnya the Secret yang konon di masa lalu dikubur, disembunyikan, bahkan dilarang untuk diedarkan ke publik itu? Rahasia terbesar itu adalah bahwa ternyata pikiran manusia akan membentuk realitas yang akan dia alami. Konsep ini disebut juga Law of Attraction. Bahwa pikiran kita sendiri yang selama ini menarik kejadian-kejadian yang kemudian kita alami. Like attracts like. Pikiran yang positif akan menarik hal-hal yang positif. Pikiran yang negative akan menarik hal-hal yang negative. Inilah rahasia terbesar itu. Kedengaran nya sederhana, namun membawa dampak yang luar biasa. Jika hal ini benar, maka kita akan dapat dengan mudah menentukan masa depan kita dengan mengatur pikiran kita. Pertanyaan nya bagaimana kita dapat mengatur pikiran kita. Perhatikan saja, dalam keseharian kita, betapa kita lebih sering berpikiran negatif dari pada positif. Betapa sering pikiran kita ada dalam kondisi “autopilot“, mengawang-awang, melayang-layang entah kemana. Memikirkan ketakutan-ketakutan akan masa depan, memikirkan penyesalan di masa lalu, yang akhirnya hal-hal negatif yang kita khawatirkan akan “ditarik“ ke dalam hidup kita. Manusia berpikir ribuan kali dalam sehari. Sebagian besar dilakukan tanpa kesadaran. Padahal setiap pikiran kita akan membawa “buah“ nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana menjaga agar kita selalu memiliki pikiran yang akan membawa hal-hal yang baik dalam hidup kita? Dalam hal ini perasaan memegang peran sangat penting. Misalnya pikiran yang membawa perasaan-perasaan marah akan membawa hal-hal yang menyebabkan rasa marah. Sementara pikiran yang membawa perasaan cinta, akan membawa hal-hal yang membuat kita tetap memiliki rasa cinta. Latar belakang “ilmiah” dari Law of Attraction ini adalah bahwa pikiran kita adalah gelombang, sebagaimana setiap partikel yang menyusun semesta ini. Sehingga pikiran kita selalu membangkitkan getaran yang akan direspon oleh semesta. Dalam fisika kuantum juga dikemukakan ide bahwa kejadian di luar sana hanyalah samudera kemungkinan-kemungkinan, yang menjadi “realitas” setelah dibentuk oleh pikiran. Jadi pikiranlah yang membentuk “dunia” kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana memanfaatkan the Secret? Sesederhana Aladdin menggunakan lampu wasiat nya. Kisah Aladdin adalah metafora interaksi antara manusia (Aladdin) dan semesta (digambarkan sebagai Jin). Disaat manusia sudah memutuskan permintaanya, maka semesta akan menjawab dengan: “Your wish is my command!”. Untuk itu proses kreatif yang dapat kita lakukan adalah: Pertama: Ask. Tentukan apa yang kita “minta”. Apa yang kita inginkan untuk wujudkan. Kedua: Believe. Percaya bahwa apa yang kita inginkan sudah dikabulkan. Percaya total diluar apa yang saat ini kita sedang lihat ada alami. Kemudian: Receive. Yaitu Take Action untuk menerima apa yang semesta berikan kepada kita. Proses ini dapat menjadi lebih powerful dengan menerapkan dua hal, yaitu: Gratitude, rasa syukur atas apa yang telah kita dapatkan. Dan Visualisasi, yaitu melakukan visualisasi atas apa yang kita inginkan dalam bentuk gambaran mental yang kuat, dan disertai perasaan yang mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang apakah the Secret dapat diterapkan? Nyaris dalam segala bidang kehidupan. Tidak hanya dalam hal keberhasilan financial. The Secret dapat kita aplikasikan dalam kesehatan, hubungan antar manusia, dsb. Selengkapnya film ini membahas The Secret: to Money, to Relationship, to Health, to the Word, to You, bahkan to Live.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rhonda Byrne mengakui dalam komentar pada film nya, bahwa film ini dibuat setelah dia memperoleh inspirasi dari dua buah buku self-help classic, yaitu: the Science of Getting Rich (1910) karya Wallace D. Wattles dan the Master Key System (1912) karya Charles F. Haanel. The Master Key System disebut-sebut sebagai buku yang memperngaruhi Bill Gates sewaktu drop out kuliah dan mulai membangun Microsoft. Buku ini mengupas dengan sangat detil tentang Law of Attraction, jauh sebelum penulis buku motivasi bermunculan di AS. The Master Key System asli nya adalah materi kursus tertulis yang diberikan oleh Haanel. Haanel adalah seorang industrialis sukses masa lalu. Dan orang bersedia membayar $1,500 (jumlah yang sangat besar masa itu) untuk mengikuti kursus tertulisnya. Konon didikan Haanel pun mengikutu kisah sukses guru nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum menonton film ini jelas bermanfaat. Anda disajikan intisari dari ratusan buku sukses yang pernah ada. Langsung dari pakarnya. Tahun 2005 saya sempat juga menyaksikan film sejenis, yang berjudul What the Bleep Do We know?. “Bleep” disini maksudnya adalah sensor dari “F word”. Beda nya, the Bleep lebih mengupas tentang Quantum Physics dan bagaimana pikiran manusia membangun realitas yang dia alami. Format nya pun hampir sama. Kuliah dari pakar yang diselingi drama. Bahkan dua pakar dalam the Bleep tampil juga dalam the Secret, yaitu John Hagelin dan Fred Alan Wolf. Keduanya pakar fisika kuantum. Hanya dramatisasi dalam the Bleep jauh lebih menarik karena ada jalinan cerita nya. Pemeran nya pun tidak tanggung-tanggung, aktris tuna rungu pemenang Oscar Marlee Matlin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi? Yang belum sempat nonton, setelah tahu prinsip-prinsipnya, segara gunakan the Secret untuk menarik hal-hal positif bagi diri Anda.&lt;/p&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=L5yeHR3RUKo"&gt;Preview The Secrets di YouTube&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-7169987637142749438?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/7169987637142749438/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=7169987637142749438&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/7169987637142749438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/7169987637142749438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2007/02/secret.html' title='The Secret'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-116715828614141707</id><published>2006-12-27T01:37:00.000+07:00</published><updated>2006-12-27T01:38:06.156+07:00</updated><title type='text'>Toyota Land Cruiser</title><content type='html'>&lt;table xmlns="http://purl.org/atom/ns#" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;embed flashvars="" id="VideoPlayback" src="http://video.google.com/googleplayer.swf?docId=6563464508920017475&amp;amp;hl=en" style="width:300px; height:243px;" type="application/x-shockwave-flash"&gt; &lt;/embed&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr/&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Feel the power of Land Cruiser from Toyota&lt;br /&gt;                &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-116715828614141707?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/116715828614141707/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=116715828614141707&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/116715828614141707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/116715828614141707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/12/toyota-land-cruiser.html' title='Toyota Land Cruiser'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-115618143817955343</id><published>2006-08-22T00:20:00.000+07:00</published><updated>2006-09-08T03:41:51.816+07:00</updated><title type='text'>History of the Forex Market</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Marketiva Corporation (&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=372"&gt;http://www.marketiva.com/&lt;/a&gt;). Marketiva is a foreign exchange (forex) dealer where people can start trading with as little as $1 and learn how to successfully participate in the largest financial market in the world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We shall provide in this article an overview of the colorful history of the foreign exchange market. The foreign exchange market as we know it today is the sheer outgrowth of the flexible exchange rate regime, which was officially mandated by the International Monetary Fund, IMF for short, in 1978.The shift from a fixed to a flexible or floating exchange rate system was adopted in consequence of the failure of previously implemented international monetary systems, specifically, the Gold Exchange Standard, the Bretton Woods Accord, and the Smithsonian Agreement, to sustain international economic stability.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THE GOLD EXCHANGE STANDARD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The predominant international monetary system until 1944. Under this system, currencies were pegged to the price of gold, and a nation's economy would incur sharp cyclical periods of economic booms and busts. For instance, when a nation's economy was strong, its imports would increase until the gold reserves were depleted because a nation had to redeem its notes in gold. Money supply would drop in turn since the value of its currency was a function of its reserves of gold. In addition, interest rates would soar high, leading to an economic recession and less demand for money, meaning borrowers find it costly to borrow funds from lending institutions. The prices of that nation's exports would eventually become attractive to foreigners who would&lt;br /&gt;ultimately engage in a buying frenzy of its export goods. This demand for that country's exports would inject more gold reserves into the nation's economy and lead to an economic expansion. This monetary system was superseded by the Bretton Woods system as it failed to maintain international economic order.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BRETTON WOODS ACCORD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In 1944, The United Nations Monetary Fund convened in Bretton Woods, New Hampshire in the United States with delegates from the United States, Britain, and France to set up rules and institutions to regulate the international monetary system. The International Monetary Fund was founded and became fully operational a few years later. National currencies were fixed to the US dollar and the US dollar was also pegged to gold at 35 dollars per ounce. The US dollar became the benchmark and the reserve currency for major economies since the United States was the only nation which was not scarred by war. The British economy was destroyed and many counterfeits of the British Pound were being circulated by Nazi Germany. Hence, the British Pound could no longer serve as a reserve currency to which other currencies could be compared.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Under the Bretton Woods system, currencies were allowed to fluctuate one percentage point from a fixed or par value and an equivalent rate in terms of the price of gold. In addition, the goal of the Bretton Woods conference was to prevent cross border money flight and restrain speculative demands for a currency. Also, countries were not allowed to devalue their currencies by less than 10 percent in order to stimulate demand for their exports. The Bretton Woods accord collapsed in 1973 as a result of substantial movements of capital during the post-war reconstruction period, which led to destabilization of currency rates and economic crises in several nations. There are several theories which account for the collapse of the Bretton Woods system, namely, marginal tax rates, budget deficit, and the government expenditure on the Vietnam War.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMITHSONIAN AGREEMENT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An adjustment to the Bretton Woods Agreement, which was signed by member countries of the GROUP OF TEN at the Smithsonian Institution in Washington, D.C in USA in 1971. This accord included the adoption wider floating ceilings and floors of plus or minus 2.25 percent of a fixed or par value. Furthermore, member countries appreciated their currencies vis-a-vis the US dollar. On August 1971, the US dollar was devalued and the United States abandoned the system of convertibility of the US dollar into gold. The value of gold was also increased to 38 dollars an ounce, which meant a devaluation of the US dollar. The price of gold reached even higher prices a few years later.&lt;br /&gt;The US dollar was over-valued in 1970 owing to excessive government spending on the Vietnam War and a high inflation rate. This monetary system was doomed to crash as it failed to preserve order in international trade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FREE FLOATING EXCHANGE RATES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;During that time, another regional monetary system was implemented in Europe, namely, The European Monetary System, which was created in 1978. European currencies were pegged to one another, mainly the ones showing strength, in an attempt to gain independence from the US dollar. However, the EMS failed as well when the Bank of England failed to stabilize its currency, which was subjected to downward pressure from private speculators, and England withdrew from the EMS. The Forex Market deregulation was deemed to be a necessity at best seeing that the International Monetary Fund mandated its application in 1978. A currency may be traded by anyone, and its value is a function of the forces of supply and demand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Increased volatility of currency rates continued to prevail on the Forex market with the advent of free trade agreements, new financial instruments and technological advances in the eighties, such as the personal computer. The Forex market became so large that even governments cannot control exchange rates anymore as a significant size of transactions is in the hand of private traders. It is estimated that the daily turnover of the foreign exchange market reaches more than 2 trillion dollars. The year 1998 marks the start of online retail Forex trading and currencies can be bought and sold by any individual investor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNDERSTANDING FOREX&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If New York is considered to be the largest center of equity trading, it only ranks second to London, which is considered to be the most active trading session in the Forex universe in terms of volumes. When the US and European session overlap, volume reaches the highest levels. Forex travels with the sun around the world. Trading begins in New Zealand, and then moves to Sydney, Tokyo, Hong Kong, Singapore, Frankfurt, London, and New York. Forex is a seamless 24 hour market and hence it is free of market opening and closing gaps unlike the equities markets. Currency traders are must continuously monitor countries news and events related to currency pairs they trade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For example, an investor trading the pair EUR/USD should constantly examine the latest news and events relating to the macroeconomic performance of both the Euro zone and the US. Currency traders can react to news and events around the world and make informed decisions based on the latest news before decidinh which positions to take.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Forex daily turnover exceeds 2 trillion dollars, which means that the Forex can dwarf all the equities markets combined together. The Forex is an over the counter market, or OTC market for short, meaning that trading Forex is not centralized on a single exchange; rather trading is conducted via computer terminals at major banks and dealer/broker houses, a reason for which the Forex is sometimes referred to as the inter-bank system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forex is a true network of dealers (banks and market makers) each quoting their bid and offer (ask) rates. Bid is the price at which a dealer is willing to buy the base currency, and ask, or offer, is the price at which a foreign exchange dealer is willing to sell a base Currency. There are Forex dealers in every time zone and in every financial center in the world. Dealers make profits from their spreads, or the difference between bid and offer rates. Market participants in the Forex include institutional and individual investors. Corporations with international operations trade the Forex to hedge currency fluctuations risk. The US Federal Reserve System and other countries central banks participate in the Forex through their monetary policies by increasing or decreasing interest rates, which in turn has an impact on the money supply in their countries. Central banks also engage in the buying and selling of foreign reserves to guard against severe fluctuations in their currencies and to stabilize their macroeconomic performance. International banks, hedge funds, large commodity trading advisors (CTAs), and private traders play the Forex as well.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is estimated that 95 percent of Forex transactions are speculative in nature and only 5 percent represent hedging activities against currency rates fluctuations. Major currencies are the most commonly traded currencies in the Forex and they account for nearly 85 percent of total volume. Potential for making profits exists 24 hours a day as one currency of each pair is gaining and the other is losing. Currencies are traded in lots, or quantities. Leverage makes the Forex market an attractive investment vehicle as traders can control larger funds than they can actually afford. For instance, the minimal required investment amount in the equities markets is 25000 dollars. Marketiva offers a 1:100 leverage, which means that an investor can control a quantity 100 times larger than his investment. Leverage does play a role of amplifying profits and losses but does not make Forex any riskier than any other financial market as the risk to reward ratio is only 1 percent. Currency traders geared with appropriate money management skills, knowledge of the basics of technical analysis and fundamental analysis stand to make profits in the Forex market. Forex investors must be big picture individuals and information is available to enable them to react to events on time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is estimated that more than 95 percent of currency traders have no prior knowledge of the aforementioned methodologies of analyzing the market and hence experience major draw downs in their equities. The Forex market is the most liquid market and traders can enter and exit trades with ease. There are always buyers and sellers of a currency pair and a currency trader would never have to worry about finding a buyer or a seller of his pair because there is no market interest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Again, we suggest you to trade with virtual money for as long as possible, before trading your own funds. We will continue this practice of sending educational e-mails in order to help you obtain further knowledge about the foreign exchange market.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-115618143817955343?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/115618143817955343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=115618143817955343&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115618143817955343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115618143817955343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/08/history-of-forex-market.html' title='History of the Forex Market'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-115427462258010194</id><published>2006-07-30T22:49:00.000+07:00</published><updated>2006-07-30T22:50:22.600+07:00</updated><title type='text'>Sukses - lanjutannya?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;From: Suwito &lt;suwito_yo&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;To: Indonesia-Young-Entrepreneurship[at]yahoogroups[dot]com&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;“Sukses – apa lanjutannya?” Ini sebuah judul email yang menggelitik. Simpel, tapi susah jawabnya ya kan? Pertanyaan “sukses itu apa?”, sudah susah dijawab, apalagi lanjutannya..?&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Nah, kalau kita mengacu kepada pendapat mayoritas masyarakat yang pada umumnya menganggap bahwa sukses itu identik dengan uang, maka ada baiknya kalau kita meninjau lebih jauh apa gerangan yang ada di balik itu semua. “Money oriented people” biasanya beranggapan bahwa pada saat Anda berhasil mengumpulkan sejumlah besar uang, maka di situlah letak kesuksesan Anda. Kesuksesan yang bersifat terminal, artinya Anda telah sampai ke titik akhir dari sebuah perjuangan panjang. Titik di mana Anda tidak perlu lagi bekerja, titik di mana Anda juga telah memperoleh kebebasan penuh, kebebasan untuk berbuat apa saja sekehendak hati. Mau tidur di saat orang lain sibuk pergi ke kantor, ya boleh saja. Mau jalan-jalan ke luar negeri atau main golf di saat orang lain sedang bersitegang di ruang rapat, ya nggak ada yang larang. Pokoknya, apa pun yang Anda mau lakukan, tidak akan ada yang keberatan. Istri, suami, kerabat, famili, pegawai, dan siapa pun, termasuk mertua pun pasti tak akan menegur, apalagi mencegah. Toh Anda sudah kaya, dan barangkali inilah yang kebanyakan orang mengartikannya sebagai indiksasi sebuah “financial freedom”. Kebebasan keuangan, merdeka secara finansial!&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Bayangkan, sementara orang-orang lain masih menjadi budak uang, bekerja mati-matian setiap hari untuk dapat memburu uang, Anda justru telah berhasil menjajah uang, menyuruhnya bekerja untuk mengundang teman-temannya yang lain menjadi pekerja Anda. Hebat sekali kan?&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Ya benar. Anda hebat. Hanya saja, kaya atau sukses itu sifatnya relatif. Tidak definitif. Sukses atau kesuksesan sudah pasti sulit untuk dibuatkan tolok ukurnya. Kalau kaya? Bisakah diambilkan angka-angka yang bisa mewakili kesuksesan kita?&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Kalau si Badu yang berpenghasilan 2 juta rupiah sebulan, berjalan-jalan di sebuah perkampungan kumuh yang penduduknya banyak busung lapar, maka dia mungkin akan merasa dialah orang terkaya di lingkungan itu. Tapi kalau ia kemudian melintas di kompleks elit semacam Pondok Indah Jakarta, kemungkinan besar ia akan merasa berubah miskin seketika itu juga. Seorang teman yang pengusaha, selama ini merasa telah mencapai tingkatan hidup yang “financial free” sehingga mengekspresikannya dengan bepergian ke luar negeri berulang kali setiap tahun. Namun suatu saat, ia berkata kepada saya, bagaimana ia merasa miskin kembali, saat mengunjungi Hollywood di Amerika Serikat. Lho, bagaimana ini? Siapa miskin, siapa kaya?&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Yang saya dengar, orang terkaya di dunia yang namanya Bill Gates juga masih datang ke kantor setiap hari. Aneh ya, apakah ia ini merasa masih kurang kaya atau kurang sukses? Atau belum benar-benar “financial free”?&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Yah, itulah yang namanya sebuah relativitas. Saya hanya berfikir, andaikata Anda menganggap kelimpahan uang sebagai sebuah terminal akhir, maka Dewa Kesuksesan akan menyambut Anda dengan kata-kata: “Happy landing in your own paradise..” lalu Anda dipersilahkan masuk kesebuah pintu gerbang yang di dalamnya terhampar sebuah padang rumput hijau indah serta luas tiada bertepi. Sepintas pemandangan itu sangat-sangat indah, tapi Anda bingung harus melangkah ke mana. Yang umum terjadi, pada masa-masa awal orang akan sangat menikmati terminal akhir dari sebuah kesuksesan seperti itu, namun perlahan tapi pasti, di suatu batas ia akan mengalami kejenuhan yang menyebabkannya merasa kehilangan tujuan.&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Saya mendeteksi fenomena itu sebagai sebuah sindrom. Dari pembicaraan dengan beberapa rekan yang berkompetensi dalam aspek-aspek kejiwaan, belum ditemukan istilah yang benar-benar tepat dan baku untuk itu. Oleh karenanya saya cenderung untuk memberi istilah sebagai “sindrom kehilangan tujuan”, atau kalau boleh disingkat, kita sebut saja sebagai “SKT”.&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Penyebab sindrom tersebut adalah karena seseorang menganggap “keberhasilan dalam mengumpulan banyak uang” sebagai sebuah titik akhir dari sebuah perjuangan. Dan bila keberhasilan sebagaimana yang didefinisikan itu telah tercapai, maka saat itulah “sidrom kehilangan tujuan” akan muncul.&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Dampak dari SKT ini cenderung negatif, dan bisa terjangkit pada semua orang dari profesi apa saja, dan tersebar mulai dari lapisan masyarakat paling bawah, sampai ke lapisan paling atas.&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Di tingkat lapisan masyarakat bawah, bisa kita lihat gejala SKT menghinggapi mereka yang merasa kebutuhan pokoknya telah terpenuhi. Beberapa rekan yang bekerja sebagai sopir atau pesuruh kantor (office boy) di perusahaan-perusahaan besar, menerima gaji yang jauh lebih tinggi, bila dibanding karyawan sejenis di perusahaan lain. Gaji tersebut sudah berlebihan menurut kebutuhan mereka, sehingga walau sebagian ditabung, masih ada sejumlah uang tersisa yang entah untuk apa nantinya digunakan.&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Mereka akhirnya terkena SKT, karena setelah semua kebutuhan pokok dan nafkah keluarga telah terpenuhi, untuk apa lagi kelebihan uang itu ? Apa lagi yang harus dilakukan ? Maka. seperti telah disinggung di atas, SKT cenderung berakibat negatif. Sebagian dari mereka akhirnya pergi ke dunia gelap, foya-foya, mabuk-mabuk dan banyak yang merencanakan kawin lagi.&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Pada tingkat menengah, gejalanya tidak jauh berbeda. Foya-foya sudah menjadi standar yang lumrah. Kalangan menengah biasanya menginjak taraf kemapanan sekitar umur 40-an tahun. Maka SKT menjelma dalam bentuk yang sudah sangat dikenal masyarakat, antara lain berupa “masa puber kedua” dan semacamnya. Makin tinggi tingkat kecukupan seseorang dalam soal materi—(ini sering diidentikkan orang sebagai keberhasilan hidup)--SKT menampakkan dampaknya lebih dahsyat.&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Di kalangan atas, banyak dari kaum elit memelihara istri-istri simpanan, mencari hiburan keluar negeri, berjudi di pusat-pusat perjudian internasional. Yang lebih parah, para pengusaha raksasa yang terkena SKT, melanjutkan sepak terjangnya dengan merugikan orang lain, misalnya mencaplok perusahaan-perusahaan yang lebih kecil, berkolusi untuk menguasai lahan-lahan milik masyarakat yang berpotensi ekonomi dan banyak tindakan-tindakan tidak etis lainnya.&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Lain halnya apabila seseorang menganggap keberhasilan dalam mengumpulkan kekayaan materi sebagai sebuah “titik awal” dari sebuah perjalanan lanjutan menuju kesuksesan lain yang lebih bermakna dan lebih berkualitas. Orang-orang tipe ini tidak akan terkena sindrom, sebab Dewa Kesuksesan tidak menyambut mereka dengan kata-kata: “Happy landing…...”, melainkan dengan ucapan “Welcome on board..”, untuk selanjutnya mempersilahkan orang sukses menaiki kapal yang dikemudikannya, lalu berlayar menuju pulau-pulau kesuksesan berikut.&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Apa saja yang dimaksud dengan pulau-pulau kesuksesan berikut itu? Ya, antara lain mendirikan pabrik-pabrik baru yang mampu menampung banyak pekerja dalam rangka menanggulangi kasus pengangguran, mendirikan bank-bank perkreditan rakyat yang membantu kelangsungan usaha rakyat kecil, mendirikan yayasan-yayasan yang membina kaum jompo dan yatim piatu, sekolah-sekolah dan last but not least… menyelenggarakan seminar-seminar dan pelatihan-pelatihan kewirausahaan untuk berbagi pengetahuan serta pengalaman, agar banyak orang dapat mengikuti jejaknya menjadi pengusaha yang berhasil….&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;rgds.&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;Wito&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;br /&gt;&lt;/suwito_yo[at]filamendo-sakti[dot]com&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-115427462258010194?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/115427462258010194/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=115427462258010194&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115427462258010194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115427462258010194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/07/sukses-lanjutannya.html' title='Sukses - lanjutannya?'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-115427271493970098</id><published>2006-07-30T22:16:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T02:05:21.940+07:00</updated><title type='text'>Just Laugh</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;HRD: Nama saudara siapa ?&lt;br /&gt;Pelamar: Prawojo pak .&lt;br /&gt;HRD: Coba ceritakan tentang keluarga saudara !!...&lt;br /&gt;Pelamar: Saya 2 bersaudara,&lt;br /&gt;adik saya masih kuliah di Jogya.. Orang Tua saya tinggal di Surabaya ..&lt;br /&gt;Kakek dan nenek dari Bapak tinggal di Solo..&lt;br /&gt;Kakek dan nenek dari Ibu tinggal di Semarang..&lt;br /&gt;Paman dan Pakde semua tinggal di Tegal..&lt;br /&gt;HRD: Apakan saudara dapat berbahasa inggris ?&lt;br /&gt;Pelamar: Yes .. sir .&lt;br /&gt;HRD: now tell me about your family in English !!...&lt;br /&gt;Pelamar: Sorry sir .. i don't have family in English ..., they're all living in Indonesia&lt;br /&gt;___________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teacher: "Where were u born?"&lt;br /&gt;Student: "Singapore, Sir."&lt;br /&gt;Teacher: "Which part?"&lt;br /&gt;Student: "All of me, Sir."&lt;br /&gt;___________________________________________________________________&lt;br /&gt;A teacher was asking her class: "What is the difference between 'unlawful' and 'illegal'?" Only one hand shot up. "Ok, answer, Joan,"&lt;br /&gt;said the teacher. "unlawful" is when u do something the law doesn't allow and "ill-egal" is a sick eagle."&lt;br /&gt;__________________________________________________________________&lt;br /&gt;Bad News and Very Bad News&lt;br /&gt;Doctor: I have some bad news and some very bad news.&lt;br /&gt;Patient: Well, might as well give me the bad news first.&lt;br /&gt;Doctor: The lab called with your test results. They said you have 24 hours to live.&lt;br /&gt;Patient: 24 hours! That's terrible!! What could be worse? What's the very bad news?&lt;br /&gt;Doctor: I've been trying to reach you since yesterday.&lt;br /&gt;_________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tooth extraction&lt;br /&gt;Patient: How much to have this tooth pulled?&lt;br /&gt;Dentist: $90.00.&lt;br /&gt;Patient: $90.00 for just a few minutes work???&lt;br /&gt;Dentist: I can extract it very slowly if you like.&lt;br /&gt;_________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubruk Bule&lt;br /&gt;Seorang cewek yang bahasa Inggrisnya kacau-balau suatu hari nubruk seorang bule ketika jalan-jalan di mall.&lt;br /&gt;Cewek: "I'm sorry."&lt;br /&gt;Bule: "I'm sorry, too."&lt;br /&gt;Si cewek bingung. Doi ngerasa harus ngejawab tuh bule.&lt;br /&gt;Cewek: "I'm sorry, three."&lt;br /&gt;Bule: "What are you sorry for?"&lt;br /&gt;Cewek: "I'm sorry, five."&lt;br /&gt;________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari Pekerjaan&lt;br /&gt;Di sebuah iklan lowongan kerja...&lt;br /&gt;- Anda lulusan SMA/STM?&lt;br /&gt;- Anda punya keahlian?&lt;br /&gt;- Punya ijasah keterampilan?&lt;br /&gt;- Ahli bahasa Inggris?&lt;br /&gt;- Tapi sampai sekarang belum bekerja?&lt;br /&gt;Cari kerja dong!&lt;br /&gt;_________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemalak&lt;br /&gt;Seorang polisi menangkap seorang pemalak yang juga peminum berat. Doi sangat meresahkan masyarakat di sekitarnya.&lt;br /&gt;Polisi: "Kenapa kamu malak?"&lt;br /&gt;Pemalak: "Terus terang, saya malak supaya dapat uang untuk beli Minuman keras."&lt;br /&gt;Polisi: "Lalu kenapa kamu minum?"&lt;br /&gt;Pemalak: "Supaya dapat keberanian buat malak."&lt;br /&gt;_________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERPUSTAKAAN&lt;br /&gt;Di tengah malam, telepon di rumah seorang petugas perpustakaan bernama Bobi berdering.&lt;br /&gt;"Selamat malam. Maaf mau tanya, perpustakaan buka jam berapa ya?"&lt;br /&gt;tanya suara seorang lelaki di telepon. "Ya ampun, Anda menelepon tengah malam begini hanya ingin tahu kapan perpusatakaan buka?" tanya Bobi. "Tapi ini sangat penting", kata penelepon.&lt;br /&gt;"Jam sembilan pagi", kata Bobi.&lt;br /&gt;"Jam sembilan??? Tidak bisa lebih pagi lagi?" tanya si penelepon.&lt;br /&gt;"Memangnya kenapa Anda ingin datang pagi-pagi?" tanya Bobi.&lt;br /&gt;"Siapa bilang saya ingin datang? Saya ingin keluar dari perpustakaan ini..."&lt;br /&gt;_________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIS&lt;br /&gt;Suatu malam seorang lelaki yang sedang mabuk naik bis dan duduk di sebelah perempuan berumur. Si nenek memandangnya dari atas ke bawah, kemudian berkata, "tahu nggak, kamu akan ke neraka!"&lt;br /&gt;Si lelaki melompat kaget dan berteriak, "Stop...kirriii. Salah naik bis."&lt;br /&gt;_________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DARI MANA DULU ?&lt;br /&gt;Penjaga kolam menghampiri seorang anak lelaki dan menegurnya, "kamu tidak boleh kencing di kolam renang ini, mengerti?!" Dengan wajah tak mengerti si anak berkata, "tapi semua orang kan pada kencing di kolam??" Penjaga mencoba bersabar, "iya, memang. Tapi kencingnya tidak dari atas papan loncat."&lt;br /&gt;_________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah si Umar&lt;br /&gt;Adalah seorang pekerja Syria yang sedang bekerja di lantai 13 sebuah gedung.&lt;br /&gt;Tiba-tiba seorang berteriak-teriak, "Umar . Umar . anak perempuanmu Fatimah mati karena kecelakaan ... Umar...!"&lt;br /&gt;Karena panik, orang ini langsung loncat lewat jendela... dari lantai 13. Ketika dia hampir mendekati lantai 9, dia baru ingat bahwa dia tidak punya anak perempuan bernama Fatimah, setelah dia hampir mendekati lantai 5, dia baru sadar bahwa dia belum menikah.. apalagi punya anak. Dan ketika dia hampir menyentuh tanah.. dia baru sadar bahwa namanya bukanlah Umar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-115427271493970098?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/115427271493970098/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=115427271493970098&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115427271493970098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115427271493970098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/07/just-laugh.html' title='Just Laugh'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-115408997787247657</id><published>2006-07-28T19:12:00.000+07:00</published><updated>2006-07-28T19:32:57.973+07:00</updated><title type='text'>8 Kado yang Paling Berharga</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kado ini tidak dijual di Toko manapun, kado ini bisa diperoleh secara gratis dimanapun dan kapan saja anda mau untuk dipersembahkan kepada orang-orang yang anda sayangi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEHADIRAN&lt;br /&gt;Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yg tak ternilai harganya.&lt;br /&gt;Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif.&lt;br /&gt;Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting.  Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENDENGAR&lt;br /&gt;Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan.&lt;br /&gt;Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan Anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu.&lt;br /&gt;Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAM&lt;br /&gt;Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEBEBASAN&lt;br /&gt;Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah "Kau bebas berbuat semaumu".&lt;br /&gt;Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEINDAHAN&lt;br /&gt;Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho.&lt;br /&gt;Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yg tertata indah, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANGGAPAN POSITIF&lt;br /&gt;Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yg kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita.&lt;br /&gt;Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus.&lt;br /&gt;Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda.Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESEDIAAN MENGALAH&lt;br /&gt;Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu?  Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah". Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat  datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa musti jadi pemicu pertengkaran yg berlarut- larut?&lt;br /&gt;Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yg sempurna di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SENYUMAN&lt;br /&gt;Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yg diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yg beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram,&lt;br /&gt;bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan syarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliiling kita.&lt;br /&gt;Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yg dikasihi?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-115408997787247657?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/115408997787247657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=115408997787247657&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115408997787247657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115408997787247657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/07/8-kado-yang-paling-berharga.html' title='8 Kado yang Paling Berharga'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-115339592745460201</id><published>2006-07-20T18:42:00.000+07:00</published><updated>2006-07-20T18:45:27.480+07:00</updated><title type='text'>Cara Join Transaksi Forex Trading</title><content type='html'>&lt;p&gt;       &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://www.marketiva.com/index.ncre?page=open-account&amp;gid=372"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1427/1833/400/Marketiva.0.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya rekomendasikan anda bergabung dengan &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.marketiva.com/?gid=372"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Marketiva&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; sebab account Min hanya $1 dan anda diberi bonus langsung $ 5 setelah Sign Up. Bonus yang diberikan juga bisa langsung transaksi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sign-Up Valas (Forex) Online "Free $ 5"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut metoda dalam bergabung pada Market Forex (Valas) online secara Gratis :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk bisa memulai transaksi sekaligus belajar forex trading (valas trading) di Marketiva, ikutilah langkah-langkah berikut secara berurutan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;MENDAFTAR&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mendaftar, silakan buka website &lt;a style="font-weight: bold; font-style: italic;" href="http://www.marketiva.com/?gid=372"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Marketiva&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; setelah terbuka, klik Open Account, isilah data diri Anda secara lengkap. Untuk field dengan tanda * (&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;bintang&lt;/span&gt;) harus Anda isi, yang lain boleh Anda kosongkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Username&lt;/span&gt;: pilihlah username yang indah, karena akan Anda gunakan untuk chatting dengan sesama trader, misalnya: orang_kaya, mster_trader, cantik, tampan, dsb.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Password&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;:&lt;/span&gt; minimal 8 karakter gabungan huruf dan angka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;First Name&lt;/span&gt;: isi nama depan Anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Last Name&lt;/span&gt;: isi nama belakang Anda, jika nama Anda hanya terdiri dari satu suku kata, masukkan nama Anda tersebut di field First Name dan Last Name. Contoh: jika nama Anda adalah Donny, maka masukkan First Name: Donny, Last Name: Donny.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk data alamat isikan sesuai dengan KTP Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;E-mai&lt;/span&gt;l&lt;/span&gt;: diisi alamat e-mail Anda yang masih aktif.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;PERHATIAN&lt;/span&gt;: &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Seluruh data diri yang Anda isikan harus sama dengan KTP, karena akan dilakukan proses verifikasi untuk bisa melakukan transaksi forex trading (trading valas)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai mengisi, klik tombol &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Continue&lt;/span&gt;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;User Template: pilih Standar Forex Trader&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Coupon: boleh dikosongkan&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Recovery Question: pilih yang paling cocok dengan Anda, misalnya Anda memiliki anjing dengan nama freddy, maka pilih: What is your pet's name?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Recovery Answer: dalam contoh ini maka jawaban anda adalah: freddy &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  Setelah selesai mengisi, klik tombol &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;nex&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;t&lt;/span&gt;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berilah tanda ("V") chek pada pilihan: I have read, understood, and agree with the Service Agreement under which Marketiva Corporation provides it services and products. I have also read and understood the Risk Disclosure statement and I am willing and able to assume such risks.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Setelah itu klik tombol [&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;finish&lt;/span&gt;]. Maka proses pendaftaran Anda sudah selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;VERIFIKASI IDENTITAS DIRI&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah Anda mendaftar, maka Anda perlu mengupload data diri Anda untuk diverifikasi, Anda hanya diizinkan membuka satu account. Anda tidak bisa melakukan penarikan dana sebelum melakukan identifikasi, dan ada kemungkinan account Anda di-suspend (dibekukan) jika Anda menggunakan komputer dengan IP address yang sama dengan trader lain. Untuk itu segeralah melakukan verifikasi identitas diri, berikut data yang diperlukan:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Image ID: Scan KTP/SIM/KTM atau kartu identitas lain yang ada foto dan nama Anda tertera di kartu identitas tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Image Adress: Scan data tagihan yang alamatnya sama dengan KTP/SIM/KTM Anda, misal tagihan listrik, tagihan telepon, rekening bank dll, data di tagihan ini digunakan untuk konfirmasi alamat.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Scan data harus berwarna dan masing-masing file ukurannya maksimal 100kb, jadi sewaktu scan, resolusi di set ke 72-100 dpi saja.&lt;br /&gt;Bila Anda tidak mempunya data tagihan yang ada nama dan alamat Anda disitu, maka anda boleh mengupload scan ktp saja, scan bagian depan KTP sebagai ID image, bagian belakang sebagai Address image.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Silahkan Upload disini &lt;a href="https://www.marketiva.com/index.ncre?page=identification&amp;gid=372"&gt;https://www.marketiva.com/index.ncre?page=identification&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah mengupload data, melaporlah ke live support yang ada di situs Marketiva. Beberapa saat kemudin Anda akan diberitahu bahwa data diri Anda telah selesai diverifikasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;MEMBUKA ACCOUNT E-GOLD&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Proses deposit dan withdrawl termudah adalah dengan e-gold. PASTIKAN: Nama lengkap Anda di account e-gold harus sama dengan nama lengkap di Marketiva, jika tidak sama maka Anda akan mengalami kesulitan dalam proses deposit dan withdrawl. Membuka account secara Gartis dapat klik&lt;a href="http://www.e-gold.com/e-gold.asp?cid=2203293"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 51, 255);"&gt; e-Gold&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Disini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;MENDOWNLOAD DAN MENGINSTAL STREAMSTER&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk memulai transaksi forex trading (valas trading) di Marketiva, Anda memerlukan software Streamster, silakan &lt;a href="http://www.marketiva.com/_getclient.ncre?name=streamster&amp;version=latest"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255); font-style: italic;"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; disini untuk mendapatkan versi terakhir atau dengan cara menekan tombol get streamster di bagian kanan atas website Marketiva dan install di komputer Anda, kemudian jalankan program Marketiva, Login dengan username dan password yang baru saja Anda buat. Setelah selesai Anda download, double klik file hasil download Anda tersebut untuk menginstallnya di komputer Anda, ikuti langkah-langkah yang diminta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;LOGIN DAN MULAI BERTRANSAKSI&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Untuk konsultasi dengan team support dalam bahasa indonesia sebaiknya anda menghubunginya di International Support chanel atau di Advanced Chanel. Kalau ingin bertanya dalam bahasa Inggris boleh langsung di Chanel Support. Sekedar tambahan, chanel Support itu bisa diakses dari dua jalur, yaitu dari website dan dari program Streamster. Kalau anda tidak bisa login dari Streamster karena alasan-alasan tertentu, anda bisa menghubungi team support melalui Live Support Setelah Anda login masuklah ke room chat international dan indonesia, caranya klik tombol groups di bagian atas jendela streamster, tunggu sebentar sampai ditampilkan daftar room yang ada, pilih international dan indonesia, klik OK, maka otomatis Anda masuk room international dan indonesia. Untuk mulai bertransaksi, bertanyalah kepada support personel dari Marketiva menggunakan bahasa indonesia, boleh di room international maupun di room indonesia. Support personel adalah orang dengan nick yang ada huruf ' i ' (information) di depan nicknya, mereka akan dengan senang hati membantu Anda memahami cara-cara bertransaksi di Marketiva.dari website. Mereka akan melayani anda dalam bahasa apa saja (English, Indonesia, China, Prancis, Arabic, Portuguees, Bulgaria dan Russia) tergantung Team support yang hadir saat itu. Tapi kalau anda sudah login menggunakan program streamster, maka anda hanya diperkenankan untuk bertanya dalam bahasa indonesia atau basa asing lainnya selain inggris di chanel International Support.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Untuk Mulai Transaksi secara Online, silahkan Kunjungi :&lt;br /&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://peluang-bisnis-online-internet.blogspot.com/2006/05/cara-bertransaksi-forex.html"&gt;CARA TRANSAKSI VALUTA ASING ONLINE LEWAT MARKETIVA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam Transaksi ini, sebaiknya anda menggunakan sistem pembayaran dan witdrawl melalui elektronik gold, sebuah alat tukar yang digunakan secara online di seluruh dunia. Lalu, untuk meng-uangkannya kembali menjadi rupiah, silahkan buka dulu account e-gold exchange yang banyak tersebar di indonesia, saya rekomendasikan anda gabung di Indochanger.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;MEMBUKA ACCOUNT E-GOLD EXCHANGE&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila Anda ingin mencairkan e-gold ke dalam bentuk mata uang Rupiah, yang perlu Anda lakukan adalah menjual kembali e-gold Anda ke merchant e-gold di Indonesia contohnya &lt;a href="http://www.indochanger.com/?ref=yanisk"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Indochanger&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Dalam transaksi tersebut Anda akan mentransfer e-gold ke rekening merchant dan Anda akan menerima uang dalam bentuk Rupiah (biasanya melalui ATM atau transfer bank, disarankan Bank Central Asia). Untuk mengisi e-gold, yang Anda lakukan adalah langkah sebaliknya, Anda setorkan Rupiah ke merchant, dan merchant akan mengisi account e-gold Anda. Silakan buka account e-gold exchange Anda dgn Klik &lt;a href="http://www.indochanger.com/?ref=yanisk"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255); font-style: italic;"&gt;Indochanger&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-115339592745460201?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/115339592745460201/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=115339592745460201&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115339592745460201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115339592745460201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/07/cara-join-transaksi-forex-trading.html' title='Cara Join Transaksi Forex Trading'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-115273479286521940</id><published>2006-07-13T03:05:00.000+07:00</published><updated>2006-07-13T03:06:32.893+07:00</updated><title type='text'>SUKSES itu Milik Anda!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sukses milik semua orang, Peluang selalu ada. Anda adalah bagian dari sebuah kesuksesan itu. Pengangguran, ter-PHK, Mahasiswa, Karyawan Swasta, Pegawai Negeri, seorang BOSS atau Jutawan Sekalipun. Semua memiliki kesempatan, waktu dan ruang yang sama disini. Tinggal tergantung kepada sebuah keputusan....., Anda mau belajar merubah atau tetap seperti sekarang ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekerja atau Berbisnis harus serius, semangat belajar, Enjoy dan fokus, pantang menyerah. Penghasilan besar, pencapaian sukses akan mengikuti dari kerja keras dan keteguhan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah realita yang bisa anda nikmati nantinya dari jerih payah anda belajar bekerja di Internet. Dunia Internet adalah tempatnya para Mega Milyuner mencari kekayaan dan Pekerjaan. Orang terkaya No.1 di Dunia yaitu Bill Gates juga berasal dari dunia Internet. Kalau dia, mungkin sekali kedip mata sudah menghasilkan Ribuan US$. Kalau anda...? Yakin Bisa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan adalah sebuah pondasi mutlak bagi sebuah bangsa untuk bisa tetap hidup dan mampu bersaing dengan bangsa lain. Salah satu cara efektif untuk mengembangkan pendidikan adalah berkaca diri terus semangat untuk belajar dan belajar ilmu baru, salah satunya adalah Belajar Dunia Maya/Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era teknologi yang semakin maju, Indonesia dihadapkan dengan tantangan besar dimana semua unsur yang mendukung percepatan teknologi Internet belum maksimal/sinkron. Hal ini terbukti sekarang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pendidikan Tentang Internet.&lt;br /&gt;Pengetahuan tentang internet harus disebarkan secara luas dan aktif, internet tidak saja sebagai alat komunikasi penyebar berita saja, tetapi Internet juga sebagai tempat untuk bekerja, berusaha dan berbisnis. Jadi, kalau anda di internet sekadar kirim email, chatting atau baca berita saja, maka tingkatkan lagi ke tahapan untuk mencari penghasilan/Xtra Income.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Banyak nya angka pengangguran yang mencapai kurang lebih 45.000.000 jiwa di seluruh indonesia, dan lebih dari 5 juta jiwa adalah mereka-mereka yang menyandang gelar Sarjana/Lulus Perguruan Tinggi, ini menyedihkan sekali. BURSA KERJA? Coba kalau mereka tahu akan potensi dan peluang ini? Pasti akan senang sekali! Berbondong-bondong menuju Arena Job Fair/Bursa Kerja boleh-boleh saja, tapi INTERNET jangan dipandang sebelah mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Belum maksimalnya Pemerintah dalam mendukung gerakan sadar IT, Akses Internet masih mahal, Banyak Monopoli tidak sehat, Layanan internet dijadikan ladang bisnis sekelompok perusahaan. Sama sekali bukan melayani Masyarakat kecil. Indonesia sangat tertinggal jauh dari negara Singapura dan Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Internet adalah sebuah solusi bagi anda untuk menghasilkan Extra Income, dimana anda selalu bertemu dengan permasalahan ekonomi seperti: Naiknya Tarif Telpon, Tarif Listrik, Tarif Air Minum, Tarif Tol, Harga BBM dan Harga Kebutuhan Pokok sehari-hari. Suka atau tidak suka, kita selalu mengalah dengan keputusan yang tidak memihak ini dan pasti akan naik terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Badai Tsunami Teknologi yang akan mengancam Indonesia, jika kita tidak siap maka negara indonesia hanyalah sebagai tempat arena menjual bagi negara-negara lain, sebagai sapi perah, sebagai negara konsumen sejati di Dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melek Teknologi, Antusias belajar Internet Bisnis itu wajib anda lakukan sekarang juga. 'apalagi Bapak Presiden SBY pun nggak mau kalah, meluncurkan situs pribadinya sendiri di alamat &lt;a href="http://www.presidensby.info"&gt;www.presidensby.info&lt;/a&gt;, hal ini setidaknya mengesahkan bahwa belajar Internet itu penting dan sangat perlu buat anda dan masa depan keluarga anda.' Walaupun akses Internet di indonesia masih relatif mahal, pengguna internet masih sangat sedikit, itu bukan merupakan hambatan, melainkan ini sebuah momentum PELUANG BESAR untuk semua dalam menggapai Peluang Bisnis yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Alasan diatas adalah nyata dan bisa menjadikan alat pemacu anda untuk semangat belajar. Jangan menunda kesempatan, jangan menganggap hal ini sepele. Fokus, gunakan segala energi dan kemampuan anda untuk hal Luar Biasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Website ini sedikit banyak akan memberikan gambaran kepada anda semua bahwa tidak ada seorangpun yang mampu menolong anda untuk SUKSES kecuali anda sendiri, dan anda adalah seorang yang cerdas, memiliki naluri / instint tajam untuk memulai sebuah perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELUANG Bisnis di Internet masih sangat besar sekali. Sekitar 4.000.000 juta internet user di indonesia akan mulai menggunakan media internet sebagai tempat berbisnis dan bekerja. Bisnis Internet Bisnis Online yang menyenangkan. Peluang Kerja terbesar ada di Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan kata-kata mutiara ini, sungguh menggoda dan menarik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika anda menolak mengambil resiko sejak awal atau permulaan, berarti Anda menolak keberhasilan yang mungkin saja akan Anda nikmati kemudian" - Bill Gates (Microsoft)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang manfaatkan Ruang, Waktu dan Energi untuk mencari SOLUSI TEPAT. Pasti solusi kami anda prioritaskan sebagai solusi Kerja / Karir Masa Depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaatkan Akses Internet anda di Kantor, di Rumah, di Kampus, di Warnet untuk Peluang Bisnis / Peluang Kerja yang kami muat di situs web ini. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-115273479286521940?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/115273479286521940/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=115273479286521940&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115273479286521940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115273479286521940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/07/sukses-itu-milik-anda.html' title='SUKSES itu Milik Anda!'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-115168457413478727</id><published>2006-06-30T23:18:00.000+07:00</published><updated>2006-06-30T23:22:54.160+07:00</updated><title type='text'>Defenisi Sukses</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Email dari pak Goenardjoadi Goenawan diadaptasi dari milis IEU2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halo sahabat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melanjutkan jebakan Sukses, biasanya semakin tinggi sukses semakin tinggi rasa kekhawatiran kita, kita menjadi khawatir, dan sangat terobsesi oleh pikiran negatif, hidup seolah-olah menjadi pertandingan antara kita melawan dunia. Setiap hari rasanya banyak orang yang iri kepada kita, menjegal kita biang kerok atas kesalahan kecil kita, setiap hari menghatui kita membayang-banyangi seakan-akan kita ini seperti bintang film yang dikejar-kejar musuh. Kita menjadi khawatir, bagaimana dengan cicilan rumah? cicilan  mobil?  permintaan istri?  belum lagi untuk handphone yang diminta anak-anak. Kekhawatiran kita terhadap berita-berita di koran apalagi acara Sergap, Buser, Derap Hukum, Liputan 6, Lintas 5, Reportase, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan-akan dunia ini penuh intrik-intrik dan kita merasa semakin capek, dan perlu Rekreasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan dianggap sebagai beban, dan pada saat Liburan menjadi hari merdeka, dan handphone pun dimatikan. Ini adalah sebagian dari efek jebakan Sukses yang dicapai karena Ego, karena ambisi, karena nafsu untuk mengejar Harta, Tahta, apalagi wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;goenardjoadi goenawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Sukses bukan keberuntungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses adalah tergantung jalan yang dipilih, bukan karena suatu kemungkinan, suatu berita buruk yang harus kita terima adalah tidak ada orang yang perhatian terhadap masalah kita, tidak ada orang yang mau menolong kita. Karena setiap orang memperhatikan masalah mereka masing-masing, dan setiap orang punya masalah mereka tersendiri.&lt;br /&gt;Ada orang kaya yang punya masalah anaknya tidak bisa biola, ada yang meraksa kekurangan waktu untuk dirinya sendiri, kurang waktu untuk fitness, luluran, bleaching, spa, dll. Oleh karena itu, janganlah mengandalkan keberuntungan, suatu waktu Dewi Fortuna akan datang, percayalah tidak akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua laternatif yang bisa anda lakukan daripada mengandalkan keberuntungan semata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Anda secara aktif menggunakan paradigma orang lain,&lt;br /&gt;Kalau anda ingin menjual apartemen, jangan mengatakan "tolong saya, uang saya kepepet, saya tidak sanggup membayar apartemen saya, tolong dioper, cicilannya Rp 9 juta sebulan" reaksi mereka "lho, anda mau saya yang mencicil Rp 9 juta setiap bulan menggantikan beban anda?"&lt;br /&gt;Lebih baik anda mengatakan "hey, kamu tahu sekarang apartemen lagi diskon lho, view nya bagus-bagus, kapan kamu punya apartemen?"&lt;br /&gt;Gunakan point of view mereka, jangan point of view anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Setiap orang punya masalah,&lt;br /&gt;Maka lebih baik anda menolong amsalah mereka, tentunya merekapun akan berpikir "oh ya, karena aku dibantu dia, maka aku perlu membalasnya, dengan balik menolong dia"&lt;br /&gt;Jadi hidup itu adalah simbiosis mutualisma, bukan simbiosis parasitisma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Sukses bukan suatu kemenangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena adanya kemenangan maka ada kekalahan, ini konsep yang salah tentang sukses. Sukses adalah karena dukungan banyak pihak, oleh karena itu, anda heran mengapa seseorang senantiasa mudah memperoleh dukungan orang lain?&lt;br /&gt;Misalnya Ibu Shinta Nuriah mau begini-begitu maka banyak orang mendukungnya, mengapa? Karena beliau senantiasa memikirkan kepentingan orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai sekarang daripada anda berpikir "bagaimana caranya mencari profit Rp 200,000 per hari?" lebih baik anda mulai berpikir Makro.&lt;br /&gt;"Bagaimana caranya membuat anak-anak sekolah lebih pintar Berhitung?"&lt;br /&gt;Maka anda semakin banyak mendapatkan dukungan dan tidak ada yang melawan anda untuk anda kalahkan.&lt;br /&gt;Daripada anda ingin mencari pelanggan sebanyak-banyaknya, lebih baik anda berpikir "Bagaimana caranya meningkatkan pengetahuan masyarakat?"&lt;br /&gt;"Bagaimana caranya meningkatkan rasa percaya diri masyarakat?"&lt;br /&gt;Dan anda akan semakin banyak mendapat dukungan, dari wartawan, dari atasan, dari istri, dari mertua, dari investor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Sukses bukan prestasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses adalah bila kita mengerti, jadi yang paling penting bukanlah hasilnya namun caranya. Misalnya anda menghadapi Istri yang ingin cerai sudah 12 bulan tidak mau pulang.&lt;br /&gt;Maka tujuan anda bukan lah supaya memaksa dia mau pulang dengan mengancam, atau menyudutkan dia, apalagi mertua. Lebih baik, anda mengerti dulu, mengapa dia tidak mau pulang. "Apakah anda selama ini kurang perhatian terhadap pasangan anda, anda mengorok, anda membaca koran, dan orang lain anda anggap kost, dan pemilik dunia adalah anda"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah anda selama ini boros, seakan-akan duit datang dari Mbah Marijan, tidak mau tahu terhadap uang sekolah anak-anak yang bejibun"&lt;br /&gt;"Apakah anda mengerti bahwa hidup itu adalah sepenanggungan, artinya kalau anda bocor memberi kepada pasangan selingkuh anda, maka istri anda tentu keberatan keringatnya bocor untuk pihak lain."&lt;br /&gt;"Anda juga tidak mau kalau uang bulanan anda diberikan kepada pacar istri anda"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda mengerti, buatlah perubahan, dan tunjukkan, dan kemukakan secara fakta mengenai perubahan-perubahan pada diri anda, perubahan itulah yang dituntut istri anda. Bukannya pemaksaan penipuan, pembohongan demi istri ada pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Sukses bukanlah untuk kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses itu bukannya Dewi Fortuna datang membawa oleh-oleh untuk kita, itu tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita ingat, bahwa Ekonomi itu adalah bagaimana kita melayani kebutuhan orang lain dan mendapatkan profit, artinya, kita memikirkan keBUTUHan, perMINTAan orang lain, jadi bukan keinginan kita, melainkan keinginan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang selalu ada yang punya, yaitu orang, oleh karena itu mengendalikan uang = mengendalikan orang lain = kepemimpinan, akar kepemimpinan adalah Kepercayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang paling penting adalah bagaimana caranya supaya kita dipercaya, mengapa kita dipercaya? Apa akar kepercayaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akar kepercayaan adalah kepentingan pihak lain terhadap kita, jadi kita harus memikirkan Kepentingan orang lain, dengan demikian kita akan bisa mengendalikan orang = mengendalikan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Sukses bukanlah yang paling penting&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses itu bukannya kita panen sapi kita beranak 12, sukses itu seperti kita pasang instalasi pipa air di rumah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, kita pastikan sambungannya tersambung semua, kedua pastikan tidak ada yang bocor, karena kalau ada yg bocor, maka air tidak cukup tekanan untuk mengucur, nantinya tes... tes... tes... dan tidak sampai ke tingkat 2.&lt;br /&gt;Kalau menyalakan air, pelan-pelan, kalau langsung tekanan tinggi, nanti bisa amburadul basah semua, malah merugikan, buka KRAN UTAMA pelan-pelan, sedikit demi sedikit, bukanya pakai apa? pakai langganan ke PAM, minta yang kapasitas besar supaya dipastikan air mengucur terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAPASITAS anda misalnya 500 M3 per bulan tentu berbeda dengan KAPASITAS 5,000 M3 per bulan, jaringan pipanya lain, jaringan pipa untuk kepentingan bisnis, di apartemen berbeda dengan pipa untuk daerah kumuh. KAPASITAS tersebut tergantung dari MANFAAT anda kepada masyarakat. Misalnya anda bermanfaat menyediakan makan pagi orang sekampung, tentu berbeda dengan makan pagi seluruh Konglomerat di Wisma 46 lantai 46,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat anda misalnya, guru les fisika, tentu berbeda dengan anda SEMINAR ENTREPRENEURSHIP seperti Tung Desem Waringin,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAPASITAS yang besar maka air anda akan mengucur, semakin deras, semakin lancar, tidak tes ... tes ... tes ... sewaktu anda menumpang di kost perusahaan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Sukses bukanlah sebuah keuntungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita melihat cara kerja seorang Dokter?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pasien terilhat lemah tak berdaya, tidak tahu harus berbuat apa, yang pasti sangat menderita, dan Dokter mengobati, ternyata masalahnya simple, ada duri yang menusuk gusinya hingga radang, duri dicabut, diberi antibiotik, beres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari point-of-view pasien, masalah ini berat, luar biasa. Dari point-of-view dokter, ini masalah duri nyelip di gusi, terlihat mudah, demikian prosesnya, hal yang terlihat sulit, ternyata kalau dari point-of-view orang lain terasa mudah. Itulah efek perdagangan, memang dibutuhkan orang lain untuk mempermudah menyelesaikan masalah kita.&lt;br /&gt;Misalnya biarpun seorang Dokter, membutuhkan Dokter lain untuk menganalisa penyakitnya, memang dibutuhkan point-of-view orang lain, maka, kita tinggal memilih peranan.&lt;br /&gt;Setiap orang memiliki peranan, tukang gigi, tukang tulang, tukang roti, tukang gunting rambut, tukang cabut alis, tukang hand spa, tukang seminar, tukang menulis, tukang pembicara, tukang bidang hukum, masing-masing memandang dari point-of-view yang berbeda dan saling membuat kehidupan terasa lebih mudah, jadi efek BENEFIT atau MANFAAT itu adalah hal otomatis yang alami, tidak perlu mencari keuntungan, karena keuntungan sulit dicari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Sukses bukanlah sekarang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan yang besar sungguh sulit bila dilakukan ingin cepat, atau anda tidak mengerti arti kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses adalah sebuah proses, dan sebagi efeknya, atau akibatnya, atau outputnya berupa Kekayaan, namun kekayaan itu sendiri bukanlah tujuan. Yang paling penting adalah prosesnya, jadi FOKUS utama yang kita lakukan setiap hari bukanlah mengejar KESUKSESAN, namun kita mengerjakan MANFAAT, setiap hari menebar MANFAAT, menebar MANFAAT, menebar MANFAAT, fokus kita adalah MANFAAT, karena MANFAAT adalah akar KEPERCAYAAN,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan adalah akar KEPEMIMPINAN dan Kepemimpinan adalah akar mengendalikan orang lain, dan setiap orang memiliki uang, dengan demikian Kepemimpinan adalah juga mengendalikan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda secara konsisten senantiasa fokus pada MANFAAT setiap hari untuk orang lain, maka genap 2 tahun anda akan setiap hari menerima PAHALA, PAHALA, PAHALA, tidak perlu mengejar Sukses setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. Sukses adalah suatu usaha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul, namun usaha yang anda lakukan bukan anda lakukan untuk kepentingan anda namun adalah untuk kepentingan orang-orang banyak, jadi untuk itu anda lebih baik berpikir MAKRO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka seketika itu anda akan mendapatkan dukungan orang lain, seakan hidup menjadi lebih mudah, daripada memikirkan bagaimana mencari Rp 10 juta per bulan? Itu lebih sulit, oleh karena itu lebih baik kita memikirkan bagaimana caranya membuat orang lain / masyarakat lebih pintar?&lt;br /&gt;Bagaimana membuat masyarakat lebih percaya diri?&lt;br /&gt;Bagaimana membuat masyarakat lebih nyaman?&lt;br /&gt;Bagaimana membuat masyarakat lebih bangga?&lt;br /&gt;Bagaimana membuat masyarakat lebih meningkat pengetahuannya?&lt;br /&gt;Bagaimana membuat masyarakat lebih membangkitkan dirinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya setiap hari menyebarkan ilmu tentang bagaimana cara menjadi kaya dengan hati nurani, setiap hari, mulai dari bulan Oktober 2005 hingga saat ini, selama 8 bulan secara konsisten terus menerus, apa yang saya sebarkan adalah gratis, ilmu gratis, untuk semua orang. Rasanya 5,000 anggota milis tidak cukup banyak untuk mendapatkan ilmu ini. Ditambah pembeli buku saya di Surabaya, di Palembang, di Sumbawa, di Ambon, di Makassar, di Manado, di Bandung, Purwokerto, seterusnya.&lt;br /&gt;Saya menyebarkan ilmu gratis (paling bayar biaya internet + cetak buku), dan setiap kali anda membeli buku saya, saya memperoleh royalty, dari ribuan orang, ratusan ribu orang, di manapun, di Qatar, di Jepang, di USA, asal ada internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. Sukses bukanlah mencapai sesuatu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila jalan anda benar, maka anda akan menikmatinya, baik itu anda mencapai sesuatu atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat anda melakukannya, anda merasa tenteram, damai, sentosa, dan kepuasannya melebihi mencapai deposito 1 Milyar, atau apapun, karena anda mengerti arti hidup ini. Maka anda akan merasa bahagia, setiap detik, setiap saat apapun yang anda hadapi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. Sukses adalah hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita bertanya,  saya sudah sukses, namun mengapa semuanya serasa tidak pernah cukup? Mengapa sudah ada ini-itu, namun selalu ingin sesuatu yang belum ada? Itulah masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah test kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang naksir Mayang,&lt;br /&gt;Halimah marah-marah&lt;br /&gt;Panji Memukul Bambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang paling tidak bersalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang?&lt;br /&gt;Mayang?&lt;br /&gt;Halimah?&lt;br /&gt;atau Panji?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda menjawab Bambang berarti anda mengutamakan Keadilan, keadilan untuk anda, dan anda tidak merasa mengambil hak nya orang lain, dan anda merasa telah mencukupi masing-masing pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila jawaban anda Mayang, maka anda mengutamakan Cinta, dan anda merasa lebih baik mati daripada hidup tanpa cinta, seperti Cleopatra cinta kepada Julius Caesar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda menjawab Halimah, maka anda mengutamakan Usaha, atau Tanggung Jawab, anda telah berusaha dari jaman Malari hingga jaman Kopkamtib jerih payah anda harus dihargai, dan anda memiliki tanggung jawab terhadap keturunan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda menjawab Panji maka anda adalah pembela kebenaran, anda pikir memukul Ayah anda tidak masalah demi membela Ibu anda, manakah yang anda pilih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya apapun yang anda pilih selalu timbul dilema, itulah kehidupan, maka... ada pepatah :&lt;br /&gt;umur 30 anda mengutamakan ambisi,&lt;br /&gt;umur 40 anda tidak lagi bermimpi,&lt;br /&gt;umur 60 anda mengerti kebenaran dari yang anda dengar,&lt;br /&gt;umur 70 anda mengikuti kata hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda KEBENARAN sejati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang di atas kemanusiaan? di atas dari kewajiban menolong manusia? di atas rasa cinta? di atas rasa membela orang yang lemah? di atas dari Keadilan? Yaitu TANGGUNG JAWAB, oleh karena itu, setiap pernikahan selalu membutuhkan ikatan Ilahi, mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pernikahan membuat suatu penciptaan makhluk manusia baru, yaitu anak-anak, dan Tuhan sudah melihat begitu banyak anak-anak yang keleleran, dan menjadi yatim piatu kurang diurusi, maka lebih baik anda bertanggung jawab atas anak-anak anda, bila tidak maka anda akan berurusan dengan Tuhan, sebagai Sang Pencipta. Jadi, pada saat kita mengerti Kebenaran, maka hidup kita akan mendapat pencerahan, kita tidak lagi merasa bimbang, merasa khawatir, merasa bersalah, dan kita senantiasa tersenyum, pada saat anda akan bercerai, anda tersenyum, bahwa anda telah mengerti apa arti hidup ini, pada saat anda akan bangkrut, anda akan tersenyum bahwa anda telah mengerti apa arti hidup ini, pada saat itu anda telah menemukan Jati diri anda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Goenardjoadi Goenawan &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-115168457413478727?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/115168457413478727/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=115168457413478727&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115168457413478727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115168457413478727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/06/defenisi-sukses.html' title='Defenisi Sukses'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-115121545794343934</id><published>2006-06-25T12:58:00.000+07:00</published><updated>2006-06-25T13:04:17.973+07:00</updated><title type='text'>Menghadapi Masa Sulit</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Email yang menarik untuk dibaca berulang kali dari milis IEU-2002 dari pak Goenardjoadi Goenawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(24 Maret 2006)&lt;br /&gt;------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halo sahabat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sering jalan-jalan ke Mall akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini hari Jum'at jam 15:00 saya lihat sendiri Mall-mall pada sepi, di beberapa Toko keadaan ini dimanfaatkan oleh beberapa sales counter untuk mengobrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita baca di Kompas hari ini, penjualan pakaian, dan indeks belanja konsumen riil menurun, terakhir sejak kenaikan BBM Oktober 2005 anjlok dan naik sedikit karena Lebaran dan Natal akhir tahun 2005 sejak itu langsung anjlok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efeknya, dengan kenaikan BBM, banyak perusahaan yang tadinya meningkatkan harga jual, tidak tahan, bahkan menurunkan harga. Penjualan mobil Hyundai menurun 50% dibandingkan tahun lalu, jangankan mobil Hyundai, Sepeda motor saja penjualannya anjlok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kita menyikapi keadaan yang sulit ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada bebarapa hal yang bisa menyelamatkan kita:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggalkan ego pribadi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anda terbiasa baca koran, naik mobil, dan minum Starbucks, janganlah merasa terpenjara oleh kebiasaan itu. Satu hal yang dirasakan hilang pada saat seseorang berpindah dari Karyawan menjadi Pengusaha adalah moment-moment makan siang bersama teman-teman, ngopi di starbucks atau music cafe. Kalau sudah jadi Pengusaha, mau diklaim kemana biaya Starbucks?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah terperangkap oleh ego pribadi, semua hal di dunia ini hanya titipan saja,. kalau suatu saat anda diminta untuk naik angkot, nikmati saja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naik Busway,.,. wow itu kemerdekaan rakyat sejak Reformasi tahun 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan merasa down hanya karena kehilangan satu jabatan, anda harus bersyukur bahwa anda di PHK sebelum semuanya terlambat, saat anda umur 55 tahun anda harus post power syndrome, sekarang anda berpikir, power siapa yang perlu kita syndrome?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini bukan untuk kita, kita ini hanya melaksanakan tujuan Allah menciptakan manusia, yaitu untuk menolong sesama, jadi setiap pagi kita wajib lapor dan menanyakan tugas-tugas kita untuk setiap malam menjelang tidur kita laporkan hasilnya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita miliki tidaklah menjadi penting karena semuanya itu sifatnya fana, dan yang paling penting adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan apa yang ada di hadapan kita untuk melaksanakan tugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sama dengan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedanya, saya tidak ada yang menggaji, malah saya harus menyediakan gaji untuk Karyawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, coba kita lihat, 5 bulan yang lalu saya bengong-bengong mikirin Franchise, sekarang profesi saya baru: penulis.  ya ampuuuuuuun dari dulu saya saking penginnya jadi penulis sampai saya menulis buku sendiri terus difotokopi dan dijilid dibagikan dan ditertawakan teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin saya ke Gedung Kompas ke penerbit Elex Media untuk revisi buku ke-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya betul buku ke-2 judulnya: MATA AIR UNTUK DAHAGA HIDUPKU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok saya mulai seminar untuk buku pertama MENJADI KAYA DENGAN HATI NURANI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi saya ke Bisnis Harian Rakyat Merdeka untuk mengiklankan (secara bagi hasil) seminar Menjadi Kaya dengan Hati Nurani tanggal 7 april jam 19:00 di JDC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barusan saya ditelepon Oki dari Krawang yang menanyakan mau datang dari Krawang besok ke Grogol ikut seminar saya, dan teman saya Edi dari PT Indonesia Comnet Plus anak perusahaan PLN dalam bidang komunikasi telepon mau mengundang untuk pertemuan tahunan perusahaannya dengan Topik training Mendeteksi Trend Marketing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, PLN itu adalah penyelenggara listrik negara.  Kalau ngga ada listrik, kita semua naik andong dan becak.  PT Indonesia Comnet Plus adalah bidang Komunikasinya, artinya yang mengontrol semua jaringan PLN, bahkan Telkomsel, PT Telkom, Satelindo, Indosat, Makro, semua menggunakan jaringan PT Indonesia Comnet Plus, bayangkan, dan saya diminta untuk memberikan training.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah saya luar biasa?  apanya?  saya sama dengan anda, bedanya saya telah meninggalkan ego saya, dan hidup untuk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata orang-orang lain itu sungguh luar biasa. Saya mendapat message tentang Komentar teman-teman setelah membaca buku saya MATA AIR UNTUK DAHAGA HIDUPKU:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini sangat inspirasional! Sangat menggugah hati dan sudah dibuktikan bahwa dengan menolong orang lain juga dapat menjadi Kaya.&lt;br /&gt;Regards, Hendy Setiono&lt;br /&gt;Waralaba Kebab Turki Baba Rafi&lt;br /&gt;www.babarafi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The more we give, the more we get adalah juga filosofi di tempat kami bekerja.  Itu sebabnya kantor konsultan franchise kami tidak terlalu perhitungan dalam memberikan sharing pengalaman baik dalam konsultasi maupun workshop.  Memberikan yang pantas adalah fair, memberikan lebih adalah berteman, memberikan tanpa pamrih adalah mulia.  Saya yakin buku&lt;br /&gt;ini mengarahkan pembacanya untuk mencapai kemuliaan. Menghindari kita terjebak menjadi greedy, tamak dan menindas sesama.  Buku yang akan menyentuh jiwa yang paling dalam dari manusia pengusaha dan kita semua. Selamat membaca!"&lt;br /&gt;Burang Riyadi&lt;br /&gt;International Franchise Business Management (IFBM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan itu banyak asalkan fokus hidup kita bukan pada diri sendiri,. karena diluar sana begitu banyak orang-orang yang membutuhkan kita, bahwa hidup ini bukan untuk kita, dan sungguh besar Karunia Allah bagi kita asalkan untuk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak masalah kita tidak punya apa-apa, selama orang-orang lain semua memiliki kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Goenardjoadi Goenawan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-115121545794343934?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/115121545794343934/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=115121545794343934&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115121545794343934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115121545794343934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/06/menghadapi-masa-sulit.html' title='Menghadapi Masa Sulit'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-115121339291808922</id><published>2006-06-25T12:27:00.000+07:00</published><updated>2006-06-30T23:31:09.790+07:00</updated><title type='text'>PRIA    VS  COWOK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak semua pria dewasa menjadi 'pria', ada juga yang masih begitu kekanakan setelah umurnya mencapai 40.&lt;br /&gt;Tenaaaang, jangan keburu marah dulu dengan kenyataan ini, mungkin memang sebagian orang dilahirkan untuk jadi 'pria', tapi memang ada juga yang cukup menjadi 'cowok' saja.&lt;br /&gt;Sekali lagi, jangan kawatir, terima saja diri Anda sebagai pria (P) atau sebagai cowok (C), toh semua punya nilai lebih dan kurang tersendiri. Dan yang tak kalah penting, percayalah kadang wanita tidak peduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Perbedaan mendasar antara seorang PRIA dan COWOK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Tahu jelas lima tahun lagi ia mau jadi apa&lt;br /&gt;C : Tidak jelas lima menit lagi ia mau berbuat apa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Jago membuat wanita merasa tenang&lt;br /&gt;C : Jago membuat cewek merasa senang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Bacaannya Jhon Grisham, mainannya golf, tontonannya CNN&lt;br /&gt;C : Bacaannya Harry Potter, mainannya bilyar, tontonannya MTV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Sebelum umur 30 sudah banyak uang&lt;br /&gt;C : Sebelum umur 30 sudah banyak dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Seimbang antara penghasilan dan pemasukan&lt;br /&gt;C : Seimbang antara hutang dan pembayaran minimum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Mendukung emansipasi wanita, tapi tetap membayari bon makan wanita&lt;br /&gt;C : Mendukung emansipasi wanita dengan membiarkan wanita bayar sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Punya akuntan, penjahit dan dokter langganan&lt;br /&gt;C : Punya salon, kafe dan bengkel langganan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Meminta Anda nimbrung ngobrol kalau mamanya menelepon&lt;br /&gt;C : Pura-pura Anda tidak bersamanya jika mamanya menelepon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Putus dengan pasangannya sambil berjabatan tangan dan mengakui sulitnya menjembatani perbedaan antar mereka berdua, diiringi ucapan, "Kita tetap bisa berteman selamanya."&lt;br /&gt;C : Putus dengan pasangannya sambil kabur dari rumah, merokok berbatang-batang, plus ucapan, "Jangan undang aku ke pernikahanmu nanti!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Mencintai wanita 10 % pada pertemuan awal dan meningkat terus&lt;br /&gt;C : Mencintai wanita 100 % pada pertemuan awal dan menurun terus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Berpikir dewasa seperti orang usia 40 tahun saat berusia 17 tahun&lt;br /&gt;C : Berpikir kekanakan seperti orang usia 17 tahun saat berusia 40 tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Bisa menang hanya dengan otak dalam konflik&lt;br /&gt;C : Cuma bisa ngamuk, adu mulut, n adu otot kalo konflik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Mikirnya "Aku masih kurang pengetahuan, harus belajar lebh banyak"&lt;br /&gt;C : Mikirnya "Aku yang terhebat di muka bumi, siapapun aku hadapin !!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Otak no 1, digabungin otot kalo kepaksa&lt;br /&gt;C : Otot no 1, ditambah otak, itupun kalo punya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So... Which one are you????&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-115121339291808922?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/115121339291808922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=115121339291808922&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115121339291808922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115121339291808922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/06/pria-vs-cowok.html' title='PRIA    VS  COWOK'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-115074466671098175</id><published>2006-06-20T02:16:00.000+07:00</published><updated>2006-06-30T23:34:49.793+07:00</updated><title type='text'>New Technologies</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;New Technologies.... definisi ciuman dari berbagai disiplin ilmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep Ciuman menurut Dosen dari berbagai bidang ilmu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Fisika:&lt;br /&gt;Ciuman adalah gaya tarik menarik antara dua mulut dimana jarak antara satu titik dengan titik yang lain adalah nol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Kimia:&lt;br /&gt;Ciuman adalah reaksi akibat interaksi dari senyawa yang dikeluarkan oleh dua hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Mikrobiologi:&lt;br /&gt;Ciuman adalah pertukaran bakteri uniseksual di dalam air liur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Biologi:&lt;br /&gt;Ciuman adalah menyatunya dua otot orbicularisoris dalam keadaan kontraksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Ekonomi:&lt;br /&gt;Ciuman adalah sesuatu di mana permintaan lebih besar daripada penawaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Statistik:&lt;br /&gt;Ciuman adalah kejadian yang peluangnya bisa sangat tergantung dari angka statistik berikut: 36-24-36.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Teknik:&lt;br /&gt;Ciuman? Apa itu..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Elektro:&lt;br /&gt;Ciuman Adalah bertemu antara ion positif dan negatif yang mengakibatkan arus lemah menjadi arus kuat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Kedokteran:&lt;br /&gt;Ciuman adalah proses pendiaknosaan fisik secara langsung yang mengakibatkan aliran darah ke organ reproduksi meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Psikologi:&lt;br /&gt;Ciuman adalah proses penjiwaan terhadap pola pikir seseorang untuk mengetahui akan kenikmatan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Program Komputer:&lt;br /&gt;If Kiss &gt;= Hot then go to bed room else go to bathroom end.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Seni:&lt;br /&gt;Ciuman adalah sesuatu yang indah bila dinikmati bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru Olahraga:&lt;br /&gt;Jika berciuman berkategori sangat hot, sama besar dengan kalori yang terbuang untuk berjalan tergopoh-gopoh (brisk walking).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Politik (Ilmu Transformasi Konflik):&lt;br /&gt;Ciuman adalah kemampuan untuk mentransformasi gesekan-gesekan konflik dari dua kelompok berbeda sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang positif (win win solution = semua senang, semua nyaman... semua melayang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Matematika (Teori Kemungkinan):&lt;br /&gt;Ciuman itu gambling, sekarang cium tinggal tunggu balasannya, digampar ato dibalas cium...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Olahraga (again):&lt;br /&gt;Ciuman adalah suatu peregangan &amp;amp; pemanasan untuk "olahraga" yang lebih berat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Kewiraan:&lt;br /&gt;Ciuman adalah hak yang dimiliki oleh seorang pasangan yang hubungannya telah diakui oleh negara berdasarkan hukum dan undang-undang yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Bahasa:&lt;br /&gt;Ciuman adalah berasal dari sebuah kata dasar "Cium" yang mendapatkan akhiran "An".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Seksiologi:&lt;br /&gt;Ciuman adalah suatu teknik rangsangan dan pemanasan (Foreplay) dimana tahapan ini menyentuh titik-titik rangsangan di seluruh tubuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anaknya Dosen :&lt;br /&gt;Ciuman adalah temannya Ciunyil, Ciucrit, Ciusrok. Bisa juga berarti sudah sadar dari pingsan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-115074466671098175?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/115074466671098175/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=115074466671098175&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115074466671098175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/115074466671098175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/06/new-technologies.html' title='New Technologies'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114821524706231627</id><published>2006-05-21T19:40:00.000+07:00</published><updated>2006-05-21T19:40:47.080+07:00</updated><title type='text'>Untuk Anak-anak Kita</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagu anak-anak yang populer ternyata mengandung kesalahan, mengajarkan kerancuan, dan menurunkan motivasi, mari kita buktikan:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;"Balonku ada 5... rupa-rupa warnanya... merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru... meletus balon hijau, dorrrr!!!" Perhatikan warna-warna kelima balon tsb., kenapa tiba2 muncul warna hijau ? Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;"Aku seorang kapiten... mempunyai pedang panjang...kalo berjalan prok..prok..prok... aku seorang kapiten!" Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsis-tensi). Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi: "mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)... kalo berjalan prok..prok..prok.." nah, itu baru klop! jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi: "mempunyai pedang panjang... kalo berjalan ndul..gondal..gandul.. atau srek.. srek.. srek.." itu baru sesuai dg kondisi pedang panjangnya!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;"Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku.." Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;"Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara.. 2X" Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsen-trasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;"Naik kereta api tut..tut..tut.. siapa hendak turut ke Bandung..Surabaya.. bolehlah naik dengan naik percuma.. ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama" Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak- anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu. Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;"Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak jemu2.. mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li..li..li.." Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit..cuit..! kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;"Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum susu.." Ini jelas lagu dewasa dan untuk konsumsi anak2! karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Waktu gw seminar kesulitan belajar pada anak dikasih contoh lagu nina bobo nina bobo oh nina bobo kalau tidak bobo digigit nyamuk menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg "mengancam"&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bintang kecil dilangit yg biru...(Bintang khan adanya malem, lah kalo malem bukannya langit item?)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ibu kita Kartini...harum namanya.(Namanya Kartini atau Harum?)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada hari minggu..naik delman istimewa kududuk di muka. (Nah, gak sopan khan..)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita... (kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur?&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber: Milis TDA &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114821524706231627?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114821524706231627/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114821524706231627&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114821524706231627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114821524706231627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/05/untuk-anak-anak-kita.html' title='Untuk Anak-anak Kita'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114633044124219054</id><published>2006-04-29T23:50:00.000+07:00</published><updated>2006-04-30T00:07:21.346+07:00</updated><title type='text'>Google Searching Tips</title><content type='html'>&lt;span class="contenttitle"&gt;&lt;b&gt;     &lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;Google Searching Tips&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;                   &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;* &lt;b&gt;T&lt;/b&gt;his is an old one, but very important: Put quotes around phrases that must be searched together. If you put quotes around "electric curtains," Google won't waste your time finding one set of Web pages containing the word "electric" and another set containing the word "curtains." &lt;/span&gt;     &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;* &lt;b&gt;S &lt;/b&gt;imilarly, put a hyphen right before any word you want screened out. If you're looking up dolphins, for example, you'll have to wade through a million Miami Dolphins pages unless you search for "dolphins - Miami." &lt;/span&gt;     &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;* &lt;b&gt;G&lt;/b&gt;oogle is a package tracker. Type a FedEx or UPS package number (just the digits); when you click Search, Google offers a link to its tracking information.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*         &lt;b&gt;G&lt;/b&gt;oogle is a calculator. Type in an equation ("32+2345*3-234=").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*         &lt;b&gt;G&lt;/b&gt;oogle is a units-of-measurement converter. Type "teaspoons in a gallon," for example, or "centimeters in a foot."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*         &lt;b&gt;G&lt;/b&gt;oogle is a stock ticker. Type in AAPL or MSFT, for example, to see a link to the current Apple or Microsoft stock price, graphs, financial news and so on.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*         &lt;b&gt;G&lt;/b&gt;oogle is an atlas. Type in an area code, like 212, to see a Mapquest map of the area.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*          &lt;b&gt;G&lt;/b&gt;oogle is an aviation buff. Type in a flight number like "United 22" for a link to a map of that flight's progress in the air. Or type in the tail number you see on an airplane for the full registration form for that plane.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*         &lt;b&gt;G&lt;/b&gt;oogle is the Department of Motor Vehicles. Type in a VIN (vehicle identification number, which is etched onto a plate, usually on the door frame, of every car), like "JH4NA1157MT001832," to find out the car's year, make and model.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*          &lt;b&gt;F&lt;/b&gt;or hours of rainy-day entertainment, visit http://labs.google.com . Here, you'll find links to new, half-finished Google experiments-like Google Voice, in which you call (650) 623-6706, speak the words you want to search for and then open your browser to view the results. Disclaimer: It wasn't working when I tried it. (Ditto a lot of these experiments.) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114633044124219054?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114633044124219054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114633044124219054&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114633044124219054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114633044124219054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/04/google-searching-tips.html' title='Google Searching Tips'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114616559040864575</id><published>2006-04-28T02:15:00.000+07:00</published><updated>2006-07-30T22:25:30.303+07:00</updated><title type='text'>Istilah-istilah Umum dalam Kegiatan Korupsi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istilah-istilah Umum dalam Kegiatan Korupsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Tip: Sama dengan 'budaya amplop' yakni memberikan uang ekstra kepada seseorang karena jasanya/pelayanannya. Istilah ini muncul karena pengaruh budaya Barat yakni pemberian uang ekstra kepada pelayan di restoran atau hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angpao: Pada awalnya muncul untuk menggambarkan kebiasaan yang dilakukan oleh etnis Cina yang memberikan uang dalam amplop kepada penyelenggara pesta. Dalam perkembangan selanjutnya, hingga saat ini istilah ini digunakan untuk menggambarkan pemberian uang kepada petugas ketika mengurus sesuatu di mana pemberian ini sifatnya tidak resmi atau tidak ada dalam peraturan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Administrasi: Pemberian uang tidak resmi kepada aparat dalam proses pengurusan surat-surat penting atau penyelesaian perkara/kasus agar penyelesaiannya cepat selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Diam: Pemberian dana kepada pihak pemeriksa agar kekurangan pihak yang diperiksa tidak ditindaklanjuti. Uang diam biasanya diberikan kepada anggota DPRD ketika memeriksa pertanggung jawaban walikota/gubernur agar pertanggung jawabanya lolos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Bensin: Uang yang diberikan sebagai balas jasa atas bantuan yang diberikan oleh seseorang. Istilah ini menggambarkan ketika seseorang yang akrab satu sama lain, seperti antara temen satu dengan yang lain. Misalnya A minta bantuan B untuk membeli sesuatu, si B biasanya melontarkan pernyataan, uang bensinya mana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Pelicin: Menunjuk pada pemberian sejumlah dana (uang) untuk memperlancar (mempermudah) pengurusan perkara atau surat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Ketok: Uang yang digunakan untuk mempengaruhi keputusan agar berpihak kepada pemberi uang. Istilah ini biasanya ditujukan kepada hakim dan anggota legislatif yang memutuskan perkara atau menyetujui/mengesahkan anggaran usulan eksekutif, dilakukan secara tidak transparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Kopi: Uang tidak resmi yang diminta oleh aparat pemerintah atau kalangan swasta. Permintaan ini sifatnya individual dan berlaku di masyarakat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Pangkal: Uang yang diminta sebelum melaksanakan suatu pekerjaan/kegiatan agar pekerjaan tersebut lancar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Rokok: Pemberian uang yang tidak resmi kepada aparat dalam proses pengurusan surat-surat penting atau penyelesaian perkara/kasus penyelesaianya cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Damai: Digunakan ketika menghindari sanksi formal dan lebih memberikan sesuatu biasanya berupa uang/materi_ sebagai ganti rugi sanksi formal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang di Bawah Meja: Pemberian uang tidak resmi kepada petugas ketika mengurus/membuat surat penting agar prosesnya cepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu Sama Tahu: Digunakan di kalangan bisnis atau birokrat ketika meminta bagian/sejumlah uang. Maksud antara yang meminta dan yang memberi uang sama-sama mengerti dan hal tersebut tidak perlu diucapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Lelah: Menunjuk pada pemberian uang secara tidak resmi ketika melakukan suatu kegiatan. Uang lelah ini bisanya diminta oleh orang yang diminta bantuanya untuk membantu orang lain. Istilah ini kemudian sering digunakan oleh birokrat ketika melayani masyarakat untuk mendapatkan uang lebih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;Istilah-istilah Korupsi di Daerah Padang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang takuik: Uang takut, uang yang dipungut secara liar oleh preman dan agen liar di terminal atau di daerah-daerah tertentu yang dilewati oleh angkutan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jariah manantang buliah: Setiap ada pekerjaan harus diberi imbalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bajalan baaleh tapak: Setiap ada perjalanan harus ada ongkosnya baik uang makan maupun uang yang diberikan ketika suatu urusan telah selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakameh: Uang yang diberikan kepada seorang pejabat yang akan dipindahtugaskan atau habis masa jabatannya. Orang yang memberikan bakameh adalah mitra atau rekan pejabat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumbar: Merupakan akronim dari semua uang masuk bagi rata. Misalnya, dalam suatu proyek ada dana sisa hasil proyek maka dana tersebut harus dibagi rata kepada semua orang yang terlibat dalam proyek tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang danga: Uang dengar, yakni uang yang didapat dari kehadiran dan mendengar suatu transaksi yang bernilai jual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;sumber : Masyarakat Transparansi Indonesia www.transparansi.or.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114616559040864575?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114616559040864575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114616559040864575&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114616559040864575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114616559040864575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/04/istilah-istilah-umum-dalam-kegiatan.html' title='Istilah-istilah Umum dalam Kegiatan Korupsi'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114388469189166167</id><published>2006-04-01T16:43:00.000+07:00</published><updated>2006-04-24T01:26:21.373+07:00</updated><title type='text'>Maling Debit Card</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;!--Added by Watung--&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/1600/cardtheft.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/320/cardtheft.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ngikutin &lt;a href="http://www.msnbc.msn.com/id/11714119/"&gt;beritanya&lt;/a&gt; nggak? Kira-kira dua minggu lalu, terjadi ratusan kasus penarikan dana misterius dari berbagai ATM di seluruh dunia. Dan bank-bank di Kanada, Inggris dan Rusia santer mengindikasikan, bahwa produk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;debit cards&lt;/span&gt; mereka... kecolongan! Barangkali kalau kasusnya kartu kredit, ya kita semua sudah maklum. Tapi kartu debit?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang bilang, belanja via kartu debit (istilah kebanyakan kita: "kartu ATM") lebih aman karena -- nggak seperti kartu kredit -- ia memiliki satu level security tambahan: password a.k.a. nomor PIN.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kartu kredit lebih gampang di-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;counterfeit&lt;/span&gt;, tapi eksekusinya perlu arrangement rada ruwet yang melibatkan banyak pihak. Sebaliknya, kartu debit, dengan adanya PIN itu, agak susah di-fraud. Tapi begitu dapat PIN, yah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;it's where the money is&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Cuman, melihat kasus ini, para bandit itu rupanya mulai bisa mengira-ngira untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;getting around&lt;/span&gt; dengan kendala PIN ini. Kalau kasusnya satu dua sih mungkin nggak masalah, anggap aksidental aja, misalnya ada orang di belakang antrian yang suka ngintip. Tapi ini ratusan, ribuan? Dari mana mereka memperoleh data nomor account sebanyak itu, dan yang paling bikin saya wondering: dari mana mereka bisa tahu semua nomor PIN-nya? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Oke, coba kita runut-runut, seperti apa sih cara kerjanya. Sambil mencoba mengira-ngira kemungkinan terjadinya di sini, di Indonesia. Again, ini soal kartu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;debit&lt;/span&gt;, bukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;credit card&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya... perangkat kriminalnya sama. ;-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/1600/msr206.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/320/msr206.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Alat di gambar itu namanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;skimmer&lt;/span&gt;, atau istilah formalnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;card reader/writer&lt;/span&gt;. Bisa membaca data-data di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;magnetic-stripe&lt;/span&gt; kartu, lalu menuliskannya di plastik kartu yang baru. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yes&lt;/span&gt;, buat para maling, alat itu fungsinya satu: menggandakan kartu. Bisa nyimpen data dalam jumlah besar, yang kemudian di-download di PC via serial. Harga sekitar $600-an, dan besarnya cuma segenggaman tangan aja. (Huh, kalau inget alat ini, saya suka ketar-ketir kalau bayar makan di restoran menggunakan kartu kredit. Mana pelayannya klimis dan sopan banget, membungkuk ke arah kartu, dengan senyum yang dingin...)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi... mereka bisa duplikasi kartu. Dan malam-malam, sehabis kerja seharian di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cashier&lt;/span&gt;, mereka bisa dump semua data-datanya ke laptop, tulis ke &lt;span style="font-style: italic;"&gt;magnetic-stripe&lt;/span&gt; di kartu yang baru, lari ke anjungan terdekat, memasukkan kartu palsunya di mesin ATM, lalu... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wait&lt;/span&gt;, mereka perlu nomor PIN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang, data-data apa aja ya yang ada di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;magnetic-stripe&lt;/span&gt; itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/1600/card-tracks.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/320/card-tracks.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Buat yang belum tahu, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;magnetic-stripe&lt;/span&gt; itu seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tape&lt;/span&gt; kaset aja layaknya, material &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ferromagnetic&lt;/span&gt; yang dapat dipakai untuk menyimpan data (suara, gambar, atau bit-bit biner). Untuk kartu, ada 3 track data. (Kenapa tiga? Standar ANSI/ISO. Selebihnya, nggak tahu). Track 1 dan Track 2 aja yang biasanya dipakai. Track 3 tadinya diperuntukkan untuk extended service, cuma service-nya nggak muncul-muncul sehingga track ini ditinggalkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berlaku hanya di kartu kredit dan ATM (bisa berbeda di "kartu absen" kantor misalnya). Kalau kita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;extract&lt;/span&gt; data-data itu, misalkan menggunakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;skimmer&lt;/span&gt; tadi, kita bisa lihat informasi seperti ini di kartu Visa:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/1600/sample-tracks.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/320/sample-tracks.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kelihatan nggak? Sekedar contoh aja: % di awal dan ? di akhir di Track 1 itu menunjukkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;start code&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;end-code&lt;/span&gt;. Huruf 'B' menunjukkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;format-code&lt;/span&gt;, yaitu "Bank Card". 1111222233334444 adalah nomor kartu. LASTNAME/FIRSTNAME... self-explained. 9912 adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;expiration-date&lt;/span&gt;, 12/99. Sementara 101... dan seterusnya adalah data-data khusus. So, untuk kartu kredit ini, dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;skimmer&lt;/span&gt; seharga handphone Nokia seri 9 itu, si maling udah bisa belanja di Internet. ;-) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tapi tidak demikian halnya dengan kartu ATM:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/1600/sample-tracks2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/320/sample-tracks2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mirip dengan kartu kredit ya? Bedanya, instead of 101, kita punya 1201 untuk data khusus milik bank. Dan 4 digit 'xxxx', berbeda-beda untuk setiap kartu. Lokasi encrypted PIN kah? Mungkin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tapi rasanya bisa dipastikan, PIN nggak akan disimpan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;plainly&lt;/span&gt; gitu aja di kartu (kecuali banknya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kuoooplooo&lt;/span&gt; buaanget). Kita pernah baca bahwa di jaman dulu (dan kayaknya sampai sekarang), mesin-mesin IBM yang jadi langganan perbankan kita menggunakan &lt;a href="http://www.quadibloc.com/crypto/co0402.htm"&gt;DES&lt;/a&gt; (atau &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/3DES"&gt;3DES&lt;/a&gt;) untuk menentukan PIN. Yah, either way, untuk meng-crack DES nggak akan bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;straight-forward&lt;/span&gt; dan perlu waktu lumayan lama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lalu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;question remains&lt;/span&gt;, dari mana lagi mereka bisa dapat PIN? &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Seminggu yang lalu, Visa &lt;a href="http://news.zdnet.com/2100-1009_22-6051261.html?tag=zdfd.newsfeed"&gt;ngasih warning&lt;/a&gt; bahwa third-party software yang dipakai di POS (point of sales) milik merchant bisa jadi menyimpan informasi kartu. Nah, kalau dia bisa store informasi kartu, mustinya bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;logging&lt;/span&gt; juga PIN yang dimasukkan pelanggan. Ya nggak sih? Kayaknya ini yang paling mungkin. Pertanyaannya: niat baik apa software POS itu nge-log PIN kita?&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Alternatif kedua, MITM (man-in-the-middle) attack? Kalau teman-teman akrab dengan skema &lt;span style="font-style: italic;"&gt;master-session&lt;/span&gt; atau &lt;a href="http://engineers.ihs.com/abstracts/ansi-x924.jsp"&gt;DUPKT&lt;/a&gt; yang banyak dipakai di mesin card-processor semacam &lt;a href="http://www.hypercom.com/"&gt;Hypercom&lt;/a&gt; di toserba-toserba kita, rasanya sih rada susah. Nggak bisa langsung begitu aja &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wiretap&lt;/span&gt; seperti nguping pembicaraan telpon. Tapi tahu nggak, ada orang yang bisa bikin &lt;a href="http://www.cl.cam.ac.uk/%7Emkb23/interceptor/"&gt;prototype device&lt;/a&gt; yang jadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;man-in-the-middle&lt;/span&gt; di antara kartu dengan terminal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/1600/interceptor.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/320/interceptor.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Once alat itu "duduk" di situ, ia bisa listening PIN, nggak peduli kartunya tipe &lt;span style="font-style: italic;"&gt;smartcard&lt;/span&gt; yang pake &lt;span style="font-style: italic;"&gt;chip&lt;/span&gt; (kayak &lt;a href="http://www.kompas.com/kompas-cetak/0603/14/finansial/2504012.htm"&gt;peraturan barunya BI&lt;/a&gt; yang bikin heboh bank-bank itu) &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oke, prens, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;now you know how it works&lt;/span&gt;, mungkin kita musti jaga jarak sedikit kalau mau belanja pake kartu debit.&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114388469189166167?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114388469189166167/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114388469189166167&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114388469189166167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114388469189166167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/04/maling-debit-card.html' title='Maling Debit Card'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114338767314985071</id><published>2006-03-26T22:40:00.000+07:00</published><updated>2006-03-26T22:41:13.176+07:00</updated><title type='text'>E-Gold Clarifications</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt; font-family: Arial;"&gt;Letter from Dr. Douglas Jackson; Chairman, e-gold, Ltd.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;e-gold® has recently been the subject of a slanderous and unfounded article in Business Week. e-gold strongly refutes the allegations and presumptions of this article. The article chose to focus through anecdote and suspicion only on an exception - criminal abuse - and ignores the overwhelming majority of e-gold usage. It also fails to note that all online payment mechanisms including credit cards and intermediaries such as PayPal are targeted by criminals, likely at a much greater magnitude than e-gold, and fails to relate the very proactive steps e-gold takes to eliminate any criminal behavior involving e-gold.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;e-gold and its Operator, Gold &amp; Silver Reserve (G&amp;amp;SR®), including G&amp;SR's exchange service OmniPay® in cooperation with the United States Government and pursuant to a lawfully issued written request, did allow an examination of the e-gold and OmniPay computer systems and data. The examination occurred on December 16th after normal business hours so as to avoid disrupting access to the system. The examination utilized the full resources of e-gold's system and prevented customer access. We were told by the government examiners that the outage would be for a few hours, however, due to the volume of data maintained by e-gold for its customers' protection, a surprise to the examiners, the examination occupied e-gold's computing capacity for 36 hours. e-gold apologizes for any inconvenience of the system down time caused by the government's request. No charges have been filed against e-gold, G&amp;amp;SR, OmniPay or any of its principals.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;e-gold operates legally and does not condone persons attempting to use e-gold for criminal activity. e-gold has a long history of cooperation with law enforcement agencies in the &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;US&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; and worldwide, providing data and investigative assistance in response to lawful requests. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;I'm proud of what we have accomplished so far with e-gold. e-gold, now in its 10th year online, is growing exponentially because of a network effect, a global cascade of Users telling their friends who then tell their friends. For the first time since our launch in 1996, this growth is providing the revenue and resources needed for e-gold to accelerate technical development and other refinements to make it more reliable and even less hospitable to those who would seek to abuse it.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;We are processing the same volume of transactions and growing at the same exponential pace that PayPal was in the second quarter of 2000. One difference, though, is that they had to give away $tens of millions of their investors' money to build a critical mass of user balances and were continuing a burn rate of about $10 million per month during this period. Altogether they burned through about $275 million of capital losses before their IPO.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;e-gold, in contrast, lacking significant outside investment:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;has attained a circulation larger than &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Canada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; 's official gold reserves (currently 3.46 metric tonnes of gold, equivalent to about $55 million at current exchange rates).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;has web traffic surpassing etrade.com and citi.com and is neck and neck with kitco.com as the most heavily trafficked gold related site on the Web&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;settles 50 to 60 thousand user-to-user payments per day, a daily      value of about $10 million&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;has active Users in every country, (including more than 150,000 in &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;China&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; ) despite our lack so far of foreign language      versions - a high priority on our to-do list&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;e-gold is the only payment mechanism that is truly global, enabling any merchant to accept payment online even if the payer lives in a third world country, has no credit card, or is perhaps 'unbanked' altogether.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;e-gold enables the migrant worker of modest means to send value back to his family in &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Mexico&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; or &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Bangladesh&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; at a fraction of the cost of conventional international remittance mechanisms. e-gold alone is free of chargeback risk, yet the fee for receiving payment in e-gold is a tiny fraction of those charged by any other systems.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Thanks to e-gold, for the first time in history, normal people of modest means worldwide have the option of using currency that is designed from the ground up to be immune to debasement, with a governance model that precludes even its management and founders from having the power to subvert it.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Gold &amp; Silver Reserve has been operating for over nine years. Seeking to comply with every applicable law, G&amp;amp;SR has reached out to the Government dozens of times, has repeatedly met with officials from the Internal Revenue Service, the FBI, SEC and a variety of other Federal agencies, and has been told – in no uncertain terms – that we were operating legally and in full compliance with all laws, rules and regulations. Additionally, the Government has requested from us – on more than three hundred occasions – information regarding individuals it believed to be lawbreakers. Gold &amp; Silver Reserve complied with every single request in a professional and timely fashion. Numerous Government officials have gone so far as to commend us in writing for our efforts in complying with their requests and aiding them in their investigations.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Very recently, however, the Government concluded that it was unable to “regulate” our business under any current statutes or regulations. Rather than moving Congress to enact legislation, the Government apparently chose to undertake to regulate us under pre-existing statutes which are totally and utterly inapplicable to our business. To do so, the case the Government brought against Gold &amp; Silver Reserve centered around false statements and fabrications made to a Magistrate Judge in &lt;/span&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Washington&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; , &lt;/span&gt;&lt;st1:state&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;D.C.&lt;/span&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; A week later, when challenged by that Judge, the Government, fearing it would lose its case filed a second suit against Gold &amp; Silver Reserve. We are now addressing that action and are confident that we will be victorious in a very short time.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Both OmniPay and e-gold have been substantially harmed. Both sites were off-line altogether for 36 hours - an interval during which we were at a loss to know what to announce or even how to announce it. There were other direct interventions as well that I am not yet at liberty to discuss that nearly crippled OmniPay's ability to honor its obligations to and on behalf of users. The worst effect of course is on our reputation. This irresponsible smear piece will surely impair our efforts to build strategic relationships with the host of businesses and individuals that would benefit from an embrace of e-gold.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Let me be very clear. e-gold in no manner condones persons or organizations attempting to use e-gold to support criminal acts. The exact opposite is true. e-gold limits accounts that are suspect of illicit activity and has a long history of cooperation with law enforcement agencies.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;There are two elements that make e-gold about the dumbest choice a criminal could make if seeking to obfuscate a money trail or otherwise hide the proceeds of crime.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;it is impossible for a general user of e-gold to send/add money (value in any form) into the system... he can only get e-gold by receiving an e-gold Spend from someone who already has some.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;there's a permanent record of all transfers, that is, a permanent record of the entire lineage of every particle of value in the e-gold system.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;There is nothing "anonymous and untraceable" about e-gold. e-gold Spends settle by book entry - it isn't so-called "digital cash".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;e-gold is not about crime. e-gold is not a hospitable environment for criminals. e-gold maintains an efficient and highly capable investigative staff to aid in the identification, apprehension and prosecution of any criminal abusing the system. Our staff has participated in hundreds of investigations supporting the FBI, FTC, IRS, DEA, SEC, USPS, and others. This is the reality of every payment system, the need to aid in rooting out criminal abuse, whether it is child pornographers taking advantage of the multiple layers and indirection of credit card middlemen, or smurfs aggregating cash via international remittance processors or even state lotteries.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;e-gold has taken a proactive approach, reaching out to law enforcement agencies and NGO's (Non-Governmental Organization) to foster closer cooperation in combating crime online. For example, e-gold is a charter member of the Financial Coalition to eradicate Child Pornography, organized by the &lt;/span&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;st1:placename&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;National&lt;/span&gt;&lt;/st1:placename&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;st1:placetype&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Center&lt;/span&gt;&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; for Missing and Exploited Children, along with Visa, MasterCard, Microsoft, AOL, PayPal, First Data and some of the major banks.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;I hope to have additional and useful facts shortly and will communicate them when appropriate. I can assure you e-gold is up and running, supporting its customers, and continuing to grow.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Dr. Douglas Jackson&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114338767314985071?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114338767314985071/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114338767314985071&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114338767314985071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114338767314985071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/03/e-gold-clarifications.html' title='E-Gold Clarifications'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114338493194853105</id><published>2006-03-26T21:53:00.000+07:00</published><updated>2006-03-26T21:55:31.980+07:00</updated><title type='text'>Ngungkapin perasaan cinta lewat dialog-dialog film</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="headtitle1"&gt;A&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;pa kamu hobi nonton film bertema cinta yang romantis? Bila ya, nonton film romantis emang selalu jadi menu utama pasangan yang sedang dimabuk cinta. Beragam alasan dikemukakan. Yang jelas, mereka ingin bisa seromantis pasangan di film tersebut, en..siapa tau ada ‘ilmu' hingga bisa menjadi cowok atau cewek romantis-! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;SEBENARNYA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt; nih, ada yang lebih menarik, selain alur cerita dalam film bertema cinta. Sayangnya, banyak yang agak ngeh dengan ini. Apa dong? Jawabnya, kalimat cinta yang dilontarkan para tokoh utama film tersebut. Kata-kata cinta emang seru banget kalo terus digali. Boleh percaya atau tidak, kalimat cinta yang keluar dari pasangan yang tengah kasmaran, konon justru sering terilhami dari sebuah film yang pas buat menjadi mediator. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;By the way&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;, ketika kamu nonton bareng doi, kamu masih ingat nggak sih, kata-kata cinta yang pernah muncul dari beberapa film romantis yang pernah kamu tonton? Atau, kamu pernah dapat surat atau tulisan doi tentang perasaannya buat kamu, yang ternyata disadur doi dari sebuah film. Gak nyangka kan, kalo gara-gara film doi bisa lancar ngomong cinta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;Kamu ingin tau juga kan, kalimat-kalimat cinta dari beberapa film romantis yang bikin heboh publik itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;Titanic&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Promise me that you'll never give up, no matter how hopeless&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;", Kalimat wasiat ini dilontarkan si ganteng Leonardo Di Caprio, sebelum kapal tenggelam, Tanpa kata-kata ini mungkin Rose (Kate Winslet) nggak bakal tegar, Cukup mengena maknanya buat kita, agar selalu optimistis menghadapi segala tantangan, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;My Best Friend Wedding&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;If you love someone, you say it. You say it right then, out loud, or the moment just passes you by&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;” Kata-kata ini begitu menyentuh, kalo orang yang kita taksir ternyata cuek, bukan lalu dia nggak naksir balik. Tapi kemungkinan doi nggak pernah tau perasaan kita. Makanya kalo ada kesempatan, ngobrol dong jangan dipendem sendiri perasaanmu itu. Siapa tau setelah kamu beraksi, doi memberi reaksi, dan akhir-nya jadian. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;Love Story &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;"..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;love means never having to say you're sorry&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;", Tidak pernah ada kata menyesal untuk cinta. Kata-kata ini begitu abadi, sebagai film klasik yang dimainkan Ryan O'Neal dan Ali MacGraw. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;Bahkan, sebentar lagi juga bakal di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;remake&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt; dengan bintang pasangan hot Britney Spears dan Justin Timberlake. Sesuai pula dengan judul lagunya yang juga terkenal ‘love story' dinyanyikan oleh Andy Williams. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;Itulah dahsyatnya kekuatan cinta! Seperti apa pun, risikonya, cinta tetap indah untuk dirasakan. Indahnya cinta gak mudah dilukiskan, rasanya pun tak mudah dibayangkan..! Alamak, gula Jawa pun berasa coklat, bila sedang jatuh cinta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;Pearl Harbor&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;I'm giving my heart to Danny. But Til never look at another sunset without thinking of you&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;". Dialog romantis ini mengingatkan kita pada Evelyn yang bertemu lagi dengan Rafe, Kata-kata itu bunyinya, hatiku kuberikan pada Danny, tapi aku tak melupakan dirimu (...Rafe). Tapi kalimat itu ada enggak enaknya juga buat Danny. Malang benar nasib dia, karena gak pernah dicintai sepenuhnya oleh Evelyn. Itu artinya, rasa cinta emang susah dihilangkan. Butuh waktu panjang untuk melupakan kenangan-kenangan indahnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;Ada Apa dengan Cinta (A2dC)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;Puisi Rangga (Nicholas Saputra) waktu lomba, sehingga bisa ngalahin puisinya Cinta (Dian Sastro), Ini, nih penggalannya, "Kulari ke hutan kemudian teriakku, Kulari ke pantai kemudian menyanyiku, Sepi...sepi...dan sendiri aku benci. Aku mau di pasar, bosan aku dengan penat. Dan enyah saja kau pekat, Seperti berjelaga jika kusendiri, pecahkan saja gelasnya biar ramai, Biar mengaduh sampai gaduh, aih ada malaikat menyulam Jaring laba-laba belang di tembok keraton putih, kenapa tak goyangkan saja Loncengnya, biar terdera, Atau aku harus lari ke pantai, belok ke hutan". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;Ever after, Cinderella Story&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;A life without love, is no life at all&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;” Kata-kata ini cukup menyentuh, cinta adalah segalanya. Hidup tanpa cinta betapa hambarnya, Wah mengena banget ucapan ini, emang cinta begitu mewarnai hidup manusia. Hidup tanpa pernah merasakan cinta, ibarat makan tanpa garam. Gak berasa, dan tiada artinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;So&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="shortstory1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt; dari ribuan kata yang muncul lewat film-film romantis, mana yang menurut kamu kata-kata cintanya paling berkesan dan menyentuh? Dan mana yang ingin kamu 'tiru’ ntuk diungkapin ke doi? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114338493194853105?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114338493194853105/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114338493194853105&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114338493194853105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114338493194853105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/03/ngungkapin-perasaan-cinta-lewat-dialog.html' title='Ngungkapin perasaan cinta lewat dialog-dialog film'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114311436963814449</id><published>2006-03-23T18:43:00.000+07:00</published><updated>2006-03-23T18:46:09.743+07:00</updated><title type='text'>Love in Different Version</title><content type='html'>&lt;h3 id="siteSub"&gt;From Wikipedia, the free encyclopedia&lt;/h3&gt;                &lt;dl&gt;&lt;dd&gt;&lt;div class="dablink"&gt;&lt;i&gt;For other uses, see &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Love_%28disambiguation%29" title="Love (disambiguation)"&gt;Love (disambiguation)&lt;/a&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div style="width: 202px;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Image:Love_heart_uidaodjsdsew.gif" class="internal" title="The heart, a frequent modern symbol of love"&gt;&lt;img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/21/Love_heart_uidaodjsdsew.gif/200px-Love_heart_uidaodjsdsew.gif" alt="The heart, a frequent modern symbol of love" longdesc="/wiki/Image:Love_heart_uidaodjsdsew.gif" height="162" width="200" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify" style="float: right;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Image:Love_heart_uidaodjsdsew.gif" class="internal" title="Enlarge"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; The &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Heart_%28symbol%29" title="Heart (symbol)"&gt;heart&lt;/a&gt;, a frequent modern symbol of love&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Love&lt;/b&gt; has several different meanings in the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/English_%28language%29" title="English (language)"&gt;English&lt;/a&gt; language, from something that gives a little pleasure ("I loved that meal") to something one would die for (&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Patriotism" title="Patriotism"&gt;patriotism&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pair-bonding" title="Pair-bonding"&gt;pair-bonding&lt;/a&gt;). It can describe an intense feeling of &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Affection" title="Affection"&gt;affection&lt;/a&gt;, an &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Emotion" title="Emotion"&gt;emotion&lt;/a&gt; or an emotional state. In ordinary use, it usually refers to interpersonal love. Probably due to its emotional primacy, love is one of the most common themes in art. Love is sometimes descibed as an &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/OCD" title="OCD"&gt;OCD&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Love might best be defined as acting intentionally, in sympathetic response to others (including any gods or goddesses), to promote overall well-being. Or to put simply, "love responds intentionally to promote well-being"(&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Thomas_Jay_Oord" title="Thomas Jay Oord"&gt;Thomas Jay Oord&lt;/a&gt;). Love promotes overall flourishing, but often focuses on those close at hand.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Love is inherent in all human cultures and thus may be seen as a defining trait of humanity, that is, love is a quality that makes one human. It is precisely these cultural differences that make any universal definition of love difficult, but not impossible, to establish. See the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sapir-Whorf_hypothesis" title="Sapir-Whorf hypothesis"&gt;Sapir-Whorf hypothesis&lt;/a&gt;. Expressions of love may include the love for a &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Soul" title="Soul"&gt;soul&lt;/a&gt; or mind, the love of laws and organizations, love for a body, love for nature, love of food, love of money, love for learning, love of power, love of fame, love for the respect of others, et cetera. Different people place varying degrees of importance on the kinds of love they receive. Love is essentially an abstract concept, easier to experience than to explain.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Scientific models&lt;/h2&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div style="width: 302px;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Image:SwansHeart.jpg" class="internal" title="Swans forming a heart, a common symbol for love, together."&gt;&lt;img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/e/e3/SwansHeart.jpg/300px-SwansHeart.jpg" alt="Swans forming a heart, a common symbol for love, together." longdesc="/wiki/Image:SwansHeart.jpg" height="125" width="300" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify" style="float: right;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Image:SwansHeart.jpg" class="internal" title="Enlarge"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Swans forming a heart, a common symbol for love, together.&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Throughout history, predominately, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Philosophy" title="Philosophy"&gt;philosophy&lt;/a&gt; and &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Religion" title="Religion"&gt;religion&lt;/a&gt; have speculated the most into the phenomena of love. In the last century, the science of &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Psychology" title="Psychology"&gt;psychology&lt;/a&gt; has written a great deal on the subject. Recently, however, the sciences of &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Evolutionary_psychology" title="Evolutionary psychology"&gt;evolutionary psychology&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Evolutionary_biology" title="Evolutionary biology"&gt;evolutionary biology&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Anthropology" title="Anthropology"&gt;anthropology&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Neuroscience" title="Neuroscience"&gt;neuroscience&lt;/a&gt;, and &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Biology" title="Biology"&gt;biology&lt;/a&gt; have begun to take center stage in discussion as to the nature and function of love.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Biological models of love tend to see it as a mammalian drive, just like &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hunger" title="Hunger"&gt;hunger&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Thirst" title="Thirst"&gt;thirst&lt;/a&gt;. Psychology sees love as more of a social and cultural phenomenon. There are probably elements of truth in both views — certainly love is influenced by &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hormone" title="Hormone"&gt;hormones&lt;/a&gt; (such as &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Oxytocin" title="Oxytocin"&gt;oxytocin&lt;/a&gt;) and &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pheromone" title="Pheromone"&gt;pheromones&lt;/a&gt;, and how people think and behave in love is influenced by their conceptions of love.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px; text-align: justify;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=2" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Attraction_and_attachment" id="Attraction_and_attachment"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Attraction and attachment&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;The conventional view in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Biology" title="Biology"&gt;biology&lt;/a&gt; is that there are two major drives in love — &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sexual_attraction" title="Sexual attraction"&gt;sexual attraction&lt;/a&gt; and &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Attachment_theory" title="Attachment theory"&gt;attachment&lt;/a&gt;. Attachment between adults is presumed to work on the same principles that lead an infant to become attached to his or her mother or father.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;In the February 2006 issue of &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/National_Geographic" title="National Geographic"&gt;National Geographic&lt;/a&gt;, Lauren Slater's cover page article "Love: The Chemical Reaction" discusses love and the chemicals responsible. In it Slater explains some of the research in the area. Some key points:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;The chemicals triggered responsible for passionate love and long-term attachment love seem to be more particular to the activities in which both participate rather than to the nature of the specific people involved.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;The serotonin effects of being in love have a similar chemical appearance to &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Obsessive-compulsive_disorder" title="Obsessive-compulsive disorder"&gt;obsessive-compulsive disorder&lt;/a&gt; (which could explain why a person in love cannot think of anyone else). For this reason some assert that being on a &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/SSRI" title="SSRI"&gt;SSRI&lt;/a&gt; and other antidepressants, which treat OCD, impede one's ability to fall in love. One particular case:&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;dl style="text-align: justify;"&gt;&lt;dd&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt;"I know of one couple on the edge of divorce. The wife was on an antidepressant. Then she went off it, started having orgasms once more, felt the renewal of sexual attraction for her husband, and they're now in love all over again." (38)&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;The long-term attachment felt after the initial "in love" passionate phase of the relationship ends is a result of chemicals such as &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Oxytocin" title="Oxytocin"&gt;oxytocin&lt;/a&gt;. Things like massaging and "making love" can help trigger oxytocin.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Novelty triggers attraction, so nerve-racking activities like riding a roller coaster are good dates. Even a person working out for ten minutes can make that person more attracted to other people on account of increased heart rate and other physiological responses.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px; text-align: justify;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=3" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Companionate_vs._passionate" id="Companionate_vs._passionate"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Companionate vs. passionate&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;The traditional psychological view sees love as being a combination of &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Companionate_love" title="Companionate love"&gt;companionate love&lt;/a&gt; and &lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Passionate_love&amp;action=edit" class="new" title="Passionate love"&gt;passionate love&lt;/a&gt;. Passionate love is intense longing, and is often accompanied by &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Physiological_arousal" title="Physiological arousal"&gt;physiological arousal&lt;/a&gt; (shortness of breath, rapid heart rate). &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Companionate_love" title="Companionate love"&gt;Companionate love&lt;/a&gt; is affection and a feeling of intimacy not accompanied by physiological arousal.&lt;/p&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=4" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Triangular_Theory_of_Love" id="Triangular_Theory_of_Love"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Triangular Theory of Love&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt;&lt;i&gt;Main article: &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Triangular_theory_of_love" title="Triangular theory of love"&gt;triangular theory of love&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;In 1986 psychologist &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Robert_Sternberg" title="Robert Sternberg"&gt;Robert Sternberg&lt;/a&gt; published his famous &lt;b&gt;triangular theory of love&lt;/b&gt; in &lt;i&gt;Psychological Review (Vol. 93, No.2, 119-135),&lt;/i&gt; which postulated a geometric interpretation of love. According to the triangular theory, love has three components:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Intimacy" title="Intimacy"&gt;Intimacy&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; – which encompasses the feelings of closeness, connectedness, and bondedness.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Passion_%28emotion%29" title="Passion (emotion)"&gt;Passion&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; – which encompasses the drives that lead to romance, physical attraction, and sexual consummation.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Commitment" title="Commitment"&gt;Decision/Commitment&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; – which encompasses, in the short term, the decision that one loves another, and in the long term, the commitment to maintain that love.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The “amount” of love one experiences depends on the absolute strength of these three components; the “kind” of love one experiences depends on their strengths relative to each other. The three components, pictorially labeled on the vertices of a triangle, interact with each other and with the actions they produce and with the actions that produce them so as to form a number of different kind of love experiences. The size of the triangle functions to represent the amount of love - the bigger the triangle the greater the love. The shape of the triangle functions to represent the kind of love, which typically varies over the course of the relationship: &lt;i&gt;passion-stage&lt;/i&gt; (right-shifted triangle), &lt;i&gt;intimacy-stage&lt;/i&gt; (apex-triangle), &lt;i&gt;commitment-stage&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; (left-shifted triangle), typically. Each of these elements can be present in a relationship to the main nine varieties of love via the following combinations:&lt;/p&gt; &lt;center&gt; &lt;table border="1" cellpadding="3" cellspacing="0"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;b&gt;intimacy&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;b&gt;passion&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;b&gt;commitment&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Like#As_a_verb" title="Like"&gt;Liking&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; or &lt;b&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Friendship" title="Friendship"&gt;friendship&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div class="center"&gt;x&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Limerence" title="Limerence"&gt;&lt;b&gt;Infatuation&lt;/b&gt; or &lt;b&gt;limerence&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div class="center"&gt;x&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Empty_love" title="Empty love"&gt;Empty love&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div class="center"&gt;x&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Romantic_love" title="Romantic love"&gt;Romantic love&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div class="center"&gt;x&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div class="center"&gt;x&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;b&gt;Companionate love&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div class="center"&gt;x&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div class="center"&gt;x&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;b&gt;Fatuous love&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div class="center"&gt;x&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div class="center"&gt;x&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;b&gt;Consummate love&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div class="center"&gt;x&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div class="center"&gt;x&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div class="center"&gt;x&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;/center&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=5" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Formulaic_models" id="Formulaic_models"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Formulaic models&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;In the history of human thought, various researchers, from time to time, have come forward with hypothetical formulas of love. One such famous formula, from the early 20th century, was provided by the pioneer sexologist &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Havelock_Ellis" title="Havelock Ellis"&gt;Havelock Ellis&lt;/a&gt; who postulated the following mathematical equality:&lt;span class="reference"&gt;&lt;sup id="ref_tennov" class="plainlinksneverexpand"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Love#endnote_tennov" class="external autonumber" title="http://en.wikipedia.org/wiki/Love#endnote_tennov"&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div style="font-size: 125%;"&gt;&lt;i&gt;Love = Sex + Friendship&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=6" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Love_styles" id="Love_styles"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Love styles&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Susan Hendrick and Clyde Hendrick developed a Loves Attitude Scale based on John Alan Lee's theory called &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Love_styles" title="Love styles"&gt;Love styles&lt;/a&gt;. Lee identified six basic theories that people use in their interpersonal relationships:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eros_%28love%29" title="Eros (love)"&gt;Eros&lt;/a&gt; (romantic love) — a passionate physical love based on physical appearance and beauty.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ludus_%28love%29" title="Ludus (love)"&gt;Ludus&lt;/a&gt; (game playing)— love is played as a game; love is playful; often involves little or no commitment and thrives on "conquests".&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Storge" title="Storge"&gt;Storge&lt;/a&gt; (companionate love) — an affectionate love that slowly develops, based on &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Similarity_%28psychology%29" title="Similarity (psychology)"&gt;similarity&lt;/a&gt; and friendship.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pragma_%28love%29" title="Pragma (love)"&gt;Pragma&lt;/a&gt; (pragmatic love) — inclination to select a partner based on practical and rational criteria where both will benefit from the partnership.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mania_%28love%29" title="Mania (love)"&gt;Mania&lt;/a&gt; (possessive love) — highly emotional love; unstable; the stereotype of &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Romantic_love" title="Romantic love"&gt;romantic love&lt;/a&gt;; its characteristics include jealousy and conflict.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Agap%C4%93" title="Agapē"&gt;Agapē&lt;/a&gt; (altruistic love) — selfless altruistic love; spiritual&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;The Hendricks found men tend to be more ludic and manic, whereas women tend to be storgic and pragmatic. Relationships based on similar love styles were found to last longer.&lt;/p&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=7" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Phases" id="Phases"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Phases&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Helen_Fisher_%28anthropologist%29" title="Helen Fisher (anthropologist)"&gt;Helen Fisher&lt;/a&gt; suggests three main phases of love: &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lust" title="Lust"&gt;lust&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Attraction" title="Attraction"&gt;attraction&lt;/a&gt;, and attachment. Generally love will start off in the &lt;i&gt;lust&lt;/i&gt; phase, strong in passion but weak in the other elements. The primary motivator at this stage is the basic sexual instinct. Appearance, smells, and other similar factors play a decisive role in screening potential mates. However, as time passes, the other elements may grow and passion may shrink — this depends upon the individual. So what starts as infatuation or empty love may well develop into one of the fuller types of love. At the &lt;i&gt;attraction&lt;/i&gt; stage the person concentrates their affection on a single mate and fidelity becomes important.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Likewise, when a person has known a loved one for a long time, they develop a deeper attachment to their partner. According to current scientific understanding of love, this transition from the attraction to the &lt;i&gt;attachment&lt;/i&gt; phase usually happens in about 30 months. After that time, the passion fades, changing love from consummate to companionate, or from romantic love to liking.&lt;/p&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div style="width: 202px;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Image:Baglione.jpg" class="internal" title="'Sacred Love versus Profane Love' by Giovanni Baglione"&gt;&lt;img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/9/9d/Baglione.jpg/200px-Baglione.jpg" alt="'Sacred Love versus Profane Love' by Giovanni Baglione" longdesc="/wiki/Image:Baglione.jpg" height="301" width="200" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify" style="float: right;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Image:Baglione.jpg" class="internal" title="Enlarge"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; 'Sacred Love versus Profane Love' by Giovanni Baglione&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=8" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Cultural_views" id="Cultural_views"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;Cultural views&lt;/h2&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=9" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Chinese" id="Chinese"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Chinese&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;In contemporary &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chinese_language" title="Chinese language"&gt;Chinese&lt;/a&gt; language and &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chinese_culture" title="Chinese culture"&gt;culture&lt;/a&gt;, several terms or root words are used for the concept of "love":&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Ai&lt;/i&gt; (愛) is used as a verb (e.g. &lt;i&gt;Wo ai ni&lt;/i&gt;, "I love you") or as a noun, especially in &lt;i&gt;aiqing&lt;/i&gt; (愛情), "love" or "romance." In &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mainland_China" title="Mainland China"&gt;mainland China&lt;/a&gt; since &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/1949" title="1949"&gt;1949&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Airen" title="Airen"&gt;airen&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (愛人, originally "lover," or more literally, "love person") is the dominant word for "spouse" (with separate terms for "wife" and "husband" originally being de-emphasized); the word once had a negative connotation, which it retains among many on &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Taiwan" title="Taiwan"&gt;Taiwan&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lian" title="Lian"&gt;Lian&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (戀) is not generally used alone, but instead as part of such terms as "being in love" (談戀愛, &lt;i&gt;tan lian'ai&lt;/i&gt;—also containing &lt;i&gt;ai&lt;/i&gt;), "lover" (戀人, &lt;i&gt;lianren&lt;/i&gt;) or "homosexuality" (同性戀, &lt;i&gt;tongxinglian&lt;/i&gt;).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Qing&lt;/i&gt; (情), commonly meaning "feeling" or "emotion," often indicates "love" in several terms. It is contained in the word &lt;i&gt;aiqing&lt;/i&gt; (愛情); &lt;i&gt;qingren&lt;/i&gt; (情人) is a term for "lover".&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;In &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Confucianism" title="Confucianism"&gt;Confucianism&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lian" title="Lian"&gt;lian&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; is a virtuous benevolent love. Lian should be pursued by all human beings, and reflects a moral life. The Chinese philosopher &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mozi" title="Mozi"&gt;Mozi&lt;/a&gt; developed the concept of &lt;i&gt;ai&lt;/i&gt; (愛) in reaction to Confucian &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lian" title="Lian"&gt;lian&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;Ai&lt;/i&gt;, in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohism" title="Mohism"&gt;Mohism&lt;/a&gt;, is universal love towards all beings, not just towards friends or family, without regard to reciprocation. Extravagance and offensive war are inimical to &lt;i&gt;ai&lt;/i&gt;. Although Mozi's thought was influential, the Confucian &lt;i&gt;lian&lt;/i&gt; is how most Chinese conceive of love.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Gănqíng&lt;/i&gt; (感情), the feeling of a relationship. A person will express love by building good gănqíng, accomplished through helping or working for another. Emotional attachment toward another person or anything.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Yuanfen" title="Yuanfen"&gt;Yuanfen&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (緣份) is a connection of bound destinies. A meaningful relationship is often conceived of as dependent strong yuanfen. It is very similar to serendipity. A similar conceptualization in English is, "They were made for each other," "fate," or "destiny".&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Zaolian&lt;/i&gt; (&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Simplified_Chinese" title="Simplified Chinese"&gt;Simplified&lt;/a&gt;: 早恋, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Traditional_Chinese" title="Traditional Chinese"&gt;Traditional&lt;/a&gt;: 早戀, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pinyin" title="Pinyin"&gt;pinyin&lt;/a&gt;: &lt;i&gt;zǎoliàn&lt;/i&gt;), "&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Puppy_love" title="Puppy love"&gt;puppy love&lt;/a&gt;" or literally "early love," is a contemporary term in frequent use for romantic feelings or attachments among children or adolescents. &lt;i&gt;Zaolian&lt;/i&gt; describes both relationships among a teenaged boyfriend and girlfriend, as well as the "&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Crush" title="Crush"&gt;crushes&lt;/a&gt;" of early adolescence or childhood. The concept essentially indicates a prevalent belief in contemporary Chinese culture that due to the demands of their studies (especially true in the highly competitive educational system of China), youth should not form romantic attachments lest they jeopardize their chances for success in the future. Reports have appeared in Chinese newspapers and other media detailing the prevalence of the phenomenon and its perceived dangers to students and the fears of parents.&lt;/p&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=10" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Japanese" id="Japanese"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Japanese&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;In &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Japanese_Buddhism" title="Japanese Buddhism"&gt;Japanese Buddhism&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;ai&lt;/i&gt; (愛) is passionate caring love, and a fundamental desire. It can develop towards either selfishness or selflessness and enlightenment.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Amae" title="Amae"&gt;Amae&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (甘え), a Japanese word meaning "indulgent dependence", is part of the child-rearing culture of Japan. Japanese mothers are expected to hug and indulge their children, and children are expected to reward their mothers by clinging and serving. Some &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sociologist" title="Sociologist"&gt;sociologists&lt;/a&gt; (most notably, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Doi_Takeo" title="Doi Takeo"&gt;Takeo Doi&lt;/a&gt;) have suggested that Japanese social interactions in later life are modeled on the mother-child amae.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Linguistically" title="Linguistically"&gt;Linguistically&lt;/a&gt;, the two most common words for love are &lt;i&gt;ai&lt;/i&gt; （愛）and &lt;i&gt;koi&lt;/i&gt; (恋). Generally speaking, most forms of non-romantic love are expressed using the former, while romantic love is expressed using the latter. "Parental love", for example, is &lt;i&gt;oya no ai&lt;/i&gt; (親の愛), while "to be in love with" is &lt;i&gt;koi suru&lt;/i&gt; (恋する). There are of course exceptions. The word &lt;i&gt;aijin&lt;/i&gt; (愛人) means "lover" and implies an illicit, often extra-marital relationship, whereas &lt;i&gt;koibito&lt;/i&gt; (恋人) has the connotation of "boyfriend", "girlfriend", or "partner".&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;In everyday conversation, however, &lt;i&gt;ai&lt;/i&gt; (愛) and &lt;i&gt;koi&lt;/i&gt; (恋) are rarely used. Rather than using &lt;i&gt;ai shiteiru&lt;/i&gt; (愛している) or &lt;i&gt;koi shiteiru&lt;/i&gt; (恋している) to say "I love you", for example, most Japanese would say &lt;i&gt;suki desu&lt;/i&gt; (好きです), which literally means "I like you" -- &lt;i&gt;suki&lt;/i&gt; (好き) being the same word used to express preferences for food, music, etc., as in &lt;i&gt;sushi ga suki desu&lt;/i&gt; (寿司が好きです), or "I like &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sushi" title="Sushi"&gt;sushi&lt;/a&gt;." Rather than diluting the sentiment, however, the implied meaning of "love" is understood.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px; text-align: justify;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=11" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Ancient_Greek" id="Ancient_Greek"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Ancient Greek&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Greek_language" title="Greek language"&gt;Greek&lt;/a&gt; distinguishes several different senses in which the word &lt;i&gt;love&lt;/i&gt; is used. For example, ancient Greek has the words &lt;i&gt;philia&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;eros&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;agape&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;storge&lt;/i&gt; and &lt;i&gt;xenia&lt;/i&gt;. However, with Greek as with many other languages, it has been historically difficult to separate the meanings of these words totally. At the same time the ancient Greek text of the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bible" title="Bible"&gt;Bible&lt;/a&gt; has examples of the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Verb" title="Verb"&gt;verb&lt;/a&gt; &lt;i&gt;agapo&lt;/i&gt; being used with the same meaning as &lt;i&gt;phileo&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Agap%C4%93" title="Agapē"&gt;Agape&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (&lt;span class="polytonic" lang="grc"&gt;ἀγάπη&lt;/span&gt; &lt;i&gt;agápē&lt;/i&gt;) means &lt;i&gt;love&lt;/i&gt; in modern day Greek. The term &lt;i&gt;s'agapo&lt;/i&gt; means &lt;i&gt;I love you&lt;/i&gt; in Greek. The word &lt;i&gt;agapo&lt;/i&gt; is the verb &lt;i&gt;I love&lt;/i&gt;. It generally refers to a "pure", ideal type of love rather than the physical attraction suggested by &lt;i&gt;eros&lt;/i&gt;. However, there are some examples of &lt;i&gt;agape&lt;/i&gt; used to mean the same as &lt;i&gt;eros&lt;/i&gt;. It has also been translated as "love of the soul".&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eros_%28love%29" title="Eros (love)"&gt;Eros&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (&lt;span class="polytonic" lang="grc"&gt;ἔρως&lt;/span&gt; &lt;i&gt;érōs&lt;/i&gt;) is passionate love, with sensual desire and longing. The Greek word &lt;i&gt;erota&lt;/i&gt; means &lt;i&gt;in love&lt;/i&gt;. &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Plato" title="Plato"&gt;Plato&lt;/a&gt; refined his own definition. Although eros is initially felt for a person, with contemplation it becomes an appreciation of the beauty within that person, or even becomes appreciation of beauty itself. Eros helps the soul recall knowledge of beauty, and contributes to an understanding of spiritual truth. Lovers and philosophers are all inspired to seek truth by eros. Some translations list it as "love of the body".&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Philia" title="Philia"&gt;Philia&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (&lt;span class="polytonic" lang="grc"&gt;φιλία&lt;/span&gt; &lt;i&gt;philía&lt;/i&gt;), means friendship in modern Greek, a dispassionate virtuous love, was a concept developed by &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Aristotle" title="Aristotle"&gt;Aristotle&lt;/a&gt;. It includes loyalty to friends, family, and community, and requires virtue, equality and familiarity. Philia is motivated by practical reasons; one or both of the parties benefit from the relationship.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Storge" title="Storge"&gt;Storge&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (&lt;span class="polytonic" lang="grc"&gt;στοργή&lt;/span&gt; &lt;i&gt;storgē&lt;/i&gt;) means affection in modern Greek; it is natural affection, like that felt by parents for offspring.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Philoxenia_%28Greek%29" title="Philoxenia (Greek)"&gt;Xenia&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (ξενία &lt;i&gt;philoxenía&lt;/i&gt;), means hospitality in modern Greek, was an extremely important practice in ancient Greece. It was an almost ritualized friendship formed between a host and their guest, who could previously be strangers. The host fed and provided quarters for the guest, who was only expected to repay with gratitude. The importance of this can be seen throughout Greek mythology, in particular Homer's &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Iliad" title="Iliad"&gt;Iliad&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; and &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Odyssey" title="Odyssey"&gt;Odyssey&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=12" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Latin" id="Latin"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Latin&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;The Latin language has several different verbs corresponding to the English word 'love'.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Amare" title="Amare"&gt;Amare&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; is the basic word for &lt;i&gt;to love&lt;/i&gt;, as it still is in Italian today. The Romans used it both in an affectionate sense, as well as in a Romantic or sexual sense. From this verb come &lt;i&gt;amans&lt;/i&gt;, a lover, amator, 'professional lover', often with the accessory notion of lechery, and &lt;i&gt;amica&lt;/i&gt;, 'girlfriend' in the English sense, often as well being applied euphemistically to a prostitute. The corresponding noun is &lt;i&gt;amor&lt;/i&gt;, which is also used in the plural form to indicate 'love affairs' or 'sexual adventures'. This same root also produces &lt;i&gt;amicus&lt;/i&gt;, 'friend', and &lt;i&gt;amicitia&lt;/i&gt;, 'friendship' ed on mutual advantage, and corresponding sometimes more closely to 'indebtedness' or 'influence'). Cicero wrote a treatise called &lt;i&gt;On Friendship&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;de Amicitia&lt;/i&gt;) which discusses the notion at some length. Ovid wrote a guide to dating called &lt;i&gt;Ars Amatoria&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;The Art of Lovers&lt;/i&gt;), which addresses in depth everything from extramarital affairs to overprotective parents.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Complicating the picture somewhat, Latin sometimes uses &lt;i&gt;amare&lt;/i&gt; where English would simply say &lt;i&gt;to like&lt;/i&gt;; this notion, however, is much more generally expressed in Latin by &lt;i&gt;placere&lt;/i&gt; or &lt;i&gt;delectare&lt;/i&gt;, which are used more colloquially, and the latter of which is used frequently in the love poetry of Catullus.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Diligere&amp;action=edit" class="new" title="Diligere"&gt;Diligere&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; often has the notion 'to be affectionate for', 'to esteem', and rarely if ever is used of romantic love. This word would be appropriate to describe the friendship of two men. The corresponding noun &lt;i&gt;diligentia&lt;/i&gt;, however, has the meaning 'diligence' 'carefulness' and has little semantic overlap with the verb.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Observare&amp;action=edit" class="new" title="Observare"&gt;Observare&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; is a synonym for 'diligere'; despite the cognate with English, this verb and its corresponding noun 'observantia' often denote 'esteem' or 'affection'.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Caritas" title="Caritas"&gt;Caritas&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; is used in Latin translations of the Christian Bible to mean 'charitable love'. This meaning, however, is not found in Classical pagan Roman literature. As it arises from a conflation with a Greek word, there is no corresponding verb.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px; text-align: justify;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=13" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Indonesian_and_Malaysian" id="Indonesian_and_Malaysian"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Indonesian and Malaysian&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;In &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesian&lt;/a&gt; and Malaysian linguistics perspective, love can be defined in several ways:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Cinta&lt;/i&gt; is a word that defines lust or love that involves physical attraction.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Jatuh cinta&lt;/i&gt; literally means falling in love: the initial action that triggers love.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Sayang&lt;/i&gt; is a word to express unconditional love, but also to express deep regret in losing something.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px; text-align: justify;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=14" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Religious_views" id="Religious_views"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;Religious views&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Whether &lt;b&gt;religious love&lt;/b&gt; can be expressed in similar terms to &lt;b&gt;interpersonal love&lt;/b&gt; is a matter for philosophical debate. Religious 'love' might be considered a euphemistic term, more closely describing feelings of deference or &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Acquiescence" title="Acquiescence"&gt;acquiescence&lt;/a&gt;. Most religions use the term love to express the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Devotion" title="Devotion"&gt;devotion&lt;/a&gt; the follower has to their deity, who may be a living &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Guru" title="Guru"&gt;guru&lt;/a&gt; or religious teacher. This love can be expressed by &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Prayer" title="Prayer"&gt;prayer&lt;/a&gt;, service, good deeds, and personal &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sacrifice" title="Sacrifice"&gt;sacrifice&lt;/a&gt;. Reciprocally, the followers may believe that the deity loves the followers and all of creation. Some traditions encourage the development of passionate love in the believer for the deity. Refer to &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Love#Religious_Views" title=""&gt;Religious Views&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; below.&lt;/p&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=15" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Buddhist" id="Buddhist"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Buddhist&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;In &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Buddhism" title="Buddhism"&gt;Buddhism&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=K%C4%81ma&amp;action=edit" class="new" title="Kāma"&gt;Kāma&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; is sensuous, sexual love. It is an obstacle on the path to &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Enlightenment_%28Buddhism%29" title="Enlightenment (Buddhism)"&gt;enlightenment&lt;/a&gt;, since it is selfish.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Karuna" title="Karuna"&gt;Karunā&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; is compassion and mercy, which reduces the suffering of others. It is complementary to wisdom, and is necessary for enlightenment.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Advesa&amp;action=edit" class="new" title="Advesa"&gt;Advesa&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; and &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Metta" title="Metta"&gt;maitrī&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; are benevolent love. This love is unconditional and requires considerable self-acceptance. This is quite different from the ordinary love, which is usually about attachment and sex, which rarely occur without self-interest. Instead, in Buddhism it refers to detachment and unselfish interest in others' welfare.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;The Bodhisattva ideal in Tibetan Buddhism involves the complete renunciation of oneself in order to take on the burden of a suffering world. The strongest motivation one has in order to take the path of the Bodhisattva is the idea of salvation within unselfish love for others.&lt;/p&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=16" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Christian" id="Christian"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Christian&lt;/h3&gt; &lt;table style="border: 4px solid rgb(170, 170, 170); margin: 1em; padding: 4px; font-size: 90%; background-color: rgb(249, 249, 249);" align="right" cellpadding="4" cellspacing="4" width="35%"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="center"&gt;&lt;i&gt;"Charity suffereth long, and is kind; charity envieth not; charity vaunteth not itself, is not puffed up, Doth not behave itself unseemly, seeketh not her own, is not easily provoked, thinketh no evil; Rejoiceth not in iniquity, but rejoiceth in the truth; Beareth all things, believeth all things, hopeth all things, endureth all things."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;—&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/1_Corinthians" title="1 Corinthians"&gt;1 Corinthians&lt;/a&gt; 13:4-7 (KJV)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;There are several Greek words for Love that are regularly referred to in Christian circles.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Agape - In the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/New_Testament" title="New Testament"&gt;New Testament&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Agap%C4%93" title="Agapē"&gt;agapē&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; is charitable, selfless, altruistic, and unconditional. It is parental love seen as creating goodness in the world, it is the way God is seen to love humanity, and it is seen as the kind of love that Christians aspire to have for others.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Phileo - Also used in the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/New_Testament" title="New Testament"&gt;New Testament&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Phileo&amp;action=edit" class="new" title="Phileo"&gt;Phileo&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; is a human response to something that is found to be delightful. Also known as "brotherly love".&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Two other words for love in the Greek language -- &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eros" title="Eros"&gt;Eros&lt;/a&gt; (sexual love) and &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Storge" title="Storge"&gt;storge&lt;/a&gt; (needy child-to parent love) were never used in the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/New_Testament" title="New Testament"&gt;New Testament&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/C.S._Lewis" title="C.S. Lewis"&gt;C.S. Lewis&lt;/a&gt;, an influential Christian &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Theology" title="Theology"&gt;theologian&lt;/a&gt;, wrote a book called &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Four_Loves" title="The Four Loves"&gt;The Four Loves&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Many &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Christianity" title="Christianity"&gt;Christians&lt;/a&gt; believe that the greatest commandment is "thou shalt love the Lord thy God with all thy heart, and with all thy soul, and with all thy mind, and with all thy strength: this is the first commandment." and "Thou shalt love thy neighbour as thyself." are the two greatest commandments (the two greatest commandment of God, according to &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Jesus" title="Jesus"&gt;Jesus&lt;/a&gt;). See The &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Gospel_of_Mark" title="Gospel of Mark"&gt;Gospel of Mark&lt;/a&gt; chapter 12, verses 28-34). &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Augustine_of_Hippo" title="Augustine of Hippo"&gt;Saint Augustine&lt;/a&gt; summarised this when he wrote "&lt;b&gt;Love&lt;/b&gt; God, and do as thou wilt". &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Paul_of_Tarsus" title="Paul of Tarsus"&gt;Saint Paul&lt;/a&gt; glorified &lt;b&gt;agape love&lt;/b&gt; as the most important virtue of all in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/1_Corinthians" title="1 Corinthians"&gt;1 Corinthians&lt;/a&gt;, chapter 13. Attempting to define it he wrote, " Charity suffereth long, and is kind; charity envieth not; charity vaunteth not itself, is not puffed up, Doth not behave itself unseemly, seeketh not her own, is not easily provoked, thinketh no evil; Rejoiceth not in iniquity, but rejoiceth in the truth; Beareth all things, believeth all things, hopeth all things, endureth all things. Charity never faileth: but whether there be prophecies, they shall fail; whether there be tongues, they shall cease; whether there be knowledge, it shall vanish away. "(13:4-8 &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/KJV" title="KJV"&gt;KJV&lt;/a&gt;)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Christians also believe that &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/God" title="God"&gt;God&lt;/a&gt; felt so much &lt;b&gt;agape love&lt;/b&gt; for man that he sacrificed his son for them. John the Apostle wrote, "For God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that whosoever believeth in him should not perish, but have everlasting life. For God sent not his Son into the world to condemn the world; but that the world through him might be saved." (John 3:16-17 &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/KJV" title="KJV"&gt;KJV&lt;/a&gt;)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Many Christian &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Theology" title="Theology"&gt;theologians&lt;/a&gt; see God as the source of love, "He that loveth not knoweth not God; for God is love." (1 John 4:8 &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/KJV" title="KJV"&gt;KJV&lt;/a&gt;])&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px; text-align: justify;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=17" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Hindu" id="Hindu"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Hindu&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;In Hinduism &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=K%C4%81ma&amp;action=edit" class="new" title="Kāma"&gt;kāma&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; is pleasurable, sexual love, personified by the god &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kama_%28Hinduism%29" title="Kama (Hinduism)"&gt;Kama&lt;/a&gt;. For many Hindu schools it is the third end in life .&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;In contrast to &lt;i&gt;kāma&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Prema&amp;action=edit" class="new" title="Prema"&gt;prema&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; or &lt;i&gt;prem&lt;/i&gt; refers to elevated love.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Karuna" title="Karuna"&gt;Karuna&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; is compassion and mercy, which reduces the suffering of others.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Bhakti&lt;/i&gt; is a Sanskrit term from Hinduism meaning 'loving devotion to the supreme God'. A person who practices bhakti is called &lt;i&gt;bhakta&lt;/i&gt;. &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hindu" title="Hindu"&gt;Hindu&lt;/a&gt; writers, theologians, and philosophers have distinguished nine forms of devotion that they call &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bhakti" title="Bhakti"&gt;bhakti&lt;/a&gt;, for example in the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bhagavatha-Purana" title="Bhagavatha-Purana"&gt;Bhagavatha-Purana&lt;/a&gt; and according to &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tulsidas" title="Tulsidas"&gt;Tulsidas&lt;/a&gt;. The booklet &lt;i&gt;Narada bhakti sutra&lt;/i&gt; written by an unknown author distinguishes eleven forms of love.&lt;/p&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=18" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Islamic" id="Islamic"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Islamic&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;In a sense, love does encompass the Islamic view of life as universal brotherhood which applies to all who hold the faith. There are no direct references stating that God is love, but amongst the 99 names of God (&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Allah" title="Allah"&gt;Allah&lt;/a&gt;), there is the name &lt;i&gt;Al-Wadud&lt;/i&gt; or 'the Loving One', which is found in Surah 11:90 as well as Surah 85:14. It refers to God as being "full of loving kindness". In Islam, love is more often than not used as an incentive for sinners to aspire to be as worthy of God's love as they may. One still has God's love, but how the person evaluates his own worth is to his own and God's own counsel. All who hold the faith have God's love, but to what degree or effort he has pleased God depends on the individual itself.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ishq" title="Ishq"&gt;Ishq&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, or divine love, is the emphasis of &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sufism" title="Sufism"&gt;Sufism&lt;/a&gt;. Sufis believe that love is a projection of the essence of God to the universe. God desires to recognize beauty, and as if one looks at a mirror to see oneself, God "looks" at itself within the dynamics of nature. Since everything is a reflection of God, the school of Sufism practices to see the beauty inside the apparently ugly. Sufism is oftentimes referred to as the religion of Love. God in Sufism is referred to in three main terms which are the Lover, Loved, and Beloved with the last of these terms being often seen in Sufi poetry. A common viewpoint of Sufism is that through Love humankind can get back to its inherent purity and grace.&lt;/p&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=19" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Jewish" id="Jewish"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Jewish&lt;/h3&gt; &lt;table style="border: 4px solid rgb(170, 170, 170); margin: 1em; padding: 4px; font-size: 90%; background-color: rgb(249, 249, 249);" align="right" cellpadding="4" cellspacing="4" width="35%"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="center"&gt;&lt;i&gt;"And you shall love the &lt;small&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tetragrammaton" title="Tetragrammaton"&gt;LORD&lt;/a&gt;&lt;/small&gt; your God with all your heart, and with all your soul, and with all your might."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;—&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Deuteronomy" title="Deuteronomy"&gt;Deuteronomy&lt;/a&gt; 6:5&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;In &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hebrew_language" title="Hebrew language"&gt;Hebrew&lt;/a&gt; &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahava" title="Ahava"&gt;Ahava&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; is the most commonly used term for both interpersonal love and love of God. Other related but dissimilar terms are &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chen" title="Chen"&gt;Chen&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (grace) and &lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Hesed&amp;action=edit" class="new" title="Hesed"&gt;Hesed&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, which basically combines the meaning of "affection" and "compassion" and is sometimes rendered in English as "loving-kindness".&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Judaism" title="Judaism"&gt;Judaism&lt;/a&gt; employs a wide definition of love, both between people and between man and the Deity. As for the former, the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Torah" title="Torah"&gt;Torah&lt;/a&gt; states: "Love your neighbor like yourself" (&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Leviticus" title="Leviticus"&gt;Leviticus&lt;/a&gt; 19:18). As for the latter, one is commanded to love God "with all your heart, with all your soul and with all your might" (&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Deuteronomy" title="Deuteronomy"&gt;Deuteronomy&lt;/a&gt; 6:5), taken by the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mishnah" title="Mishnah"&gt;Mishnah&lt;/a&gt; (a central text of the Jewish &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Oral_law" title="Oral law"&gt;oral law&lt;/a&gt;) to refer to good deeds, willingness to sacrifice one's life rather than commit certain serious transgressions, willingness to sacrifice all one's possessions and being grateful to the Lord despite adversity (tractate Berachoth 9:5). &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rabbinic_literature" title="Rabbinic literature"&gt;Rabbinic literature&lt;/a&gt; differs how this love can be developed, e.g. by contemplating Divine deeds or witnessing the marvels of nature.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;As for love between marital partners, this is deemed an essential ingredient to life: "See life with the wife you love" (&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ecclesiastes" title="Ecclesiastes"&gt;Ecclesiastes&lt;/a&gt; 9:9). The Biblical book &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Song_of_Solomon" title="Song of Solomon"&gt;Song of Songs&lt;/a&gt; is a considered a romantically-phrased metaphor of love between God and his people, but in its plain reading reads like a love song.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;The 20th-century rabbi &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eliyahu_Eliezer_Dessler" title="Eliyahu Eliezer Dessler"&gt;Eliyahu Eliezer Dessler&lt;/a&gt; is frequently quoted as defining love from the Jewish point-of-view as "giving without expecting to take" (from his &lt;i&gt;Michtav me-Eliyahu&lt;/i&gt;, vol. I). Romantic love &lt;i&gt;per se&lt;/i&gt; has few echoes in Jewish literature, although the medieval rabbi &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Judah_Halevi" title="Judah Halevi"&gt;Judah Halevi&lt;/a&gt; wrote romantic poetry in Arabic in his younger years (he appears to have regretted this later).&lt;/p&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=20" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Mythological" id="Mythological"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Mythological&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Different cultures have deified love, typically in both male and female form. Here is a list of the gods and goddesses of love in different mythologies.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/%C3%81ine" title="Áine"&gt;Áine&lt;/a&gt; — goddess of fertility and passionate love in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Irish_mythology" title="Irish mythology"&gt;Irish mythology&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Amor" title="Amor"&gt;Amor&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cupid" title="Cupid"&gt;Cupid&lt;/a&gt; — god of passionate love in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Roman_mythology" title="Roman mythology"&gt;Roman mythology&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Aonghus" title="Aonghus"&gt;Aonghus&lt;/a&gt; or &lt;i&gt;Aengus&lt;/i&gt;— god of beauty, youth, and sensual love in Irish mythology&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Aphrodite" title="Aphrodite"&gt;Aphrodite&lt;/a&gt; — goddess of beauty and passionate love in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Greek_mythology" title="Greek mythology"&gt;Greek mythology&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Astarte" title="Astarte"&gt;Astarte&lt;/a&gt; — goddess of love in Canaanite mythogy&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eros_%28god%29" title="Eros (god)"&gt;Eros&lt;/a&gt; — god of passionate love in Greek mythology&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Freya" title="Freya"&gt;Freya&lt;/a&gt; — goddess in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Norse_mythology" title="Norse mythology"&gt;Norse mythology&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Inanna" title="Inanna"&gt;Inanna&lt;/a&gt; — goddess of love and war in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sumerian_mythology" title="Sumerian mythology"&gt;Sumerian mythology&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ishtar" title="Ishtar"&gt;Ishtar&lt;/a&gt; — goddess of love and war in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Babylonian_mythology" title="Babylonian mythology"&gt;Babylonian mythology&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kama_%28Hinduism%29" title="Kama (Hinduism)"&gt;Kama&lt;/a&gt; — god of sensual love in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hindu_mythology" title="Hindu mythology"&gt;Hindu mythology&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rati" title="Rati"&gt;Rati&lt;/a&gt; — goddess of passionate love in Hindu mythology&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Venus_%28mythology%29" title="Venus (mythology)"&gt;Venus&lt;/a&gt; — goddess of beauty and passionate love in Roman mythology&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Xochipilli" title="Xochipilli"&gt;Xochipilli&lt;/a&gt; — god in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Aztec_mythology" title="Aztec mythology"&gt;Aztec mythology&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Antheia" title="Antheia"&gt;Antheia&lt;/a&gt; — goddess in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Crete_mythology&amp;action=edit" class="new" title="Crete mythology"&gt;Crete mythology&lt;/a&gt; of love, flowers, gardens, and marshes&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;div class="editsection" style="float: right; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Love&amp;action=edit&amp;amp;section=21" title="Love"&gt;edit&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Theological" id="Theological"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Theological&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Even though in monotheistic religions, the God is considered to represent love, there are often &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Angel" title="Angel"&gt;angels&lt;/a&gt; or similar beings that represent love as well.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Haniel_%28archangel%29" title="Haniel (archangel)"&gt;Haniel&lt;/a&gt; — Angel of Venus, and of eros, in Judeo-Christian theology.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Raphael_%28archangel%29" title="Raphael (archangel)"&gt;Raphael&lt;/a&gt; — Angel of love(agape) in Judeo-Christian theology.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Mihr&amp;action=edit" class="new" title="Mihr"&gt;Mihr&lt;/a&gt; — angel of love in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Persian_mythology" title="Persian mythology"&gt;Persian mythology&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114311436963814449?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114311436963814449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114311436963814449&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114311436963814449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114311436963814449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/03/love-in-different-version.html' title='Love in Different Version'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114277360314311633</id><published>2006-03-19T20:05:00.000+07:00</published><updated>2006-03-19T20:06:43.156+07:00</updated><title type='text'>Terbalik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SALAH satu kredo yang selalu saya promosikan secara gencar sejak setahun lalu adalah mengajak orang untuk berani berpikir terbalik. ''&lt;i&gt;Reverse thinking&lt;/i&gt;'' atau berpikir terbalik bukanlah teknik berpikir yang baru. Sudah lama dipraktekkan para inovator dan kaum pemikir. Tujuannya semata untuk mencari terobosan baru. Sederhana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu, dalam sebuah diskusi &lt;i&gt;entrepreneur&lt;/i&gt;, seorang peserta bertanya, ''Kalau begitu, sukses &lt;i&gt;brownies&lt;/i&gt; kukus Amanda itu adalah &lt;i&gt;brownies&lt;/i&gt; yang dikukus atau bolu kukus yang di-&lt;i&gt;brownies&lt;/i&gt;-kan?'' Ini pertanyaan yang unik. Sebab, menurut cerita, resep asli yang diperoleh Ibu Sugeng pada 1999 dari adiknya di Yogya memang resep bolu kukus. Resep inilah yang kemudian dikembangkan dan disempurnakan menjadi produk andalan &lt;i&gt;brownies&lt;/i&gt; kukus Amanda yang saat ini sangat terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja &lt;i&gt;brownies&lt;/i&gt; kukus Amanda adalah contoh berpikir terbalik yang nyata. Andai kata dipromosikan bolu kukus &lt;i&gt;brownies&lt;/i&gt;, mungkin konsumen tidak akan penasaran. Tapi, ketika dibalik menjadi &lt;i&gt;brownies&lt;/i&gt; yang dikukus, benak konsumen menjadi bertanya-tanya, karena &lt;i&gt;brownies&lt;/i&gt; yang biasanya dipanggang menjadi luar biasa dengan pakem yang menyalahi kebiasaan ini. Nah, cara berpikir terbalik atau &lt;i&gt;reverse thinking&lt;/i&gt; ini bisa menjadi terobosan yang Anda nanti-nantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa produk dunia yang menjadi tren global juga tak jarang menggunakan konsep berpikir terbalik. Ketika jam-jam digital Jepang yang sangat murah menyerang pasar global, industri jam di Swiss hampir bangkrut total. Satu perusahaan kemudian berpikir terbalik menciptakan Swatch atau Swiss Watch, yang trendi itu. Swatch tidak menjadi arloji biasa. Orang membeli Swatch bukan karena mutu Swatch sangat akurat menunjukkan waktu, melainkan semata-mata karena Swatch menjadi aksesori &lt;i&gt;fashion&lt;/i&gt; baru. Sebuah tren baru yang bentuknya jam tangan. Tak mengherankan apabila orang kemudian mengoleksi Swatch sama seperti orang mengoleksi tas, jaket, dan sepatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain diterapkan Heinz, produsen saus tomat di Amerika. Mulanya produk saus tomat mengalami kemandekan alias tidak tumbuh secara baik dari tahun ketahun. Semata-mata karena penetrasi pasar saus tomat di Amerika sudah mencapai hampir 100%. Heinz mencoba mencari sebuah solusi terobosan. Secara tradisional, kalau sampai meningkatkan pertumbuhan, Heinz harus mempromosikan orang untuk mengonsumsi lebih banyak saus tomat. Misalnya, saus tomat dijadikan saus pendamping pada makanan lain. Ini cara berpikir yang normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heinz berpikir abnormal atau terbalik. Mungkinkah saus tomat dipakai untuk konsumsi yang berbeda? Dalam survei dan observasi, terutama di gerai-gerai masakan siap saji, ternyata ditemukan anak-anak yang sering menggunakan saus tomat secara berlebihan semata-mata untuk dijadikan permainan. Dengan kentang goreng, misalnya, saus tomat dicorat-coret menjadi bentuk lukisan. Lalu hal ini memotivasi cara berpikir Heinz untuk berpikir terbalik. Mengubah fungsi saus tomat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Heinz mendesain ulang botol saus tomat dengan menggunakan bahan plastik dengan moncong lebih runcing, sehingga memudahkan anak-anak menggunakannya. Dengan botol ini, anak-anak menemukan saus tomat Heinz lebih asyik dipermainkan atau dijadikan alat untuk melukis. Heinz kemudian juga menciptakan saus tomat dengan warna baru, yaitu biru, hijau, dan ungu. Anak-anak merasa gembira karena punya mainan baru saus tomat aneka warna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu-ibu mulanya kesal dengan ulah Heinz ini, tapi kemudian ikut arus. Anak-anak yang susah makan menjadi lebih mudah makan karena menemukan bahwa makan bisa menjadi rekreasi baru. Celakanya, ibu-ibu yang tadinya hanya membeli satu botol saus tomat, kini harus membeli dua-tiga botol. Dalam waktu seketika, penjualan saus tomat Heinz menjadi berlipat ganda. Tumbuh lebih cepat berkat pemikiran yang tidak normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika produsen alat-alat olahraga Puma ingin menciptakan produk-produk eksklusif, mereka juga berpikir melawan arus. Diciptakanlah serangkaian produk yang ditujukan buat eksekutif, menggunakan merek baru, ''96 hours''. Produk-produk ''96 hours'' sangat revolusioner, di mana produk Puma dijual dalam satu koper kecil praktis, yang memungkinkan seorang eksekutif berpergian selama empat hari tapi memiliki pakaian lengkap hingga sepatu lengkap. Uniknya, konsep ''96 hours'' tidak dipublikasikan secara luas, tapi dirahasiakan. Hasilnya, ''96 hours'' jauh lebih cepat terkenal dan menyebar dibandingkan apabila diiklankan. ''96 hours'' menciptakan rasa penasaran yang begitu besar di kalangan eksekutif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kafi Kurnia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; peka@indo.net.id&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;[&lt;b&gt;Intrik&lt;/b&gt;, &lt;i&gt;Gatra&lt;/i&gt; Nomor 18 Beredar Senin, 13 Maret 2006]             &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114277360314311633?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114277360314311633/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114277360314311633&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114277360314311633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114277360314311633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/03/terbalik.html' title='Terbalik'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114236226330483417</id><published>2006-03-15T01:50:00.000+07:00</published><updated>2006-05-21T20:20:34.140+07:00</updated><title type='text'>Jakarta: the implementation of Kiyosaki's</title><content type='html'>&lt;span class="info"&gt;&lt;span style="font-size:+1;"&gt;Jakarta: the implementation of Kiyosaki's&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan seorang sahabat sekaligus mentor bisnisku dari TDA Community pak Budi Rahmat.&lt;br /&gt;Taken from &lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;http://forum.richdad.com/forums/tm.asp?m=449710&amp;p=1&amp;amp;tmode=1&amp;smode=1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;-----------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;All,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Saya, di Jakarta, juga sudah mengimplementasikan tulisan RK dan cukup puas dengan hasilnya. Saya mo sharing pengalaman pribadi saya di bawah ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Semoga bermanfaat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Salam, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; budi_rachmat@xxxxxx.com &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; QUOTE &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; From: Budi Rachmat [mailto:budi_rachmat@xxxxxx.com]  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Sent: 28 Agustus 2004 22:10 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; To: ......@yahoogroups.com &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Subject: Robert T.Kiyosaki: pemikiran dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;implementasinya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Rekans, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Saya mo sharing tentang Robert T.Kiyosaki dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;pemikirannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Saya sudah baca -+ 9 buku RK dan menurut saya yg &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;dikemukakan oleh RK adalah mengenai INCOME/PENDAPATAN &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;atau tepatnya CASHFLOW/ARUS KAS. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; BUKAN STATUS (sebagai karyawan/pegawai atau pemilik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;small shop atau pemilik Big Bisnis atau Investor).  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Jadi yang dikemukakan adalah darimana sebenarnya income/pendapatan itu berasal, bukan apa status kita.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Nah... darimanapun income itu bisa berasal dapat diklasifikasikan kedalam kuadran E,S,B,I.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Contohnya; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Income seorang dokter bisa berasal dari E,S,B,I yaitu; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - pagi dia praktek RSUP sebagai pegawai negri ==&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;income dari kuadran E. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - sore praktek di rumah sebagai dokter ahli   ==&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;income dari kuadran S. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - dia punya klinik bersama yang dikelola para &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;profesional ==&gt; kuadran B. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - dia beli beberapa apartemen/rumah untuk dikontrakan  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;==&gt; kuadran I. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Tidak ada yang "tidak baik" dari kuadran2 tersebut, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;menurutku yg "tidak baik" adalah bila tidak mempunyai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;income.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Setiap kuadran mempunyai karakter masing2, antara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;lain; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - kuadran E dan S (Kiri) adalah Aktive Income.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;Dimana untuk mendapatkan income tsb diperlukan WAKTU &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;yang sangat signifikan.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - kuadran B dan I (Kanan) adalah Pasive Income. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;Dimana untuk mendapatkan income tsb tidak diperlukan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;WAKTU yang banyak/panjang, seperti di Aktive Income.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Pandangan lainnya yang menarik dari RK adalah hubungan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;antara INCOME dan EXPENSES dengan ASET dan LIABILITI (kewajiban), yaitu; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Aset      : adalah harta/pekerjaan/sesuatu yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;menciptakan INCOME, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Liabiliti : adalah harta/pekerjaan/sesuatu yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;menciptakan KEWAJIBAN/expenses. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Sebelum baca buku RK, saya pikir, rumah, mobil, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;apartemen yang saya miliki adalah Aset..... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; eecchhh.... setelah baca buku, ternyata Liabiliti..... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;karena telah meciptakan KEWAJIBAN... bayar listrik, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;air, penjaga rumah, bensin, service dsb.... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Pandangan lainnya, yaitu FF = 3PI &gt; Expenses, yaitu:  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;seseorang yang disebut Financially Freedom jika Pasive Incomenya 3 x lebih besar dari pada Expensesnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Garis besar isi daripada buku2 RK, sbb; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 1. CASHFLOW QUADRANT, mengenai darimana aja sebetulnya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;income bisa diperoleh?? Bagaimana sifat daripada &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;income tsb??....... sumber income adalah E/S/B/I. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 2. RICH DAD POOR DAD. Cerita "perjalanan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;hidup/pemikiran" Robert T. Kiyosaki &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;===&gt;&gt;&gt; yang pada akhirnya timbul konsep financial &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;yaitu Cashflow Quadrant, di atas. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Si Rich Dad, orang tua temennya yang menjadi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;pembimbing financial-nya.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;Muda cukupan, tua kaya-raya. Karena mempersiapkan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;income dari B&amp;I. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Si Poor Dad, orang tua kandungnya.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;Muda cukupan, tua miskin. Karena hanya mengandalkan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; income dari kuadran S. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Ke-2 buku di atas adalah "JIWA" dari seluruh &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;buku/pemikiran RK, sedangkan buku2nya yang lain...., menurut-ku, lebih ke bagaimana caranya (How to) untuk mencapai PASSIVE INCOME.... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 3. BUSINESS SCHOOL. Cara merubah mental jika mo &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;memindahkan income dari kuadran Kiri (E&amp;amp;S) ke kuadran &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;Kanan (B&amp;I). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 4. RICH KID SMART KID. Cara/perlunya memberikan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;pelajaran Financial sedini mungkin. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 5. RETIRE YOUNG RETIRE RICH. Cara/perlunya mempunyai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;Financial Plan untuk income kita sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 6. GUIDE TO INVESTING. cara/trik2 investasi yang aman &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;dan potensial. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 7. REAL ESTATE RICHES. cara/trik2 investasi dibidang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;property. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 8. WHO TOOK MY MONEY. cara/trik2 untuk investasi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;jangka panjang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 9. SUCCESS STORY. cerita2 pendek dari mereka yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;mengikuti dan melaksanakan konsep RK. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 10. Yang belum saya baca adalah SALES DOG. (***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; catatan: SalesDog sudah di baca) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Saya adalah "mengikut" Robert T. Kiyosaki.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;&lt;br /&gt;Pengikut = ngikutin aja apa yang dia tulis dibukunya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;(tentunya setelah saya cocokan dengan kondisi saya). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Sekarang saya SEDANG melaksanakan pemikiran2 RK....  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Insya Allah akan memberikan hasil yang sesuai dengan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;impian saya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Jadi bagaimana saya meng-implementasikannya......????  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Karena tulisan saya sudah kepanjangan.... saya akan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;sambung dikesempatan yang akan datang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; &lt;&lt;&lt;&lt;&lt;&lt;&lt;&lt;&lt;&lt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Salam, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;From: Budi Rachmat [mailto:budi_rachmat@xxxxxx.com]  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Sent: 01 September 2004 15:15 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; To: ............@yahoogroups.com &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Subject: Pindah kuadran.... (lanjutan dari Robert &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;T.Kiyosaki: pemikiran dan implementasinya) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Rekans, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; &lt;&lt;&lt;&lt;&lt;&lt;&lt;&lt;&lt;&lt;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;Robert T.Kiyosaki: pemikiran dan implementasinya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Bulan APRIL 2003 saya keluar dari kerjaan saya. Saya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;lepas status saya sebagai karyawan. Saya lepas Income &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;saya dari kuadran E.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;Saya konsentrasi di kuadran S,B,I. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; FYI, keluarga saya adalah "single income". Istri sudah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;tidak bekerja 3 tahun yll, setelah melahirkan anak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;yang II. Saya punya 3 anak prempuan (11 tahun, 4 tahun &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;dan 2 tahun). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;Bagaimana cara saya pindah kuadran? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Caranya agak panjang (ini adalah SUATU PROSES). Jadi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;saya akan mulai dengan hasilnya dulu, karena mulai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;dari sini mungkin lebih menarik.... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Saya akan menggunakan angka, walaupun ini bukan angka &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;yang sebenarnya tapi dapat "mewakili" (dalam jutaan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;rupiah).  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Saya juga bukan "orang Financial/Keuangan (KEU)", jadi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;saya tidak mengikuti "kaedah Keuangan yang benar(?)".  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;Saya hanya mengikuti tulisan RK di-buku2nya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;Laporan Keuangan saya berdasarkan "kaedah RK", sbb; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Income per bulan: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;    SEBELUM PINDAH kuadran -- SETELAH PINDAH kuadran &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;(Maret 2003)          (Juli 2004) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - kuadran E = 12 ...........  0 =&gt; gaji tidak ada lagi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - kuadran S =  0 ........... 11 =&gt; "bisnis &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;join-operation" + trading &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - kuadran B =  0 ...........  8 =&gt; 1 waralaba &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - kuadran I = 11 ...........  6 =&gt; interest + hasil &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;sewa properti &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; TOTAL       = 23 &gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt; 25 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Dengan Cashflow / Arus-Kas per bulan, sebesar; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - kuadran E = 12 ...........  0 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - kuadran S =  0 ........... 25 =&gt; "bisnis &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;join-operation" + trading &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - kuadran B =  0 ...........350 =&gt; 1 waralaba &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - kuadran I = 11 ...........  6 =&gt; interest + hasil &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;sewa properti &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; TOTAL       = 23 &gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;381 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Dengan Aset dan Liabiliti, sebesar; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - Aset   = 1.600 .........1.870 : saya "pindahkan" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;sebagian dari Liabiliti menjadi Aset &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - Liabiliti= 750 ...........480 :  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;&lt;br /&gt;TOTAL    = 2.350 &gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;2.350 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Saya analisa "perjalanan" saya setahun lebih ini dari &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;laporan KEU di atas, sbb; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 1. Harta (Aset + Liabiliti), ternyata masih sama. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Memang masih sama karena duitnya hanya segitu2nya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;TAPI ada beberapa hal yang saya kerjakan, antara lain; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; a. Saya "pindahkan" Liabiliti menjadi Aset, yaitu:  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; - menjual rumah yang tidak saya tinggali, yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;ternyata hanya menciptakan kewajiban. Uangnya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;dibelikan Ruko untuk dibuat waralaba lagi....hemm... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;ada rencana investasi lagi nich..... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;b. Saya "utilize" sebagian dari Deposito menjadi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;Waralaba, yang memberikan yield (+ cashflow) yang jaaauuuuhhhh.... lebih baik (daripada hanya di deposito-in aja). Waralaba saya berbentuk PT, jadi saya sedang membangun track record.... untuk ngutang ke bank nantinya... karena dengan track record dan Cashflow bank baru bisa memberikan kredit.... (FYI waktu masih pegawai, untuk kredit (konsumtif) hanya diperlukan slip gaji). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 2. Cashflow saya hampir 17x dari pada SEBELUM PINDAH. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; a. Dengan cashflow tsb di atas + track record.... bank &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;udah kasih "lampu hijau".... untuk rencana investasi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;waralaba II. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;b. kebayang ngak ya...  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;DULU.... saya hanya terima/In 1x dalam sebulan (12 + &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;11jt) selanjutnya out...out...out...out... sampe &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;habis... (klo ngak ditabung). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; SEKARANG.... setiap hari in...in...in...in... dan juga out...out...out... pastinya. Hebatnya total yang in ke "dompet"ku sebulannya bisa mencapai 381juta. Tapi anehnya, tabungan saya koq ngak nambah2.... karena "diputerin" terus sich.... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; 3. Income.... not bad... lha... at least about SEBELUM &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;PINDAH kuadran... perlu di ingat bahwa income di E &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;adalah FIX atau pasti jumlah nominalnya.... sedangkan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;di S,B,I tidak selalu sama jumlah nominalnya... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Saya suka income dari S,B,I.... dengan pertimbangan, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;sbb; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Di S : saya banyak ketemu orang... sosialisasi... mall &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;to mall (bukan jalan2 lho... ini lagi cari &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;kesempatan).... banyak belajar dari orang2 hebat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;disekeliling kita...  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;sebetulnya income dari E saya juga mau.... asal &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;part-time aja... (part-time and fix sallary... he...he...he...he...). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Di B &amp;amp; I : pasangan yang serasi. Invest di I dalam &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;bentuk properti (tanah/ruko/apartemen dsb), bikin B &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;(awalnya S kali) dengan modal "nyekolahin" surat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;properti tsb.... dan B bayar sewa ke saya.... dst...dst...dst... saya juga terima margin/cashflow dari usaha tsb ===&gt;&gt;&gt; proses ini adalah gabungan dari Leverage, "Own Your Own Corporation", "Real Estate Riches" ... dst...dst...dst.... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;JADI, bagaimana cara saya pindah kuadran....????? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Klo prosesnya saya rada bingung.... kagok... mo mulai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;dari mana ya....???? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Karena ternyata setelah direnungkan sebenarnya saya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;mulai berpikir dan bertindak untuk pindah kuadran &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;sudah cukup lama.... Ketika baca buku RK.... mak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;jless....... gini nich caranya..... jadi "mulus" dech jalannya..... Insya Allah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Salam, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; UNQUOTE      &lt;span class="info"&gt;&lt;/span&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;_____________________________&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt;BUDI Rachmat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Jalan Kimia No.9, Menteng, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; Jakarta 10320, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="info"&gt;&lt;span class="msg"&gt; INDONESIA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114236226330483417?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114236226330483417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114236226330483417&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114236226330483417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114236226330483417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/03/jakarta-implementation-of-kiyosakis.html' title='Jakarta: the implementation of Kiyosaki&apos;s'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114228568716641863</id><published>2006-03-14T04:29:00.000+07:00</published><updated>2006-03-14T04:34:47.250+07:00</updated><title type='text'>Jangan pernah mengatakan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;email from Iim Rusyamsi to tangandiatas@yahoogroups.com&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------   &lt;br /&gt;All,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah mengatakan kepada anak seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "Udah besar mau jadi apa?" tapi seharusnya : "udah besar mau usaha apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "Belajar yang rajin, biar dapat nilai bagus dan cepat dapat pekerjaan" tapi seharusnya : "belajar yang rajin tapi kalo kagak belajar nyontek gak apa2", kalo malas tapi kreatif, gak papa juga, biar cepat buka bisnis,  nyontek bisnis yang ada, karena biasanya yang buka bisnis mereka yg terdesak, dikarenakan nilai IPK kecil tidak diterima di perusahaan2an elit, yg IPKnya gede bakal enak di perusahaan besar...disuruh2 orang mulu :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "Berteman dengan yang juara 1 di kelas atau yang kutu buku" tapi seharusnya "bertemanlah dengan anak2 malas yang ortunya tajir/pengusaha" karena biasanya ortu tsb bakal  ngasih modal ke anaknya nanti tapi anaknya kagak bisa berbisnis, nah rebut tuh modalnya.... yang kutu buku kebanyakan bakal jadi peneliti/pengamat .... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "Jadilah pegawai negeri, karena ada uang pensiunnya" tapi seharusnya "berdaganglah dan bangun jaringan bisnis, uang pensiun (pasive income) yg cenderung naik bakal didapat untuk 7 turunan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "menabung pangkal kaya" tapi seharusnya "putar uang jajannya untuk cepat kaya" contoh : beli layang2 dari agen, terus jual ke teman2nya....beli buku komik terus sewain...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "hati2 nanti jatuh/awas jatuh" tapi seharusnya "biar aja, biar tahu gimana rasanya jatuh"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "mengerti tidak?" (pertanyaan tertutup, tidak merangsang) tapi seharusnya "apa lagi yang belum kamu ketahui?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-"7 kali 7 berapa?" jangan kasih pertanyaan tersebut, kasih aja kalkulator, biar kalo udah besar nanti, dia tidak dipusingkan dengan pemikiran yg sulit, jika ada yg sulit,  biar dia biasa untuk membayar orang yang ahli untuk memecehkannya...seperti Bill Gates, tidak usah membuat semua aplikasi, tapi membayar aplikasi yang ada dan diberi nama Microsoft.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "Papa mau ke kantor dulu yah" tapi seharusnya "Papa mau jemput rejeki dulu yah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu aja. Karena dulu saya oleh ortu sering digituin...makanya sekarang belum jadi pebisnis ulung  nihhh...:0)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;Aa Iim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barang siapa yang selalu siap dan melatih diri untuk menghadapi situasi sulit, maka dia akan menghadapi kesulitan dengan tenang dan mudah."&lt;br /&gt;--@@gym&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114228568716641863?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114228568716641863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114228568716641863&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114228568716641863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114228568716641863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/03/jangan-pernah-mengatakan.html' title='Jangan pernah mengatakan'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114217207601859980</id><published>2006-03-12T20:28:00.000+07:00</published><updated>2006-03-12T21:11:17.670+07:00</updated><title type='text'>Laporan Kunjungan Wisata Bisnis ke Bandung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kunjungan Wisata Bisnis ke Bandung memberi banyak sekali informasi dan insipirasi untuk kita semua, khususnya saya pribadi, itulah persepsi saya mengenai kegiatan yang telah dilakukan sabtu kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun waktu baru datang di tempat acara (DepKop) saya tidak bisa langsung mengikuti acara karena terikat tanggung jawab sebagai seksi perlengkapan yang harus mengurusi keperluan peserta lain yang dari bandung, tapi itu tidak mengurangi manfaat yang dapat saya peroleh dari kegiatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, iya... saya mau cerita-cerita nih seputar kejadian yang saya alami kemarin dari pagi sampai malam dalam acara kunjungan bisnis ke Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi-pagi sekali kami (saya dan mas Purwoko Widodo) bangun karena alarm yang saya stel sudah berbunyi, tepatnya jam 4 pagi. Saya masih merasa sedikit ngantuk karena baru tidur jam 2:30, makanya saya minta Widodo mandi duluan biar saya masih bisa menikmati kencan dengan Kasur dan Bantal, hehehe.. :-) Malam itu saya keasyikan trading forex, karena ingat besok harus pagi-pagi berangkatnya saya terpaksa harus segera mengakhiri keasyikan tersebut. Biasanya saya baru akan tidur jam 3 atau jam 4 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai berkemas, kami berangkat pada jam 5 pagi, setelah beberapa menit menunggu bus jurusan Depok - Pulogadung tidak ada juga yang datang, akhirnya kami putuskan untuk naik Taxi. Kami stop taxi, dan tanya mau kalau ke Cempaka Putih, mau pakai Argo apa sistem&lt;br /&gt;borongan? Katanya kalau pakai sistem borongan 100rb, tapi kalau mau pakai argo juga boleh. Maka kami putuskan untuk pakai Argo saja, dengan harapan agar lebih murah, hehehe... dasar memang mau nyari yang murah aja :D&lt;br /&gt;Taxi yang kami tumpangi melaju dengan bebas, karena kebetulan hari itu adalah hari sabtu dimana tidak banyak orang yang memanfaatkan fasilitas jalan raya, sehingga kami sampai dengan cepat di tempat tujuan. Jam 5:50 kami sudah sampai PT. Siemens dan argo taxi hanya menunjukkan angka 75.000, kemudian widodo membayarnya dengan pecahan uang 50rb dua lembar, ternyata sang sopir baru keluar dan belum memiliki uang kembalian. Kami cek isi kantong ternyata tidak ada uang pas, akhirnya widodo membiarkan uangnya tidak dikembalikan. (Sahabatku satu ini memang dermawan sekali)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami lihat belum ada satupun peserta yang datang, di depan Siemens kami lihat ada Bus yang terparkir, dan saya beranikan diri untuk melihat ke dalam, ternyata tidak ada orang di bagian depannya, rupanya sopir dan kernetnya tidur di bagian belakang. Kemudian kami tanya pada Security, katanya Bus itu sudah datang dari jam 2 pagi tadi, karena mereka tidak dapat menunjukkan surat izin yang diminta, maka tidak diperbolehkan masuk dan diminta parkir di depan saja. Saya telpon pak Hasan untuk mengkonfirmasikannya, ternyata memang itu Busnya. Akhirnya kami duduk-duduk saja di dekat bus itu sambil menunggu kedatangan teman-teman yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, satu persatu para peserta mulai berdatangan, dimulai dengan kedatangan pak Iskadri, pak Fathkurohman, pak Masbukhin, pak Abdul Halim Firhad, pak Budi, pak Hertanto, dll. Kami ngobrol-ngobrol dan saling bertukar kartu nama. Kejadian lucu terjadi waktu saya bertukar kartu nama dengan pak Iskadri dan pak Fathkurohman serta pak Hertanto. Kartu nama saya dan mas Widodo memiliki desain yang hampir sama, dan kartu-kartu itu saya simpan di tas saya. Waktu memberikan kartu nama saya, ternyata kartu nama itu punya mas widodo, hehehe... malunya :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian semuanya komplit sudah, dan bis pun mulai berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan itu, acara dimoderatori oleh pak Hasan dan pak Iim. Pengisi acara adalah pak Haji, pak Roni, pak Masbukhin, dll. Acara doorprize juga sangat menyenangkan, sayangnya saya tidak kebagian doorprize. Tapi tak mengapalah, justru lebih baik, karena tangannya tetap menjadi tangan di atas... hehehe... (menghibur diri... )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita pengalaman pak Haji, pak Roni dan pak Masbukhin semakin mengobarkan semangat saya untuk terus maju, meskipun banyak aral melintang, tapi itu bukan apa-apa. Jatuh bangun dalam berusaha adalah hal yang lumrah. Ibarat belajar naik sepeda, kita pasti akan jatuh dulu sebelum lancar mengendarainya. Yang penting... tetaplah bangkit meskipun telah luka dan berdarah akibat kejatuhan itu, ini yang akan saya pegang selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sampai di Bandung sambutan yang diterima sangat bersahabat dan meriah sekali, sungguh suatu kehormatan yang tak ternilai.&lt;br /&gt;Turun dari Bus saya dan mas widodo langsung membagikan name tag dan kaos kepada peserta yang dari Bandung. Sayangnya waktu membagikan kaos dan name tag itu saya lupa membawa daftar namanya sehingga untuk mendata ulang agak terkendala jadinya. Jadi mohon informasi bagi teman-teman yang dari Bandung jika ada datanya yang kurang di sini.&lt;br /&gt;Berikut adalah peserta yang telah kebagian kaos dan name tag yang sempat saya data:&lt;br /&gt;1. Adhy (Pure Jilbaber)&lt;br /&gt;2. Rifki&lt;br /&gt;3. Ata&lt;br /&gt;4. Budi Firmansyah&lt;br /&gt;5. Ira Yuniwati&lt;br /&gt;6. Rani Lisnawati&lt;br /&gt;7. Indra Mulyanan Gunawan&lt;br /&gt;8. Ali Auza Rusitadi&lt;br /&gt;9. Daniel&lt;br /&gt;10. Ari Sudrajat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan informasi waktu di Bis, bahwa untuk kaos TDA dikenakan biaya sebesar Rp. 25.000 untuk pengganti ongkos produksinya. Peserta yang telah membayar melalui saya adalah:&lt;br /&gt;1. Adhy (Pure Jilbaber)&lt;br /&gt;2. Rifki&lt;br /&gt;3. Ata&lt;br /&gt;dan uangnya telah saya serahkan pada bendahara kita bu Febby.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu berkoordinasi dengan pak Ipung, beliau memberitahukan bahwa nama-nama berikut akan membayar melalui pak Ipung:&lt;br /&gt;1. Bpk. Surya&lt;br /&gt;2. Bpk. Son Son&lt;br /&gt;3. Bpk. Max&lt;br /&gt;4. Istri Bpk. Max&lt;br /&gt;5. Bpk. Ali Auza&lt;br /&gt;6. Bpk. Harun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sedikit laporan dari saya sebagai salah satu fasilitator dalam kegiatan di bandung kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, cerita kita lanjutkan....!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah acara sambutan, ramah tamah serta dialog di ruang pertemuan, kami dipersilakan mengunjungi ruang pameran. Banyak sekali produk-produk UKM yang dipamerkan dan dijual, sungguh suatu peluang emas yang perlu dimanfaatkan. Produk-produk tersebut sangat bagus dan murah-murah sekali. Dan banyak diantara peserta yang melakukan transaksi untuk sampel yang akan dibawa pulang. Pak Haji saya lihat juga banyak menemukan produk yang bagus-bagus dan juga memberikan saran pada produsen mengenai pengembangan produknya. Dari dialog yang saya dengar antara pak Haji dan produsen, keluhan utama mereka adalah keterbatasan modal usaha, mereka mengalami kesulitan memperoleh modal usaha sesuai dengan kreasi mereka, sehingga terpaksa membuat produk dengan modal seadanya, sehingga hasil yang diperoleh tidak begitu memuaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, diharapkan dengan kedatangan kita ini, mereka bisa memperoleh peluang untuk memperbesar usahanya dan jangan sampai kita melakukan order yang membuat mereka kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan berlanjut...&lt;br /&gt;Sekarang saatnya mengunjungi pabrik Jail. Saya merasa heran kenapa bis berhenti di depan sebuah bangunan yang sama sekali tidak menunjukkan kalau itu adalah sebuah pabrik, tanpa papan nama, dan segala macam atribut yang menunjukkan kalau itu tempat usaha yang besar. Itulah pabrik kaos Jail. Di dalam pabrik kesibukan tengah berlangsung, dan kami disambut oleh pemilik pabrik Jail tersebut, orangnya masih muda dan ramah sekali. Saya kagum padanya. Suatu saat, saya pun harus bisa seperti dia.&lt;br /&gt;Kami diantar melihat-lihat aktivitas produksi dan melakukan tanya jawab mengenai proses produksi. Untuk proses yang dilakukan di sana tidak semuanya, sebagian dikerjakan di luar. Karyawan yang bekerja di sana diantaranya adalah bagian administrasi, marketing, cutting, quality control dan finishing. Sementara proses jahit dan sablon dilakukan di luar (outsourching). Wah... mereka juga melakukan outsourching juga rupanya, saya pikir hanya perusahaan elektronik besar seperti LG dan Samsung saja yang melakukan hal seperti itu, rupanya perusahaan garment juga melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh diluar prediksi saya, tempat seperti itu mampu menghasilkan omset miliaran rupiah per bulan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas melihat-lihat proses produksi, kami segera berangkat ke Shafira. Di tengah perjalanan bus mengalami kerusakan dan kami terpaksa berganti bus. Syukurlah, rupanya bus yang baru lebih bagus dan lebih nyaman... hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di Shafira, kami tidak bisa langsung masuk, karena mereka sedang break untuk melaksanakan sholat, di pintu depan kami lihat tulisan "Mohon maaf, kami tutup selama 15 menit untuk melaksanakan shalat". Wow... sistem kerja yang ruar biasa... jarang sekali sistem&lt;br /&gt;seperti ini saya temui dalam dunia bisnis, khususnya retail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat belanjanya indah dan nyaman, pelayanannya ramah dan sopan. Pramuniaganya cantik-cantik, tapi tidak seronok... wah...!! salut buat shafira..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harap nanti bisa punya butik atau toko seperti shafira ini... amien....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disana kami melaksanakan sholat di lantai dua, kemudian melihat-lihat produk yang dijual, dan beberapa diantara kami melakukan pembelian juga di sana, ada yang membeli jilbab, ada yang beli buku, de el el es be...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kami meneruskan perjalanan ke Parahiyangan Plaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejauhan, tempatnya terlihat biasa-biasa saja, tidak mentereng seperti Atrium Senen, atau mal-mal lainnya di Jakarta. Di dalam juga untuk fasilitasnya tidak terlihat menarik... eskalatornya juga mengeluarkan bunyi yang kurang nyaman.... Tapi itu hanya pandangan sekilas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memasuki salah satu kios dan memperhatikan produknya serta melakukan tanya jawab dengan penjaga kios itu... decak kagum tak bisa saya tahan. Ternyata... di kios-kios tersebut menjual produk own brand, dan brandingnya tidak cuma satu bahkan lebih dari dua. Produk tersebut hanya tersedia di kios itu dan tidak dijual di kios lain... bisa dibayangkan jika kios di sana lebih dari 200, berapa banyak brand yang ada di sana...&lt;br /&gt;Dan model-model yang ada di sana banyak yang belum saya temukan di jakarta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puas berkeliling di sana, saya pergi ke Masjid yang terdapat di seberang jalan, rupanya di sana telah berkumpul sebagian peserta yang sedang mendengarkan petuah dari pak Haji, saya ikutan mendengarkan kuliah singkat dari pak Haji mengenai bisnis. Kesimpulan yang saya tarik dari kuliah singkat pak Haji sore itu adalah perlunya membangun silaturrahmi dan penguasaan bahasa lainnya untuk kelancaran rezeki. Dimana kalau kita mampu menguasai bahasa lain, baik itu bahasa asing maupun bahasa daerah lain, itu akan menjadi alat yang sangat&lt;br /&gt;bermanfaat untuk memperoleh informasi. Dengan penguasaan informasi, maka peluang dan kesempatan bisnis akan terbuka lebar. Satu hal lagi, jangan tumbuhkan paham kedaerahan/nasionalisme yang sempit dengan menganggap bahwa suku kita/bangsa kita adalah yang terbaik sementara suku/bangsa lain jelek. Kita ini sama di mata yang kuasa. Dicontohkan pak Haji, jika kita menghina sebuah kursi, siapakah yang akan tersinggung? bukan kursinya yang akan tersinggung, tapi pencipta kursi itu. Demikian juga jika menghina orang dari suatu etnis/suku, yang akan tersinggung adalah pencipta etnis/suku tersebut.&lt;br /&gt;Untuk pertemanan, pak Haji juga menasehatkan bahwa kita jangan berteman hanya dengan orang-orang yang satu suku saja, orang padang berteman hanya dengan orang padang, orang jawa dengan orang jawa, orang sunda dengan orang sunda, orang palembang dengan orang palembang... itu suatu tindakan yang kurang membangun dan menghambat perkembangan. Kita harus berteman antar etnis, antar suku, bahkan antar bangsa.&lt;br /&gt;Terimakasih pak Haji atas nasehat dan wejangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Masbukhin juga didaulat oleh pak Haji untuk mengisi kuliah pendek sore itu, dan beliau memberikan komentar dan pandangan-pandangannya untuk mengisi waktu sampai waktu magrib masuk. Banyak sekali pengalaman berharga pak Masbukhin yang disampaikan pada kami. Thanks a lot pak.&lt;br /&gt;Oh iya, sudah ada yang bisa dikadalin pak masbukhin..??? Hehehe... becanda... Kemarin pak Masbukhin menunjukkan miniatur kadal yang dibeli di Parahiyangan plaza, bentuknya unik dan harganya juga tidak terlalu mahal, rencananya mau dijual lagi di tokonya, sambil berseloroh beliau mengatakan kalau akan meng-kadal-i orang-orang di jakarta nanti.... :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azan magrib berkumandang, dan kami segera mengakhiri kuliah pendek itu untuk menunaikan panggilan yang kuasa. Dan pak Roni juga melakukan penutupan acara Wisata Bisnis itu sehingga teman-teman yang dari Bandung bisa langsung pulang. Setelah selesai berwudhu, kami memasuki mesjid itu... dan... wah.... luas sekali.... saya pikir inilah mesjid terluas setelah istiqlal yang saya tahu... Imam sudah mulai membacakan surah pendek setelah alfatihah, dan saya terpaksa harus berlari-lari pendek untuk bergabung dengan jamaah itu... lumayan capek juga berlari-lari di mesjid itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai menunaikan shalat, segera keluar.. saya lihat teman-teman TDA lain dan pak Haji mengerjakan sholat berjamaah sendiri di bagian belakang, sepertinya terlambat untuk ikut dengan jemaah pertama, karena saking jauhnya perjalananan yang harus ditempuh dari belakang sampai ke depan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkumpul dan ngobrol-ngobrol di luar bersama peserta lain yang telah selesai sholat, kami cerita-cerita tentang bisnis dan pengalamannya. Dan saya juga bercerita tentang rencana kami dari GTA DotCom yang akan mengadakan seminar sehari tentang bisnis online di Metro Tanah Abang yang akan dilaksanakan tanggal 18 Maret nanti, dan kalau ada yang tertarik harap segera mendaftar melalui website www.grosirtanahabang.com karena tempat sangat terbatas, hanya 40 seat bagi peserta dari luar MTA dan 40 seat dari tenant MTA. Pembicaranya adalah pak Roni dari manetvision dan pak Kingking Firdaus pakar pembuat website e-commerce. Kami menawarkan pada pedagang di MTA dua option dalam mengonlinekan produknya, pertama yang paket hemat 500rb diluar biaya hosting dan beli domain (total 800rb untuk hosting tiga bulan) dan setelah 3 bulan, biaya hostingnya adalah 50rb/bulan. Dan paket free yaitu bergabung di www.grosirtanahabang.com, dimana dalam option ini tidak akan dikenakan biaya sepeserpun sebelum terjadi transaksi. Dan kalau terjadi transaksi baru akan dikenakan profit sharing sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Biaya seminar ini gratis, tapi kalau ada yang berkenan menjadi sponsor untuk pembelian snack, soft drink, notes dan pulpen kami akan sangat berterimakasih sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semuanya berkumpul, kami segera berangkat ke tempat parkiran bus untuk segera kembali ke jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan pulang pak Iim mengisi acara dengan meminta orang-orang yang sempat diajak ngobrol siang itu untuk menceritakan tentang diri dan bisnisnya. Sungguh menyenangkan mendengarkan kisah-kisah peserta kunjungan wisata bisnis ini. Banyak sekali yang dapat dipetik dari pengalaman mereka. Dalam perjalanan pulang itu, saya sempat ngobrol-ngobrol dengan mbak Yulia tentang agenda kami ke Tanah Abang. Saya dan mas Widodo ke Tanah Abang secara bergantian, karena di rumah ada pekerjaan lain di rumah yang sayang sekali jika ditinggalkan, lagi pula biaya ke MTA juga lumayan, setiap hari sekitar 50rb untuk transportasi dan konsumsi. Kalau berdua akan jadi 100rb, kalau ditotal dalam sebulan, sudah lumayan juga :D&lt;br /&gt;Dan kami merencanakan pertemuan jika mbak Yulia ke Depok nanti, untuk ngobrol-ngobrol mengenai peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan bersama. Dengan senang hati mbak Yulia... Anytime kalau mbak Yulia ke Depok, mohon kontak saya atau mas Widodo ya..... Dalam perjalanan itu, Pak Iim juga tak bosan-bosannya meledek pak Hantiar mengenai pasangan hidupnya, wah... kasian sekali... Meskipun yang bujangan masih ada yang lain tapi tetap saja pak Hantiar tetap jadi bulan-bulanan. Ayo pak Hantiar, maju tak hantiar... cari pasangan segera :D Habis itu baru saya akan menyusul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di Jakarta, saya dan mas widodo serta pak Prapto, menunggu angkutan umum di depan PT. Siemens, akhirnya kami naik patas 17 tujuan kampung rambutan. Di bis, kami jadi pusat perhatian karena masih mengenakan kaos yang mirip dan membawa Toa, pasti orang-orang menyangka kalau kami dari Serikat Buruh yang habis melakukan demonstrasi...hahahahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas Widodo sempat ngobrol-ngobrol dengan seorang ibu yang saya dengar berasal dari Yogya, tinggal di Cempaka Putih dan akan pergi ke Depok malam itu. Dan ibu itu menanyakan angkutan umum yang dapat dinaiki. Kebetulan karena satu arah, maka kami ajak bareng-bareng naik Oplet 112. Ibu itu senang sekali karena mendapat kemudahan dan kami juga senang sekali karena bisa membantunya. Ternyata berbuat baik itu tidak sulit dan tidak mahal... Oh iya... ibu itu tidak sendiri, tapi ada temannya yang hampir sebaya dan membawa seorang anak balita dan seorang gadis remaja. Lumayan cakep pak Hantiar, gimana kalau saya kenalkan padanya...??? hehehe... just kidding :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian, kami sampai di dekat Stasiun UI, kami pamitan sama ibu itu dan turun dari oplet... tidak lupa mas Widodo membeli voucher isi ulang di Yogya Selular untuk modal kencan nanti malam dengan calonnya dari Padang... Wah... ini bisnis juga nih, coba kalau saya jualan voucher, lumayan prospek juga karena dalam sebulan mas widodo menghabiskan pulsa simpati tidak kurang dari 100rb... ck...ck...ck....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Masbukhin... kira-kira untuk voucher 100rb harga modalnya berapa ya? dan harga jual standarnya berapa? Saya mau start bisnis voucher kecil-kecilan nih... pasar yang saya lihat dan cukup prospektiv adalah mas Widodo, hehehehe... :-) Notes: untuk pak Masbukhin, kalau mau dijawab pakai jalum/japri boleh, dan kalau tidak dijawab juga tidak mengapa, saya bisa maklum. :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya cas-cis-cus saya sudah cuku panjang nih, sekian dulu aja ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau liat-liat foto kunjungan wisata bisnis itu coba dicek di sini http://roniyuzirman.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;Khairul Yanis&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;╔════════════════════════════╗&lt;br /&gt;║ http://grosirtanahabang.com ♥                     ║&lt;br /&gt;║ ♥ http://grosir-tanah-abang.blogspot.com ║&lt;br /&gt;║ http://khairyan.blogspot.com ♥                    ║&lt;br /&gt;║ ♥ http://basis-forex.blogspot.com                ║&lt;br /&gt;╚════════════════════════════╝&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114217207601859980?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114217207601859980/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114217207601859980&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114217207601859980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114217207601859980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/03/laporan-kunjungan-wisata-bisnis-ke.html' title='Laporan Kunjungan Wisata Bisnis ke Bandung'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114201073479687511</id><published>2006-03-10T23:58:00.000+07:00</published><updated>2006-03-12T21:14:21.686+07:00</updated><title type='text'>Do Search Engines Behave Like Human Beings?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="copyright"&gt;By &lt;a href="http://ezinearticles.com/?expert=Ivan_Kelly"&gt;Ivan Kelly&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Building your website with search engine appeal - or search engine optimization - is more art than science but experience has shown that there are some very useful guidelines. The question is, why bother? With effective optimization you'll attract free website traffic that the search engines will send you. Free traffic goes a long way towards not only making your site income-generating but, hopefully, profit-generating as well.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;With search engine optimization you might even receive a high traffic volume. Let’s just say you have a conversion to successful sales with 5 to 10 percent of your traffic. If you get a hundred hits or more a day, you get a good number of sales already. If you get only twenty or so hits a day, you only get one or two sales if any at all. Higher traffic, especially if it's free, means potentially higher revenue.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Search engine optimization involves a variety of methods for making your site appealing to the search engines, such as having relevant keywords, title and content. It also helps to have other similar sites linking to yours. The aim is to have your site listed in the search engine results and apearing in, preferably, the first two or three pages. The higher the better. This will ensure that your site is displayed in answer to public inquiries as being possibly relevant. In turn, this increases public awareness and directs more traffic to your site - traffic that could lead to potential sales, revenue and profit.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;There are many locations on the internet that can help you improve search engine optimization, including those that help in tracking keyword phrases. For instance, the free Yahoo/Overture Suggestion Tool, as well as many commercial keyword analyzers. There are also some content writers and article directories that can provide suitable keyword-laden content for you.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;However, most people performing a search examine only the ten top results, which are on the first page. Those entries further down the list languish, with little attention. So making it to the top three pages is a barometer of a site's success in search engine optimization as you will get more people clicking through to your site when you have a higher ranking on these pages. And, as mentioned, more traffic means more business for you.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;As you might have guessed, search engine optimization may require a fair bit of work to be fully realized. For instance, researching the keyword phrases that are popular for your niche or theme.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;You may also need to rewrite your site's contents so that you get the right keyword phrases in your site without making it too awkward to read. There are useful guidelines that can be followed to assist with this.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Also consider collaborating with other web sites to obtain link exchanges and page transfers. Having inbound links definitely increases search engine appeal. Possibly the best way of gaining these is to write quality articles on the subject of your website and submit them to article directories for others to use. This generates desirable one-way links from those who post your articles on their websites, and they have usually selected your article because of its relevance!&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;When you need help just search the internet. Tips, guidelines and methods for search engine optimization are abundant and easily found. There are also many articles freely available that can help you optimize your website. Just posing the question on Google or inquiring at your favorite article directory will quickly locate some of these. The more informed you are the better. But resist the temptation to buy ebooks when so much free information is available.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;This all helps in getting those high rankings. It may require a little time and effort but the benefits can be astounding.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;E-commerce is a cut throat business. You have to arm yourself with the knowledge and tools needed to make your site a cut above the rest. Each day, more and more sites clamber for higher rankings and, if you get careless, you may just get trampled and be left in cyber dust.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;In recent years, and in the foreseeable future, search engines have been the most widely used internet sources of information. Use them well and prosper.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;However, even with effective optimization in place, don't just rest on your laurels; it is a continuing process. Check your ranking from time to time and also have a good look at what the top sites for a keyword are doing. Why do they have a higher ranking? What do you have to do to secure the top spot? Each day is a new day for all e-commerce sites or, as Scarlet O'Hara said: "Tomorrow is another day!"&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ivan Kelly managed a Direct Mail business with extensive mailing lists for ten years and has designed and promoted many websites. He also provides a quality f'ree course on Search Engine Marketing. For details go to: &lt;a target="_New" href="http://www.webstartadvisor.com/SearchEngine.html"&gt;List Of Topics&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--UdmComment--&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Article Source: &lt;a href="http://ezinearticles.com/?expert=Ivan_Kelly"&gt;http://EzineArticles.com/?expert=Ivan_Kelly&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114201073479687511?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114201073479687511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114201073479687511&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114201073479687511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114201073479687511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/03/do-search-engines-behave-like-human.html' title='Do Search Engines Behave Like Human Beings?'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114200063205826612</id><published>2006-03-10T21:10:00.000+07:00</published><updated>2006-03-10T23:57:35.750+07:00</updated><title type='text'>Revolusi Bisnis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sebuah Fakta yang Dapat Mengubah Hidup Anda!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada 11 Oktober 1998, Merrill Lynch pernah menayangkan sebuah iklan sehalaman penuh di beberapa koran besar Amerika, mengumumkan bahwa dunia baru berusia 10 tahun. Dimulai dengan diruntuhkannya tembok berlin yang merupakan awal peristiwa yang digunakan oleh para sejarawan ekonomi untuk menandai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Akhir Abad Industri dan Awal dari Abad Informasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tembok Berlin dirobohkan dan World Wide Web (www) tegak berdiri, banyak aturan berubah. Salah satu aturan terpenting yang berubah adalah Dalil 90:10&lt;br /&gt;Dalil itu berbunyi: Hanya 10% dari seluruh penduduk dunia akan menguasai 90% dari seluruh uang yang ada, dan begitu pula sebaliknya, 90% penduduk dunia hanya menguasai 10% saja dari total seluruh uang yang ada, dan kita telah dapat melihat bahwa dalil itu adalah benar dalam kenyataannya sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun banyak hal yang tidak kita sadari, salah satunya adalah AKSES atau kesempatan untuk bergabung dalam kelompok 10% tadi, kini telah BERUBAH.. Dan Ini sangat PENTING!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;World Wide Web telah mengubah harga yang harus dibayar untuk bergabung dengan kelompok 10% itu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang orang tidak perlu keturunan ningrat seperti di Abad Pertanian. Tidak dibutuhkan tanah luas, dan ribuan tenaga manusia untuk bergabung dengan kelompok 10% ini seperti pada abad Industri. Di Abad Informasi, untuk menjadi kaya raya adalah sangat mungkin. Bagi individu-individu yang pada suatu tahun secara finansial tidak dikenal tetapi tahun berikutnya sudah masuk dalam daftar orang-orang terkaya di dunia. Orang-orang seperti itu sering jauh mengungguli orang-orang yang sukses besar di masa-masa sebelumnya. Mahasiswa-mahasiswa yang belum pernah bekerja menjadi milyarder. Murid-murid SMU akan mengungguli para mahasiswa pesaing mereka. Dan hari ini semua itu sedang berlangsung..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa bisa demikian??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab ketika Tembok Berlin runtuh, E=mc2 bergeser ke Hukum Moore. Kekuatan dunia bergeser dari bobot hulu ledak nuklir ke kecepatan modem. Kabar baiknya adalah bahwa modem yang cepat biayanya jauh lebih murah daripada sebuah misil besar,  kecepatan lebih penting daripada bobot :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui bahwasannya dahulu, kekayaan luar biasa besar dan keluarga-keluarga mahakaya diciptakan selama revolusi Industri. Tapi tahukah anda bahwa hal yang sama sedang berlangsung sekarang ini selama Revolusi Informasi? Yang menarik disini adalah, bahwa sekarang dunia telah memiliki multi-jutawan dan miliyuner hasil usaha sendiri yang baru berumur duapuluh, tigapuluh, dan empat puluhan; tapi kita masih mempunyai orang-orang berusia empat puluh atau lebih yang mati-matian mempertahankan pekerjaan bergaji 2.000.000 rupiah perbulan. Salah satu alasan yang menyebabkan kesenjangan besar ini adalah&lt;br /&gt;pergeseran dari Abad industri ke Abad Informasi.&lt;br /&gt;Ketika dahulu kita bergeser memasuki Abad Industri, orang-orang seperti Henry ford dan Thomas Edison menjadi miliyuner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, kita memasuki Abad Informasi, kita mempunyai Bill Gates, Michel Dell, dan para pendiri perusahaan Internet yang menjadi multi-jutawan dan miliyuner muda. Anak-anak usia dua puluhan ini sebentar lagi akan melewati Bill Gates—yang sudah tua pada usia 39—dalam hal kekayaan. Itulah kekuatan pergeseran zaman, pergeseran dari abad Industri ke Abad Informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah fakta lagi yang dikutip dari Majalah Fortune 27 September 1999;&lt;br /&gt;Majalah ini menampilkan kisah sampul yang berjudul "Young and Rich, the 40 wealthiest American under 40".Beberapa di antara milyarder muda itu adalah: Michael Dell (Dell Computer), Jeff Bezos (Amazon.com), Ted Waitt (Gateway Computer), Pierre Omidyar (eBay),&lt;br /&gt;David Filo (Yahoo!), David Yang (Yahoo!), Henry Nicholas (Broad.com), Rob Glaser (RealNetworks), Scott Blum (Buy.com), Jeff Skoll (eBay).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah fakta, bahwasannya orang-orang tersebut adalah 10 teratas remaja paling kaya raya. faktanya, mereka semua berasal dari perusahaan komputer atau Internet!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu Fakta Lagi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukunya The Lexus and Olive Tree, Thomas L. Friedman sering menyebut-nyebut The Electronic Herd. Kelompok elektronik ini adalah suatu kelompok yang terdiri dari beberapa ribu orang, biasanya masih sangat muda, yang menguasai uang elektronik dalam jumlah yang sangat besar dan mereka memiliki kekuasaan penuh hanya dengan meng-klik mouse mereka untuk memindahkan dana triliyunan dollar dari satu negara ke negara lain dalam tempo sepersekian detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keampuhan itu memberi kelompok elektronik tersebut kekuasaan yang lebih besar daripada politisi. Disadari atau tidak, peristiwa diatas pada tahun 1998 telah pula menghantarkan Indonesia ke dalam krisis moneter yang berkepanjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua hal diatas sekaligus juga telah membuka mata kita terhadap dunia hari ini. Jika pada tahun 1998 Merrill Lynch mengumumkan bahwa dunia baru berumur 10 tahun, maka hari ini, pada tahun 2006, kami mengumumkan kepada Anda bahwa dunia baru baru berumur sekitar 18 tahun!! Sungguh satu waktu yang sangat sebentar bagi ukuran sebuah ERA...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taken from milis IEU2002 (&lt;span style="font-size: larger;"&gt;&lt;b&gt;Revolusi Bisnis)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114200063205826612?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114200063205826612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114200063205826612&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114200063205826612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114200063205826612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/03/revolusi-bisnis.html' title='Revolusi Bisnis'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114193932449784363</id><published>2006-03-10T04:21:00.000+07:00</published><updated>2006-03-12T21:29:08.666+07:00</updated><title type='text'>FX - The Most Dynamic Market in the World</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;a name="#top"&gt;FX - The Most Dynamic Market in the World&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;                                                     &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt; Regardless of which instrument you are trading - be it stocks, municipal bonds, U.S. treasuries, agricultural futures, foreign exchange, or any of the countless others - the attributes that determine the viability of a market as an investment opportunity remain the same. Namely, good investment markets all possess the following characteristics: liquidity, market transparency, low transaction costs, and fast execution. Based upon these characteristics, the spot FX market is the perfect market to trade. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                                                       &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;img style="width: 379px; height: 146px;" src="http://www.globalforex.com/fxpower/images/charts/fx_trade.gif" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                       &lt;p style="line-height: 100%;" align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Liquidity:&lt;br /&gt;                                                   &lt;br /&gt;                                                     &lt;/span&gt;                                                       &lt;/b&gt;Currency                                                       spot trading is the most                                                       popular FX instrument                                                       around the world,                                                       comprising more than 1/3                                                       of the total activity. It                                                       is estimated that spot FX                                                       trading generates about                                                       $1.5 trillion a day in                                                       volume, making it the                                                       largest, most liquid                                                       market in the world.                                                       Compare that to futures                                                       $437.4bn and equities                                                       $191bn and you will see                                                       that foreign exchange                                                       liquidity towers over any                                                       other market. Even though                                                       there are many currencies                                                       all over the world, 80% of                                                       all daily transactions                                                       involve trading the G-7                                                       currencies i.e. the                                                       "majors." When                                                       compared to the futures                                                       market, which is                                                       fragmented between                                                       hundreds of types of                                                       commodities and multiple                                                       exchanges, and the                                                       equities market, with                                                       50,000 listed stocks (the                                                       S&amp;P 500 being the                                                       majority), it becomes                                                       clear that the futures and                                                       equities provides only                                                       limited liquidity when                                                       compared to currencies.                                                       Liquidity has its                                                       advantages, the primary                                                       one being no manipulation                                                       of the market. Thin stock                                                       and futures markets can                                                       easily be pushed up or                                                       down by specialists,                                                       market makers,                                                       commercials, and locals.                                                       Spot FX, on the other                                                       hand, takes real                                                       buying/selling by banks                                                       and institutions to move                                                       the market. Any attempted                                                       manipulation of the spot                                                       FX market usually becomes                                                       an exercise in                                                       futility. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                       &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;img src="http://www.globalforex.com/fxpower/images/charts/average_daily_chart.gif" border="0" height="199" width="323" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                                                                              &lt;p style="line-height: 100%;" align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;24-Hour Market:&lt;br /&gt;                                                     &lt;/span&gt;                                                       &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Spot foreign exchange trading is the perfect market for active event driven traders. Unlike in stock and futures trading, currencies do not get halted, ensuring true 24-hour trading and the ability to trade during virtually any important event. The round-the-clock nature of the foreign exchange market ensures that there will be minimal gaps in the market; in other words, there is no potential for the market to close one day and reopen the next day at a drastically different price. In equities and futures markets, centralized exchanges end operations when the business day concludes. After-hours market liquidity is quite thin, thus making trading unfeasible. More importantly, traders who leave positions open after the market closes expose themselves to greater risk: should news be released after the market closes that affects positions, traders will not have the opportunity to immediately liquidate. As a result, they will be forced to cope with market conditions upon opening the following day, when the market may open at a very different rate than when it closed. The seamless continuity of the foreign exchange market ensures that the market is liquid at all times, thus alleviating traders of potential risks associated with market gaps and illiquidity. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                       &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Equity &amp; Futures Markets are Constantly Halted &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                       &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;img style="width: 365px; height: 243px;" src="http://www.globalforex.com/fxpower/images/charts/equities_futures.gif" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                                                                              &lt;p style="line-height: 100%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Market Transparency:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                                                   &lt;br /&gt;Price transparency is very high in the FX market and the evolution of online foreign exchange trading continues to improve this, to the benefit of traders. One of the biggest advantages of trading foreign exchange online is the ability to trade directly with the market maker. A reputable forex broker will provide traders with streaming, executable prices. It is important to make a distinction between indicative prices and executable prices. Indicative quotes are those that offer an indication of the prices in the market and the rate at which they are changing. Executable prices are actual prices where the market maker is willing to buy/sell. Although online trading has reached equities and futures, prices represent the LAST buy/sell and therefore represent indicative prices rather than executable prices. Furthermore, trading online directly with the market maker means traders receive a fair price on all transactions. When trading equities or futures through a broker, traders must request a price before dealing, allowing the broker to check a trader's existing position and 'shade' the price (in their favor) a few pips depending on the trader's position. Online trading capabilities in FX also create more efficiency and market transparency by providing real time portfolio and account tracking capabilities. Traders have access to real time profit/loss on open positions and can generate reports on demand, which provide detailed information regarding every open position, open order, margin position and floating profit/loss per trade. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                                                                              &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;img style="width: 412px; height: 172px;" src="http://www.globalforex.com/fxpower/images/charts/futurestrade_part1.gif" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                       &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;img style="width: 402px; height: 338px;" src="http://www.globalforex.com/fxpower/images/charts/futurestrade_part2.gif" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                                                                              &lt;p style="line-height: 100%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Lower Transaction Costs than Equities and Futures:&lt;br /&gt;                                                   &lt;br /&gt;                                                     &lt;/span&gt;                                                       &lt;/b&gt;As mentioned earlier, transaction costs can serve to lower profits or extend losses. Due to the decentralized nature of the FX market, transaction costs in the FX market are either zero or close to zero. The FX market is able to offer lower transaction costs because there is no centralized exchange for trading such as the NYSE or the CBOT. Therefore, clients need not pay any exchange of clearing fees. Costs are further reduced by the efficiencies created by a purely electronic marketplace that allows clients to deal directly with the market maker, eliminating both ticket costs and middlemen. Because the currency market offers round-the-clock liquidity, traders receive tight, competitive spreads both intra-day and over night. Online foreign exchange is far and away the best market choice for aggressive short-term oriented traders. Equity and futures markets are structurally very antiquated and need to take small pieces of each transaction to keep their systems afloat. Active stock and futures traders often see substantial portions of their gross profits go to brokers in the form of commissions, and exchanges in the form of exchange and data fees. Also with the growing trend of exchanges going public, it is reasonable to assume that these "hidden" costs will only rise, as these newly public entities will have shareholders to answer to. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                       &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Average Roundtrip Commission Charge On $100K Position &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;                                                       &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;img style="width: 260px; height: 140px;" src="http://www.globalforex.com/fxpower/images/charts/round_trip_chart.gif" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13928919-114193932449784363?l=khairyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khairyan.blogspot.com/feeds/114193932449784363/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13928919&amp;postID=114193932449784363&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114193932449784363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13928919/posts/default/114193932449784363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khairyan.blogspot.com/2006/03/fx-most-dynamic-market-in-world.html' title='FX - The Most Dynamic Market in the World'/><author><name>Khairul Y.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17920892349973043909</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13928919.post-114157914716669087</id><published>2006-03-06T00:18:00.000+07:00</published><updated>2006-03-06T00:19:07.226+07:00</updated><title type='text'>INTRODUCTION TO FOREX</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold;" class="title"&gt;Forex Market &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;Forex (Foreign Exchange) is the name given to the "direct access" trading of foreign currencies. With an average daily volume of $1.4 trillion, forex is 46 times larger than all the futures markets combined and, for that reason, is the world's most liquid market. In the past, forex trading was limited largely to enormous money center banks and other institutional traders. But in just the past few years, technological innovations and the development of online trading platforms allow small traders to take advantage of the significant benefits of trading foreign currencies with forex. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;In contrast to the world's stock markets, foreign exchange is traded without the constraints of a central physical exchange. Transactions are instead conducted via telephone or online. With this transaction structure as its foundation, the Foreign Exchange Market has become by far the largest marketplace in the world. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="subtitle"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Buying and Selling&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;In the forex market, currencies are always priced and traded in pairs. You simultaneously buy one currency and sell another, but you can determine which pair of currencies you wish to trade. For example, if you believe the value of the euro is going to increase vis-á-vis the U.S. Dollar, then you would go long on EUR/USD instrument (currency pair). Obviously, the objective of forex currency trading is to exchange one currency for another in the expectation that the market rate or price will change so that the currency you bought has increased its value relative to the one you sold. If you have bought a currency and the price appreciates in value, then you must sell the currency back in order to lock in the profit. An open trade or position is one in which a trader has either bought / sold one currency pair and has not sold / bought back the equivalent amount to effectively close the position. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="title"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Market Conventions&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;Market conventions are rules and standards imposed by a governing body. In case of decentralized forex market these conventions might differ due to many national regulators (FSA, FSC, CFTC, NFA, BCSC, etc.). Since there is no central governing body that sets forex market rules and standards, we will reference only these that are universal. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="subtitle"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quoting Conventions&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;The first currency in the pair is referred to as the base currency, and the second currency is the counter or quote currency. The U.S Dollar is usually the base currency for quotes, and includes USD/JPY, USD/CHF, and USD/CAD. The exceptions are the Euro (EUR), Great Britain Pound (GBP), and Australian Dollar (AUD). As with all financial products, forex quotes include a "bid" and "ask", which is more often called "offer" in the forex market. The bid is the price at which a forex market maker is willing to buy (and you can sell) the base currency in exchange for the counter currency. The offer is the price at which a forex market maker will sell (and you can buy) the base currency in exchange for the counter currency. The difference between the bid and the offer price is referred to as the spread. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="title"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Orders and Positions&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;When you want to open a position you need to place an "entry" order. If and when the entry order executes, the position becomes "open" and starts its life on the market. At one point in time, you will place an "exit" order to "close" the position. A position can be "long" (entry order is to buy and exit order is to sell an instrument) or "short" (entry order is to sell and exit order is to buy an instrument). &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;At the point when you place your entry order, you need to define price level at which you want to buy or sell certain instrument. You also need to specify type of the order and quantity of the instrument you want to trade. There are 3 order types: &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="subtitle"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Market Order&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;Placing a market order means that you will buy at your broker's current "ask" (or "offer") price, or sell at your broker's current "bid" price, whatever that price currently is. For example, suppose you are buying EUR/USD. The current market, as quoted by your broker is 1.2934 / 1.2938. This means that your broker is willing to buy EUR/USD from you at 1.2934, and sell it to you at 1.2938. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="subtitle"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Stop Order&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;Initiating a trade with a stop order means that you will only open a position if the market moves in the direction you are anticipating. For example, if USD/JPY is currently 108.72 and you believe it will move higher, you could place a stop order to buy at 108.82. This means that the order will only be executed if the market moves up to 108.82. The advantage is that if you are wrong and the market moves straight down, you will not have bought (because 108.82 will never have been reached). The disadvantage is that 108.82 is clearly a less attractive rate at which to buy than 108.72. Opening a position with a stop order is usually appropriate if you wish to trade only with strong market momentum in a particular direction. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="subtitle"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Limit Order&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;A limit order is an order to buy below the current price, or sell above the current price. For example, if EUR/USD is trading at 1.2952 / 56 and you believe the market will rise, you could place a limit order to buy at 1.2945. If executed, this will give you a long position in EUR/USD at 1.2945, which is 11 pips better than if you had just bought EUR/USD with a market order. The disadvantage of the limit order is that if EUR/USD moves straight up from 1.2952 / 56, your limit at 1.2945 will never be filled and you will miss out on the profit opportunity even though your view on the direction of EUR/USD was correct. Opening a position with a limit order is usually appropriate if you believe that the market will remain in a range before moving in your anticipated direction, allowing the order to be filled first. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;For both entry and exits orders you can specify price levels at which you want them to be executed. You have to specify entry levels when you place you entry order, while most brokers would allow you to specify exit levels at any time. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="title"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Calculating Profit&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;The objective of forex currency trading is to exchange one currency for another in the expectation that the market rate or price will change so that the currency you bought has increased its value relative to the one you sold. If you have bought a currency and the price appreciates in value, then you must sell the currency back in order to lock in the profit. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="para"&gt;Let us assume that you open a long position by buying USD/JPY for 107.58 (quantity of 100000) and few hours after that, you close the position by selling USD/JPY for 107.74 (quantity of 100000). These two trades would br
